Skip to content Skip to sidebar Skip to footer

One-Time Password (Kode OTP): Pengertian, Karakteristik, Cara Kerja, Contoh, dan Cara Melindunginya

Pengertian One Time Password atau Kode OTP
One- Time Password (Kode OTP)
Pengertian One-Time Password (Kode OTP)
One-Time Password (Kode OTP) adalah sebuah kode yang dikirimkan lewat email, SMS, atau telepon yang berisi angka atau huruf yang diolah secara otomatis sebagai bukti autentik dalam transaksi atau aktivitas secara online. OTP digunakan untuk memvalidasi upaya masuk ke dalam akun atau untuk melakukan hanya sebanyak satu kali.

OTP bertujuan menghindari kelemahan yang dimiliki oleh sistem autentikasi berbasis password statis. OTP juga dikombinasikan dengan autentikasi dua faktor. OTP pun membutuhkan akses ke perangkat yang hanya dimiliki serta hal yang hanya diketahui oleh pemilik akun.

Saat ini, OTP juga diberlakukan di banyak aplikasi. Aplikasi dompet digital atau e-commerce lazim menggunakannya demi mencegah berbagai tindak kejahatan dan tindakan kriminal yang merugikan satu pihak.

Karakteristik One-Time Password (Kode OTP)
1. Penggunaannya dilakukan satu kali
Sama dengan namanya, One-time Password boleh digunakan hanya sekali saja ketik Anda memakai sistem dalam melakukan transaksi apapun aplikasinya. Hal ini sangat berguna dalam mencegah berbagai penyadapan di kata sandi yang dapat digunakan siapa saja.

Jadi, kalau kode OTP sudah Anda gunakan, Anda harus meminta kode OTP yang lain ketik akan menjalankan transaksi selanjutnya dan begitu seterusnya.

2. Hanya dapat digunakan di rentang waktu tertentu
Umumnya One-time Password memang hanya dikeluarkan dan digunakan dalam rentang waktu tertentu. Misalkan, Anda meminta kode OTP dan mendapatkan kode OTP yang ada di token dan hanya dapat digunakan 3 sampai 6 menit saja.

Setelah keluar dari rentang waktu tersebut, sudah dipastikan kode OTP sudah tidak bisa digunakan lagi dan Anda harus meminta ulang.

3. Konteksnya cukup sempit
One-time Password hanya dapat digunakan dalam kepentingan tertentu saja, misalkan, kode OTP di akun bank hanya dapat digunakan satu kali serta di transaksi yang hanya itu saja. Dengan demikian akan mengurangi berbagai risiko kecurangan atau tindakan kriminal yang lain.

Cara Kerja One-Time Password (Kode OTP)
Pada prinsipnya, sistem one time password memberikan urutan angka yang akan muncul berdasarkan waktu dengan rumusan tertentu. Hal tersebut telah ditetapkan dan disinkronisasikan antara server OTP dengan token OTP.

Kemudian, nomor atau kombinasi tersebut dikirimkan melalui berbagai media sesuai preferensi pengguna. Media tersebut bisa SMS, email, atau telepon. Kombinasi huruf dan angka yang dikirimkan tersebut kemudian dimasukkan ke dalam aplikasi.

Jika sesuai, pengguna dapat masuk dan menggunakan aplikasinya. Jika salah, pengguna dapat meminta OTP untuk dikirimkan kembali. Karena one time password adalah kode yang dikirimkan ke media personalmu seperti SMS dan email, hanya anda yang mendapatkan kombinasi kode tersebut.

Contoh Kode One-Time Password (Kode OTP)
Terdapat beberapa contoh OTP yang familiar saat ini di antaranya,
1. One Time Password pesan singkat (SMS, WhatsApp, dan lain-lain)
Awalnya, sebagian besar OTP dikirim sebagai pesan SMS. Setelah pengguna memulai upaya login-nya, mengisi nama pengguna dan kata sandi yang benar, SMS OTP dikirim ke nomor ponsel yang terhubung ke akunnya. Pengguna kemudian memasukkan kode ini yang ditampilkan di ponsel ini di layar login, menyelesaikan proses otentikasi.

2. One Time Password sebagai pesan suara
Alternatif untuk One Time Password melalui SMS adalah voice. Dengan suara, kata sandi yang diucapkan diterima sebagai panggilan telepon di ponsel pengguna. Kata sandi tidak akan disimpan di ponsel pengguna dan voice sangat membantu bagi pelanggan dengan penglihatan terbatas. Kamu juga dapat menerapkan suara sebagai cadangan jika SMS tidak terkirim.

3. One Time Password sebagai pemberitahuan push
One Time Passwords via push mirip dengan SMS OTP. Kode yang dibuat secara otomatis dikirim sebagai pemberitahuan push ke aplikasi di telepon pengguna. Kemudian, pengguna harus menyalin kode tersebut ke layar login untuk memverifikasi identitasnya. Konteks push notification ini jika pengguna menggunakan aplikasi khusus.

Cara Melindungi One-Time Password (Kode OTP)
Saat Anda mendapatkan kode OTP yang harus dilakukan adalah Anda melakukan pengamanan yang ketat, supaya bisa melindungi kode OTP sehingga transaksi yang Anda lakukan bisa benar-benar baik. Cara yang bisa dilakukan supaya akun yang Anda miliki aman di antaranya,
1. Harus selalu waspada juga teliti. Misalkan ada nomor asing menghubungi Anda serta mengaku suatu pihak perwakilan misalkan suatu bank. Anda patut curiga, sebab bank menggunakan nomor yang jelas juga alamat yang cukup jelas saat menghubungi Anda.
2. Jangan Anda memberikan kepada siapa saja kode OTP yang Anda terima, sebab dikhawatirkan akan menjadi celah terjadinya tindakan penipuan dan lain sebagainya.
3. Silahkan anda mengganti password juga PIN yang Anda punyai dengan berkala. Untuk PIN usahakan membuat yang berbeda dari yang sebelumnya dan harus berbeda dari setiap Kartu yang Anda punyai. Jangan menggunakan PIN yang mudah dibobol misalkan tanggal lahir dan yang lainnya, sebab bisa dengan mudah ditebak oleh orang lain.
4. Jangan membiarkan kartu Anda ada di tangan orang lain tanpa seizin Anda. Contohnya, ketika membayar di kasir. Hal ini dilakukan supaya bisa mencegah informasi diambil dan di catat orang lain. Meski lengkap dengan teknologi chip, adanya informasi yang ada di kartu itu misalkan nomor ATM, dan lain sebagainya bisa digunakan dengan mudah oleh orang yang tidak bertanggung jawab.
5. Lakukanlah temporary block ketika kartu Anda tidak sedang digunakan.
6. Jangan lupa melakukan aktivitas aplikasi supaya apapun transaksi yang telah terjadi bisa terdeteksi pada aplikasi yang Anda gunakan.

Dari berbagai sumber

Download

Ket. klik warna biru untuk link

Lihat Juga 

Kamus Sosiologi

Dani Ramdani
Dani Ramdani Pemilik Situs Sosiologi79.com dan Sosial79.com | Alumni Sosiologi Universitas Lampung | Staf Pengajar Sosiologi di SMAN 1 Cibeber Kab. Lebak Banten

Post a Comment for "One-Time Password (Kode OTP): Pengertian, Karakteristik, Cara Kerja, Contoh, dan Cara Melindunginya"