Skip to content Skip to sidebar Skip to footer

Digital Presence: Pengertian, Tujuan, Fungsi, dan Cara Membangunnya

Pengertian Digital Presence atau Kehadiran Digital
Digital Presence (Kehadiran Digital)

Pengertian Digital Presence
Digital presence (kehadiran digital) adalah saat di mana suatu bisnis muncul secara online. Digital presence dapat dilakukan melalui saluran pemasaran digital yang saat ini terus berkembang. Di mana, tentunya, semua bisnis bisa mendapatkan manfaat dari kehadiran digital ini.

Sebagian besar keputusan pembelian pelanggan didasarkan pada jenis informasi yang Anda berikan tentang bisnis online Anda. Saat ini, dunia mulai sangat bergantung pada teknologi. Jadi, jika bisnis Anda tidak merambah secara digital maka Anda dapat kehilangan basis pelanggan yang besar.

Bisnis perlu memiliki strategi pemasaran yang komprehensif tentang bagaimana mereka akan mengembangkan, menerapkan, mengelola, dan menyempurnakan kehadiran digital bisnis mereka di seluruh saluran digital.

Tujuan Digital Presence
Kehadiran digital adalah wajah yang dihadirkan bisnis Anda ke dunia online dengan tujuan utama, khususnya terkait branding atau pencitraan dari sesuatu (bisnis, produk dan lain sebagainya). Sementara dalam pemasaran tradisional, kehadiran itu mungkin merupakan etalase, sekarang biasanya situs web.

Situs web yang dirancang dengan baik dan ditulis dengan baik mungkin tampak seperti sebuah kotak untuk dicentang saat Anda membangun strategi pemasaran digital Anda. Perlu kalian ketahui, hal itu benar-benar merupakan cara sebagian besar prospek Anda akan disambut di bisnis Anda untuk pertama kalinya, dan di mana mereka akan melakukan penelitian dan melakukan pembelian.

Sama seperti Anda tidak ingin membeli dari toko yang tampak berdebu, tidak terorganisir dengan baik, dan penerangan yang buruk, Anda dapat dengan mudah mematikan pelanggan potensial jika situs web dan kehadiran digital Anda secara keseluruhan tidak sesuai dengan tugas.

Fungsi Digital Presence
Berikut alasan mengapa digital presence sangat penting bagi bisnis di antaranya,
1. Meningkatkan Kesadaran (Awareness) dan Visibilitas Merek
Sekitar 70% pemasar berinvestasi secara aktif dalam pemasaran konten. Ini karena memungkinkan mereka untuk tetap terlihat online dan meningkatkan kesadaran merek mereka. Content Marketing adalah cara paling efektif untuk membangun kesadaran merek. Ini memberi audiens yang ditargetkan dengan biaya yang sangat rendah.

Baca Juga: Pengertian Brand Awareness, Fungsi, Manfaat,Cara, Jenis, dan Contohnya

Anda tidak perlu lagi mengambil pembicara dan mengumumkan SALE, SALE, SALE di pasar. Anda hanya perlu memulai bisnis, dan membuat kehadiran secara digital dengan kuat. Volume audiens target yang tinggi saat ini bergantung pada perangkat seluler, jadi ini adalah keuntungan besar bagi bisnis saat ini.

2. Pertahankan Keterlibatan Pelanggan
Strategi digital yang terencana dengan baik meningkatkan keterlibatan pelanggan hingga berlipat ganda. Bisnis mendapatkan semua wawasan dan tren pelanggan dengan sangat mudah dengan strategi pemasaran digital yang benar.

Pemilik bisnis juga dapat secara aktif meminta pelanggan untuk memberikan umpan balik untuk bisnis. Cara ini dapat meningkatkan kredibilitas bisnis dan membangun kepercayaan pelanggan serta mempertahankan keterlibatan maksimum mereka. Pemasaran online telah menyederhanakan keterlibatan pelanggan yang konsisten dan berkelanjutan.

Draf content plan sesuai dengan kebutuhan dan permintaan pelanggan. Mempelajari dan memetakan riwayat pembelian mereka cukup mudah dengan pemasaran digital.

3. Kesan Pertama Harus Mengesankan dan Impactful
Orang-orang membentuk kesan pertama dalam waktu sekitar 17 milidetik. Jadi, bangunlah situs web yang membuat kesan yang baik. Ini adalah fakta universal bahwa kesan pertama bertahan lama. Sekalipun produk dan layanan Anda adalah yang terbaik, orang tidak akan mempercayainya kecuali Anda meyakinkan mereka tentang kualitas dengan informasi yang relevan.

Kebanyakan orang melakukan penelitian menyeluruh tentang jenis produk yang ingin mereka beli. Pelanggan akan menilai positif untuk bisnis Anda hanya ketika Anda membuat kesan online yang baik.

