Skip to content Skip to sidebar Skip to footer

Pengertian LAN, Sejarah, Komponen, Karakteristik, Fungsi, Kelebihan, dan Kekurangannya

Pengertian LAN, Sejarah, Komponen, Karakteristik, Fungsi, Kelebihan, dan Kekurangannya


A. Pengertian LAN (Local Area Network)

LAN (Local Area Network) adalah jaringan komputer yang menyambungkan komputer dalam area terbatas seperti tempat tinggal, sekolah, laboratorium, kampus universitas, atau gedung kantor. Pada umumnya jaringan LAN digunakan untuk menghubungkan beberapa komputer yang berada di dalam wilayah kecil atau berdekatan sehingga proses pertukaran data bisa dilakukan dengan mudah dan cepat.

LAN umumnya digunakan untuk berbagi resource dalam suatu gedung. LAN dapat berdiri sendiri, tanpa terhubung oleh jaringan luar atau internet. Namun apabila suatu LAN dihubungkan dengan beberapa LAN lainnya maka akan terbentuk suatu jaringan yang disebut Metropolitan Area Network (MAN). Untuk membangun sebuah LAN dapat menggunakan metode wired (kabel), wireless (tanpa kabel) ataupun keduanya.

Untuk LAN jenis wired dibangun menggunakan Ethernet dan untuk membangun LAN jenis wireless menggunakan sinyal Wi-Fi. Kebanyakan untuk LAN yang digunakan pada rumah-rumah menggunakan sebuah router untuk membuat sebuah jaringan sekaligus mengelola perangkat yang terhubung dengannya. Router tersebut berperan sebagai pusat koneksi dan memungkinkan perangkat seperti komputer, laptop, handphone dan tablet untuk dapat saling terhubung.

Biasanya router tersebut terhubung dengan sebuah kabel atau modem untuk menyediakan akses internet pada perangkat yang terhubung. Perangkat komputer juga dapat digunakan sebagai pusat LAN. Pada kasus ini, komputer tersebut berperan sebagai server, dan menyediakan akses untuk berbagi file atau program pada perangkat yang terhubung. Hal ini sering diterapkan pada jaringan perkantoran atau sebuah lembaga.

Saat ini, sebagian besar LAN menggunakan teknologi IEEE 802.3 Ethernet dan dilengkapi perangkat switch dengan kecepatan transfer data 10, 100, atau 1000 Mbits/ second. Selain itu, ada juga teknologi 802.11b (Wi-fi) yang banyak dipakai untuk membentuk LAN, di mana area yang menyediakan koneksi LAN berteknologi Wi-fi disebut dengan hotspot.

LAN (Local Area Network) Menurut Para Ahli
1. Bonnie Suherman, LAN adalah sebuah jaringan yang terbatas pada ruangan tunggal dalam satu gedung atau menghubungkan beberapa gedung dalam satu area geografis tertutup.
2. Angga Wibowo, LAN adalah sebuah jaringan yang bersifat pribadi atau lokal. Pada umumnya jaringan LAN digunakan dalam ruang lingkup yang kecil, seperti dalam suatu kantor, kampus, dan lingkungan lainnya.
3. Teguh Wahyono, LAN adalah sebuah jaringan komputer yang bersifat lokal, yang memiliki cakupan wilayah yang tidak terlalu besar. Jaringan LAN ini hanya memiliki cakupan wilayah dengan radius sekitar 20 Km saja atau lebih sempit.
4. Arief Ramadhan, LAN adalah sebuah jaringan komputer yang memiliki area cakupan terbatas pada area atau lokasi tertentu saja.
5. Agus J. Alam, LAN adalah suatu jaringan yang terdiri atas satu komputer atau lebih, yang terdapat di dalam suatu lokasi tertentu.

B. Sejarah LAN (Local Area Network)
Meningkatnya permintaan dan penggunaan komputer di universitas dan laboratorium penelitian pada akhir 1960-an menghasilkan kebutuhan untuk menyediakan interkoneksi kecepatan tinggi antara sistem komputer. Sebuah laporan tahun 1970 dari Laboratorium Radiasi Lawrence yang merinci pertumbuhan jaringan "Gurita" mereka memberikan indikasi yang baik tentang situasi tersebut.
 
Perkembangan dan proliferasi komputer pribadi menggunakan sistem operasi CP/M pada akhir 1970-an. Cambridge Ring mulai dikembangkan di Universitas Cambridge sejak tahun 1974. Sistem berbasis DOS dimulai pada 1981, berarti bahwa banyak situs tumbuh hingga puluhan atau bahkan ratusan komputer. Kekuatan pendorong awal untuk jaringan adalah berbagi penyimpanan dan printer, yang keduanya mahal pada saat itu. Ada banyak antusiasme untuk konsep ini, dan selama beberapa tahun, dari sekitar tahun 1983 dan seterusnya, para pakar industri komputer akan secara teratur mendeklarasikan tahun yang akan datang sebagai, "Tahun LAN".
 
