Skip to content Skip to sidebar Skip to footer

NAT: Pengertian, Fungsi, Cara Kerja, Jenis, Kelebihan, dan Kekurangannya

Pengertian NAT atau Network Address Translation
NAT (Network Address Translation)
Pengertian NAT
NAT (Network Address Translation) adalah suatu metode untuk menghubungkan lebih dari satu komputer ke jaringan internet dengan menggunakan satu alamat IP. NAT memungkinkan perangkat Anda mengakses internet melalui satu alamat publik melalui penerjemahan alamat IP pribadi ke IP publik.

Penggunaan metode ini disebabkan ketersediaan alamat IP yang terbatas, kebutuhan akan keamanan (security), dan kemudahan serta fleksibilitas dalam administrasi jaringan.

Fungsi NAT
Terdapat beberapa fungsi NAT di antaranya,
1. Melakukan penghematan terhadap IP legal yang disediakan oleh Internet Service Provider (ISP).
2. Meminimalisir adanya duplikasi alamat IP dalam jaringan.
3. Ketika terjadi perubahan jaringan, menghindari proses pengalamatan kembali.
4. Menambah fleksibilitas untuk terhubung dengan jaringan internet.
5. Melakukan peningkatan terhadap keamanan sebuah jaringan.
6. Dibandingkan dengan aplikasi alternatif seperti proxy, penggunaan NAT memberikan fleksibilitas dan performa yang lebih baik.

Cara Kerja NAT
Network address translation memungkinkan satu perangkat, seperti firewall atau router untuk bertindak sebagai jembatan antara jaringan publik dan jaringan pribadi. Saat permintaan tiba di alamat IP publik dan port, NAT mengirimkan permintaan tersebut ke tujuan tanpa mengungkapkan alamat pribadi.
1. Pertama, NAT akan menerima permintaan dari client yang ditujukan ke suatu website, server remote, atau jaringan lainnya di internet.
2. Selanjutnya, NAT akan mencatat alamat IP klien tersebut dan menyimpannya ke dalam address translation table.
3. Lalu, NAT akan mengubah dan alamat IP pribadi yang ada pada paket ke nomor IP publik.
4. Terakhir, NAT akan mengirimkan paket tersebut ke tujuan awal dengan alamat IP publik yang telah berubah.

Jenis NAT
Saat ini ada beberapa jenis NAT yang berbeda. Orang-orang menggunakan tiap jenis untuk alasan yang berbeda, tetapi semuanya masih berfungsi sebagai NAT.
1. PAT
PAT atau port address translation adalah salah satu jenis network address translation yang dinamis. Namun, PAT juga menghubungkan beberapa alamat IP lokal ke alamat IP tunggal. Jenis NAT yang ini umumnya digunakan untuk organisasi dan perusahaan yang ingin semua aktivitas online karyawan di jaringannya dilakukan melalui alamat IP tunggal.

2. Static NAT
Statis NAT adalah jenis network address translation yang menerjemahkan semua alamat IP pribadi menjadi alamat publik meskipun alamat tersebut belum terdaftarkan. Jenis NAT yang stasis ini umumnya digunakan untuk melakukan remote access ke komputer lokal. Nantinya Anda bisa mengakses semua komputer yang ada pada jaringan tersebut.

Akses ini pun bisa dilakukan melalui jaringan publik. Jadi siapapun bisa dengan bebas mengakses semua perangkat pada jaringan tersebut tanpa settingan tambahan. Jenis static NAT adalah jenis yang paling mudah untuk digunakan. Namun, jenis ini memang mempunyai beberapa kekurangan pada keamanan dan terbatasnya alamat IP yang tersedia.

3. Dynamic NAT
Salah satu jenis address translation yang lebih aman adalah dynamic NAT. Pada sistem ini, setiap alamat IP akan melalui proses dinamis sebelum diterjemahkan ke alamat IP publik. Alih-alih memilih alamat IP yang sama setiap saat, jenis ini menggunakan sekumpulan alamat IP publik yang telah terpilih. Tentunya ini membuat jaringan Anda aman dan terlindungi dari penyusup.

Jenis address translation dynamic akan memungkinkan router dan perangkat Anda untuk mendapatkan alamat berbeda setiap kali Anda mencoba untuk mengakses internet. NAT dinamis bersifat first-come-first-serve. Ini berarti komputer yang terlebih dahulu terhubung ke internet akan mendapatkan pilihan alamat IP yang tersedia.

Jika persediaan alamat IP sudah habis, maka perangkat yang terhubung ke internet tidak akan mendapatkan alamat publik dan tidak bisa terhubung ke internet.

Kelebihan menggunakan NAT
1. Dapat menghemat IP yang ditetapkan dan diberikan oleh ISP
2. Bisa mengurangi terjadinya konflik IP atau duplikat IP address pada jaringan
3. Meningkatkan fleksibilitas koneksi dari jaringan lokal ke jaringan internet
4. Menghindari proses readdressing atau pengalamatan kembali pada saat jaringan kita mengalami perubahan
5. Meningkatkan keamanan dan kenyamanan suatu jaringan
6. Memberikan performa yang baik jika dibandingkan dengan proxy server.

Kekurangan menggunakan NAT
1. Translasi yang di lakukan oleh NAT dapat menimbulkan delay switching,
2. Menghilangkan kemampuan trace end to end IP address,
3. Aplikasi tertentu tidak dapat berjalan pada NAT yang menggunakan Software

Dari berbagai sumber

Download

Ket. klik warna biru untuk link

Lihat Juga 

Kamus Sosiologi

Aletheia Rabbani
Aletheia Rabbani “Bila kau tak tahan lelahnya belajar, maka kau harus tahan menanggung perihnya kebodohan” _Imam Syafi’i

Post a Comment for "NAT: Pengertian, Fungsi, Cara Kerja, Jenis, Kelebihan, dan Kekurangannya"