4. Kehadiran Digital Membantu Penjualan Langsung
Kehadiran digital yang kuat sangat bermanfaat dalam mempromosikan penjualan langsung. Ini karena rata-rata, 17,75% orang melakukan pembelian dipengaruhi oleh email transaksional. ROI pada kampanye surat langsung adalah antara 18 hingga 20%.

Pemasaran langsung memastikan Anda mendapatkan semua margin keuntungan, dan pelanggan juga diuntungkan. Dengan kehadiran digital yang kuat, semua strategi pemasaran langsung dapat diterapkan.

Anda dapat secara konsisten memamerkan produk dan layanan secara online. Setelah membuat layanan online, itu tetap online selamanya. Bekerja untuk membangun kehadiran digital yang berdampak secara online yang juga secara konsisten dapat membanggakan produk dan layanan Anda.

Cara Membangun Digital Presence
Terdapat beberapa cara untuk membangun dan meningkatkan digital presence bisnis dan menghasilkan penjualan yang tinggi di antaranya,
1. Membuat Website
Hal pertama yang harus dilakukan untuk memiliki digital presence adalah memiliki website. Selain media sosial, salah satu tempat pertama yang akan dikunjungi orang untuk mengetahui lebih banyak tentang bisnis atau brand adalah website Anda.

Website adalah tempat Anda dapat memamerkan brand D2C Anda melalui warna, font, teks, video, dan gambar. Anda juga akan menarik pain point buyer persona Anda dan memberikan solusi untuk masalah mereka. Untuk membuat situs web, ada banyak CMS (content management system) yang bisa digunakan, antara lain HubSpot, Wix, WordPress, dan Squarespace.

2. Hadir dan Aktif di Media Sosial
Hadir di media sosial adalah sebuah keharusan saat ini. Faktanya, data dari We Are Social per Oktober 2021 ada 4,55 miliar orang aktif di media sosial secara global, jadi media sosial adalah alat utama untuk menjangkau audiens yang Anda tuju di platform mana pun yang mereka sukai.

Kehadiran di media sosial menanamkan kepercayaan pada pelanggan dan prospek saat ini. Ditambah lagi, media sosial adalah cara yang bagus untuk membangun kredibilitas dan reputasi serta memamerkan brand. Saat calon pelanggan riset tentang brand Anda, maka tempat pertama yang akan mereka lihat adalah media sosial untuk melihat apa yang Anda tampilkan di sana dan apa yang orang katakan tentang brand Anda.

3. Membuat Konten
Semakin banyak konten yang Anda hasilkan, maka akan semakin banyak peluang yang Anda miliki untuk muncul secara online. Memiliki digital presence adalah tentang muncul di mesin pencari, di media sosial, dan situs web lain seperti YouTube.

Saat mulai memproduksi konten, buat strategi di tempat yang ingin Anda tuju untuk tampil secara online. Misalnya, Anda ingin bisnis Anda berada di Facebook, Instagram, YouTube, Twitter, Pinterest atau bahkan di blog.

Prioritaskan situs web di mana tempat pelanggan Anda aktif yang bisa Anda dapat berdasarkan riset pelanggan dan mulailah melakukan brainstorming konten yang paling sesuai untuk media tersebut. Misalnya, dengan YouTube, Anda akan menemukan ide video—sedangkan di Instagram, Anda akan menemukan ide foto dan teks.

4. Menguasai SEO
Dengan algoritma yang berubah setiap hari, optimasi mesin pencari (SEO) adalah salah satu taktik terbaik untuk meningkatkan digital presence Anda. Langkah pertama untuk muncul secara online ketika konsumen mencari brand atau bisnis D2C Anda adalah menguasai SEO.

SEO dapat dibagi menjadi dua kategori, yaitu: SEO on-site, dan SEO off-site. SEO on site adalah tentang konten. Anda bisa melakukan riset keyword, menyertakan tautan internal dan eksternal, dan membuat konten edukasi yang kemungkinan cocok dengan hasil penelusuran audiens target brand Anda.

Dengan SEO off site, Anda akan memperhatikan sisi yang lebih teknis. Misalnya, Anda ingin memastikan website diatur dengan benar, memiliki struktur URL yang sederhana, dan memuat dengan cepat. Selain itu, SEO off site juga mencakup membangun kredibilitas dengan tautan balik.

Terakhir, jika Anda ingin brand D2C Anda muncul di Google, buat akun Google My Business, dan gunakan Google Keyword Planner.

5. Aktif secara Online
Agar memiliki digital presence yang tinggi, Anda tak hanya hadir tapi juga harus aktif secara online. Di antaranya memposting konten secara teratur ke channel yang Anda miliki, termasuk website atau blog dan akun media sosial bisnis Anda.

Selain itu, Anda juga harus aktif terlibat dengan follower dan pelanggan di media sosial. Jika ada sesuatu yang dibicarakan semua orang di industri, Anda juga dapat terlibat dalam percakapan tersebut.

