Skip to content Skip to sidebar Skip to footer

Definisi Negara Terbelakang, Kriteria, Ciri, dan Daftarnya

Definisi Negara Terbelakang
Negara Terbelakang
A. Negara Terbelakang
Negara Terbelakang adalah negara tidak mampu berdiri sendiri karena tidak memiliki sistem ekonomi yang dapat memenuhi dan menstabilkan tingkat perekonomian negaranya sehingga dapat memengaruhi keadaan kehidupan masyarakat di negaranya. Selain itu, negara terbelakang memiliki tingkat kemiskinan yang tinggi dan terjadi hampir di seluruh wilayah negaranya. Negara terbelakang sangat rentan akan guncangan ekonomi  dan lingkungan serta memiliki tingkat sumber daya manusia yang rendah. Negara terbelakang atau negara-negara tertinggal dalam bahasa Inggris disebut dengan Least Developed Countries (negara-negara yang kurang berkembang) yang disingkat dengan LDC.

Negara terbelakang dicekam kemiskinan seperti tercermin di dalam pendapatan per kapita yang rendah. Pendapatan per kapita yang rendah ini tercermin pula dalam standar kehidupan rakyatnya yang rendah. Di negara seperti ini makanan adalah jenis konsumsi utama dan sekitar 75 persen dari pendapatan dibelanjakan untuk makanan, dibandingkan dengan hanya 20 persen di negara maju. Akibatnya, rata-rata kalori yang dimakan di negara terbelakang adalah 2000, dibandingkan 3000 lebih pada negara maju. Lebih dari 1200 juta penduduk tidak mempunyai air minum bersih dan lebih dari 1400 juta tidak mempunyai tempat pembuangan sampah yang memenuhi kesehatan. Dan pelayanan seperti pendidikan dan kesehatan sangat minim.

Perkotaan yang dipadati oleh pengemis, jarang mempunyai industri, persediaan tenaga listrik yang tidak memadai, tidak mempunyai jalan raya dan jalan kereta api yang cukup, pemerintah belum dapat memberikan pelayanan yang memadai, komunikasi buruk, rumah sakit dan lembaga pendidikan tinggi sangat sedikit, sebagian besar penduduk buta huruf, sistem perbankan jelek, dan ekspornya ke negara lain sama sekali terdiri bahan mentah, hasil tambang, atau buah-buahan dan beberapa bahan makanan.

Paul Hoffman menggambarkan keadaan suatu negara terbelakang dalam suatu ungkapan, setiap orang dapat memahami suatu negara terbelakang apabila ia melihatnya. Ia adalah suatu negara yang ditandai oleh kemiskinan, kota yang dipadati oleh pengemis dan penduduk desa yang sulit untuk mencari nafkah di kampung halamannya sendiri. Ia adalah suatu negara yang jarang memiliki suatu industri, seringkali dengan persediaan tenaga dan listrik yang tidak memadai. Negara seperti itu biasanya tidak memiliki jalan raya dan jalan kereta api yang cukup, pemerintah belum dapat memberikan pelayanan yang memadai dan komunikasi yang ada biasanya buruk. Rumah sakit dan lembaga pendidikan tinggi sangat sedikit.

B. Kriteria Negara Terbelakang
Menurut PBB, Sebuah negara dikatakan sebagai negara terbelakang atau negara tertinggal apabila terdapat tiga kritieria utama di antaranya,
1) Kemiskinan atau Poverty, kriteria kemiskinan ini berdasarkan rata-rata Pendapatan Nasional Bruto atau GNI (Gross National Income) selama tiga tahun. Mulai tahun 2015, negara yang Pendapatan Nasional Brutonya kurang dari US$1.035,- akan dimasukan ke dalam daftar negara terbelakang ini. Sedangkan negara yang Pendapatan Nasional Brutonya US$1.242,- dinyatakan lulus atau dikeluarkan dari daftar negara terbelakang (Least Developed Countries list) ini.
2) Indeks Aset Manusia  atau Human Assets Index (HAI), kriteria ini berdasarkan indikator kesehatan, nutrisi, pendidikan dan tingkat melek aksara atau melek huruf. Mulai tahun 2015, sebuah negara dikatakan sebagai negara terbelakang apabila indeks Aset Manusia (HAI) ini berada dibawah nilai 60. Negara Terbelakang yang nilai Indeks Aset Manusia diatas nilai 66 akan dinyatakan lulus dan dikeluarkan dari daftar negara terbelakang atau negara tertinggal ini.
3) Kerentanan Ekonomi atau Economic Vulnerability Index (EVI), kriteria ini berdasarkan ketidakstabilan produksi pertanian, ketidakstabilan ekspor barang dan jasa dan persentase penduduk yang mengungsi akibat bencana alam. Mulai tahun 2015, sebuah negara dikatakan sebagai negara terbelakang apabila nilai Indeks Kerentanan Ekonomi ini berada di atas 36. Negara terbelakang yang nilai indeksnya dibawah 32 akan dinyatakan lulus dan keluar dari daftar negara-negara terbelakang ini.

