Skip to content Skip to sidebar Skip to footer

Infrastructure As A Service (Iaas): Pengertian, Karakteristik, Cara Kerja, Kelebihan, Kekurangan, dan Contohnya

Pengertian Infrastructure As A Service atau Iaas
Infrastructure As A Service (Iaas)
Pengertian Infrastructure As A Service (Iaas)
Infrastructure as a Service (Iaas)adalah sebuah layanan infrastruktur komputasi awan atau cloud computing yang mana di dalamnya menyediakan sumber daya komputasi dalam bentuk virtual melalui jaringan internet. Setiap penyedia layanan IaaS akan menyediakan resource cloud, seperti storage, jaringan, dan juga ruang data.

Pelanggan nantinya bisa mengakses serta menyimpan data di dalam server melalui dashboard atau application programming interface (API). Dengan menggunakan IAAS, Anda juga bisa menginstall sistem informasi yang bisa dipasang di komputer virtual Anda. Anda bisa instal OS baik itu windows, linux, unix, ubuntu dan seterusnya.

Saat ini, beberapa layanan IaaS yang banyak digunakan adalah Amazon Web Services (AWS), DigitalOcean, Microsoft Azure, Google Compute Engine (GCE), dan Linode.

Karakteristik Infrastructure As A Service (Iaas)
Terdapat beberapa karakteristik yang membuat Iaas bisa lebih mudah dibedakan dengan layanan cloud lain di antaranya,
1. Bisa diakses dengan pengguna yang banyak
2. Lebih hemat biaya
3. Biaya yang lebih bervariasi, tergantung kebutuhan perusahaan
4. Layanan yang ada di dalamnya sangat scalable
5. Bisa diakses oleh lebih banyak pengguna dalam satu hardware
6. Perusahaan bisa tetap memiliki kendali secara penuh terhadap infrastrukturnya.
7. Lebih fleksibel

Cara Kerja Infrastructure As A Service (Iaas)
Cara kerja Iaas sebenarnya sama seperti saat menjalankan komputer biasa, hanya saja Anda tidak bisa melihat komputernya secara fisik. Meskipun seperti itu, Anda bisa mengendalikan komputer tersebut. Spesifikasi Komputer tersebut ditetapkan berdasarkan harga sewa, jadi jika Anda ingin menggunakan komputer dalam dunia Iaas, Anda harus menyewanya terlebih dahulu.

Setelah itu, Anda harus mengintall sistem operasi yang Anda inginkan. Penyedia layanan sudah menyediakan dan Anda tinggal memilihnya saja. hanya saja tidak semua penyedia jasa Iaas menyediakan OS secara lengkap. Terkadang hanya beberapa saja.

Kelebihan Infrastructure As A Service (Iaas)
Dibandingkan dengan menggunakan layanan komputasi awan lain, menggunakan Iaas memiliki beberapa kelebihan tersendiri di antaranya,
1. Cocok untuk ecommerce
Jika mempunyai toko online, penting untuk Anda menjamin bahwa layanan toko online bisa berjalan secara real time dan tidak ada gangguan dalam proses loading. Iass bisa menjamin itu semua. Iaas sangat cocok untuk membangun toko online dengan pengunjung besar dan stabil.

2. Hemat biaya
Dengan layanan ini Anda bisa dengan mudah menghapus biaya infrastruktur yang besar dan biaya investasi peralatan yang semakin mahal. Rata-rata Anda bisa menghemat hingga 30 persen lebih murah bila dibanding dengan menggunakan layanan hosting biasa.

3. Cocok untuk analisis data
Penyedia layanan ini bisa membantu Anda untuk menganalisa data, serta membantu dalam perencanaan infrastruktur yang dibutuhkan. Baik pula untuk menetapkan kebijakan ke depanya.

4. Fleksibel untuk kebutuhan enterprise
Dengan layanan ini Anda bisa membangun kerja sama dan mendapatkan keuntungan untuk menjalankan beberapa bisnis aplikasi dan mendapat keuntungan di berbagai keperluan enterprise Anda. Seperti online hosting, dan aplikasi lainnya.

Kekurangan Infrastructure As A Service (Iaas)
1. Membutuhkan pelatihan internal
Model cloud computing IaaS memungkinkan perusahaan mengelola sistem operasi, keamanan, aplikasi, dan database sendiri. Oleh karena itu, dibutuhkan pelatihan internal untuk memastikan perusahaan dapat mengelola infrastruktur secara efektif.

2. Keamanan
Meskipun infrastruktur dikelola penuh oleh perusahaan, IaaS tetap saja rentan terhadap masalah keamanan. Ancaman keamanan dapat bersumber dari host atau virtual machine lainnya.

3. Sistem lama yang beroperasi di cloud
Dikutip dari BMC, Anda tetap bisa mengoperasikan sistem lama di cloud. Namun, infrastruktur bisa saja tidak mendukung kontrol khusus untuk mengamankan aplikasi lama. Jadi, Anda perlu meng-upgrade aplikasi tersebut sebelum memasukkannya dalam cloud.

Contoh Penyedia Layanan iaas
Berikut beberapa perusahaan yang menyediakan Infrastructure As A Service (Iaas):
1. Telkom- Telkom Cloud
Telkom merupakan perusahaan yang berada di Indonesia dan sudah memiliki dan menyediakan layanan cloud computing Infrastructure as a service. Anda bisa menggunakan layanan dari telkom jika Anda ingin memiliki komputasi awan.

Produk dari dalam negeri ini sudah banyak digunakan oleh sebagian perusahaan besar di Indonesia maupun di mancanegara, mereka memilih produk ini untuk melayani komputer pusat dalam mengolah data dari berbagai banyak data  lainnya. Bukan tidak hanya perusahaan saja yang menggunakan layanan komputasi awan ini, melainkan sudah banyak pengguna individu pula.

2. Amazon, Inc – Amazon EC2
Perusahaan terbesar yang terkenal ini juga mempunyai layanan komputasi awan dan menyediakan berbagai macam kebutuhan komputasi untuk melayani pengguna sesuai dengan kebutuhannya. Anak cabang dari perusahaan Amazon yang menangani layanan komputasi awan Infrastructure as a service adalah Amazon EC2.

Selain dua penyedia layanan Iaas di atas, masih ada banyak lagi perusahaan yang juga menyediakan layanan Iaas. 

Dari berbagai sumber

Download

Dani Ramdani
Dani Ramdani | Pemilik Situs Sosiologi79.com dan Sosial79.com | Alumni Sosiologi Universitas Lampung | Staf Pengajar Sosiologi di SMAN 1 Cibeber Kab. Lebak Banten

Post a Comment for "Infrastructure As A Service (Iaas): Pengertian, Karakteristik, Cara Kerja, Kelebihan, Kekurangan, dan Contohnya"