Skip to content Skip to sidebar Skip to footer

Blue Screen: Pengertian, Penyebab, dan Cara Mengatasinya

Pengertian Blue Screen atau Blue screen of death atau BSOD
Blue Screen (BSOD)
Pengertian Blue Screen
Blue Screen atau lengkapnya Blue screen of death (BSOD) adalah istilah untuk layar yang ditampilkan Windows ketika mengalami kesalahan sistem (crash) sehingga sistem operasi terpaksa dihentikan. BSOD biasanya menimbulkan efek berupa kondisi Windows hanya akan menampilkan warna biru saja pada layar.

Apabila hal tersebut terjadi, berarti ada kesalahan pada sistem yang tidak dapat dipulihkan. BSOD pada perangkat Windows sangat mengganggu. Perangkat Windows yang mengalami BSOD akan melakukan auto restart kemudian akan bisa beroperasi kembali seperti sedia kala.

BSOD terdapat pada seluruh sistem operasi Windows sejak Windows 3.1. BSOD merupakan pengganti black screen of death (layar hitam kematian) yang muncul pada OS/2 dan MS-DOS.

Eror-eror tersebut biasanya ditandai dengan kodenya masing-masing. Kode error penyebab BSOD berdasarkan laman Microsoft Support di antaranya,
1. CRITICAL_PROCESS_DIED. Penyebabnya ada proses yang error dalam Windows, misalnya karena file penting di Windows mengalami corrupt atau rusak.
2. SYSTEM_THREAD_EXCEPTION_NOT_HANDLED. Penyebabnya ialah error yang tidak bisa ditangani terjadi pada bagian driver Windows.
3. IRQL_NOT_LESS_OR_EQUAL. Penyebabnya ada masalah pada driver, memori komputer, atau antivirus pada komputer.
4. VIDEO_TDR_TIMEOUT_DETECTED. Penyebabnya driver untuk video gagal merespons.
5. PAGE_FAULT_IN_NONPAGED_AREA. Penyebabnya ada kesalahan dalam kode di driver maupun antivirus komputer.
6. SYSTEM_SERVICE_EXCEPTION. Penyebabnya Windows gagal mengeksekusi kode yang ada di bagian driver.
7. DPC_WATCHDOG_VIOLATION. Penyebab permasalahan muncul ketika menggunakan Hyper-V dan terjadi kesalahan dalam Hyper-V tersebut.

Kemunculan dari BSOD secara tiba-tiba dapat menyebabkan kehilangan data. Ini dikarenakan software yang berada di perangkat Anda tidak punya kesempatan untuk menyimpan data yang masih berjalan dalam sistem.

Penyebab Blue Screen
Berikut ini beberapa hal yang bisa menjadi penyebab blue screen di antaranya,
1. Perangkat lunak
a. Program/driver baru. Blue screen bisa terjadi karena program yang baru di-install atau pembaruan driver yang tidak kompatibel. Ini bisa diatasi dengan mengembalikan driver ke versi sebelumnya atau menghapus program.
b. Program/driver lama. Program atau driver lama atau yang sudah tidak lagi kompatibel dapat menjadi penyebab blue screen.
c. Virus/malware. Virus/malware bisa merusak file sistem dan/atau driver sehingga menyebabkan blue screen.
d. BIOS (basic input/output system), adalah sistem dasar sebuah komputer yang berperan penting dalam proses inisialisasi komputer. BIOS tidak perlu sering diperbarui, tapi bisa terjadi ketidakcocokan dengan BIOS lama yang dapat menyebabkan blue screen.

2. Perangkat keras
a. Sirkulasi udara. Jika kipas pada laptop tidak berfungsi dengan baik, ini dapat membuat komputer menjadi panas dan menyebabkan blue screen.
b. Ruang penyimpanan tidak cukup. Setelah install atau upgrade program, ruang penyimpanan jadi berkurang banyak dan tidak dapat mengakomodasi sistem operasi.
c. Perangkat tambahan yang tidak perlu. Perangkat seperti kartu SD, hard drive portable, monitor sekunder, printer, dan lain-lain adalah beberapa perangkat yang dapat mengganggu pengoperasian sistem. Jadi jika tidak perlu, sebaiknya perangkat-perangkat ini dicabut saja.
d. Perangkat keras tidak terpasang dengan benar. Hard drive, chip atau kabel yang longgar juga dapat menyebabkan perangkat terhenti dan menampilkan blue screen. Untuk itu, perlu memeriksa perangkat ini sudah terpasang dengan benar atau mungkin perlu mencabut dan memasangnya kembali.
e. Perangkat keras kedaluwarsa. Ada kalanya perangkat keras mencapai akhir masa pakainya dan akan mengirimkan peringatan melalui blue screen. Jangan lupa untuk membuat cadangan semua file sebelum mengganti perangkat kamu.