C. Ciri Negara Terbelakang
1) Kemiskinan Umum, negara terbelakang adalah negara yang dicekam kemiskinan seperti tercermin di dalam pendapatan per kapita yang rendah. Pendapatan per kapita yang rendah ini lebih jauh tercermin pula dalam standar kehidupan rakyatnya yang rendah.
2) Pertanian sebagai Mata Pencaharian Utama, di negara terbelakang, dua pertiga atau lebih penduduk tinggal di daerah pedesaan dan mata pencaharian utama adalah pertanian. Pertanian sebagai mata pencaharian pokok kebanyakan tidak bersifat produktif, sebab dilakukan dengan cara kuno dan dengan metode produksi usang serta ketinggalan zaman.
3) Ekonomi Dualistis, hampir semua negara sedang berkembang mempunyai perekonomian yang dualistis. Di satu pihak perekonomi pasar dan di pihak lain perekonomi pertanian; yang pertama berpusat di dekat kota sedang yang lain di daerah pedesaan. Dengan berpusat di kota, ekonomi pasar berciri ultra-modern. Sedangkan ekonomi pertanian sangat terbelakang dan berorientasi pada pertanian.
4) Sumber Alam Kurang Terolah, biasanya negara terbelakang tidak kekurangan tanah, air, hutan, dan kaya akan barang tambang. Tetapi belum atau kurang dimanfaatkan atau salah penggunaan sebab langkanya pengetahuan teknik serta tidak tersedianya modal dan kecilnya pasar.
5) Ciri-ciri Demografi, permasalahan demografi negara terbelakang sangat mengemuka satu sama lain sebab posisi demografi dan kecenderungannya. Yang disebabkan oleh luas, kepadatan, struktur usia, dan laju pertumbuhan penduduk yang beragam. Namun ada satu kesamaan ciri, yaitu pertambahan penduduk yang cepat.
6) Pengangguran dan Pengangguran Tersembunyi, pengangguran di kota membengkak seiring dengan urbanisasi dan meningkatnya pendidikan. Akan tetapi sektor industri tidak berkembang sejalan dengan pertumbuhan tenaga kerja, sehingga memperbesar pengangguran. Di samping itu ada pula penganggur yang berpendidikan, mereka gagal mendapatkan pekerjaan sebab tegarnya struktur dan tiadanya perencanaan tenaga kerja.
7) Keterbelakangan Ekonomi, di semua negara terbelakang, dicirikan secara khusus oleh keterbelakangan ekonomi berupa efisiensi tenaga kerja yang rendah, berbagai faktor yang tidak tersedia dan tidak berjalan dengan semestinya.
8) Ketiadaan Insiatif dan Usaha, ciri khas lain negara terbelakang adalah tiadanya kemampuan wiraswasta. Kewiraswastaan terhalang oleh sistem sosial yang menutup daya cipta. Kekuatan adat istiadat, ketegaran status, dan kecurigaan pada gagasan baru dan kecurigaan pada keinginan intelektual, kesemuanya itu menciptakan iklim yang tidak menunjang eksperimen dan inovasi.
9) Kelangkaan Alat Modal, kelangkaan pada hal ini adalah ciri umum lain negara miskin atau terbelakang. Negara terbelakang diartikan sebagai perekonomian yang miskin modal atau dengan tabungan dan investasi rendah.
10) Keterbelakangan Teknologi, keterbelakangan teknologi ini disebabkan oleh adanya dualisme teknologi yaitu penggunaan berbagai fungsi produksi sekaligus dalam sektor ekonomi yang maju dan sektor ekonomi yang tradisional.

D. Daftar Negara-negara Terbelakang di Dunia
Perserikatan Bangsa-bangsa atau PBB menetapkan 47 Negara yang masuk ke dalam daftar Negara-negara Terbelakang di Dunia atau List of Least Developed Countries (List of LDCs). Berdasarkan daftar ini, 4 negara terbelakang terletak di Oseania, 9 negara terbelakang berasal dari Benua Asia, 1 negara yang terletak di Benua Amerika Utara dan 33 negara terbelakang terletak di Benua Afrika.


