Skip to content Skip to sidebar Skip to footer

Golden Rule: Pengertian dan Bentuknya

Pengertian Golden Rule atau aturan emas
Golden Rule (Aturan Emas)
Pengertian Golden Rule
Golden rule (aturan emas) atau etika timbal balik adalah standar atau patokan moral yang sifatnya universal. Landasan moral universal yang dimaksudkan di sini berarti standar yang digunakan dalam bertindak dan berlaku sama bagi setiap manusia yang ada.

Golden rule menumbuhkan suatu pandangan bahwa orang lain adalah “saya” atau “diri saya sendiri” maka bijaksananya memperlakukan orang lain seperti kita ingin diperlakukan. Dari sudut pandang psikologis golden rule bisa dipahami sebagai suatu bentuk empati, yakni suatu wujud pemikiran bahwa kita sangat memahami pemikiran dan keinginan orang lain.

Secara sosiologis, golden rule adalah penyamaan pengakuan dan penghargaan kemanusiaan. Golden rule merupakan suatu prinsip altruisme dalam pelbagai budaya dan agama. Ia merupakan suatu prinsip kemurahan hati, suatu kehendak untuk memberikan hal-hal terbaik dan positif bagi orang lain.

Bentuk Golden Rule
Terdapat beberapa bentuk Golden Rule yang dilansir dari Situs Effectiviology di antaranya,
1. Bentuk Positif Formulasi positif ini menyatakan bahwa seseorang harus memperlakukan orang lain secara ia ingin diperlakukan. Misalnya, jika seseorang ingin dihormati, maka perlakukan orang lain dengan hormat pula.
2. Bentuk Negatif Tidak jauh berbeda dengan bentuk positif, tetapi dalam formulasi ini sifat bahasanya lebih berformulasi menjadi negatif. Formulasi ini menyatakan bahwa seseorang tidak boleh memperlakukan orang lain secara ia tidak ingin diperlakukan. Misalnya, jika seseorang tidak ingin diperlakukan jahat, maka jangan berbuat jahat kepada orang lain.
3. Bentuk Empatik Formulasi ini lebih bersifat harapan, yaitu jika seseorang menginginkan sesuatu pada orang lain, maka ia menginginkannya pula dalam diri sendiri. Misalnya, jika seseorang berharap diperlakukan baik oleh orang lain, maka ia berkeinginan baik terhadap dirinya sendiri. Atau jika seseorang berharap orang lain sakit, maka ia berkeinginan sakit terhadap dirinya sendiri.

Dari berbagai sumber

Download

Dani Ramdani
Dani Ramdani | Pemilik Situs Sosiologi79.com dan Sosial79.com | Alumni Sosiologi Universitas Lampung | Staf Pengajar Sosiologi di SMAN 1 Cibeber Kab. Lebak Banten

Post a Comment for "Golden Rule: Pengertian dan Bentuknya"