Skip to content Skip to sidebar Skip to footer

Pengertian Growth Hacking Strategy, Penerapan, Contohnya

Pengertian Growth Hacking Strategy, Penerapan, Contohnya


A. Pengertian Growth Hacking Strategy

Growth hacking adalah teknik marketing yang digunakan oleh perusahaan startup dalam bidang teknologi yang berbasis kemampuan berpikir analitis, berbasis kreativitas dan metrik sosial. Teknik ini bertujuan untuk mendapatkan publikasi dan menjual produk.

Growth hacking adalah salah satu strategi marketing yang populer dan mampu membantu pertumbuhan startup dengan sangat cepat. Growth hacking adalah strategi yang sangat cocok diterapkan oleh startup yang baru merintis bisnisnya. Stretegi ini tidak memerlukan modal yang terlalu banyak tapi tetap mampu menunjukkan perkembangan yang positif dengan cepat.

Strategi Growth Hacking
Sebagian besar strategi growth hacking terbagi dalam tiga area utama di antaranya,
1. Content marketing
Strategi content marketing memang disebut sebagai salah satu taktik yang cukup ampuh dan tidak memerlukan biaya yang cukup mahal. Oleh karena itu, memanfaatkan content marketing bisa menjadi langkah yang tepat.

Konten tetap menjadi magnet utama yang bisa mendatangkan lead yang berkualitas. Beberapa contoh content marketing yang bisa dilakukan misalnya dengan membuat artikel blog, e-book, konten media sosial, infografik, email marketing, hingga video.

2. Product marketing
Product marketing melibatkan teknik untuk membuat produk lebih menarik dan membangun basis pengguna. Contoh product marketing yang bisa dilakukan misalnya dengan membuat sistem pendaftaran khusus bagi pelanggan tertentu. Kemudian, menawarkan program referral yang bisa menguntungkan bagi pengguna lama dan baru juga bisa dicoba.

3. Advertising
Growth hacking juga memanfaatkan iklan untuk mempromosikan bisnisnya. Bahkan, cara yang satu ini juga terbukti efektif untuk meningkatkan brand awareness. Salah satu cara terbaik untuk mempromosikan brand adalah dengan menggunakan PPC atau pay per click.

Ketiga strategi tersebut dilakukan dengan melakukan tahapan AARRR atau acquisition, activation, retention, revenue, dan referral.
1. Acquisition. Perusahaan harus mencari cara untuk mengenalkan produk kepada calon pelanggan.
2. Activation. Memberikan pelanggan pengalaman yang menyenangkan saat mencoba produk untuk pertama kalinya.
3. Retention. Mencari cara untuk membuat pelanggan mau kembali menggunakan produk yang ditawarkan.
4. Revenue. Bagaimana cara perusahaan untuk memonetasinya.
5. Referral. Perusahaan harus menyiapkan strategi agar pelanggan mau memberi tahu orang lain mengenai produk yang ditawarkan.

B. Penerapan Growth Hacking Strategi
1. Kembangkan marketing afiliasi
Afiliasi atau referral membantu konversi leads dengan lebih cepat. Sebab, rekomendasi dari teman, keluarga, atau kolega jauh lebih bisa dipercaya. Jauh lebih terpercaya dibandingkan iklan-iklan yang berseliweran di media massa atau sosmed.

Konsumen yang terjaring lewat referral juga punya potensi besar untuk jadi pelanggan setia. Poin plus lainnya, afiliasi atau referral termasuk strategi paling murah (cost-effective) yang tersedia untuk startup.

2. Hadir di acara komunitas
Networking adalah harus dilakukan oleh startup manapun. Menghadiri acara komunitas tak cuma membuat Anda belajar dari orang-orang terbaik. Dari acara itu pula, Anda bisa terhubung dengan orang-orang yang sudah berpengalaman di bidangnya. Coba belajar dari cerita dan pengalaman mereka. Lalu, aplikasikan itu semua ke startup Anda.

Selain itu, ada poin yang lebih bagus lagi. Acara komunitas juga bisa jadi kesempatan Anda mempromosikan startup ke audiens yang lebih luas. Di saat yang bersamaan Anda bisa berkenalan dan menjalin hubungan dengan orang-orang dalam satu industri.

3. Buat website unggulan
Website adalah rumah digital bisnis Anda. Jadi, pastikan Anda punya waktu untuk membuatnya tampak sempurna. Mulai dari layout, warna, sampai navigasi harus berjalan mulus. Ini semua akan menciptakan pengalaman menyenangkan bagi pengunjung.

4. Bangun komunitas di media sosial
Sosial media begitu booming saat ini. Ada banyak brand dan startup yang berusaha meningkatkan popularitasnya di medsos. Ini dilakukan demi bisa berpromosi, berjualan, berinteraksi, dan mendapatkan feedback dari konsumen.

Namun, tak ada jalan pintas di media sosial. Untuk berjaya di platform satu ini, Anda butuh komitmen dan dedikasi. Baik itu urusan membuat konten yang tepat, maupun juga soal mendapatkan audiens yang sesuai harapan.

Taktik growth hack bisa dipakai untuk urusan ini. Coba buat grup atau halaman di medsos. Cara ini sudah terbukti berhasil menarik target pasar. Akan tetapi, jangan lupa untuk tampilkan informasi yang sesuai dan konten berkualitas.  Satu lagi yang perlu diingat. Berinteraksilah dengan audiens. Bantu mereka untuk semakin mengenal dan mempercayai brand.

5. Gunakan HARO untuk dapatkan media mention
Mungkin belum banyak yang tahu. Help A Reporter Out (HARO) adalah formula jempolan dalam taktik growth hack. Sebagai sebuah platfrom, HARO bisa dipakai untuk menunjukkan kebolehan Anda di berbagai bidang.

