Skip to content Skip to sidebar Skip to footer

Flashdisk: Pengertian, Sejarah, Fungsi, Kelebihan, dan Kekurangannya

Pengertian Flashdisk atau USB Flash Drive
Flashdisk (USB Flash Drive)
Pengertian Flashdisk
Flashdisk (USB flash drive) adalah alat penyimpanan data portabel tipe NAND yang memiliki alat penghubung USB yang terintegrasi dan dapat dihubungkan ke suatu komputer atau laptop. Flashdisk ini berukuran kecil, ringan, serta bisa dibaca dan ditulisi dengan mudah.

Sekarang, kapasitas flashdisk yang tersedia bisa mencapai 8 gigabita sampai 512 gigabita. Di mana besaran kapasitasnya tergantung dari teknologi yang digunakan. Alat ini lebih cepat, kecil, dengan kapasitas lebih besar, serta lebih dapat diandalkan (karena tidak memiliki bagian yang bergerak) daripada disket.

Flashdisk memiliki ketahanan penyimpanan data rata-rata 5 tahun. Sementara cakram keras yang memiliki ketahanan data hingga 12 tahun, CD/DVD berkualitas (dan bermerek terkenal) selama 15 tahun jika cara penyimpanannya benar.

Sejarah Flashdisk
Di era tahun 1990 an, pengguna komputer masih banyak yang menggunakan disket dan compact disk untuk penyimpanan eksternal, walaupun pada masa itu Flashdisk sendiri sebenarnya sudah ditemukan.

Penemu Flashdisk merupakan ilmuwan dari negeri sakura bernama Fujio Masuoka. Pada bulan April 1987 Fujio Masuoka memperkenalkan NAND-type flash memory yang merupakan cikal bakal perangkat penyimpanan Flashdisk.

Akan tetapi perusahaan pertama yang memiliki paten terhadap pembuatan dari flashdisk ini adalah sebuah perusahaan dari Israel yang bernama M-System di tahun 1999. Akan tetapi setelah itu, IBM kemudian muncul dengan membuat sebuah penemuan mengenai flashdisk ini.

IBM kemudian berhasil menjadi produsen pertama untuk flashdisk di tahun 2000 di Amerika Serikat. Pada masa ini, ukuran dari flashdisk yang dijual oleh IBM hanya berukuran 8 MB. Setelah itu, ada banyak perusahaan yang kemudian membuat inovasi dalam hal bentuk dari USB ini.

Tidak sedikit juga perusahaan yang kemudian mengajukan tuntutan satu sama lain untuk memperebutkan hak paten dari pembuatan flashdisk yang saat ini digunakan secara luas di seluruh dunia.

Di tahun 2002 teknologi untuk flashdisk ini berkembang. Di waktu tersebut, flashdisk banyak diproduksi dengan menggunakan interface USB 2.0 yang memiliki kecepatan transfer hingga 480 Mbit/s.

Setelah itu di tahun 2010, muncullah interface baru yaitu USB 3.0 yang membuat flashdisk bisa melakukan pemindahan data hingga 5 Gbit/s. Teknologi ini kemudian disusul dengan munculnya USB 3.1 type-c yang memiliki kemampuan untuk memindah data dengan kecepatan 530 MB/s.

Bukan hanya dari segi kecepatannya saja, perkembangan dari flashdisk ini juga bisa dilihat dari daya simpan dari flashdisk tersebut. Salah satu perkembangan yang sangat menarik dari flashdisk ini adalah penemuan flashdisk 1 TB yang dilakukan oleh Kingston tahun 2015 yang lalu.

Fungsi Flashdisk
Secara umum fungsi flashdisk banyak digunakan sebagai media penyimpanan data external, walaupun ada juga pengguna komputer yang menggunakan flashdisk untuk menjalankan aplikasi portable dan sebagai alat untuk menginstall sistem operasi komputer.

Fungsi flashdisk juga tidak hanya terbatas pada perangkat komputer dan laptop. Anda juga dapat menghubungkan flashdisk dengan perangkat smartphone dan juga musik player untuk membuka data dan memutar koleksi lagu atau film favorit Anda.

Saat ini keberadaan flashdisk sangat erat kaitannya dengan kebutuhan kita, banyak dari pengguna komputer yang menggunakan flashdisk untuk menyimpan data-data penting yang dimiliki.

Kelebihan Flashdisk
Salah satu kelebihan flashdisk adalah dapat digunakan sebagai media instalasi. Lebih detail berikut beberapa kelebihan flashdisk di antaranya,
1. Satu hal yang menjadi daya tarik utama dari flashdisk adalah ukurannya yang kecil dan simpel namun dalam hal penyimpanan cukup besar. Semakin besarnya kapasitas dari suatu flashdisk bukan berarti menandakan perbedaan ukuran fisiknya.
2. Flashdisk dapat digunakan sebagai media instalasi windows dengan terlebih dahulu harus dijadikan bootable.
3. Cara penggunaan yang sangatlah mudah, tidak perlu melakukan instalasi serta tidak memakan waktu terlalu lama. Anda hanya perlu menancapkan flashdisk ke port USB kemudian tunggu hingga muncul di my computer atau file explorer. Setelah itu Anda dibebaskan mengakses semua file yang ada di dalamnya.
4. Dengan pemakaian yang benar tentunya akan semakin memperpanjang umur dari flashdisk serta memperkecil kemungkinan dijangkit virus yang berasal dari komputer. Hindari juga pencabutan flashdisk dari komputer secara paksa karena selain data yang kemungkinan tidak tersimpan juga bisa menimbulkan kerusakan.
5. Mengingat penggunaannya bagi semua kalangan termasuk anak-anak yang masih bersekolah, menjadikan harga flashdisk ini sangat terjangkau bahkan untuk merk kelas atas sekalipun. Akan tetapi perlu diingat juga adanya pengawasan dari orang tua terhadap anak-anaknya dalam memanfaatkan segala bentuk teknologi, salah satunya flashdisk ini.

Kekurangan Flashdisk
1. Dibalik ukurannya yang sangat kecil ternyata Anda harus berhati-hati ketika membawa Flashdisk untuk berbagai keperluan karena bentuk yang kecil juga mengindikasikan kemungkinan hilangnya atau terjatuh semakin besar.
2. Selain mudah hilang dan jatuh ternyata Anda juga harus mewaspadai ketika lupa menaruh flashdisk di celana dan akhirnya tidak sengaja dicuci. Adanya kontak antara peralatan elektronik dengan air juga dapat menyebabkan kerusakan atau konsleting ketika dialiri daya dari komputer. Mengingat banyak merk flashdisk yang bahkan tidak memiliki tutup untuk melindungi bagian dalamnya.
3. Karena ukurannya yang masih terbatas orang-orang lebih memilih untuk menggunakan memory eksternal daripada flashdisk untuk keperluan backup data dalam skala besar.

Dari berbagai sumber

Download

Dani Ramdani
Dani Ramdani | Pemilik Situs Sosiologi79.com dan Sosial79.com | Alumni Sosiologi Universitas Lampung | Staf Pengajar Sosiologi di SMAN 1 Cibeber Kab. Lebak Banten

Post a Comment for "Flashdisk: Pengertian, Sejarah, Fungsi, Kelebihan, dan Kekurangannya"