Skip to content Skip to sidebar Skip to footer

Pengertian SPAM, Tujuan, Dampak, Contoh, dan Tipsnya

Pengertian SPAM, Tujuan, Dampak, Contoh, dan Tipsnya


A. Pengertian SPAM

Spam dalam Kamus Besar Bahasa Indonesia (KBBI) adalah surat yang dikirim tanpa diminta melalui internet, biasanya berisi iklan. Spam mengirimkan pesan secara bertubi-tubi tanpa dikehendaki oleh penerimanya. Orang yang melakukan spam disebut spammer. Sementara tindakan spam dikenal dengan nama spamming. Bentuk spam yang dikenal secara umum meliputi di antaranya spam surat elektronik, spam pesan instan, spam usenet newsgroup, spam mesin pencari informasi web (web search engine spam), spam blog, spam wiki, spam iklan baris daring, dan spam jejaring sosial.

Beberapa contoh lain dari spam, yaitu surel berisi iklan, surat masa singkat (SMS) pada telepon genggam, berita dalam suatu forum kelompok warta berisi promosi barang yang tidak terkait dengan kegiatan kelompok warta tersebut, spamdexing yang menguasai suatu mesin pencari (search engine) untuk mencari popularitas bagi suatu URL tertentu, berita yang tak berguna dan masuk dalam blog, buku tamu situs web, spam transmisi faks, iklan televisi dan spam jaringan berbagi.

Spam dikirimkan oleh pengiklan dengan biaya operasional yang sangat rendah, karena spam tidak memerlukan senarai (mailing list) untuk mencapai para pelanggan-pelanggan yang diinginkan. Karena hambatan masuk yang rendah, maka banyak spammers yang muncul dan jumlah pesan yang tidak diminta menjadi sangat tinggi. Akibatnya, banyak pihak yang dirugikan. Selain pengguna Internet itu sendiri, ISP (Penyedia jasa Internet atau Internet service provider), dan masyarakat umum juga merasa tidak nyaman. Spam sering mengganggu dan terkadang menipu penerimanya. Berita spam termasuk dalam kegiatan melanggar hukum dan merupakan perbuatan pidana yang bisa ditindak melalui undang-undang Internet.

B. Tujuan SPAM
Terdapat beberapa tujuan para spammer melakukan spamming di antaranya,
1. SPAM untuk Tujuan Promosi
Ada banyak pihak yang ingin memasarkan sesuatu di internet dengan cara-cara yang tidak etis, salah satunya dengan mengirimkan spam kepada orang lain. Isi pesan yang terdapat dalam pesan spam biasanya penawaran barang atau jasa. Pelaku spam bisa dari mana saja, baik itu perorangan maupun perusahaan. Bahkan ada juga perusahaan yang menjadikan pesan spam melalui email dan sms sebagai kanal pemasarannya.

Dari sisi penerima spam tentu akan merasa terganggu setiap kali menerima spam berisi pesan komersil. Alih-alih terjadi penjualan, umumnya spam promosi tidak menghasilkan penjualan. Kalau pun terjadi penjualan, itu hanya kebetulan dan sangat jarang terjadi.

2. SPAM untuk Tujuan Penipuan
Spam untuk tujuan penipuan juga sangat marak ditemukan, baik melalui email, SMS, dan media lainnya. Modus penipuannya pun sangat beragam, misalnya mengambil alih akun online (phising), pencurian data, meminta uang, dan lain sebagainya. Salah satu modus penipuan yang sangat jamak terjadi saat ini adalah pencurian akun online (phising). Biasanya pelaku mengirimkan email spam secara random di mana isi pesan menyebutkan bahwa si penerima telah memenangkan hadiah undian.

Di dalam email spam tersebut disisipkan link ke situs tertentu di mana si penerima spam harus login menggunakan akun email. Ketika korban mengetikkan email dan password, setiap ketukan keyboard telah direkam sehingga si penipu mengetahui alamat email dan password email korban.

3. Spam Hanya Sekedar Iseng
Spam untuk tujuan iseng merupakan bentuk spam yang cukup mengganggu pengguna internet. Meskipun tidak bermaksud melakukan tindakan penipuan atau tindakan kejahatan lainnya, namun korban mendapat kerugian dan spammer akan mendapat keuntungan bila korban merespons. Salah satu contoh keisengan dalam kegiatan spam adalah menyebarkan link website tertentu di bagian komentar blog orang lain. Contoh lain, membagikan gambar tak senonoh atau link situs porno di bagian komentar status media sosial orang lain.

