Skip to content Skip to sidebar Skip to footer

Freeware: Pengertian, Sejarah, Fungsi, Contoh, Kelebihan, dan Kekurangannya

Pengertian Freeware atau Perangkat Lunak Gratis
Freeware (Perangkat Lunak Gratis)
Pengertian Freeware
Freeware (perangkat lunak gratis) adalah perangkat lunak, biasanya milik perorangan dan dilindungi hak cipta, yang didistribusikan ke pengguna akhir secara cuma-cuma dan tidak memungut bayaran apa pun. Berbeda dengan open source, freeware tetap memiliki kebijakan-kebijakan hak cipta.

Kebijakan tersebut bertujuan supaya semua pengguna tidak dapat membuat modifikasi maupun mengubahnya menjadi bentuk apa pun.

Sejarah Freeware
Istilah freeware pada awalnya diciptakan pada tahun 1982 oleh Andrew Fleugelman, seorang pembuat aplikasi komunikasi PC-Talk. Saat itu Fleugelman mendistribusikan program yang ia buat melalui proses yang sekarang disebut shareware.

Freeware merupakan jenis perangkat lunak yang dapat berubah, dan dapat menjadi shareware. Pada tahun 1980-an dan 1990-an, istilah freeware banyak diterapkan pada perangkat lunak yang dirilis tanpa kode sumber.

Fungsi Freeware
Mahalnya harga software yang dijual menjadikan keberadaan software bajakan dan crack menjadi hal yang biasa ditemui di internet. Hal ini tentunya tidaklah dibenarkan meskipun memang banyak kalangan menengah mengeluhkan mahalnya tarif yang ditetapkan para developer software.

Hal tersebut merupakan fungsi aplikasi freeware, karena kehadirannya bisa mengurangi ketergantungan pada aplikasi bajakan serta dapat diperoleh secara gratis. Kalau memang ada freeware yang tidak berbayar, mengapa juga harus memilih software berbayar dengan fitur dan kualitas yang tidak jauh berbeda.

Kemudahan dalam penggunaan juga dapat menjadi kelebihan lain dari freeware. Selain tidak memerlukan biaya kita juga bisa mendapatkan versi asli dari freeware langsung dari website pembuatnya. Kita juga tidak perlu dipusingkan mencari crack atau serial number yang biasanya seringkali dilakukan untuk menyelesaikan instalasi software bajakan.

Bersifat gratis juga bukan berarti menurunkan standard atau kualitas pada aplikasi-aplikasi berjenis freeware. Karena beberapa dari mereka juga ada yang justru menjadi pilihan utama, contohnya adalah software bernama Opera yang sudah menjadi salah satu dari 3 besar peramban internet paling dinikmati.

Salah satu saingan Opera yakni Google Chrome juga termasuk freeware, yang satu ini pasti hampir semua orang sudah mengenal dan pernah menggunakannya. Terdapat juga jenis freeware yang memiliki fungsi untuk mengiklankan produk atau informasi lain, biasa disebut dengan adware (software gratis dengan iklan).

Contoh Software Freeware
Software yang tergolong gratis atau freeware sebenarnya sangat banyak. Berikut beberapa contoh freeware yang mungkin paling sering digunakan dalam kehidupan sehari-hari di antaranya,
1. Google Chrome
Software yang dikeluarkan oleh salah satu perusahaan raksasa bernama Google ini sekarang sudah menjadi salah satu peramban internet yang paling diminati. Fungsinya adalah untuk mengakses internet dengan search engine bawaan yakni Google Search yang memang saat ini juga menjadi mesin pencari terbaik.

Pada mobile phone aplikasi ini malah biasanya sudah disetting ada dan digunakan untuk mengakses internet dengan lebih stabil jika dibandingkan dengan Browser bawaan.

2. Avira Free Antivirus
Software freeware berikut juga menjadi salah satu yang terbaik dikelasnya. Sesuai namanya, Avira Free Antivirus adalah software penangkal virus untuk komputer Anda. Meskipun tergolong software lama dan bersifat gratis namun keandalan software yang satu ini tidak perlu diragukan.

3. Whatsapp
Whatsaap terdapat pada versi mobile phone dan PC, dan dua-duanya tergolong freeware atau software yang gratis. Meskipun ada Whatsapp untuk kelas business yang berbayar namun pengguna lebih menggemari versi yang biasa karena fungsi utamanya sebagai media komunikasi sudah sangat terpenuhi.