Pada tahun 1983, TCP / IP pertama kali ditampilkan mampu mendukung aplikasi departemen pertahanan yang sebenarnya pada tes bed LAN Badan Komunikasi Pertahanan yang terletak di Reston, Virginia. LAN berbasis TCP/IP berhasil mendukung aplikasi telekonferensi Telnet, FTP, dan Departemen Pertahanan.
 
Selama periode yang sama, workstation Unix menggunakan jaringan TCP/IP. Meskipun segmen pasar ini sekarang jauh berkurang, teknologi yang dikembangkan di bidang ini terus berpengaruh di Internet dan di jaringan Linux dan Apple Mac OS X — dan protokol TCP/IP telah menggantikan IPX, AppleTalk, NBF, dan protokol lainnya. digunakan oleh LAN PC awal.

C. Komponen Dasar LAN (Local Area Network)
LAN terdiri dari beberapa komponen dasar yang diatur sedemikian rupa sehingga dapat menghubungkan beberapa komputer di antaranya,
1. Workstation, yaitu node atau host yang berupa suatu sistem komputer.
2. Server, yaitu suatu hardware (perangkat keras) yang fungsinya untuk melayani jaringan dan workstation yang terkoneksi dengan suatu jaringan.
3. Link, yaitu bagian dari jaringan LAN yang menghubungkan peralatan seperti workstation dan server secara fisik.
4. Network Interface Card (NIC), yaitu rangkaian elektronika yang dirancang khusus untuk menangani network protocol.
5. Network Software, yaitu perangkat lunak yang digunakan untuk menjalankan jaringan LAN berfungsi sebagaimana mestinya.

D. Karakteristik LAN (Local Area Network)
LAN memiliki beberapa karakteristik yang membedakannya dengan jaringan MAN (Metropolitan Area Network) dan WAN (Wide Area Network) di antaranya,
1. LAN berada dalam ruang lingkup geografi yang lebih sempit (area kantor, kampus, sekolah, dan rumah).
2. LAN memiliki kecepatan perpindahan data yang lebih tinggi.
3. LAN dapat berfungsi dengan baik tanpa adanya jalur telekomunikasi. Dengan kata lain, LAN tidak membutuhkan akses internet.

E. Fungsi LAN (Local Area Network)
Pada dasarnya fungsi utama jaringan LAN adalah untuk menghubungkan beberapa komputer di dalam jaringan sehingga proses kerja menjadi lebih mudah dan cepat.
1. Untuk menghubungkan beberapa komputer dalam suatu wilayah kecil.
2. Untuk memungkinkan dilakukannya komunikasi antar komputer dan perangkat dalam jaringan.
3. Untuk memungkinkan dan mempercepat proses berbagi data dan program antar komputer di dalam jaringan.
4. Membantu menghemat biaya operasional karena perangkat dalam satu jaringan dapat dipakai secara bersama-sama (misalnya: printer, server, dan lain sebagainya).

F. Kelebihan dan Kekurangan LAN (Local Area Network)
1. Kelebihan Jaringan LAN
a. Berbagai Resource
Dengan menggunakan jaringan LAN Anda dapat dengan mudah berbagi resource dengan komputer lain. Hal ini tentu sangatlah efisien, selain itu dengan berbagi resource Anda juga dapat menghemat biaya pengeluaran Anda. Sebab Anda tidak perlu lagi untuk membeli perangkat seperti scanner, printer atau media penyimpanan untuk setiap komputer, Anda cukup membeli satu lalu kemudian dibagi untuk dapat diakses pada komputer lain.

Selain dengan berbagi perangkat, Anda juga dapat berbagi aplikasi software dengan perangkat lain, hal ini sangat efektif untuk mempermudah produktivitas waktu. Namun meski demikian, berbagi aplikasi software juga tidak selamanya lebih murah dibanding menginstall satu persatu software pada komputer. Sebab lisensi produk untuk setiap software tetap dibutuhkan pada saat peinginstalan.

b. Data Terpusat
Dengan menggunakan file server, data pada seluruh komputer yang terhubung pada jaringan LAN tersimpan pada satu tempat yaitu server. Hal ini memudahkan user untuk saling mengakses file yang dimiliki oleh komputer lain. Selain itu hal ini juga membantu untuk membackup data user apabila misalnya terjadi kesalahan sehingga menyebabkan terhapusnya data pada komputer user.

Apabila sebuah data dibagikan dalam suatu jaringan, user yang memiliki akses dapat melihat data tersebut di waktu yang sama, namun mereka tidak dapat mengedit rekaman yang sama pada waktu bersamaan.

