Skip to content Skip to sidebar Skip to footer

Cron Job: Pengertian, Fungsi, Hak Akses, Perintah Dasar, Syntax, dan Contohnya

Pengertian Cron Job
Cron Job
Pengertian Cron Job
Cron adalah tool yang ada pada OS Linux yang berfungsi untuk menjalankan task secara otomatis. Sementara, cron job merupakan sebutan penggunaan cron untuk menjadwalkan task di waktu yang sudah ditentukan. Cron job dapat dimanfaatkan untuk backup, pemeliharaan server, dan keperluan teknis hosting.

Meskipun hanya bisa dilakukan oleh administrator system, cron job juga bisa digunakan oleh web developer. Sebagai web developer Anda bisa menggunakannya untuk menonaktifkan akun yang kadaluarsa, cek link yang rusak, dan mengirimkan email atau newsletter ke target pengguna.

Fungsi Cron Job
Berikut beberapa fungsi atau manfaat Cron Job di antaranya,
1. Membuat backup
2. Menghapus file
3. Menjalankan download dan upload
4. Melakukan proses kirim email
5. Dapat digunakan untuk monitoring server
6. Dapat digunakan untuk pembuatan symlink laravel tanpa SSH

Hak Akses Cron
Cron Job memiliki dua file penting atau yang disebut dengan hak akses crob job di antaranya,
1. /etc/cron.allow adalah hak akses cron yang berarti jika ada cron.allow, nama user harus tercantum agar dia bisa menggunakan tugas cron.
2. /etc/cron.deny adalah hak akses cron yang tidak ada tapi ada malahan file cron.deny, nama user tidak boleh ada di file cron.deny agar dia bisa menggunakan tugas cron.

Perintah Dasar Cron Job
Adapun Ketentuan atau perintah cron job di antaranya,
1. Crontab
Contoh pertama dalam menggunakan perintah Cron Job adalah menggunakan crontab. Berikut ini cara mudah membuat atau mengubah isi crontab
user@machine:~$ crontab -e

Selain itu, perintah dasar crontab adalah sebagai berikut:
crontab -e: mengubah atau membuat file crontab jika belum ada
crontab -1 menampilkan isi file crontab
crontab -r menghapus file crontab
crontab -v Menampilkan waktu terakhir mengubah isi file crontab. Khusus untuk perintah ini hanya tersedia di beberapa sistem.

2. crontab -u username -e-
Perintah dasar ini digunakan untuk mengedit file crontab user lain menggunakan akses superuser.

3. crontab -l-
Perintah dasar selanjutnya adalah crontab -I- yang digunakan untuk mengecek daftar file crontab user saat ini.

4. crontab -r
Perintah crontab -r ini memiliki fungsi untuk mengecek daftar file crontab user saat ini.

5. crontab -a filename –
Perintah dasar crontab ini digunakan untuk menginstall filename sebagai file crontab (di sebagian sistem, value -a tidak dibutuhkan).

Syntax Cron Job
Setiap file crontab terdiri dari dua komponen, yaitu waktu dan perintah. Format waktunya memiliki lima field:
1. Minute — menit eksekusi perintah, ditulis dengan angka 0 hingga 59.
2. Hour — jam eksekusi perintah, ditulis dengan angka 0 hingga 23.
3. Day — tanggal eksekusi perintah, ditulis dengan angka 1 hingga 31.
4. Month — bulan eksekusi perintah,  ditulis dengan angka 1 hingga 12.
5. Weekday — hari eksekusi perintah. Hari dimulai dengan Minggu yang diwakili dengan angka 0.

Selain angka, ada juga beberapa simbol yang digunakan dalam pengoperasian cronjob:
1. Asterisk atau tanda bintang (*) — mewakili semua value sebuah field. Contohnya, tanda bintang di field minute berarti perintah dalam crontab tersebut dijalankan setiap menit.
2. Koma (,) — digunakan untuk memasukkan dua atau lebih value dalam satu field. Misalnya, Anda ingin menjalankan suatu perintah pukul 7 pagi dan malam setiap hari.
3. Hyphen (-) — digunakan jika Anda ingin menentukan rentang waktu dalam suatu field. Contohnya, apabila suatu perintah dijalankan dari hari Senin hingga Rabu setiap minggu.
4. Slash atau garis miring (/) — fungsinya mirip dengan koma. Namun, garis miring digunakan untuk menentukan pengaturan waktu yang lebih kompleks. Misalnya, ketika Anda ingin mengotomatisasi perintah setiap 10 menit pada dari jam 11.20 hingga jam 11.50.
5. Last (L) — mengisyaratkan hari tertentu di minggu terakhir suatu bulan. Contohnya, 5L berarti hari Jumat terakhir.
6. Hash atau tanda pagar (#) — tanda ini digunakan ketika Anda ingin menentukan minggu pelaksanaan perintah. Dalam penggunaannya, tanda ini diikuti angka 1 hingga 5 sebagai indikator minggunya. Misalnya, 3#5 berarti hari Rabu di minggu ke-lima.

Contoh Perintah Cron Job
Agar Anda tidak bingung dalam menulis perintah cron job, berikut ini kami akan memberikan beberapa list cron job yang sering dipakai.
Perintah backup untuk Cron Job
Command untuk melakukan backup pada Linux adalah /root/backup.sh
*****/root/backup.sh artinya backup berjalan setiap menit.
3 0 * * * */root/backup.sh artinya backup berjalan setiap 30 menit.
0 * * * */root/backup.sh artinya backup berjalan setiap jam.
0 0 * * */root/backup.sh artinya backup berjalan setiap hari saat tengah malam.
0 2 * * */root/backup.sh artinya backup berjalan jam 2 pagi setiap hari.
0 0 1 * */root/backup.sh artinya backup berjalan setiap tanggal bulan tanggal 1 tengah malam.
0 0 15 * */root/backup.sh artinya backup berjalan setiap tanggal 15 bulan pertama tengah malam.
0 0 0 12 * /root/backup.sh artinya backup berjalan pada tanggal 1 bulan desember tengah malam.
0 0 * * 6/root/backup.sh artinya backup berjalan pada hari sabtu tengah malam.

Untuk merubahnya Anda tinggal memasukan command saja di belakang field. Pastikan cron job yang Anda buat tidak terlalu banyak sehingga membebani kinerja server, gunakan cron job seperlunya saja. 

Dari berbagai sumber

Download

Aletheia Rabbani
Aletheia Rabbani “Bila kau tak tahan lelahnya belajar, maka kau harus tahan menanggung perihnya kebodohan” _Imam Syafi’i

Post a Comment for "Cron Job: Pengertian, Fungsi, Hak Akses, Perintah Dasar, Syntax, dan Contohnya"