6. Buat Daftar e-mail
Salah satu cara terbaik untuk meningkatkan digital presence brand atau bisnis D2C Anda adalah dengan membuat dan mengembangkan daftar email. Daftar email akan memungkinkan Anda untuk terlibat dengan pelanggan saat ini dan calon pelanggan setiap hari, mingguan, atau bulanan.

Dalam rangka mengembangkan daftar email, Anda dapat membuat konten yang terjaga keamanannya yang harus diterima oleh pengguna. Selain itu, Anda dapat menggunakan ajakan bertindak atau call to action (CTA) di situs web dan media sosial untuk mempromosikan buletin email Anda. Dengan buletin, Anda dapat mengumpulkan email prospek—yang menunjukkan prospek bahwa pelanggan tertarik dengan konten Anda.

Anda dapat menggunakan alat di sistem manajemen konten (CMS) untuk membuat formulir, CTA, atau pop up yang dirancang untuk mengumpulkan alamat email. Contohnya HubSpot yang menawarkan email marketing tools, formulir pop-up gratis, dan pembuat formulir online gratis untuk membantu membuat daftar email. Atau, Anda juga bisa menggunakan MailChimp atau GetResponse. 

Baca Juga: Pengertian Email Marketing, Peran, Cara Kerja, Strategi, dan Regulasinya

7. Bereksperimen dengan Online Ads
Solusi yang lebih cepat untuk meningkatkan digital presence adalah melalui online ads. Jika iklan brand D2C Anda muncul di hasil pencarian teratas, Anda berarti telah membangun brand awareness dan meningkatkan visibilitas secara online.

Anda bisa beriklan di mesin pencari seperti Google, Yahoo, dan Bing. Selain itu, Anda dapat menggunakan social ads atau iklan media sosial. Facebook, Instagram, dan YouTube terkenal dengan pilihan iklan mereka.

Sebelum Anda mulai beriklan online, pikirkan apa yang ingin Anda promosikan. Apakah Anda ingin mempromosikan penawaran tertentu? Atau, mungkin Anda ingin mengiklankan orang untuk mengarahkan traffic ke website? Meningkatkan engagement, meningkatkan instalasi aplikasi, lead generation?

Setelah Anda memilih tujuan beriklan, langkah selanjutnya juga harus memutuskan platform yang paling sesuai dan memiliki audiens yang tepat untuk mempromosikan konten tersebut. Ada baiknya Anda belajar lebih banyak lagi tentang cara iklan di Instagram serta cara jualan di Instagram melalui Facebook BluePrint yang gratis dan bisa diakses kapan saja.

8. Riset Influencer Marketing
Salah satu hal penting agar tetap aktif di komunitas adalah terlibat dengan tokoh paling populer di komunitas Anda. Misalnya, jika Anda brand D2C produk kecantikan, Anda dapat mempertimbangkan untuk riset influencer kecantikan di YouTube dan Instagram. Banyak konsumen mencari influencer untuk promosi dan review jujur mereka sebelum membeli suatu produk.

Selain itu, influencer marketing akan menyebarkan berita tentang brand D2C Anda secara online. Semakin banyak orang membicarakan brand Anda, maka semakin sering brand Anda muncul secara online.

9. Kembangkan Hubungan atau Relasi
Mengembangkan hubungan dengan orang-orang di industri adalah salah satu cara untuk meningkatkan digital presence. Misalnya, jika Anda memiliki hubungan dengan penulis blog atau podcaster di industri, mereka bisa saja menampilkan brand atau bisnis Anda dalam konten mereka. Mungkin mereka akan meminta Anda untuk menjadi guest post atau muncul di podcast mereka.

Menjalin hubungan dengan orang lain atau komunitas di industri Anda pada akhirnya akan mendongkrak digital presence brand Anda secara online.

10. Menganalisis Hasil
Setelah Anda menjalankan beberapa langkah untuk meningkatkan digital presence bisnis atau brand Anda, jangan lupakan untuk mengevaluasi serta menganalisis hasil effort Anda. Hal ini dilakukan untuk menguji strategi sehingga Anda dapat mempelajari langkah apa yang berhasil dan apa yang tidak.

Cara menguji hasil, mulailah dengan memutuskan metrik apa yang digunakan. Jika Anda melakukan upaya SEO, Anda dapat melacak hasil mesin telusur di Google. Di sisi lain, jika Anda membuat daftar email, Anda dapat melacak jumlah pelanggan, ditambah rasio buka dan klik-tayang.

Dari berbagai sumber

Download

Aletheia Rabbani
Aletheia Rabbani “Barang siapa yang tidak mampu menahan lelahnya belajar, maka ia harus mampu menahan perihnya kebodohan” _ Imam As-Syafi’i

Post a Comment for "Digital Presence: Pengertian, Tujuan, Fungsi, dan Cara Membangunnya"