Ketika sebuah rekaman diedit oleh seorang user, maka rekaman tersebut akan dikunci sehingga user lain tidak dapat mengeditnya di waktu yang sama, apabila user tersebut telah selesai mengedit dan menyimpan hasilnya maka rekaman tersebut akan terbuka kembali. Hal tersebut bertujuan untuk menghindari kekeliruan yang dapat terjadi apabila beberapa orang mencoba mengedit di waktu yang sama.

2. Kekurangan Jaringan LAN
a. Keamanan yang Rentan
Pada jaringan komputer keamanan merupakan hal yang sangat vital, begitu pula pada jaringan LAN. Admin jaringan berperan penting dalam hal mencegah user yang tidak sah untuk mengakses data pada jaringan. Faktor lain yang mempengaruhi keamanan jaringan LAN yaitu user itu sendiri. Sebab tidak menutup kemungkinan user yang Anda miliki tidak dapat menjaga rahasia password yang ia miliki, atau mungkin password yang dimilikinya terlalu mudah untuk ditebak, sehingga menyebabkan user yang tidak sah menerobos masuk kedalam jaringan melalui user tadi.

b. Masalah pada server pusat
Masalah pada server pusat dapat berakibat fatal pada jaringan LAN, hal tersebut dapat mempengaruhi seluruh jaringan komputer hingga mampu menyebabkan komputer tidak dapat melakukan komunikasi dengan komputer lainnya.

Infeksi virus merupakan salah satu contoh masalah yang dapat terjadi pada server pusat. Infeksi virus ini dapat terjadi pada satu komputer lalu kemudian menyebar keseluruh komputer melalui server pusat, hal ini disebabkan karena seluruh data pada user terpusat pada server.

c. Instalasi yang mahal
Instalasi jaringan LAN bisa saja menjadi mahal tergantung bagaimana kebutuhan dan kondisi di lapangan, jenis topologi yang akan Anda gunakan juga mempengaruhi biaya yang Anda keluarkan. Untuk jaringan LAN jenis wired (kabel) Anda harus membuat jalur kabel terlebih dahulu dengan melubangi dinding atau menaruhnya di bawah lantai, lalu kemudian memasangkan kabel.

Untuk jaringan LAN jenis wireless Anda tidak perlu menggunakan kabel, namun area cakupan dari wireless terbatas, oleh karena itu dibutuhkan sebuah perangkat untuk memperkuat sinyal yang mana tentu akan menambah biaya pengeluaran.
 

Dari berbagai sumber

Download

Ket. klik warna biru untuk link

Lihat Juga  

Materi Sosiologi SMA
1. Materi Sosiologi Kelas XII Bab 1.1 Perubahan Sosial dan Dampaknya (Kurikulum 2013)
2. Materi Sosiologi Kelas XII Bab 1.2 Perubahan Sosial dan Dampaknya (Kurikulum 2013)
3. Materi Sosiologi Kelas XII Bab 1.3 Perubahan Sosial dan Dampaknya (Kurikulum 2013)
4. Materi Sosiologi Kelas XII. Bab 1. Perubahan Sosial dan Dampaknya (Kurikulum 2013)
5. Materi Sosiologi Kelas XII. Bab 1. Perubahan Sosial (KTSP)
6. Materi Sosiologi Kelas XII Bab 1.1 Perubahan Sosial dan Dampaknya Terhadap Kehidupan Masyarakat (Kurikulum Revisi 2016)
7. Materi Sosiologi Kelas XII Bab 1.2 Perubahan Sosial dan Dampaknya Terhadap Kehidupan Masyarakat (Kurikulum Revisi 2016)
8. Materi Sosiologi Kelas XII Bab 1.3 Perubahan Sosial dan Dampaknya Terhadap Kehidupan Masyarakat (Kurikulum Revisi 2016)
9. Materi Sosiologi Kelas XII Bab 1.4 Perubahan Sosial dan Dampaknya Terhadap Kehidupan Masyarakat (Kurikulum Revisi 2016)
10. Materi Sosiologi Kelas XII Bab 1.5 Perubahan Sosial dan Dampaknya Terhadap Kehidupan Masyarakat (Kurikulum Revisi 2016)
11. Materi Sosiologi Kelas XII Bab 1.6 Perubahan Sosial dan Dampaknya Terhadap Kehidupan Masyarakat (Kurikulum Revisi 2016)
12. Materi Ujian Nasional Kompetensi Perubahan Sosial             
13. Materi Ringkas Perubahan Sosial

Aletheia Rabbani
Aletheia Rabbani Cobalah Untuk Menjadi Orang Baik __Abraham Maslow

Post a Comment for "Pengertian LAN, Sejarah, Komponen, Karakteristik, Fungsi, Kelebihan, dan Kekurangannya"