Skip to content Skip to sidebar Skip to footer

Pengertian Keyword, Fungsi, dan Jenisnya

Pengertian Keyword, Fungsi, dan Jenisnya


A. Pengertian Keyword (Kata Kunci)

Keyword (kata kunci) adalah ide dan topik yang mendefinisikan tentang konten kita. Dalam SEO, keyword merupakan kata-kata ataupun kalimat yang digunakan pencari ketika ingin menemukan informasi atau disebut “search query“. Keyword memiliki peran yang sangat penting dalam SEO.

Keyword berfungsi sebagai penghubung antara konten kita dan para audiens yang mencarinya, sehingga penggunaan keyword yang tepat tentunya memudahkan pencari untuk menemukan konten kita. Ketika konten yang kita buat memuat keyword yang cocok dengan pencarian para pengguna, konten tersebut tentunya memiliki kesempatan semakin baik untuk muncul di Search Engine Result Page (SERP).

Dengannya, sebagai pembuat konten, kita pun diuntungkan karena bisa mendatangkan banyak traffic. Oleh karena itu, ketika menentukan sebuah keyword untuk konten, kita harus tahu apakah banyak orang menggunakan kata kunci tersebut.

B. Fungsi Keyword (Kata Kunci)
Keyword memiliki fungsi yang sangat penting ketika kita membangun sebuah website atau blog.  Apa lagi dalam dunia informasi yang kini berbasis Optimasi SEO, menjadi penting sekali seorang penulis artikel memahami keyword dalam artikelnya.

Mungkin sebagian orang akan menyebut bahwa yang terpenting adalah konten berkualitas, bukan strategi SEO, ada benarnya. Tapi jika bisa memadukan konten yang berkualitas dan strategi SEO yang tepat, maka konten akan jauh lebih bermanfaat. Karena akan lebih mudah ditemukan dan mendapatkan pembaca.

Lebih lengkap berikut beberapa fungsi keyword di antaranya,
1. Bagi Mesin. Dengan adanya kata kunci, mesin pencari akan lebih mudah menemukan dan menampilkan informasi yang sangat relevan dengan apa yang di butuh kan oleh pengguna internet.
2. Bagi Blogger. Dengan kata kunci yang tepat dan tertarget akan memungkinkan artikel yang di buat dapat berada di halaman depan hasil pencarian. Hal ini juga akan membuat para blogger lebih bersemangat. Jika artikel yang telah dipublikasikan mampu memenangkan persaingan antar blogger dalam hasil pencarian dan berhasil menepati di halaman pertama, merupakan suatu pencapaian yang hebat yang dapat memberikan kepuasan kinerjanya dan dapat meningkatkan semangat ngeblog.
3. Bagi blog. Jika blog di kelola oleh blogger yang berpengalaman, kemungkinan blog tersebut akan mendapatkan peringkat teratas yang besar. Selain itu blog yang berisi artikel berkualitas dengan kata kunci yang tertarget dapat bertahan di peringkat teratas halaman hasil pencarian.

Blog yang seperti ini lama-kelamaan akan jadi terkenal. Bahkan jika blog mampu berada di halaman pertama untuk setiap kata kunci yang di target penulisnya, bukan tidak mungkin blog tersebut bisa di hargai mahal, sehingga mampu menghasilkan banyak uang. Pada akhirnya rating website atau blog pun akan meningkat.

C. Jenis Keyword (Kata Kunci)
Berikut beberapa jenis keyword yang bisa digunakan di antaranya,
1. Berdasarkan Panjang Keyword
a. Short-tail keywords
Short-tail keywords adalah kata kunci yang pendek. Biasanya jenis keyword ini hanya terdiri atas 1-2 kata dan menyatakan sesuatu yang umum. Oleh karena itu, biasanya kita akan kesulitan menempatkan konten dengan short-tail keywords di urutan teratas sebab sifatnya yang sangat kompetitif. Misalnya  “digital marketing”.

b. Mid-tail keywords
Mid-tail keywords berada di antara short-tail dan long-tail keywords. Jenis keyword yang satu ini biasanya terdiri atas 2-3 kata dan ditambahkan dengan sedikit deskripsi daripada short-tail keywords. Untuk urusan kompetisi, mid-tail keywords lebih ringan dibandingkan short-tail keywords. Misalnya, “tips digital marketing”.

c. Long-tail keywords
Sesuai namanya, long-tail keywords memiliki jumlah kata yang lebih panjang daripada dua jenis kata kunci sebelumnya. Long-tail keywords memiliki topik dan target audiens yang spesifik. Oleh karena itu, biasanya jenis keyword ini memiliki volume pencarian yang lebih sedikit, tetapi mudah untuk di-ranking. Dikutip dari Alexa, long-tail keywords juga memiliki conversion rates yang lebih tinggi. Misalnya, “perbedaan digital marketing dengan content marketing”

