Skip to content Skip to sidebar Skip to footer

Kepribadian ESFP: Pengertian, Karakteristik, Profesi yang Cocok, Tokoh, Kelebihan, Kekurangan, dan Faktanya

Pengertian Kepribadian ESFP
Kepribadian ESFP
Pengertian Kepribadian ESFP
Kepribadian ESFP adalah akronim dari kepribadian Extraverted, Sensing, Feeling, dan Prospecting (ESFP). Tipe kepribadian ESFP merupakan salah satu dari 16 jenis kepribadian yang diidentifikasi oleh indikator tipe Myers-Briggs (MBTI).

Secara umum, tes yang dikembangkan oleh Isabel Briggs Myers dan Katharine Briggs ini mengacu pada pada empat skala, yaitu Extraversion (E) – Introversion (I), Sensation (S) – Intuition (N), Thinking (T) – Feeling (F), dan Judging (J) – Perceiving (P).

Tipe kepribadian ESFP disebut juga sebagai Entertainer. Pasalnya, tipe kepribadian ini umumnya gemar menghibur orang lain. Mereka pun senang menolong dan peka dengan keadaan sekitar. Entertainer juga menjadi salah satu tipe kepribadian yang banyak dimiliki orang.

Jumlah orang dengan tipe kepribadian ini mencapai 10% dari total populasi wanita dan 7% dari total populasi pria di dunia. Apabila dijabarkan satu-persatu, kepribadian ESFP dapat dijelaskan sebagai berikut di antaranya,
1. Extraversion, di mana individu dengan kecenderungan pada dimensi ini akan sangat menyukai berada di antara orang banyak, terutama ketika menjadi pusat perhatian.
2. Sensing, dimensi ini menunjukkan individu yang cenderung memilih informasi konkret dan praktis yang detail dibanding suatu ide, gagasan, atau konsep yang masih abstrak berbentuk teoritis dengan gambaran secara umum saja.
3. Feeling, individu yang cenderung pada dimensi feeling akan lebih memiliki kemampuan perasa yang sangat baik terutama ketika harus memahami kondisi yang sedang dialami orang lain.
4. Perceiving, menunjukkan individu yang lebih menyukai segala hal dengan struktur, aturan, ketentuan, atau jadwal yang pasti dan cenderung menghindari hal yang spontan, fleksibel, dan kurang ada perencanaannya.

Kepribadian ESFP Menurut Para Ahli
1. Utami dan Bahtiar (2020) menyampaikan dalam jurnal penelitiannya bahwa kepribadian ESFP yang terdiri atas extraversion, sensing, feeling, serta perceiving adalah kepribadian pada seseorang yang menunjukkan kecenderungan introvert dengan kemampuan penginderaan serta dibantu oleh kemampuan perasa yang baik.
2. Dari situs Very Well Mind, kepribadian ESFP merupakan kebalikan dari kepribadian INTJ. Selain itu, ESFP juga disebut dengan “class clowns” atau “entertainers”. Hal tersebut dikarenakan mereka senang menjadi pusat perhatian serta pandai dalam membuat orang lain merasa lebih baik, membantu orang lain, serta memahami orang lain.

Karakteristik Khas Kepribadian ESFP
Orang dengan kepribadian ESFP memiliki beberapa karakteristik utama yang sangat menonjol di antaranya,
1. Suka bersosialisasi
Sebagai seorang extrovert, pribadi ESFP sangat suka bersosialisasi dan menghabiskan waktunya dengan orang lain. Bagi pribadi ESFP, kebahagiaannya berasal dari waktu yang ia habiskan bersama orang-orang yang ia sayangi.

Sementara bagi orang-orang di sekitarnya, pribadi ESFP adalah orang yang sangat menyenangkan, jenaka, dan selalu memiliki topik pembicaraan untuk didiskusikan.

2. Optimis
Individu ESFP umumnya juga merupakan orang yang sangat optimis dan berani. Ia sangat suka mencoba berbagai hal baru dan tidak takut untuk keluar dari zona nyamannya. Ini karena ia lebih suka belajar dari pengalamannya secara langsung daripada belajar melalui buku atau diskusi teoritis.

