Skip to content Skip to sidebar Skip to footer

Digital Imaging: Pengertian, Fungsi, dan Prosesnya

Pengertian Digital Imaging atau Pencitraan Digital
Digital Imaging (Pencitraan Digital)
Pengertian Digital Imaging
Digital Imaging (Pencitraan Digital) adalah metode untuk mengolah gambar dari dokumen asli menjadi digital file dalam bentuk pixel yang dapat dibaca dan dimanipulasi oleh perangkat komputer grafis. Dengan digital imaging, kita dapat memperbaiki kekurangan dari gambar dan memperbaiki warna dari gambar sesuai dengan selera.

Selain itu, proses digital imaging sendiri relatif lebih mudah, setiap orang yang menguasai desain grafis, dipastikan mampu melakukan proses ini. Dalam industri periklanan teknik, Digital Imaging sangat mendukung sebuah karya fotografi. Karya fotografi yang ditampilkan seringkali mengalami pengolahan, perekayasaan, dan manipulatif.

Berkat Digital Imaging, kita bisa melihat foto seseorang sedang berjalan di tengah lautan. Hasil fotonya benar-benar artistik. Di lain waktu, teman Anda yang baru saja menikah menunjukkan hasil photo pre-weddingnya, teman Anda terlihat sangat mempesona seperti putri salju dan hasil fotonya terlihat sangat halus.

Fungsi Digital Imaging
Berikut beberapa fungsi digital imaging terutama untuk seorang desainer grafis di antaranya,
1. Membuat dan memperbaiki tata letak
Tata letak atau layout dalam sebuah gambar adalah poin penting. Hal ini akan sangat berkaitan dengan hasil yang diinginkan oleh perusahaan atau client karena penempatan gambar atau tulisan pada produk harus sesuai dengan media yang dituju, seperti kemasan produk, booklet, banner, dan media lainnya.
2. Mengolah gambar vektor dan bitmap
Gambar vektor merupakan gambar yang terdiri dari kombinasi titik dan garis dengan hasil gambar berupa kartun atau tulisan. Adapun gambar bitmap merupakan gambar yang terdiri dari kumpulan titik (pixel) dan kombinasi warna dengan hasil gambar berupa foto atau gambar berukuran besar (videotron).

Aplikasi pengolahan grafis yang digunakan antara vektor dan bitmap juga berbeda. Untuk gambar vektor, aplikasi yang digunakan meliputi CorelDraw dan Adobe Illustrator. Sedangkan pada gambar bitmap, aplikasi yang umum digunakan adalah Adobe Photoshop.

3. Mengolah video dan multimedia
Dalam dunia pencitraan digital, media yang bisa diolah tidak hanya berupa foto saja, tetapi gambar bergerak atau video. Anda bisa memberikan elemen tambahan pada video seperti menambahkan teks terjemahan atau lirik lagu. Anda juga bisa membuat animasi yang bisa disimpan di CD atau DVD.

Proses Digital Imaging
Penampilan atau cara menampilkan sesuatu adalah hal pertama yang bisa dinilai oleh mata kita. Maka dari itu, hasil foto akan diedit sedemikian rupa untuk menarik minat pembeli. Hasil foto tidak selalu bisa menghasilkan gambar 100% sama dengan aslinya. Akan ada perubahan hasil, mungkin terpengaruh dari lighting ataupun faktor lainnya.

Maka dari itu, adanya digital image bisa melakukan manipulasi terhadap hasil foto. Agar hasilnya terlihat sempurna. Proses yang bisa dilakukan digital imaging untuk menghasilkan hasil akhir yang sempurna seperti,
1. Image-Restoration. Sebuah proses yang memperbaiki kecacatan image,contohnya seperti noise. Terjadi saat pengambilan gambar yang kurang pencahayaan.
2. Image-Enchantment. Sebuah proses untuk memperbaiki kualitas gambar. Seperti mempertajam ataupun perbaikan kontras.
3. Image-Reconstruction. Sebuah proses yang berfungsi untuk membentuk ulang objek dari hasil proyeksi objek.
4. Image-Segmentation. Proses untuk memecah gambar menjadi beberapa bagian
5. Image-Analysis. Sebuah proses untuk besaran kuantitatif image, contohnya mendeteksi tepi objek dan representasi area.

Dari berbagai sumber

Download

Aletheia Rabbani
Aletheia Rabbani من لم يذق مر التعلم ساعة, تجرع ذل الجهل طول حياته | “Barang siapa yang tidak mampu menahan lelahnya belajar, maka ia harus mampu menahan perihnya kebodohan” _ Imam As-Syafi’i

Post a Comment for "Digital Imaging: Pengertian, Fungsi, dan Prosesnya"