Skip to content Skip to sidebar Skip to footer

Privacy Policy: Pengertian, Fungsi, dan Cara Membuatnya

Pengertian Privacy Policy
Privacy Policy
Pengertian Privacy Policy
Privacy policy adalah halaman pernyataan yang menginformasikan bagaimana sebuah website mengelola informasi para pengunjung. Tepatnya, informasi apa yang diambil dan untuk apa informasi itu digunakan. Informasi yang biasa di ambil website biasanya berupa cookies yang saat ini digunakan sebagai salah satu data distribusi iklan.

Halaman kebijakan privasi dapat membantu transparansi antara website Anda dengan pengunjung. Keterbukaan ini juga menjadi salah satu poin yang dapat meningkatkan kepercayaan pengunjung, sekaligus menunjukkan kredibilitas website Anda.

Dengan adanya halaman kebijakan privasi di website Anda, sama dengan menghadirkan rasa aman untuk pengunjung. Karena siapa pun yang mengunjungi website Anda dapat mengetahui apa saja data pribadi mereka yang disimpan dan untuk apa data tersebut digunakan.

Fungsi Privacy Policy
Berikut beberapa fungsi privacy policy untuk website yang Anda miliki di antaranya,
1. Website lebih terpercaya
Sebagian besar website dengan jangkauan pengguna yang luas, dapat dipastikan memiliki halaman privacy policy. Halaman ini sebagai bukti bahwa pemilik website atau blog paham dan terbuka dengan penggunaan data pengunjungnya. Karena pengunjung dapat mengetahui detail data apa saja yang akan diminta dan disimpan oleh website.

Hal ini penting karena akan meningkatkan rasa percaya pengguna website Anda. Efeknya, pengguna merasa aman dan nyaman untuk mengakses website Anda lebih lama. Bukan tidak mungkin, mereka juga merekomendasikan orang lain untuk membuka website Anda.

2. Mematuhi hukum
Kebijakan privasi itu salah satu bentuk mematuhi hukum di internet. Hukum ini secara khusus bertujuan untuk menjamin tidak adanya hal-hal yang tidak diinginkan. Seperti penyalahgunaan data pengunjung, jual-beli data pengguna, dan lain sebagainya.

Salah satu hukum yang dimaksud adalah General Data Protection Regulation (GDPR). Peraturan yang telah diberlakukan sejak 25 Mei 2018 ini digunakan oleh seluruh orang di dunia yang mengolah, menyimpan, atau memproses data pribadi dari penduduk di seluruh Uni Eropa (EU). Hal ini ditujukan agar semua website tidak dapat menyalahgunakan data pribadi tanpa seizin pengunjung.

Jika terdapat website yang melanggar peraturan tersebut akan berakibat tindakan hukum berupa pengenaan denda. Denda yang dikenakan bisa berkisar antara Rp 174-348 miliar, tergantung dari jenis pelanggarannya.

3. Salah satu syarat layanan pihak ketiga
Halaman privacy policy juga merupakan syarat wajib jika Anda ingin menggunakan layanan pihak ketiga. Contohnya seperti Google AdSense, Google AdWords dan Google Analytics.

Karena pastinya, pihak ketiga tidak ingin berurusan dengan hukum akibat tindak penyalahgunaan data pengunjung. Bagaimanapun juga, layanan pihak ketiga yang disebutkan di atas menggunakan informasi personal pengunjung website Anda untuk mendapatkan data yang berguna.

Dengan privacy policy transparansi dapat tercapai. Semua pihak yaitu website Anda, pengunjung website, dan layanan pihak ketiga sama-sama mengetahui dengan jelas mengenai aktivitas website Anda, yang tentunya tidak merugikan siapa pun. Kredibilitas website Anda pun akan meningkat, karena Privacy Policy menunjukkan bahwa website Anda mengutamakan keamanan dan kenyamanan pengguna.

Cara Membuat Privacy Policy
Anda dapat membuat privacy policy dengan dua cara, yaitu dengan menggunakan generator atau membuat halaman privacy policy di blog secara manual.
1. Membuat Privacy Policy dengan Generator
Ada banyak website privacy policy generator for adsense yang bisa Anda gunakan untuk membuat konten privacy policy yang menarik di mata pengunjung. Sebagian website privacy policy generator bahkan bisa digunakan secara gratis tanpa perlu mendaftar biaya berlanggan.

Anda cukup mengisi form nama website, URL website, dan nama pemilik website untuk lebih menunjukkan bahwa konten privacy policy. Berikut beberapa daftar website Privacy Policy Generator di antaranya,
a. privacypolicyonline.com
b. termsfeed.com/privacy-policy-generator
c. privacypolicies.com
d. shopify.co.id/tools/policy-generator

2. Membuat Privacy Policy Sendiri
Karena privacy policy yang Anda buat melalui generator belum memiliki fitur bahasa Indonesia. Jadi jika Anda ingin menggunakan privacy policy dalam bahasa Indonesia, Anda dapat membuatnya sendiri dengan menyesuaikan dengan kebutuhan website Anda.

Dari berbagai sumber

Baca Juga: 

1. Terms and Conditions: Pengertian, Fungsi, dan Cara Menampilkannya

2. Disclaimer: Pengertian, Fungsi, Cara Membuat, dan Perbedaannya dengan Terms and Conditions

3. Term of Service (ToS): Pengertian, Penggunaan, dan Fungsinya

Download

Ket. klik warna biru untuk link

Lihat Juga  

Materi Sosiologi SMA
1. Materi Sosiologi Kelas X. Bab 2. Nilai dan Norma Sosial (KTSP)
2. Materi Sosiologi Kelas X. Bab 4. Proses Sosialisasi dan Pembentukan Kepribadian (KTSP)
3. Materi Sosiologi Kelas X. Bab 5. Perilaku Menyimpang (KTSP)
4. Materi Sosiologi Kelas X. Bab 6. Pengendalian Sosial (KTSP)
5. Materi Sosiologi Kelas X. Bab 3. Ragam Gejala Sosial dalam Masyarakat (Kurikulum 2013)
6. Materi Sosiologi Kelas X Bab 3.1 Ragam Gejala Sosial dalam Masyarakat (Kurikulum Revisi 2016)
7. Materi Sosiologi Kelas X Bab 3.2 Ragam Gejala Sosial dalam Masyarakat (Kurikulum Revisi 2016)
8. Materi Sosiologi Kelas X Bab 3.3 Ragam Gejala Sosial dalam Masyarakat (Kurikulum Revisi 2016) 
9. Materi Ujian Nasional Kompetensi Nilai dan Norma Sosial
10. Materi Ujian Nasional Kompetensi Sosialisasi
11. Materi Ujian Nasional Kompetensi Penyimpangan dan Pengendalian Sosial  
12. Materi Ringkas Nilai dan Norma Sosial
13. Materi Ringkas Sosialisasi
14. Materi Ringkas Penyimpangan dan Pengendalian Sosial

Dani Ramdani
Dani Ramdani | Pemilik Situs Sosiologi79.com dan Sosial79.com | Alumni Sosiologi Universitas Lampung | Staf Pengajar Sosiologi di SMAN 1 Cibeber Kab. Lebak Banten

Post a Comment for "Privacy Policy: Pengertian, Fungsi, dan Cara Membuatnya"