3. Spontan
Spontan juga merupakan salah satu karakteristik utama kepribadian ESFP. Pribadi ESFP biasanya tidak suka membuat rencana jangka panjang untuk masa depannya. Sebaliknya, ia lebih suka melakukan segala sesuatu secara langsung atau dengan perencanaan seminimal mungkin.

4. Perhatian
Orang dengan kepribadian ESFP biasanya merupakan pribadi yang penyayang, hangat, dan perhatian terhadap orang-orang di sekitarnya. Pribadi ESFP juga memiliki kemampuan yang kuat untuk merasakan apa yang orang lain rasakan, sekaligus tahu bagaimana cara menghadapinya.

5. Tidak suka dikritik
Walau pribadi ESFP adalah orang yang sangat mudah bergaul, tetapi mereka biasanya tidak suka dikritik oleh orang lain. Ini karena mereka adalah orang yang sangat sensitif dan emosional.

Orang dengan kepribadian ESFP juga kerap menganggap kritik dari orang lain adalah cara orang tersebut untuk menyudutkannya atau menghakiminya.

Sementara dari situs Very Well Mind dan Truity menyebutkan beberapa karakteristik atau ciri khas pada orang yang memiliki kepribadian ESFP di antaranya,
1. Memiliki kesadaran yang kuat terhadap lingkungan di sekitarnya serta memperhatikan dan tanggap terhadap orang lain. ESFP mampu merasakan apa yang dirasakan orang lain dan kemudian memberikan tanggapan yang tepat dengan hangat, bersimpati, dan santai.
2. Individu yang memiliki kepribadian ESFP cenderung praktis dan memiliki banyak ide. Mereka lebih suka belajar dengan praktik secara langsung dan cenderung tidak menyukai belajar secara tekstual dengan buku atau berdasarkan teori-teori.
3. Kesulitan untuk mengikuti proses pembelajaran yang konvensional atau hanya berdasarkan apa yang diajarkan oleh guru saja. Namun, mereka dapat membangun pemahaman ketika bisa berinteraksi dengan rekannya atau bisa belajar dari pengalaman.
4. Lebih suka hidup untuk saat ini dan di sini sehingga sering kali gagal memikirkan bahwa tindakan saat ini dapat mengarah pada dampak jangka panjang. Selain itu, mereka juga lebih memilih untuk hidup dengan sederhana dan menerima apa pun yang ada sekarang.
5. Tidak menyukai hal-hal yang sifatnya rutinitas karena mereka akan mudah bosan. Oleh karena itu, ESFP lebih suka mencari pengalaman dan petualangan baru yang menurut mereka cukup menarik dan menantang.

Profesi yang Cocok untuk Kepribadian ESFP
Individu yang berkepribadian ESFP juga memiliki kecenderungan profesi yang cocok untuk mereka di antaranya perawat, pekerja sosial, terapis fisik, terapis pijat, terapis okupasi, dokter anak, asisten dokter hewan, koordinator acara, manajer hubungan sosial, desainer mode, desainer interior, pembuat perhiasan, koki, tukang kebun, musisi, seniman, fotografer, pemadam kebakaran, petugas kepolisian.

Tokoh yang Mempunyai Kepribadian ESFP
Berdasarkan situs 16personalities, berikut adalah beberapa tokoh besar yang tentunya sudah terkenal di seluruh dunia dengan kepribadian ESFP di antaranya Pablo Picasso, Saint Mark, Bop Hope, Woody Harrelson, Judy Garland, Elvis Presley, Paul McCartney, Goldie Hawn, Elisabeth Taylor, Elton John, Bill Clinton, Dolly Parton, Ronald Reagan, Magic Johnson, Marilyn Monroe, Jamie Foxx, Mark Cuban, Jamie Oliver, Steve Irwin, Will Smith, Miley Cyrus, Adele, Adam Levine.

Kelebihan Kepribadian ESFP
ESFP punya beberapa kelebihan, seperti senang bersosialisasi, optimis, fleksibel, seru, hangat, energik, tanggap, peduli, petualang, sabar, mandiri, kreatif. Kepribadian ini banyak dikenal dan disukai orang. Begitupun dengan mereka yang suka bersosialisasi dengan orang lain.