Berikut ini adalah daftar Negara-negara Terbelakang di Dunia berdasarkan List of Least Developed Countries PBB yang diperbarui pada Juni 2017.
1) Afrika: Angola, Benin, Burkina Faso, Burundi, Chad, Djibouti, Eritrea, Ethiopia, Gambia, Guinea, Guinea-Bissau, Komoro, Lesotho, Liberia, Madagascar, Malawi, Mali, Mauritania, Mozambik, Niger, Republik Afrika Tengah, Republik Demokratik Kongo, Rwanda, Sao Tome dan Principe, Senegal, Sierra Leone, Somalia, Sudan, Sudan Selatan, Tanzania, Togo, Uganda, Zambia,
2) Amerika Utara: Haiti
3) Asia: Afghanistan, Bangladesh, Bhutan, Kamboja, Laos, Myanmar, Nepal, Timor Leste, Yaman
4) Oseania: Kepulauan Solomon, Kiribati, Tuvalu, Vanuatu

Sepuluh Negara Didaulat Sebagai Termiskin di Dunia
World Bank telah mengeluarkan daftar kondisi finansial setiap negara di seluruh dunia. Negara-negara tersebut pun dimasukkan dalam kategori termiskin sampai yang terkaya. Indikatornya didapatkan berdasarkan produk domestik bruto (PDB) per kapita. Besar kecilnya PDB sebuah negara dipengaruhi oleh banyak faktor. Tapi beberapa di antaranya yang paling mencolok adalah konflik sipil yang tak berkesudahan, korupsi yang merajalela hingga kepemimpinan otoriter yang menggila.

Di bawah ini adalah 10 negara yang didaulat sebagai negara termiskin di dunia di 2017 seperti yang terangkum dalam versi World Bank dan Businessinsider.com. Dan negara-negara tersebut didominasi oleh benua Afrika.
10. Guinea. Ekonomi Guinea belum juga stabil sejak tahun 1990an. Krisis sosial politik menjadi kendala utama bagi negara ini hingga terpuruk dalam kemiskinan. Tercatat, PDB per kapita Guinea hanya berada di angka $ 523,10.
9. Ethiopia. Sejak lama Ethiopia sudah diidentikan dengan kemiskinan. Meskipun sebenarnya di tahun 2007 negara ini telah memiliki perekonomian lebih baik daripada negara-negara sub-Sahara Afrika. Perekonomiannya memang hanya tergantung pada industri pertanian yang saat ini terbilang rentan dan kurang didanai pemerintah. Sampai kenyataannya saat ini Ethiopia hanya memegang PDB per kapita sebesar $ 505.00.
8. Gambia. Gambia merupakan negara terkecil di benua Afrika. Luas wilayahnya hanya 11.000 meter per segi dengan jumlah populasi 1,8 juta orang. Negara ini  lebih banyak mengandalkan industri pertanian dan peternakan sebagai pendapatan terbesarnya. Sayangnya, hal tersebut tidak begitu didukung oleh iklim dan kondisi tanah yang kurang subur. Lebih lagi peran pemerintah yang masih sangat kurang. Tercatat, Gambia hanya memiliki PDB per kapita sebesar $ 488,60.
7. Republik Demokratik Kongo. Kongo sebenarnya adalah negara kedua terbesar di benua Afrika. Dengan luas wilayah 2,35 juta kilometer per segi yang sebagian besar merupakan hutan, dan jumlah populasi sebanyak 77 juta jiwa, negara ini diklaim memiliki kekayaan sumber daya alam yang berlimpah. Sayangnya, negara ini telah jatuh sangat dalam pada sistem politik korup yang benar-benar menahan potensi kekayaan negara. Tercatat Kongo hanya memiliki $ 484,20 PDB per kapita.
6. Madagaskar. Selama hampir 20 tahun standar hidup di negara kepulauan ini terus menurun signifikan. Dengan populasi lebih dari 20 juta jiwa, Madagaskan hanya memiliki PDB per kapita sebesar $ 463,00. Kenyataannya ada sekitar 70% penduduknya hidup di bawah garis kemiskinan.
5. Liberia. Sejak tahun 1999 sampai 2003 Liberia selalu didera oleh perang sipil tak berkesudahan. Kondisi inilah yang menjadi penyebab utama perekonomian Liberia sangatlah buruk. Apalagi Liberia hanya mengandalkan industri pertanian untuk mendorong ekonominya. Di tahun 2010, negara ini percah tercatat memiliki 80% penduduknya yang memiliki pendapatan kurang dari $ 1.25 per harinya. Dan PDB per kapita Liberia sampai saat ini tercatat hanya sebesar $ 454,30.
4. Nigeria. Nigeria menjadi salah satu negara termiskin dan juga paling terbelakang dalam beberapa hal di dunia. Nigeria mengandalkan perekonomiannya pada ekstraksi sumber daya alam dan pertanian skala kecil. Sayangnya, kedua hal itu sangat rentan pada iklim dan cuaca yang tak menentu di sana. Nigeria tercatat memiliki PDB per kapita sebesar $ 415,40.
3. Republik Afrika Tengah. Republik Afrika Tengah merupakan negara yang memiliki sejarah kelam nan panjang. Kondisi politik yang tak stabil kerap memicu terjadinya perang sipil. Sentimentil agama juga menjadi poros keterpurukan negara ini. Hal inlah yang membuat negara ini kian terpuruk dalam kemiskinan. Kendati diperkirakan 45% pendapatan negara ini berasal dari ekspor berlian, namun buruknya tata kelola membuat perekonomian negara ini tak juga stabil. Akibatnya Republik Afrika Tengah hanya mampu menghasilkan PDB per kapita sebesar $ 333,20.
2. Burundi. Sama seperti Liberia maupun Republika Afrika Tengah, Burundi terkungkung dalam perang sipil yang kerap terjadi akibat perselisihan politik. Diperkirakan lebih dari 300 ribu sipil menjadi korban dan 67% penduduknya hidup dalam kemiskinan. PDB per kapita yang bisa didapatkan pun hanya sebesar $ 267,10.
1. Malawi. Inilah negara termiskin di dunia. Malawi memiliki penduduk berjumlah 16 juta jiwa dan menjadi salah satu negara terkecil di benua Afrika. Malawi bahkan sangat terbelakang di berbagai sektor. Negara ini bahkan masih mengandalkan cara bertani yang primitif. Tentu saja sangat rentan pada cuaca. Belum lagi buruknya fasilitas pendidikan dan kesehatan membuat negara ini kian jatuh pada rantai kemiskinan. Tercatat PDB per kapita negara ini hanya sebesar $ 226,50.


