Skip to content Skip to sidebar Skip to footer

Pengertian Dunia Maya (Cyberspace), Sejarah, Klasifikasi, Peran, Manfaat, Kejahatan, dan Penggunaannya

Pengertian Dunia Maya (Cyberspace), Sejarah, Klasifikasi, Peran, Manfaat, Kejahatan, dan Penggunaannya


A. Pengertian Dunia Maya (Cyberspace)

Dunia maya (ruang siber/mayantara) dalam bahasa Inggris cyberspace adalah media elektronik dalam jaringan komputer yang banyak dipakai untuk keperluan komunikasi satu arah maupun timbal-balik secara online (terhubung langsung). Cyberspace juga dapat diartikan sebagai suatu Imaginary Location (tempat aktivitas elektronik dilakukan) dan juga menjadi sebuah massy virtual yang terbentuk melalui komunikasi yang terjalin dalam sebuah jaringan komputar (interconnected computer networks).

Dunia maya merupakan integrasi dari berbagai peralatan teknologi komunikasi dan jaringan komputer yang dapat menghubungkan peralatan komunikasi yang tersebar di seluruh penjuru dunia secara interaktif. Dunia maya menjadi salah satu media virtual yang sengaja dibuat untuk mempermudah pekerjaan manusia atau interaksi antara satu orang dengan orang lainnya yang berada di tempat yang berbeda. Dengan tingkat kebutuhan yang beragam sehingga internet lebih cenderung disebut dengan dunia maya atau cyber world.

B. Sejarah Dunia Maya (Cyberspace)
Istilah “dunia maya” pertama kali muncul dalam seni visual di akhir 1960-an, ketika seniman Denmark Susanne Ussing (1940-1998) dan pasangannya arsitek Carsten Hoff (b. 1934) menyebut diri mereka sebagai Atelier Cyberspace. Di bawah nama itu mereka membuat serangkaian instalasi dan gambar berjudul “ruang sensorik” yang didasarkan pada prinsip sistem terbuka yang beradaptasi dengan berbagai pengaruh, seperti gerakan manusia dan perilaku baru material.

Sementara kata "cyberspace" (dari cybernetics dan space) dipopulerkan oleh penulis novel fiksi ilmiah, William Gibson dalam buku ceritanya, "Burning Chrome", 1982 dan menjadi populer pada novel berikutnya, Neuromancer, 1984 yang menyebutkan bahwa:
Cyberspace. A consensual hallucination experienced daily by billions of legitimate operators, in every nation, by children being taught mathematical concepts... A graphic representation of data abstracted from the banks of every computer in the human system. Unthinkable complexity. Lines of light ranged in the nonspace of the mind, clusters and constellations of data. Like city lights, receding”.

C. Klasifikasi Dunia Maya (Cyberspace)
Berdasarkan fungsinya, Cyberspace dapat diklasifikasikan menjadi 2 di antaranya,
1. Cognitive Information Cyberspace (CIC), yang di dalamnya terdapat Information Cyberspace (IC). IC berguna untuk menyampaikan dan menyediakan segala bentuk informasi di dunia maya.
2. Cognitive Communication Cyberspace (CCC) , yang di dalamnya terdapat Communication Cyberscape (CC). CC berguna sebagai media komunikasi di dalam dunia maya.

D. Peranan Dunia Maya (Cyberspace)
1. Cyberspace sebagai Ruang Budaya
Dunia maya (cyberspace) memiliki karakteristik tersendiri, yang menampilkan cara interaksi di dalam masyarakat modern. Cara hidup yang berbeda, namun tetap pada tataran interaksi antara manusia dan manusia. Menurut Henry Jenkins (2006) dalam Pramod menegaskan bahwa cyberculture adalah penyatuan kultur dimana Personal Computer, telepon, internet, dan multimedia menyediakan integrasi komunikasi. Penyatuan tidak sebatas penyatuan platform (desain dasar) perangkat teknologi, namun juga variasi fungsi di mana hiburan dan informasi menyatu menjadi “infotainment” dan hiburan serta pendidikan menyatu menjadi “edutainment”.