Itulah mengapa sikap kepribadian ESFP sangat ramah dan hangat. Mereka juga tahu persis apa yang disenangi dan dibutuhkan lawan bicaranya. Kebiasaannya yang sangat menikmati hidup saat ini membuat seorang ESFP gemar mencoba hal-hal baru

Sesuai kelebihannya yang suka bersosialisasi, kepribadian ini dapat sangat berkembang saat mereka berada di dalam sebuah kelompok. Mereka suka berbagi pengalaman dan cerita dengan orang lain, baik itu mengenai kehidupan pribadi, pendidikan, hingga lingkungan pekerjaan.

Kekurangan Kepribadian ESFP
Di samping kelebihan, ada pula kekurangan karakter ESFP di antaranya gampang bosan, tidak suka membuat rencana ke depan, impulsif, tidak suka teori abstrak. Kebiasaannya yang enggan membuat perencanaan kerap menyulitkan ESFP untuk berpikir kalau tindakannya dapat mengarah pada konsekuensi di kemudian hari.

Secara tidak langsung, mereka sering terburu-buru untuk mencari tahu solusi tanpa berpikir panjang saat berhadapan dengan situasi baru. Sifatnya yang gampang bosan dan kerap haus dengan pengalaman baru membuat kepribadian ini cenderung kurang menyukai rutinitas dalam jangka waktu lama.

Kekurangan lainnya dari karakter ESFP, yaitu sulit untuk fokus dan berkomitmen pada satu hal yang membuat mereka dicap sebagai orang yang tidak bisa diandalkan. Inilah yang kerap membuat mereka cemas karena dihantui perasaan tidak ingin mengecewakan orang lain.

Perlu diketahui juga, kepribadian ini bisa merasa stres ketika ada banyak rencana dan struktur yang perlu mereka pikirkan. Selain tidak suka dengan perencanaan, mereka stres karena lebih senang beradaptasi dan spontan dalam bertindak.

Stres yang mereka alami juga bisa karena dipaksa untuk membuat keputusan, apalagi karena ini bukan keahlian mereka.

Fakta Kepribadian ESFP
Truity, situs yang banyak membahas seputar MBTI  menyebutkan bahwa terdapat beberapa fakta mengenai orang-orang dengan kelompok kepribadian ESFP di antaranya,
1. Persentase populasi orang yang berkepribadian ESFP di seluruh dunia sekitar 8,5 persen. Angka tersebut cukup besar dibanding tipe kepribadian lainnnya dengan menjadi tipe kepribadian terbanyak ke-6.
2. Lebih memilih menggunakan teknik emotional focused coping dibanding cara spiritual atau sumber fisik lainnya untuk menjadi coping stress.
3. Cenderung melihat pendidikan sebagai kewajiban dibanding sebagai wadah untuk menunjukkan rasa penasaran terhadap pengetahuan serta lebih suka belajar penerapan secara langsung.
4. Di antara tipe kepribadian lainnya, ESFP bisa menonton televisi lebih dari tiga jam dalam sehari.
5. Menjadi tipe kepribadian kedua yang merasakan tingkat kepuasan tertinggi.
6. Ketika bekerja, ESFP cenderung merasa puas terhadap rekan-rekan kerjannya, tetapi tidak puas terhadap keamanan kerja, stres, penghasilan, serta pencapaian yang diraih.
7. Memiliki nilai personal terkait keluarga, kesehatan, persahabatan, keamanan finansial, dan spiritualitas.

Dari berbagai sumber

Download

Dani Ramdani
Dani Ramdani | Pemilik Situs Sosiologi79.com dan Sosial79.com | Alumni Sosiologi Universitas Lampung | Staf Pengajar Sosiologi di SMAN 1 Cibeber Kab. Lebak Banten

Post a Comment for "Kepribadian ESFP: Pengertian, Karakteristik, Profesi yang Cocok, Tokoh, Kelebihan, Kekurangan, dan Faktanya"