Skip to content Skip to sidebar Skip to footer

Google Firebase: Pengertian, Fitur, Kelebihan, dan Kekurangannya

Pengertian Google Firebase atau Baas atau Backend as a Service
Google Firebase (Baas)
Pengertian Google Firebase
Firebase atau Baas (Backend as a Service) adalah layanan dari Google yang digunakan untuk mempermudah para pengembang aplikasi dalam mengembangkan aplikasinya. Firebase menjadi solusi yang dapat mempercepat proses pekerjaan developer. Melalui layanan ini, Developer apps dapat melakukan fokus pada pengembangan aplikasi tanpa bersusah payah pada urusan backend.

Firebase merupakan platform pengembangan perangkat lunak yang diluncurkan pada tahun 2011 oleh Firebase inc, dan diakuisisi oleh Google pada tahun 2014. Dimulai sebagai database waktu nyata, sekarang memiliki 18 layanan di mana 4 di antaranya saat ini dalam versi beta dan Application Programming Interface (API) khusus.

Fitur Google Firebase
1. Firebase Analytics
Fitur Analytics adalah salah satu fitur pada Firebase yang digunakan sebagai koleksi data dan reporting untuk aplikasi Android maupun iOS. Koleksi data pun bervariasi. Misalnya, Anda dapat membuat suatu laporan atau report untuk pengguna aplikasi di negara Indonesia saja, atau mungkin negara lain seperti Singapura. Anda juga bisa melihat bagian mana saja dari aplikasi yang paling sering digunakan oleh user.

Fitur ini mempunyai kelebihan yang memungkinkan Anda bisa membuat segmentasi user berdasarkan user attribute. User attribute adalah suatu parameter yang bisa Anda gunakan sebagai filter yang bertujuan untuk reporting dan notifikasi. Contohnya pada aplikasi online shop. Dengan user attribute, Anda bisa tahu jumlah user yang membeli handphone merk ‘O’ atau bahkan bisa mencari tahu jam berapa transaksi yang dilakukan user sering terjadi.

2. Firebase Cloud Messaging and Notifications
FCM (Firebase Cloud Messaging) yaitu menyediakan koneksi yang handal dan tentunya hemat baterai antar server maupun antar device. Sehingga Anda dapat mengirim dan menerima pesan serta notifikasi di Android, iOS, dan web tanpa perlu biaya.

Untuk menargetkan pesan lanjutan, Anda bisa targetkan pesan dengan mudah menggunakan segment yang telah ditentukan sebelumnya yakni menggunakan demografi dan behavior/perilaku. Anda dapat menargetkan pesan ke perangkat yang telah berlangganan pada topik tertentu. Selain itu, Anda bisa juga menargetkan hanya ke satu perangkat untuk mendapatkan informasi data yang terperinci. Biasanya ini dilakukan untuk proses pengujian.

Pesan notifikasi ini terintegrasi sepenuhnya dengan Google Analytics for Firebase, sehingga Anda memiliki akses pada interaksi dan tracking konversi secara detaill. Anda dapat memantau suatu efektivitas dari satu dashboard tanpa perlu coding atau membuat program sendiri.

3. Firebase Authentication
Firebase Authentication adalah salah satu layanan back-end, fitur Android dan iOS, SDK yang mudah digunakan, dan tampilan interfaces yang siap pakai untuk mengautentikasi pengguna ke aplikasi yang Anda buat. Firebase Authentication mendukung autentikasi menggunakan nomor telepon, sandi, penyedia identitas gabungan populer seperti seperti Google, Facebook, dan sebagainya.

Firebase Authentication terintegrasi dengan fitur layanan Firebase lainnya. Sistem ini memanfaatkan berbagai jenis standar industri, seperti OAuth 2.0 dan OpenID Connect, yang memudahkan integrasi dengan backend khusus buatan Anda.

Kamu juga dapat memudahkan pengguna untuk login ke aplikasi dengan menggunakan fitur Firebase UI (tampilan interfaces), sebagai alternatif full drop-in authentication.

4. Firebase Cloud Firestore
Cloud Firestore adalah database yang bersifat fleksibel dan terukur untuk pengembangan perangkat seperti seluler, web, dan server di Firebase dan Google Cloud Platform. Seperti halnya Firebase Realtime Database, Cloud Firestore membuat data Anda tetap terkoneksi di aplikasi user melalui listener realtime dan menawarkan layanan secara offline untuk aplikasi seluler dan web. Dengan begitu, Anda dapat membuat aplikasi yang powerfull, responsif, dan mampu bekerja tanpa bergantung pada latensi koneksi internet.

Cloud Firestore merupakan database NoSQL yang dihosting di cloud dan dapat diakses melalui SDK real oleh aplikasi iOS, Android dan web.

5. Firebase Realtime Database
Firebase Realtime Database adalah database yang di-host melalui cloud. Data disimpan dan dieksekusi dalam bentuk JSON dan disinkronkan secara realtime ke setiap user yang terkoneksi. Hal ini berfungsi memudahkan kamu dalam mengelola suatu database dengan skala yang cukup besar. Ketika Anda membuat aplikasi lintas-platform/multiplatform menggunakan SDK Android, iOS, dan juga JS (JavaScript), semua pengguna akan berbagi sebuah instance Realtime Database dan menerima update-an data secara serentak dan otomatis.