HARO juga membantu wartawan mendapat jawaban dari pengusaha terkait industri dan bidang keahliannya. HARO bisa dipakai juga untuk mempromosikan startup secara halus. Untuk itu, Anda hanya perlu jawab pertanyaan secara informatif dan jelas. Plus, jawab pertanyaan yang betul-betul Anda pahami saja.

HARO mungkin tak masuk sebagai strategi marketing tradisional. Akan tetapi, justru inilah salah satu growth hack unggulan. Lewat HARO Anda bisa menunjukkan ke brand ke audiens spesifik yang disasar.

6. Kirim bonusan ke pelanggan
Semua orang suka barang gratisan! Ada banyak manfaat dari strategi freebies dibanding yang dikira. Kirim barang bermerek, produk gratisan, atau bingkisan personal bisa menambah nilai plus di mata pelanggan. Hal macam itu mereka merasa diapresiasi dan dihargai. Apalagi kalau mereka termasuk golongan pelanggan setia.

Apalagi, pelanggan yang puas biasanya tak menyimpan ceritanya sendiri. Mereka takkan keberatan merekomendasikan produk ke lingkaran terdekatnya (konsumen potensial). Di samping itu, hadiah yang Anda kirim meninggalkan dampak psikologis positif di pikiran pelanggan. Lain waktu, ketika mereka ingin membeli sebuah produk, brand Anda lah yang pertama terngiang di pikiran.

7. Kerja sama dengan influencers
Kolaborasi dengan influencers adalah taktik growth hack paling sempurna. Influencer tak hanya membantu Anda menjangkau audiens lebih luas. Trik yang sama juga dipakai untuk menanamkan rasa percaya calon pelanggan ke brand. Startup yang tak mampu meluangkan budget marketing yang besar bisa memakai strategi ini. Ajak kerja sama influencers yang punya basis massa sesuai dengan target pelanggan.

8. Manfaatkan tren terbaru
Coba cari tahu soal tren terbaru, berita industri, atau fenomena populer lainnya. Gunakan tren macam itu untuk membuat kampanye yang relevan. Tetap update dengan tren terbaru. Itu akan membantu Anda menjangkau audiens yang lebih luas, membuat startup terus diingat, dan membantu Anda meningkatkan penjualan.

C. Contoh Growth Hacking Strategi
Berikut beberapa contoh bisnis yang sukses menerapkan strategi di atas di antaranya,
1. AirBnB
Bagi Anda travelers, pasti tak asing lagi dengan AirBnB yang menawarkan penginapan murah di berbagai sudut kota. Bahkan, jauh di pelosok pedesaan sekalipun. Di awal pembentukan AirBnB, para founder menyadari bahwa banyak orang yang mencari penginapan melalui situs jual-beli Craigslist. Alhasil, mereka juga memposting penginapan AirBnB di situs tersebut dan mendapatkan banyak pelanggan dari sana.

2. Dropbox
Dropbox merupakan salah satu layanan penyimpanan online terbesar di dunia. Dulu, Dropbox juga menerapkan strategi growth hacking untuk memperbanyak penggunaannya. Dropbox menawarkan tambahan penyimpanan gratis bagi penggunanya yang memasukkan akun Twitter atau Facebook, lalu membuat postingan terkait Dropbox. Secara tak langsung, pengguna mempromosikan Dropbox dengan cuma-cuma ke media sosialnya.

3. Gmail
Sebelum menjadi seperti sekarang, Gmail menggunakan strategi growth hacking bernama FOMO. Jadi, dulu Gmail menggunakan sistem undangan agar bisa menggunakannya. Tanpa undangan dari orang lain, Anda tak akan bisa menggunakan Gmail. Alhasil, orang-orang menjadi penasaran dan berbondong-bondong mencari cara untuk mendapatkan undangan tersebut.
 

Dari berbagai sumber

Download

Ket. klik warna biru untuk link

Lihat Juga  

Materi Sosiologi SMA
1. Materi Sosiologi Kelas XII. Bab 2. Modernisasi dan Globalisasi (KTSP)
2. Materi Sosiologi Kelas XII Bab 2. Globalisasi dan Perubahan Komunitas Lokal (Kurikulum 2013)
3. Materi Sosiologi Kelas XII Bab 2.1 Globalisasi dan Perubahan Komunitas Lokal (Kurikulum 2013)
4. Materi Sosiologi Kelas XII Bab 2.2 Globalisasi dan Perubahan Komunitas Lokal (Kurikulum 2013)
5. Materi Sosiologi Kelas XII Bab 2.3 Globalisasi dan Perubahan Komunitas Lokal (Kurikulum 2013)
6. Materi Sosiologi Kelas XII Bab 2.1 Globalisasi dan Perubahan Komunitas Lokal (Kurikulum Revisi 2016)
7. Materi Sosiologi Kelas XII Bab 2.2 Globalisasi dan Perubahan Komunitas Lokal (Kurikulum Revisi 2016)
8. Materi Sosiologi Kelas XII Bab 2.3 Globalisasi dan Perubahan Komunitas Lokal (Kurikulum Revisi 2016)
9. Materi Sosiologi Kelas XII Bab 2.4 Globalisasi dan Perubahan Komunitas Lokal (Kurikulum Revisi 2016)
10. Materi Ujian Nasional Kompetensi Globalisasi dan Dampaknya       
11. Materi Ringkas Globalisasi dan Dampaknya

Aletheia Rabbani
Aletheia Rabbani Untuk ilalang yang senang merentang garis-garis fantastik di langit

Post a Comment for "Pengertian Growth Hacking Strategy, Penerapan, Contohnya"