Perubahan terjadi karena ada penyesuaian pada pemanfaatan teknologi memang harus dikembangkan dalam konteks sosial, budaya, dan humanisme pada umumnya. Karena dasar dari perkembangan budaya itu sendiri adalah nilai-nilai yang berkembang di masyarakat secara tradisional maupun bersumber dari ajaran agama. Teknologi yang tidak dikembangkan dalam konteks nilai-nilai dalam masyarakat cenderung menimbulkan gejolak budaya bahkan agama yang akan mengacaukan keseimbangan dalam masyarakat.

2. Cyberspace sebagai Model Komunikasi Baru
Konvergensi teknologi media massa adalah hasil dari proses adaptasi panjang dari sumber yang evolusioner dari setiap momen bersejarah. Dengan demikian media baru menjadi perpanjangan dari media tradisional dalam cyberspace (dunia maya) yang memungkin untuk mengakses informasi publik di berbagai perangkat digital. Teknologi baru juga membantu untuk menghubungkan orang-orang yang berbeda di luar ruang virtual.

E. Manfaat Dunia Maya (Cyberspace)
1. Menghubungkan orang dengan komputer. Contohnya remote connections untuk pengecekan terhadap sekian banyak server yang tersebar di beberapa tempat (kota dan negara).
2. Menghubungkan komputer dengan komputer. Contohnya remote connections terhadap setiap PC yang terhubung dengan jaringan LAN di network tertentu.
3. Menghubungkan orang dengan bank; Internet Banking
4. Menghubungkan orang dengan orang. Contohnya surat menyurat, atau yang disebut e-mail. Fax through internet (internet Fax)
5. Menghubungkan orang dengan profesional bidang tertentu. Contohnya dunia medis. (Dokter zaman sekarang bisa melakukan operasi ordiagnosis dari jarak ribuan miles dengan menggunakan media internet, tidak lagi harus di depan sang pasien).

F. Kejahatan Dunia Maya (Cyberspace)
Segala macam tindak kejahatan di dunia maya (cyberspace) atau kejahatan dengan menggunakan komputer dan jaringan komputer, untuk kemudian disebut dengan cybercrime. Secara umum, ada dua bentuk serangan terhadap data yang disimpan di jaringan komputer, yaitu hacking dan cracking.

Hacking adalah usaha memasuki secara ilegal sebuah jaringan dengan maksud bisa hanya sekedar mengamati, menyadap, mencuri data, dan sebagainya. Adapun Cracking, adalah usaha memasuki secara ilegal sebuah jaringan dengan maksud menghancurkan atau merusak data yang disimpan di komputer yang ada di jaringan tersebut. Berikut beberapa bentuk kejahatan dalam dunia maya (cyberspace) di antaranya,
1. Unauthorized acces, merupakan kejahatan yang terjadi ketika seseorang memasuki dan menyusup ke dalam suatu sistem jaringan komputer secara tidak sah , tanpa izin atau tanpa sepengetahuan dari pemilik sistem jaringan komputer yang dimasukinya.
2. Illegal contents, merupakan kejahatan yang dilakukan dengan cara memasukkan data atau informasi ke internet tentang suatu hal yang tidak benar, tidak etis , dan dapat dianggap sebagai melanggar hukum atau mengganggu ketertiban pada masyarakat umum.
3. Penyebaran virus secara sengaja, penyebaran virus pada umumnya dilakukan dengan menggunakan sebuah email.
4. Data forgery, kejahatan jenis ini dilakukan dengan tujuan memalsukan data pada dokumen-dokumen penting yang ada di internet.
5. Cyber espionage, sabotage dan Exortion Cyber espionage merupakan sebuah kejahatan dengan cara memanfaatkan jaringan internet untuk melakukan kegiatan mata-mata terhadap pihak lain , dengan memasuki sistem jaringan komputer pihak sasaran. Sabotage and Exortion merupakan jenis kejahatan yang dilakukan dengan membuat gangguan perusakan atau penghancuran terhadap suatu data program komputer atau sistem jaringan komputer yang terhubung dengan internet.
6. Cyberstalking, kejahatan jenis ini dilakukan untuk mengganggu atau melecehkan seseorang dengan memanfaatkan komputer, seperti misalnya menggunakan email dan dilakukan secara berulang-ulang.
7. Carding, merupakan kejahatan yang dilakukan untuk mencuri nomor kartu kredit milik orang lain dan digunakan untuk transaksi
8. Hijacking, merupakan salah satu bentuk kejahatan yang melakukan pembajakan hasil karya orang lain
9. Cyber Terorism, tindakan cybercrime termasuk cyber terorism jika mengancam pemerintah atau warganegara , termasuk cracking ke situs pemerintah atau militer.