Dari berbagai sumber

Ket. klik warna biru untuk link

Download

Lihat Juga 
1. Pembaruan (inovasi)
2. Birokrasi 

3. Konsumerisme
4. Sekularisme

5. Westernisasi 
6. Masyarakat sebagai sebuah sistem sosial
7. Sistem sosial
8. Konservatisme
9. Liberalisme
10. Feminisme
11. Perbudakan
12. Peradaban
13. Komunisme
14. Fasisme
15. Revolusi
16. Kolonialisme

17. Daerah budaya (culture area)
18. Evolusi
19. Urbanisasi
20. Tradisi
21. Tabu
 
22. Konsep sosiologi. Patronase 
23. Konsep sosiologi. Patriarki
24. Gerak kebudayaan
25. Etnosentrisme
26. Enkulturasi

27. Difusi
28. Dampak perubahan sosial. Gerakan sosial
 
29. Corak kesadaran modern 
30. Konteks sosial yang melahirkan penyimpangan modernisme
31. Tradisi, autoritas, dan pseduo-komunikasi
32. Elemen-elemen modernitas
33. Demonstrasi
34. Hak asasi manusia
35. Oposisi
36. Dinamika kependudukan
37. Transmigrasi
38. Demografi
39. Mortalitas 

40. Kota
41. Lingkungan
42. Sensus penduduk
43. Iklim  

44. Pengertian Masyarakat Tradisional, Ciri, Aspek, Faktor Penghambat Perubahan dan Perbedaannya dengan Masyarakat Modern
45. Definisi Masyarakat Primitif dan Ciri-cirinya
46. Pengertian Masyarakat Modern, Ciri, Sikap, Aspek, dan Perbedaannya dengan Masyarakat Tradisional
47. Pengertian Gerakan Sosial, Karakteristik, Penyebab, Komponen, Tahapan, Jenis dan Contohnya
48. Definisi Budaya Massa (Mass Culture), Dasar Pembentukan, Ciri, dan Manifestasinya
49. Definisi Budaya Populer, Proses, Ciri, Jenis, Contoh, Dampak dan Perkembangannya di Indonesia
50. Definisi Negara Berkembang, Klasifikasi, Indikator, Ciri, Daftarnya
51. Pengertian Keluarga, Ciri, Fungsi, Peran, Tugas, Elemen, dan Jenisnya  
52. Definisi Negara Maju, Ciri, Klasifikasi, Faktor yang Mempengaruhi, dan Daftarnya
53. Definisi Reformasi, Syarat, Faktor Pendorong, Tujuan, dan Latar Belakang Reformasi di Indonesia
54. Definisi Radikal dan Radikalisme, Ciri, Faktor Penyebab, Kelebihan Kekurangan, dan Solusinya 
55. Definisi Industrialisasi, Proses, Cabang, Jenis, Dampak Sosial dan Lingkungan  
56. Definisi Rekayasa Sosial (Social Engineering), Proses, dan Fungsinya
57. Definisi Discovery, Invention dan Innovation serta Contohnya
58. Definisi Apatis, Penyebab, Ciri, Dampak Negatif dan Manfaat Positifnya
59. Definisi Teknologi, Sejarah Perkembangan, Jenis dan Manfaatnya
60. Definisi Efektif Efektivitas, Tingkatan, Kriteria, Aspek, Unsur, Pengukuran dan Contohnya