Untuk versi mobile Anda sudah bisa mendapatkan Whatsapp di Play Store atau Google Play, sedangkan untuk versi PC juga bisa didapatkan gratis di website resmi Whatsapp. Dua-duanya memiliki fungsi dan tampilan yang nyaris sama.

4. Youtube Downloader
Salah satu perusahaan besar bernama Youtube juga menyediakan software freeware sebagai penunjang bagi pengguna yang ingin mendownload berbagai macam video yang disediakan oleh Youtube itu sendiri.

Karena dibuat oleh Youtube software yang satu ini memang lebih diutamakan untuk mengunduh dari situs Youtube saja, namun hal ini tidaklah menjadi masalah karena memang situs Youtube menjadi yang terdepan dalam hal penyedia video di internet.

5. Opera
Sotfware freeware yang satu ini sudah sempat dibahas sebelumnya dan memang masih menjadi alternatif bagi pengguna yang ingin mengakses internet. Sebagai peramban internet yang berstatus gratis Opera juga memiliki berbagai macam keunggulan, bisa dari segi kecepatan maupun keamanannya.

6. Foxit Reader
Penggunaan file berekstensi .pdf tentunya tidak akan lepas dengan software pdf viewer untuk melihat isinya. Foxit Reader hadir dengan menawarkan fungsi agar pengguna bisa membaca dokumen dengan ekstensi .pdf, .ppdf, fdf, xfdf, dan xdp.

Penggunaannya gratis karena tergolong software freeware dan cukup cepat membuat Foxit Reader saat ini mampu bersaing dengan aplikasi seperti Adobe Reader.

7. GOM Player
Bagi penikmat audio video atau mungkin yang menggeluti dunia multimedia pasti tidak asing dengan freeware yang satu ini, yakni GOM Player. Freeware GOM Player ini memiliki fungsi utama sebagai perangkat yang dapat melihat atau mendengarkan berkas audio maupun video dan bahkan bisa diberikan efek khusus.

Sebagai media player gratis, software ini ternyata bisa memainkan file berformat AVI, MPEG, DivX, DAT, VOB, MP4, 3GP, RMVB, FLV, dan MOV.

Kelebihan dan Kekurangan Freeware
Secara umum kelebihan dari freeware adalah program disediakan untuk pengguna umum secara gratis, tetapi ada kekurangan bahwa pengguna tidak memiliki hak akses kode sumber apa pun pada software yang digunakan.

Untuk lebih jelas mengenai kelebihan dan kekurangan software freeware di antaranya,
Kelebihan Freeware
1. Freeware dikembangkan untuk membantu kegiatan promosi suatu merek tertentu.
2. Pengembang berusaha membuat software freeware untuk mempromosikan program organisasi non-komersial maupun lembaga pendidikan.
3. Freeware dapat membantu lalu lintas pengguna untuk sebuah situs web.
4. Adanya program freeware memungkinkan banyak perusahaan memperoleh pendapatan dengan iklan atau pembelian dalam aplikasi.
5. Menghasilkan pendapatan dengan adanya unduhan program.
6. Pengguna gratis menggunakan perangkat lunak ini, yang tentunya sangat menguntungkan bagi orang yang tidak memiliki biaya untuk membeli aplikasi.
7. Tidak ada batasan waktu untuk penggunaan.

Kelemahan Freeware
1. Perusahaan harus mengeluarkan uang sebagai biaya pemeliharaan perangkat lunak kepada pengembangnya.
2. Apabila ada error atau bug pada program, perusahaan harus memperbaikinya secepat mungkin tanpa biaya yang dibebankan kepada pengguna.
3. Pengguna tidak memiliki hak apa pun atas kode sumber. Oleh karena itu, pengguna tidak dapat memodifikasi program sesuai keinginan sendiri.
4. Pengguna tidak diperbolehkan untuk mendistribusikan kode lebih lanjut.
5. Pengguna berhak mengikuti kebijakan atau aturan hak cipta tertentu. Dengan kata lain, pengguna tidak dapat menggunakan perangkat lunak tanpa mengikuti aturan yang tertera pada program freeware.

Dari berbagai sumber

Download

Dani Ramdani
Dani Ramdani | Pemilik Situs Sosiologi79.com dan Sosial79.com | Alumni Sosiologi Universitas Lampung | Staf Pengajar Sosiologi di SMAN 1 Cibeber Kab. Lebak Banten

Post a Comment for "Freeware: Pengertian, Sejarah, Fungsi, Contoh, Kelebihan, dan Kekurangannya"