G. Penggunaan Dunia Maya (Cyberspace)
Penggunaan cyberspace yang populer di antaranya,
1. Anime Digimon diatur dalam varian konsep dunia maya yang disebut “ Digital World”. Dunia digital adalah alam semesta parallel yang terdiri dari data Internet.
2. Anime Ghost in the Shell diatur dimasa depan di mana cyberization kemanusiaan adalah hal yang lumrah dan dunia terhubung oleh jaringan elektronik yang luas
3. Dalam film Tron, programmer secara fisik ditransfer ke dunia Program. Di mana program diprogramkan secara bebas, menyerupai bentuk penciptanya
4. Dalam film Virtuosity, di mana seorang penjahat super dari dunia maya berhasil lolos ke dunia nyata.
5. Dalam novel Simulacron-3, penulis Daniel F. Galouye mengeksplorasi berbagai tingkat “realitas” yang diwakili oleh beberapa tingkat simulasi komputer yang terlibat.
6. Pada tahun 1984 novel Neuromancer, penulis William Gibson memperkenalkan gagasan dari ruang data virtual reality yang disebut “Matrix”.
 

Dari berbagai sumber

Download

Ket. klik warna biru untuk link

Lihat Juga  

Materi Sosiologi SMA
1. Materi Sosiologi Kelas XII. Bab 2. Modernisasi dan Globalisasi (KTSP)
2. Materi Sosiologi Kelas XII Bab 2. Globalisasi dan Perubahan Komunitas Lokal (Kurikulum 2013)
3. Materi Sosiologi Kelas XII Bab 2.1 Globalisasi dan Perubahan Komunitas Lokal (Kurikulum 2013)
4. Materi Sosiologi Kelas XII Bab 2.2 Globalisasi dan Perubahan Komunitas Lokal (Kurikulum 2013)
5. Materi Sosiologi Kelas XII Bab 2.3 Globalisasi dan Perubahan Komunitas Lokal (Kurikulum 2013)
6. Materi Sosiologi Kelas XII Bab 2.1 Globalisasi dan Perubahan Komunitas Lokal (Kurikulum Revisi 2016)
7. Materi Sosiologi Kelas XII Bab 2.2 Globalisasi dan Perubahan Komunitas Lokal (Kurikulum Revisi 2016)
8. Materi Sosiologi Kelas XII Bab 2.3 Globalisasi dan Perubahan Komunitas Lokal (Kurikulum Revisi 2016)
9. Materi Sosiologi Kelas XII Bab 2.4 Globalisasi dan Perubahan Komunitas Lokal (Kurikulum Revisi 2016)
10. Materi Ujian Nasional Kompetensi Globalisasi dan Dampaknya       
11. Materi Ringkas Globalisasi dan Dampaknya

Aletheia Rabbani
Aletheia Rabbani Untuk ilalang yang senang merentang garis-garis fantastik di langit

Post a Comment for "Pengertian Dunia Maya (Cyberspace), Sejarah, Klasifikasi, Peran, Manfaat, Kejahatan, dan Penggunaannya"