C. Dampak SPAM
Fakta bahwa tidak ada bentuk spam yang memberikan manfaat kepada penerimanya menunjukkan bahwa spam dapat membawa dampak buruk di antaranya,
1. Menghabiskan waktu untuk menghapus dan membersihkan spam dari perangkat elektronik.
2. Menghabiskan sumber daya perangkat elektronik sehingga tidak dapat digunakan dengan baik.
3. Menghabiskan bandwidth karena penggunaan internet untuk menghapus spam menjadi lebih banyak.
4. Dapat mengakibatkan sebuah website atau blog menjadi lambat karena memproses banyak komentar spam.
5. Perangkat elektronik menjadi rentan terhadap kemungkinan terjangkit malware yang menyusup di dalam spam.

D. Contoh SPAM
1. Email SPAM. Spamming melalui email merupakan yang paling sering ditemui saat ini. Bentuk email spam ini adalah pengiriman email komersial massal yang tidak diminta oleh penerima email. Umumnya, email spam sering terjadi karena pengguna Internet mencantumkan email mereka di situs web tertentu.
2. SMS SPAM. SMS Spam juga cukup umum ditemukan saat ini. Tujuan spam SMS juga cukup beragam, tetapi sebagian besar ditujukan untuk mempromosikan barang atau jasa, dan penipuan. Spam SMS dilakukan dengan menggunakan perangkat lunak pengiriman SMS yang dapat mengirim pesan massal instan ke nomor ponsel.
3. SPAM Komentar di Situs atau Blog. Spam melalui komentar di blog atau situs juga merupakan salah satu momok yang sangat mengganggu blogger, webmaster atau pemilik situs web. Karena, saat ini, komentar spam di blog dibuat menggunakan perangkat lunak khusus, sehingga ada banyak komentar spam di blog.
4. SPAM di Aplikasi Chat. Selain aktivitas spam email dan SMS, aplikasi pesan singkat seperti whatsapp, telegram, wechat, line, messenger, dan lainnya juga tidak luput dari tindakan merugikan ini. Umumnya, spam yang dikirimkan berisi berita-berita palsu (hoax) yang meresahkan masyarakat.
5. SPAM di Media Sosial. Spam di kolom komentar di media sosial umumnya berbentuk promosi penjualan barang. Aktivitas ini sering dilakukan untuk meningkatkan followers atau pengikutnya. Spammer umumnya akan berkomentar di akun sosial publik figure karena mereka memiliki pengikut yang banyak.
6. SPAM Mesin Pencari. Spam Mesin pencari juga disebut spam indexing, yang berarti spam dan pengindeksan. Tujuan dari pengindeksan spam adalah untuk menampilkan halaman situs mesin spammed dengan pencarian yang relevan untuk mendapatkan traffic visitor yang berlimpah dari mesin pencari. Untuk mengatasinya, mesin pencari modern seperti Google, Bing, Yandex, Baidu selalu memperbarui algoritma mereka sehingga situs yang menerapkan pengindeksan spam dihapus dari indeks pencarian Google.

E. Tips SPAM
Berikut beberapa tips agar terhindar dari gangguan Spam dan penipuan online di antaranya,
1. Tidak membalas pesan dari orang yang tidak dikenal.
2. Membuat password yang sulit.
3. Tidak mendownload atau membuka file yang dikirim dari orang yang tidak dikenal.
4. Jangan pernah mengirim data pribadi seperti nama, alamat, KTP, KK, SIM kepada pihak-pihak yang mencurigakan.
5. Tidak berlangganan email (email subscription) dari situs yang tidak kredibel.
6. Blok pesan-pesan yang tidak penting, dan hindari bertemu orang asing dari aplikasi pesan singkat.
 

Dari berbagai sumber

Download

Ket. klik warna biru untuk link

Lihat Juga  

Materi Sosiologi SMA
1. Materi Sosiologi Kelas XI Bab 2.1 Permasalahan Sosial dalam Masyarakat (Kurikulum Revisi 2016)
2. Materi Sosiologi Kelas XI Bab 2.2 Permasalahan Sosial dalam Masyarakat (Kurikulum Revisi 2016)
3. Materi Sosiologi Kelas XI Bab 2.3 Permasalahan Sosial dalam Masyarakat (Kurikulum Revisi 2016)
4. Materi Sosiologi Kelas XI. Bab 2. Permasalahan Sosial (Kurikulum 2013)
5. Materi Ujian Nasional Kompetensi Permasalahan Sosial

Aletheia Rabbani
Aletheia Rabbani Cobalah Untuk Menjadi Orang Baik __Abraham Maslow

Post a Comment for "Pengertian SPAM, Tujuan, Dampak, Contoh, dan Tipsnya"