Skip to content Skip to sidebar Skip to footer

Pingback: Pengertian, Fungsi, Cara Kerja, Cara Mengaktifkan dan Menonaktifkan, Keuntungan, serta Kerugiannya

Pengertian Pingback
Pingback
Pengertian Pingback
Pingback atau lebih familiar dikenal tag atau mention merupakan suatu mekanisme di mana kita ingin memberitahukan kepada pemilik suatu weblog bahwa kita menaut weblog tersebut, sehingga weblog kita dan weblog yang kita taut bisa saling terhubung. Fungsi utama pingback tak jauh berbeda dari pemberitahuan akan adanya tag atau mention, hanya sedikit lebih kompleks.

Pingback WordPress merupakan fitur yang memberikan pemberitahuan bahwa konten pada website Anda telah dijadikan link pada konten di website lain. Fitur ini hanya dapat bekerja jika Anda mengizinkan atau mengaktifkannya terlebih dahulu. Fitur pingback WordPress dapat Anda temukan di submenu Discussion pada menu Settings.

Fungsi Pingback
Fungsi utama Pingback adalah memberi tahu Ada bahwa konten yang ada pada website Anda telah disebut, dibahas, atau dijadikan referensi dalam bentuk link di website lain. Melalui fitur ini Anda akan mendapatkan notifikasi segera setelah link website Anda di posting di konten website lain.

Informasi yang Anda dapatkan dari fitur pingback adalah anchor text dan URL dari postingan yang dipingback, judul website atau postingan konten yang dipingback, URL konten yang dipingback, dan kutipan dari konten yang dipingback.

Jika digunakan dengan baik, pingback merupakan fitur yang bermanfaat bagi SEO (Search Engine Optimization). Kendati demikian, tidak sedikit orang yang merekomendasikan pingback untuk dinon-aktifkan.

Cara Kerja Pingback
Pingback merupakan notifikasi yang aktif secara otomatis. Misalnya pingback sudah diaktifkan di situs WordPress berikut cara kerjanya,
1. A menulis postingan dan menautkannya ke postingan lain di website atau blog milik B.
2. Blogger A mempublish postingan tersebut.
3. WordPress akan mengirimkan pingback ke website B.
4. Pingback akan muncul di bawah bagian komentar dari postingan yang ditautkan.

Kemunculan pingback seolah-olah mengatakan, “Halo, saya baru saja menautkan halaman ini di postingan blog saya”.

Satu hal penting yang perlu Anda ketahui adalah pingback merupakan fitur asli atau bawaan dari platform WordPress. Jika ingin melakukan hal serupa di platform lain, misalnya Blogger, gunakanlah trackback. Hanya saja, cara kerja pingback dan trackback berbeda.

Trackback tidak berfungsi secara otomatis. Berikut ilustrasinya:
1. A (user WordPress) menulis postingan dan ingin menautkannya ke postingan tertentu di website B (Blogger).
2. A membuka postingan B dan mencari URL trackback di sekitar area komentar.
3. A menyalin URL trackback dan memasukkannya ke visual editor WordPress.
4. A mempublikasikan artikel dan pemicu pingback untuk muncul di postingan B.

Tampilan fisik trackback sedikit berbeda karena memuat kutipan konten. Sebaiknya, gunakan URL yang spesifik untuk trackback dan bukannya URL dari kolom alamat browser (address bar). Selebihnya, pingback dan trackback hampir sama.

Cara Mengaktifkan Pingback
1. Buka Setting>Discussion dan silakan beri atau hilangkan tanda centang dari kotak aktivasi (activation box).
2. WordPress mengirimkan permintaan satu kali yang meminta persetujuan untuk menerima atau tidak menerima pingback yang dikirimkan oleh blogger lain atau tidak. Untuk menjawab permintaan persetujuan ini, buka Discussion Settings dan cari Comment Moderation> Moderation queue.
3. Sekali pingback diterima, maka di lain hari saat blogger mengirimkan fitur ini, mereka tidak akan lagi meminta persetujuan. Pingback akan aktif dan muncul secara otomatis.

Cara Menonaktifkan Pingback
1. Lakukan login terlebih dahulu ke website WordPress.
2. Pada panel dashboard WordPress, silahkan pilih menu Settings.
3. Silahkan scroll ke bawah dan pilih pada Discussion.
4. Di bagian Default post settings silahkan hilangkan centang pada Attempt to notify any blogs linked to from the post dan Allow link notifications from other blogs (pingbacks and trackbacks) on new posts”.
5. Jika sudah silahkan scroll ke bawah dan pilih tombol “Save Changes”.

Keuntungan Menggunakan Pingback
Terdapat beberapa keuntungan menggunakan fitur pingback pada WordPress di antaranya,
1. Backlink meningkat. Pingback akan memberikan backlink menuju website Anda, selain itu juga bisa memberikan sumbangan trafik baru menuju website.
2. Website jadi lebih dikenal. Dengan semakin banyaknya pingback yang masuk, maka popularitas website Anda akan semakin meningkat lebih dikenal oleh para pengunjung.
3. Konten menjadi lebih terpercaya. Konten yang dibuat akan semakin terpercaya karena banyak dari blogger dan website yang merekomendasikannya.
4. Menambah relasi baru. Dengan pingback yang masuk ke website, Anda bisa bertegur sapa dengan pembuat konten. Siapa tau next bisa bekerja sama untuk content placement atau kerjasama lainnya yang saling menguntungkan.
5. Notifikasi untuk filter backlink. Keuntungan terakhir dari pingback adalah selalu mendapatkan notifikasi saat ada link baru yang mengarah ke website Anda. Dengan notifikasi ini Anda juga bisa mengetahui apakah backlink yang masuk berkualitas atau berisi spam.

Kerugian Menggunakan Pingback
1. Rawan spam. Kekurangan dari pingback adalah banyak dimanfaatkan oleh para spammers untuk mendapatkan backlink komentar pada blog Anda.
2. Keamanan website. Resiko kedua adalah masalah keamanan website, Anda harus mengecek satu persatu link yang masuk apakah berisi spam atau tidak.
3. Load halaman menjadi lambat. Karena saking banyaknya komentar yang masuk pada setiap post, otomatis load website Anda juga semakin bertambah. Anda bisa memfilter komentar yang berisi spam untuk dihapus.
4. Komentar terlalu banyak. Terakhir, kolom komentar akan menjadi sangat banyak sekali. Secara estetik memang kurang menarik karena ini merupakan postingan website bukan sosial media.

Dari berbagai sumber

Download

Ket. klik warna biru untuk link

Lihat Juga 

Kamus Sosiologi

Aletheia Rabbani
Aletheia Rabbani “Bila kau tak tahan lelahnya belajar, maka kau harus tahan menanggung perihnya kebodohan” _Imam Syafi’i

Post a Comment for "Pingback: Pengertian, Fungsi, Cara Kerja, Cara Mengaktifkan dan Menonaktifkan, Keuntungan, serta Kerugiannya"