Skip to content Skip to sidebar Skip to footer

Chipset: Pengertian, Fungsi, Jenis, dan Cara Kerjanya

Pengertian Chipset
Chipset
Pengertian Chipset
Chipset adalah IC berukuran kecil di komputer yang terletak pada papan induk (motherboard). Chipset merupakan komponen yang bertanggungjawab dalam mengarahkan aliran data dan menentukan peranti apa yang didukung oleh Personal Komputer (PC). Chipset berperan sebagai pengatur lalu lintas aliran data dalam sebuah komputer.

Proses ini bermula sejak komputer pertama kali menyala yang artinya processor mulai bekerja. Kemudian harddisk  melakukan loading sistem operasi yang berlanjut pada booting yang membutuhkan kapasitas RAM. Chipset di sini bertindak untuk membagi-bagi aliran data mulai dari processor, harddisk, RAM serta perangkat lainnya sehingga komputer dapat bekerja dengan semestinya.

Chipset tidak hanya ada di dalam motherboard saja, melainkan di kartu-kartu ekspansi seperti misalnya VGA Card. Chipset wujudnya adalah sekumpulan chip-chip atau Integrated Circuit yang dirancang sedemikian rupa agar dapat menghubungkan tiap-tiap komponen. Misalnya saja, chipset yang dapat mengarahkan data yang berasal dari CPU (processor) menuju perangkat seperti RAM atau kartu VGA.

Namun perlu Anda ketahui bahwa chipset yang ada di kartu VGA memiliki fungsi yang berbeda. Chipset pada VGA berperan dalam mengatur proses rendering dalam grafik tiga dimensi. Selain itu chipset pada VGA juga menghasilkan output gambar pada layar monitor.

Fungsi Chipset
Chipset memiliki fungsi mengatur lalu lintas data yang ada di dalam komputer. Misalnya saja, saat pertama kali menyalakan komputer maka komponen pertama yang menyala adalah processor. Pada saat tersebut, processor mulai bekerja dan kemudian hardisk akan melakukan loading sistem operasi.

Setelah itu dilanjutkan dengan proses booting yang membutuhkan kapasitas RAM. Dan semua proses tersebut dikelola oleh chipset. Chipset mengatur aliran-aliran data yang ada mulai dari harddisk, processor, RAM, dan perangkat lainnya sehingga komputer Anda bisa bekerja dengan baik.

Chipset juga bekerja untuk menentukan kecepatan dari bus memory, front-side, bus grafis, kapasitas, serta tipe memori yang didukung motherboard. Lain hanya dengan chipset yang terdapat di dalam video card yang memiliki fungsi mengontrol rendering grafik 3 dimensi serta output yang berbentuk gambar yang terlihat pada monitor.

Jenis Chipset dalam Komputer
Secara umum, chipset pada komputer terdiri dari dua jenis di antaranya,
1. Chipset Northbridge
Chipset ini merupakan jenis chipset yang memiliki tugas penting dalam komputer. Tugas-tugas tersebut adalah menghubungkan processor dengan sistem memori dan graphic controller (AGP dan PCI Express) melalui bus yang berkecepatan tinggi dan juga ke southbridge.

Chipset jenis ini juga memiliki nama lain, yakni MCH (Memory Controller Hub).  Chipset northbridge ini terletak lebih dekat dengan processor.

2. Chipset Southbridge
Jenis chipset selanjutnya, southbridge merupakan chipset yang berhubungan dengan peripheral melalui jalur penghubung. Tugas utama dari chipset ini adalah mengontrol bus IDE, USB, dukungan PnP (Plug and Play), penghubung antara PCI dan ISA, mengontrol keyboard dan mouse serta sebagai fitur power management pada perangkat lain.

Sehingga apabila komputer mengalami masalah pada power management, kemungkinan chipset ini juga mengalami kerusakan.

Cara Kerja Chipset
Dalam sebuah komputer, komponen chipset menjadi komponen yang berfungsi untuk membantu perangkat komputer bisa bekerja dengan baik. Kedua jenis chipset di atas memiliki peran dan karakternya masing-masing, sehingga berbeda pula dalam cara kerjanya.
1. Cara kerja chipset northbridge
Untuk jenis chipset northbridge, sesuai dengan namanya letak dari chipset ini berada di bagian utara yang berfungsi sebagai perantara perangkat-perangkat yang dihubungkan. Chipset northbride memiliki peran khusus di dalam motherboard, yang mana tugasnya adalah mengendalikan komunikasi yang terjalin antara processor, AGP, RAM, PCI Express, serta south bridge.

2. Cara Kerja chipset southbridge
Sedangkan untuk jenis chipset southbridge, berada di bagian selatan yang berfungsi sebagai perantara antara perangkat-perangkat yang terhubung. Fungsi dari chipset southbridge ini adalah untuk menangani semua fungsi-fungsi dari I/O, semisal audio, USB, bus ISA, serial, serta menjadi pengendali interupsi.

Kedua jenis chipset ini didesain sehingga dapat bekerja sama  untuk mengontrol perangkat lainnya yang ada di dalam komputer. Biasanya CPU dihubungkan melalui fast bridge atau jalur penghubung cepat dengan chipset, biasanya langsung terhubungkan pada chipset bagian atas atau yang dikenal sebagai chipset northbridge.

Setelah itu chipset northbridge dihubungkan di bagian bawah chipset melalui jalur penghubungan lambat atau slow bridge. Bagian chipset ini lah yang kemudian dikenal sebagai chipset southbridge.

Meskipun ada 2 jenis chipset yang digunakan dalam sebuah motherboard, namun seiring dengan perkembangan teknologi semakin memungkinkan untuk mengembangkan hanya 1 buah chipset saja yang saling terintegrasi.

Sehingga nantinya hanya dipergunakan 1 buah chipset saja untuk menjalankan berbagai tugas dan fungsi dari northbridge dan southbridge. Semoga informasi di atas bisa bermanfaat untuk Anda.

Dari berbagai sumber

Download

Dani Ramdani
Dani Ramdani | Pemilik Situs Sosiologi79.com dan Sosial79.com | Alumni Sosiologi Universitas Lampung | Staf Pengajar Sosiologi di SMAN 1 Cibeber Kab. Lebak Banten

Post a Comment for "Chipset: Pengertian, Fungsi, Jenis, dan Cara Kerjanya"