61. Definisi Efisien dan Efisiensi, Perbandingan, Cara dan Contohnya
62. Definisi Apriori dan Aposteriori, Penjelasan, Cara Kerja, Perbedaan, dan Kesimpulannya
63. Definisi Toleransi, Tokoh, Jenis, Manfaat, dan Contohnya
64. Definisi Ekstremisme, Ciri, Penyebab, dan Contohnya
65. Definisi Bangsa, Ciri, Unsur, Faktor Pembentuk, dan Kebangsaan Indonesia
66. Definisi Supremasi Hukum, Tujuan, dan Fungsinya

Tokoh, biografi, pemikiran, teori, dan karya terkait materi
1. Teori-teori Modernitas dan Postmodernitas

2. Kingsley Davis 
3. Arnold Toynbee
4. Ibn Khaldun 

5. Giambattista Vico
6. Oswald Spengler

7. Pitirim A. Sorokin
8. Auguste Comte
9. Herbert Spencer 

10. Emile Durkheim
11. Max Weber
12. Karl Marx
13. Amitai Etzioni
14. Esworth Huntington
15. Charles Darwin
16. Vilfredo Pareto
17. William F. Ogburn
18. Soerjono Soekanto
19. Robert Morrison MacIver
20. George Ritzer
21. Peter L. Berger
22. Selo Soemardjan
 

Materi Sosiologi SMA
1. Materi Sosiologi Kelas XII Bab 1.1 Perubahan Sosial dan Dampaknya (Kurikulum 2013)
2. Materi Sosiologi Kelas XII Bab 1.2 Perubahan Sosial dan Dampaknya (Kurikulum 2013)
3. Materi Sosiologi Kelas XII Bab 1.3 Perubahan Sosial dan Dampaknya (Kurikulum 2013)
4. Materi Sosiologi Kelas XII. Bab 1. Perubahan Sosial dan Dampaknya (Kurikulum 2013)
5. Materi Sosiologi Kelas XII. Bab 1. Perubahan Sosial (KTSP)
6. Materi Sosiologi Kelas XII Bab 1.1 Perubahan Sosial dan Dampaknya Terhadap Kehidupan Masyarakat (Kurikulum Revisi 2016)
7. Materi Sosiologi Kelas XII Bab 1.2 Perubahan Sosial dan Dampaknya Terhadap Kehidupan Masyarakat (Kurikulum Revisi 2016)
8. Materi Sosiologi Kelas XII Bab 1.3 Perubahan Sosial dan Dampaknya Terhadap Kehidupan Masyarakat (Kurikulum Revisi 2016)
9. Materi Sosiologi Kelas XII Bab 1.4 Perubahan Sosial dan Dampaknya Terhadap Kehidupan Masyarakat (Kurikulum Revisi 2016)
10. Materi Sosiologi Kelas XII Bab 1.5 Perubahan Sosial dan Dampaknya Terhadap Kehidupan Masyarakat (Kurikulum Revisi 2016)
11. Materi Sosiologi Kelas XII Bab 1.6 Perubahan Sosial dan Dampaknya Terhadap Kehidupan Masyarakat (Kurikulum Revisi 2016)
12. Materi Ujian Nasional Kompetensi Perubahan Sosial
Aletheia Rabbani
Aletheia Rabbani “Bila kau tak tahan lelahnya belajar, maka kau harus tahan menanggung perihnya kebodohan” _Imam Syafi’i

Post a Comment for "Definisi Negara Terbelakang, Kriteria, Ciri, dan Daftarnya"