Skip to content Skip to sidebar Skip to footer

Link: Pengertian, Fungsi, dan Jenisnya

Pengertian Link atau pranala
Link (Pranala)
Pengertian Link
Link (pranala) adalah sebuah acuan dalam dokumen hiperteks ke dokumen yang lain atau sumber lain, atau tautan berupa alamat yang menghubungkan satu halaman ke halaman lainnya di internet. Link digunakan dengan tujuan memudahkan pengguna internet dalam mengakses berbagai informasi.  

Tautan teks link sendiri umumnya bisa dibedakan dari teks biasa, warnanya biru dan memiliki garis bawah pada teks. Dengan link ini, siapa saja dapat mengakses berbagai informasi yang tersimpan di server dan menemukan website secara online. Anda bahkan dapat menyematkan link di dalam sebuah teks, gambar, dan elemen HTML lain.

Dalam konteks digital marketing, terutama SEO, link juga memiliki peranan penting. Link dapat meningkatkan otoritas dan kepercayaan pengguna internet terhadap website. Apalagi ketika link tersebut memuat kata kunci yang sesuai dengan isi kontennya dan berasal dari website terpercaya.

Fungsi Link
1. Memudahkan dalam berbagi sebuah tautan berupa file, gambar, video dan masih banyak lagi lainnya.
2. Untuk menjadi bookmark data saat Anda ingin mengakses sebuah informasi di waktu yang lain.
3. Menjadi sebuah perujuk serta referensi pada saat konten tidak dapat dimuat di dalam satu halaman.
4. Menjadi peran dari identitas konten yang berasal dari situs web itu sendiri.
5. Sebagai pengambil data dari sebuah situs web itu sendiri, seperti pada situs penyedia ikon makan dapat dimanfaatkan untuk menampilkan sebuah ikon pada produksi yang akan menjadi hasil akhir yang berbeda.

Jenis Link
Terdapat banyak jenis link pada sebuah website berikut di antaranya,
1. Backlink
Salah satu jenis link yang paling umum biasanya dikenal dengan nama backlink. Secara sederhana, backlink adalah link yang masuk ke sebuah halaman website dari website lain. Contohnya ketika ada halaman website yang mengutip tulisan dari website Anda dan memberikan link rujukan ke website Anda dengan kata kunci yang spesifik.

Backlinking biasanya dikaitkan dengan SEO. Semakin banyak backlink yang website dapatkan, semakin baik score SEO website tersebut. Backlink juga biasa disebut dengan banyak istilah lain seperti Incoming link, Inbound link, Inlink, dan Inward link.

2. Internal Link
Internal link adalah link yang merujuk ke halaman website kita sendiri pada website yang sama. Jenis link ini digunakan navigasi yang membantu search engine dan user menjelajahi website. Contoh dari internal link adalah ketika Anda membuat artikel dan memasukkan link dari artikel berbeda yang ada di dalam website tersebut.

Internal link biasanya ditempatkan pada artikel yang mempunyai pembahasan yang berhubungan dengan artikel itu sendiri. Website Wikipedia adalah salah satu contoh website dengan penempatan internal link terbaik.

3. External Link
Sesuai dengan namanya, external link adalah kebalikan dari internal link. Alih-alih memasukkan link yang merujuk ke website kita sendiri, link akan mengarah ke halaman website lain. Biasanya external link juga dikaitkan dengan SEO. Ketika website Anda memberikan link pada website lain, Google akan berpikir bahwa halaman tersebut mempunyai konten berkualitas.

Ini akan berpengaruh pada rating dan juga peringkat halaman tersebut pada halaman SERP (search engine result pages). External link juga sering dikenal dengan istilah outbound link.

Dari berbagai sumber

Download

Ket. klik warna biru untuk link

Lihat Juga 

Kamus Sosiologi

Aletheia Rabbani
Aletheia Rabbani “Bila kau tak tahan lelahnya belajar, maka kau harus tahan menanggung perihnya kebodohan” _Imam Syafi’i

Post a Comment for "Link: Pengertian, Fungsi, dan Jenisnya"