Cara Mengatasi Blue Screen  
Cara mengatasi laptop yang sering blue screen yang dapat Anda coba di antaranya,
1. Restart PC  
Ini merupakan cara paling umum mengatasi blue screen. Anda dapat menekan tombol restart yang tersedia untuk memulai restart.  Apabila PC belum mengalami kerusakan parah, maka setelah booting perangkat tersebut bisa kembali seperti sedia kala.

2.System Restore
Cara ini dilakukan ketika PC mengalami blue screen dengan kategori parah yakni ketika dilakukan restart perangkat tidak bisa kembali seperti semula. Untuk melakukan system restore maka Anda bisa melakukan beberapa tahapan berikut di antaranya,
a. Matikan PC terlebih dahulu.
b. Nyalakan kembali PC tersebut.
c. Klik pilihan tombol F8 di keyboard PC.
d. Lalu pilih opsi ‘Save Mode’.
e. Langsung masuk ke OS Save Mode.
f. Nantinya PC akan melakukan restart secara otomatis.

3. Repair System Windows Operation  
Apabila menggunakan cara system restore belum berhasil mengembalikan PC seperti semula, maka sebaiknya lakukan repair system Windows. Biasanya penyebab blue screen tersebut dikarenakan ada file Windows yang corrupt. Cara ini membutuhkan DVD operasi sistem Windows.

4. Instal Update Driver
Apabila PC Anda masih saja mengalami blue screen, maka coba lakukan instal update driver. Permasalahan seperti ini umumnya dikarenakan adanya crash akibat update yang kurang cocok atau belum selesai. Maka dari itu, Anda perlu mengunduh driver terbaru dari PC tersebut.

5. Scan Malware  
Bila PC Anda belum juga membaik karena blue screen, ada baiknya melakukan scan malware. Malware bisa menjadi penyebab ketidakstabilan sistem pada Windows. Malware juga dapat merusak bagian paling dalam dari Windows. Maka dari itu, cobalah melakukan scan antivirus terlebih dahulu.

6. Memeriksa Hardware  
Langkah berikutnya yang bisa Anda lakukan jika blue screen tidak bisa teratasi ialah dengan melakukan pemeriksaan terhadap hardware. Barangkali terjadi kerusakan pada hardware. Hardware yang mengalami kerusakan bisa memicu Blue Screen Of Death pada PC maupun laptop.

7. Instal Ulang Windows  
Ini adalah cara terakhir yang dapat Anda lakukan jika blue screen tidak bisa teratasi. Cara ini bisa dilakukan untuk membangun ulang sistem Windows PC maupun laptop Anda agar tidak lagi mengalami BSOD. Sayangnya, jika masih belum membaik maka betul-betul ada kerusakan yang parah pada hardware.

Cara Mengatasi Blue Screen Windows 10  
Berikut beberapa langkah yang bisa dilakukan untuk mengatasi bluescreen pada Windows 10 di antaranya,
1. Lakukan troubleshoot terlebih dahulu. Cara ini dilakukan demi memperbaiki error system secara otomatis.
2. Lakukan pengecekan terhadap kode error menggunakan aplikasi tambahan. Anda bisa menggunakan BluescreenView.
3. Hapus aplikasi yang terakhir kali Anda instal. Bisa jadi penyebab blue screen justru ada pada aplikasi tersebut.  
4. Lakukan penginstalan ulang terhadap driver VGA. Bila perlu lakukan pembaharuan ke versi terbaru. Akan tetapi, jangan lupa untuk menyesuaikan dengan sistem yang ada pada PC tersebut.
5. Lakukan penghapusan file temporary.
6. Update sistem Windows 10 yang ada pada PC Anda.
7. Cek suhu komponen Anda.
8. Hentikan aktivitas overclocking. Anda juga bisa melakukan pengembalian ke pengaturan BIOS default.
9. Cek komponen PC Anda, apakah masih normal atau tidak.
10. Lakukan scan antivirus.
11. Lakukan penginstalan Windows 10 sebagai opsi terakhir.

Dari berbagai sumber

Download

Aletheia Rabbani
Aletheia Rabbani “Bila kau tak tahan lelahnya belajar, maka kau harus tahan menanggung perihnya kebodohan” _Imam Syafi’i

Post a Comment for "Blue Screen: Pengertian, Penyebab, dan Cara Mengatasinya"