2. Berdasarkan Target Keyword
a. Market segment keywords
Market segment keywords adalah kata kunci yang berhubungan dengan suatu industri atau brand. Biasanya kata kunci ini bersifat umum dan luas. Fungsinya yang secara spesifik membahas suatu industri atau brand, alhasil market segment keywords bisa langsung menyasar pada target audiens tertentu. Dengan demikian, tujuan suatu brand bisa lebih mudah tercapai dengan jenis kata kunci ini. Misalnya, “jaket denim”.

b. Customer-defining keywords
Jenis keyword selanjutnya adalah customer-defining keywords. Kata kunci ini langsung menyebut secara spesifik konsumen yang ditargetkan. Oleh karena itu, pencarian ini bersifat lebih spesifik karena konsumen mencari hal yang benar-benar sesuai dengan kebutuhannya. Misalnya, “jaket denim pria”.

c. Product keywords
Product keywords adalah kata kunci yang mengandung produk atau jasa, serta brand secara spesifik. Konsumen yang mencari dengan kata kunci ini umumnya sudah memiliki keinginan untuk tahu lebih dalam hingga melakukan pembelian. Maka, penting bagi perusahaan untuk menerapkan strategi terbaik agar kata kunci ini bisa digunakan dengan maksimal. Misalnya, “Adidas Yeezy Boost”.

d. Branded keywords
Jenis keyword selanjutnya adalah branded keywords. Kata kunci dengan branded keywords biasanya menyebutkan nama brand dan jenis produk yang dimiliki. Tidak seperti jenis kata kunci sebelumnya, orang yang mencari dengan branded keywords memiliki keinginan untuk mengetahui lebih lanjut tentang produk yang dicarinya. Mereka masih menimbang beberapa hal hingga memutuskan untuk membeli produk-produk yang ada di wishlist-nya. Misalnya, “Sepatu basket Adidas”.

e. Competitor keywords
Competitor keywords adalah kata kunci yang sifatnya cukup unik. Jenis kata kunci ini menyebutkan nama brand kompetitor dari sebuah perusahaan. Meskipun terkesan aneh, tetapi setiap perusahaan perlu mencari tahu tentang keyword kompetitor ini.

Keyword ini bisa menjadi kesempatan bagi sebuah brand untuk mengalihkan perhatian konsumen yang sedang mencari sebuah produk. Bisa saja konsumen jadi lebih tertarik dengan brand yang merupakan dari kompetitor perusahaan yang dicarinya. Misalnya, competitor keywords dari Adidas adalah “sepatu basket Nike”

f. Geo-targeted keywords
Geo-targeted keywords adalah kata kunci yang secara spesifik menyebutkan suatu lokasi. Biasanya orang menggunakan jenis kata kunci ini untuk mencari sesuatu yang dekat dengannya. Dengan begitu, sifatnya menjadi lebih spesifik daripada kata kunci lainnya. Misalnya, “Hotel murah di Jogja”.
 

Dari berbagai sumber

Download

Ket. klik warna biru untuk link

Lihat Juga  

Materi Sosiologi SMA
1. Materi Sosiologi Kelas XII. Bab 2. Modernisasi dan Globalisasi (KTSP)
2. Materi Sosiologi Kelas XII Bab 2. Globalisasi dan Perubahan Komunitas Lokal (Kurikulum 2013)
3. Materi Sosiologi Kelas XII Bab 2.1 Globalisasi dan Perubahan Komunitas Lokal (Kurikulum 2013)
4. Materi Sosiologi Kelas XII Bab 2.2 Globalisasi dan Perubahan Komunitas Lokal (Kurikulum 2013)
5. Materi Sosiologi Kelas XII Bab 2.3 Globalisasi dan Perubahan Komunitas Lokal (Kurikulum 2013)
6. Materi Sosiologi Kelas XII Bab 2.1 Globalisasi dan Perubahan Komunitas Lokal (Kurikulum Revisi 2016)
7. Materi Sosiologi Kelas XII Bab 2.2 Globalisasi dan Perubahan Komunitas Lokal (Kurikulum Revisi 2016)
8. Materi Sosiologi Kelas XII Bab 2.3 Globalisasi dan Perubahan Komunitas Lokal (Kurikulum Revisi 2016)
9. Materi Sosiologi Kelas XII Bab 2.4 Globalisasi dan Perubahan Komunitas Lokal (Kurikulum Revisi 2016)
10. Materi Ujian Nasional Kompetensi Globalisasi dan Dampaknya       
11. Materi Ringkas Globalisasi dan Dampaknya

Aletheia Rabbani
Aletheia Rabbani Untuk ilalang yang senang merentang garis-garis fantastik di langit

Post a Comment for "Pengertian Keyword, Fungsi, dan Jenisnya"