Skip to content Skip to sidebar Skip to footer

Iframe: Pengertian, Manfaat, Cara Menggunakan, dan Dampaknya terhadap SEO

Pengertian Iframe atau inline frame
Iframe (Inline Frame)
Pengertian Iframe
Iframe (inline frame) adalah segmen dari sintaks HTML yang memungkinkan embed dokumen, video, dan media interaktif di suatu laman. Iframe akan mengintegrasikan konten ke area mana saja yang ada di halaman tanpa harus menyertakannya di struktur layout website.

Iframe juga memiliki parameter lain seperti tinggi, lebar, bingkai, dan lain-lain yang akan digunakan oleh skrip yang memuat pemutar video YouTube. Untuk sebagian besar pengguna, iframe bermanfaat karena menjaga pemisahan antara dokumen HTML utama (situs Anda) dan konten eksternal yang Anda muat ke dalamnya.

Manfaat Iframe
Dengan menggunakan iframe, Anda akan lebih mudah dalam mengunggah file yang Anda perlukan saat sedang membuat artikel maupun website. Selain itu, iframe mampu memberikan beberapa keuntungan di antaranya,
1. Menghindari Pelanggaran Hak Cipta
Misalnya, Anda menemukan konten menarik di Internet dan ingin digunakan di website milik Anda. Kemudian mendownload file tersebut, lalu menguploadnya lagi di website Anda. Tapi, kemudian file tersebut ternyata mempunyai hak cipta, maka bersiaplah untuk menghadapi risiko hukum bila sang pemiliknya mengajukan keberatan.

Tapi dengan menggunakan iFrame, maka Anda bisa menghindari adanya pelanggaran hak cipta. Karena Anda menyisipkan konten tersebut dari pihak lain dengan cara embed iframe, dan hal tersebut tidak melanggar hak cipta milik sang pembuatnya.

Tapi, tentunya secara etika Anda tetap disarankan untuk meminta izin dari sang pemilik konten tersebut.

2. Menghemat Penggunaan Media Penyimpanan (Storage)
Dengan menggunakan iframe, maka Anda bisa meminimalisir penggunaan media penyimpanan. Karena Anda tidak perlu lagi mengupload file tersebut di media library Anda. Dengan melakukan embedding iframe, maka file yang Anda gunakan tersebut tidak akan tersimpan di server. Sehingga, Anda tidak perlu memikirkan kekurangan ruang penyimpanan Anda lagi.

Contoh sederhana nya, saat Anda ingin melakukan embed video YouTube ke website Anda, maka sebenarnya video tersebut masih berada atau milik YouTube itu sendiri. Ketika terdapat pengunjung yang ingin menontonnya di website Anda, maka sebenarnya mereka mengakses langsung dari server YouTube. Dengan begitu, Anda tidak perlu khawatir saat ingin menampilkan video dengan kualitas terbaik yang biasanya mempunyai ukuran file yang sangat besar.

Tapi, meskipun penggunaan iframe mempunyai keuntungan, di dalamnya juga masih terdapat kekurangan yang harus Anda perhatikan dengan baik.

Kekurangan utama pada iframe terdapat dari sisi keamanannya. Itu artinya, Anda benar-benar harus mengetahui keamanan website yang mempunyai file asli tersebut. Bila website tersebut sangat rentan terkena malware, maka tentunya akan sangat mengganggu kesehatan website milik Anda.

Cara Menggunakan iframe
1. Membuat iFrame di WordPress dengan Cara Manual
Metode pertama adalah dengan memasukkan elemen iframe secara manual ke dalam HTML. Pada metode manual, Anda bisa menggunakan tag <iframe> berikut tautan dari file yang ingin Anda sematkan.

Kode yang digunakan adalah <iframe src="https://www.example.com"></iframe>. Anda bisa mengganti example.com dengan tautan yang Anda inginkan.

Perlu diingat bahwa Anda hanya bisa melakukan embed konten dari website yang memiliki protokol yang sama. Artinya, jika website Anda menggunakan https, gunakan tautan yang berasal dari website dengan https juga. Selain itu, Anda juga bisa mengatur bagaimana iFrame ditampilkan.

iframe di atas ditampilkan dalam ukuran 680×480 piksel. Oleh karena itu, kode HTML yang digunakan harus menambahkan parameter weight dan height. Weight untuk lebar iframe, height untuk tingginya. Inilah kode HTML yang kami gunakan: <iframe src="https://www.example.com" width="680" height="480"></iframe>

2. Membuat iframe dengan Kode Embed
Selain menambahkan kode secara manual, Anda juga bisa menyematkan kode embed untuk membuat iframe. Hal ini berguna jika Anda ingin menggunakan konten tertentu dari sebuah website, misalnya YouTube.

Cara membuat iframe dengan kode embed dari YouTube di antaranya,
1. Pada video YouTube yang Anda saksikan, akan ada tombol Share.
2. Ketika memilih tombol tersebut, Anda akan menemukan pilihan cara untuk membagikan video. Salah satunya dengan cara embedding.
3. Saat Anda memilih kode embed, YouTube akan menampilkan kode yang bisa Anda gunakan di website Anda. Silakan klik Copy.

Berikut contoh kode embed didapatkan:
<iframe width="560" height="315" src="https://www.youtube.com/embed/xxxxx" frameborder="0" allow="accelerometer; autoplay; encrypted-media; gyroscope; picture-in-picture" allowfullscreen></iframe>

Selanjutnya, masuk ke Block Editor WordPress Anda untuk membuat posting. Lalu, tempel kode embed yang sudah Anda dapatkan dari YouTube. Pastikan Block Editor telah mengenalnya sebagai Custom HTML.

Dampak Iframe ke SEO
Iframe memang bisa saja mempengaruhi SEO atau Search Engine Optimizzation dan dampaknya mungkin saja bisa berakibat pada hal-hal berikut di antaranya,
1. Pengindeksan situs web oleh robot pencarian akan terganggu ketika beralih ke frame.
2. Beberapa browser tidak mendukung iframe karena sudah usang, atau hanya berfungsi dengan konten audio, dan lain-lain.
3. Terkena risiko sanksi. Sanksi mesin pencari dapat dikenakan ketika ada konten ilegal dalam frame.

Dari berbagai sumber

Download

Ket. klik warna biru untuk link

Lihat Juga 

Kamus Sosiologi

Dani Ramdani
Dani Ramdani Pemilik Situs Sosiologi79.com dan Sosial79.com | Alumni Sosiologi Universitas Lampung | Staf Pengajar Sosiologi di SMAN 1 Cibeber Kab. Lebak Banten

Post a Comment for "Iframe: Pengertian, Manfaat, Cara Menggunakan, dan Dampaknya terhadap SEO"