Skip to content Skip to sidebar Skip to footer

Virtualisasi: Pengertian, Fungsi, Sistem Kerja, dan Tipenya

Pengertian Virtualisasi
Virtualisasi
Pengertian Virtualisasi
Virtualisasi adalah sebuah upaya untuk menghasilkan suatu bentuk virtual dari sesuatu yang bersifat fisik. Menurut kamus Oxford, virtualization bermakna merubah suatu (mengkonversi) ke bentuk simulasi dari bentuk riil yang ada.

Virtualisasi bisa berupa perangkat penyimpanan data maupun sistem operasi, termasuk juga pembuatan sumber daya tunggal seperti server. Jenis virtualisasi pun ada banyak, seperti perangkat keras, perangkat lunak, jaringan, data, dan memori.

Istilah virtualisasi sudah digunakan secara luas sejak 1960-an, dan telah diaplikasikan kepada beberapa aspek komputer. Secara umum semua teknologi virtualisasi mengacu kepada "menyembunyikan detail teknis" melalui enkapsulasi.

Menurut Alan Murphy  istilah virtualisasi diambil dari 8 istilah yaitu, hardware virtualization, operating virtualization, management virtuaalization, aplication system virtualizatin, service virtualization, storage virtualization.

Fungsi Virtualisasi
Berikut beberapa fungsi virtualisasi di antaranya,
1. Memudahkan untuk Backup dan Recovery
Dengan menggunakan virtualisasi Anda bisa mengamankan data ke dalam komputer virtual. Dengan satu tempat saja yaitu komputer Anda. Karena komputer yang sudah menggunakan sistem virtualisasi tidak memerlukan banyak komputer lagi, dan itu akan mempermudah backup dan pengembalian data.

2. Biaya hardware lebih sedikit
Teknologi ini merupakan teknik dengan cara kerja menampilkan beberapa fungsi utama dengan menyembunyikan beberapa teknis. Teknik ini bisa mengurangi biaya hardware menjadi sangat sedikit bila dibandingkan dengan lainnya.

Dengan sistem virtualisasi Anda hanya memerlukan satu komputer saja karena sistem ini mampu menjalankan banyak sistem yang berada di komputer virtualisasi Anda.

3. Bisa Mengurangi Panas pada hardware
Virtualisasi ini bisa mengurangi panas pada saat kita menggunakan beberapa teknologi server yang sangat dibutuhkan pada pendingin yang terdapat di satu ruangan.

Anda juga membutuhkan beberapa pendingin, tapi dengan adanya teknologi virtuallisasi, Anda tidak perlu menambahkan beberapa pendingin ruangan, sehingga dapat menekan biaya penggunaan listrik.

4. Easy to Cloning
Cloning sistem memang kadang sangat dibutuhkan oleh teknologi server pada umumnya, karena jika menggunakan sistem cloning keuntungan yang didapatkan sangat banyak.

Jika Anda memperkerjakan banyak staff IT yang menangani instalasi sistem, dan ingin menambah beberapa install program pada perangkat baru, maka Anda tidak perlu menginstall ulang cukup cloning sistem pada perangkat baru yang Anda gunakan.

Sistem Kerja Virtualisasi
Metode penerapan virtualisasi mungkin saja berbeda tergantung dari sistem operasi yang digunakan. Namun, terdapat beberapa langkah fundamental dalam proses penerapannya. Pertama, cara kerja virtualisasi adalah ahli IT akan menciptakan beberapa mesin virtual (VM) yang dimodelkan atau disesuaikan dengan salah satu mesin fisik.

VM adalah tiruan dari sistem komputer fisik yang mengandalkan internet dan bukan hardware lokal. Untuk membuat beberapa mesin virtual, tim IT menggunakan software yang disebut dengan hypervisor. Meskipun semua VM terhubung ke satu sistem komputer utama, setiap VM mampu untuk melakukan tugas yang sama dengan mesin fisik.

Hal tersebut karena setiap VM memiliki sistem operasi tersendiri. Setelah VM selesai dibuat, perusahaan dapat menggunakannya untuk menjalankan beberapa OS pada satu server atau host. Software hypervisor mendukung VM dengan mengalokasikan sumber daya ke masing-masing sesuai kebutuhan.

Virtualisasi adalah teknologi yang dapat membantu perusahaan untuk lebih maju, berkembang, dan bersaing. Berbagai manfaat yang menguntungkan dapat dirasakan oleh perusahaan apabila diterapkan dengan baik dan sesuai dengan kebutuhan. Perusahaan dapat memilih berbagai jenis virtualisasi yang tepat untuk diterapkan dalam bisnis.

Tipe Virtualisasi
Virtualisasi merupakan teknologi yang setiap waktu selalu mengalami perubahan dan perkembangan. Meski demikian secara umum teknologi ini dapat dibagi menjadi beberapa jenis atau tipe di antaranya,
1. Application virtualization
Application system virtualization adalah teknologi yang memiliki manfaat untuk memvirtualkan suatu aplikasi pada sistem operasi. Melalui aplikasi ini, Anda bisa menjalankan aplikasi tanpa bergantung pada sistem operasi komputer. Misalnya dari Windows ke Linux atau sebaliknya.  

2. Network virtualization
Fungsi dari network virtualization yaitu untuk membuat rancangan konfigurasi dalam jaringan internet. Ketika ingin menerapkan rancangan tersebut, tugas kalian hanya membuat tiruannya saja dan memasukkannya dalam teknologi jaringan nyata.

3. Server virtualization
Server virtualization dapat kalian gunakan untuk mengubah sumber daya server yang rumit menjadi lebih sederhana sehingga mudah dipahami. Selain itu server ini juga bisa membantu meningkatkan kapasitas dan sistem pembagian jaringan.

4. Desktop virtualization
Penggunaan Desktop virtualization dapat memberikan kemudahan bagi kalian untuk membuka akses pada suatu desktop dengan mudah dari jarak jauh atau secara remote.

5. Data virtualization
Data virtualization bermanfaat untuk melakukan manipulasi dan perubahan data tanpa teknis yang rumit dari data itu sendiri. Misalnya bagaimana data tersebut terformat atau tempat dan lokasi penyimpanan fisiknya.

6. Storage virtualization
Storage virtualization berguna untuk menyimpan data secara virtual. Saat kalian ingin membuka data tersebut, bisa mengaksesnya dari mana saja. Jadi sifatnya hampir sama dengan flashdisk.  

Dari berbagai sumber

Download

Dani Ramdani
Dani Ramdani | Pemilik Situs Sosiologi79.com dan Sosial79.com | Alumni Sosiologi Universitas Lampung | Staf Pengajar Sosiologi di SMAN 1 Cibeber Kab. Lebak Banten

Post a Comment for "Virtualisasi: Pengertian, Fungsi, Sistem Kerja, dan Tipenya"