Kemampuan lain dari Firebase Realtime Database adalah tetap responsif bahkan saat offline karena SDK Firebase Realtime Database menyimpan data langsung ke disk device atau memori lokal. Setelah perangkat terhubung kembali dengan internet, perangkat pengguna (user) akan menerima setiap perubahan yang terjadi.

6. Firebase Hosting
Selanjutnya ada Firebase Hosting, suatu layanan hosting konten web. Hanya dengan satu instruksi, Anda dapat mengimplementasikan aplikasi web serta menyajikan konten statis maupun dinamis ke CDN  (jaringan penayangan konten) global dengan cepat.

Kegunaan dari Firebase Hosting itu sendiri yaitu mampu menayangkan konten melalui koneksi yang begitu aman, mengirimkan konten secara cepat, dan mendukung semua jenis konten untuk di hosting, mulai dari file HTML dan CSS  hingga API atau layanan mikro Express.js.

Kelebihan Google Firebase
1. Penyimpanan
Google Firebase menggunakan database NoSQL khusus berbasis cloud, Firestore, dan database waktu nyata, untuk menyimpan informasi. Seperti database NoSQL lainnya, mereka menyimpan informasi dalam koleksi dan dokumen. Kueri data tidak bergantung pada jumlah data yang disimpan dalam database. Sebaliknya, ini diperumit dengan jumlah hasil yang dibawa oleh kueri.

Salah satu keunggulan Cloud Firestore dan database waktu nyata adalah mereka menggunakan pendengar waktu nyata untuk memperbarui data di seluruh platform. Dengan begitu, klien mendapatkan snapshot data yang disinkronkan bahkan ketika ada waktu henti jaringan. Dan ketika mereka melanjutkan online, secara otomatis memperbarui klien.

2. Hosting
Anda juga dapat menghosting aplikasi web dengan mudah di Firebase. Menawarkan layanan mikro, Firebase memungkinkan Anda menghosting dan menerapkan aplikasi web Anda dengan cepat dengan beberapa perintah. Saat Anda melakukannya, aplikasi Anda berada di jaringan pengiriman konten (CDN) yang didistribusikan secara global.

Ini memastikan bahwa pengguna dapat membaca dan menulis ke aplikasi Anda tanpa waktu henti. Anda dapat menambahkan fitur ke aplikasi Anda melalui komitmen jarak jauh. Jadi mudah untuk memperbarui dan menskalakan aplikasi Anda secara real-time tanpa kesalahan.

3. Otentikasi
Salah satu fitur penghemat waktu yang ingin Anda jelajahi di Firebase adalah layanan autentikasinya. Saat menautkan aplikasi dengan Firebase, Anda mungkin tidak perlu membuat antarmuka login terpisah. Untuk menghemat waktu, Anda dapat menggunakan UI login bawaannya untuk memasukkan pengguna ke aplikasi Anda. Dan untuk fleksibilitas lebih, Anda dapat menggunakan SDK autentikasi sebagai gantinya. Ini memungkinkan Anda memasukkan pengguna menggunakan beberapa metode autentikasi lain yang tersedia.

4. Firebase ML
Firebase ML berguna jika Anda memiliki proyek pembelajaran mesin untuk diterapkan bersama dengan aplikasi Anda. Firebase menawarkan kemampuan pembelajaran mesin untuk model pelatihan. Dengan demikian, ini memungkinkan Anda mengintegrasikan model khusus ke dalam aplikasi Anda dan menghostingnya di cloud.

5. Gratis untuk pemula
Platform tidak mengenakan biaya untuk sebagian besar layanannya dan memerlukan pemilihan paket harga hanya setelah mencapai jumlah memori database tertentu. Ini bagus untuk pemula yang ingin memvalidasi apakah platformnya cukup baik untuk produk mereka dan tidak ingin membayar semua layanan di muka. Bagi mereka yang ingin memperkirakan total harga yang harus mereka bayar untuk paket yang disesuaikan, ada kalkulator harga yang memudahkan prosesnya.

Kekurangan Google Firebase
Meskipun merupakan opsi manajemen server dan backend yang cepat, Firebase mungkin menghadirkan beberapa kesalahan di sepanjang prosesnya di antaranya,
1. Biaya pemeliharaan. Jika tidak dikelola dengan benar, biaya pemeliharaan Firebase pada layanan bayar sesuai penggunaan akan terakumulasi seiring dengan peningkatan baca dan tulis. Jadi biaya perawatan bisa melonjak di beberapa titik.
2. Ekspor data. Sulit untuk mengekspor data yang disimpan di Firestore ke database lain. Bahkan jika Anda akhirnya menemukan cara, seringkali membutuhkan tingkat teknis yang tinggi. Plus, itu bisa sangat mahal juga.
3. Lambat. Semakin besar hasil kueri, semakin berantakan dan lambat hasilnya.
4. Berpusat pada Android. Firebase tidak menyediakan kemampuan yang sama untuk aplikasi Android dan iOS. Ini masih lebih berpusat pada Android dan merupakan satu-satunya sistem yang mendapatkan sebagian besar layanan dan fasilitas khusus. 

Dari berbagai sumber

Download

Ket. klik warna biru untuk link

Lihat Juga 

Kamus Sosiologi

Dani Ramdani
Dani Ramdani Pemilik Situs Sosiologi79.com dan Sosial79.com | Alumni Sosiologi Universitas Lampung | Staf Pengajar Sosiologi di SMAN 1 Cibeber Kab. Lebak Banten

Post a Comment for "Google Firebase: Pengertian, Fitur, Kelebihan, dan Kekurangannya"