Skip to content Skip to sidebar Skip to footer

Marketing Mix 7P: Pengertian, Tujuan, Konsep, Strategi, dan Manfaatnya

Pengertian Marketing Mix 7P
Marketing Mix 7P
Pengertian Marketing Mix 7P
Marketing mix 7P adalah strategi pemasaran yang merupakan pembaruan dari marketing mix 4P. Sementara istilah marketing mix sendiri merujuk pada kumpulan aspek-aspek marketing yang telah banyak digunakan para pelaku bisnis di seluruh dunia demi menciptakan bisnis yang efisien dan efektif.

Pertama kali diperkenalkan pada tahun 1948 oleh Neil Borden, seorang Profesor Marketing Harvard, istilah ini terus dikembangkan hingga terciptalah marketing mix 4P dari Jerome McCarthy. Kemudian, terdapat tiga aspek tambahan dan menjadi marketing mix 7P.

Pengertian Marketing Mix 7P Menurut Ahli
1. Kotler & Amstrong (1997). Marketing mix adalah sekumpulan alat pemasaran untuk menyakinkan target pasar yang biasa digunakan oleh perusahaan. Bagi mereka, pendekatan 4P product, price, place, dan promotion berhasil diterapkan pada produk manufaktur, namun masih perlu elemen tambahan.
2. Booms & Bitner (1981). Booms & Bitner menyarankan elemen tambahan 3P terutama yang terlibat dalam pemasaran bidang jasa atau layanan, yaitu people, physical evidence, dan process.
3. Yazid (1999). Merujuk pada pengertian marketing mix dari Kotler & Amstrong serta Booms & Bitner, Yazid menegaskan bahwa dalam bidang jasa atau layanan elemen dari marketing mix 7P adalah product, price, place, promotion, people, physical evidence, dan process.

Jadi, pengertian marketing mix 7P adalah elemen-elemen taktis dengan versi lebih lengkap dari bauran marketing mix 4P. Elemen tersebut terdiri dari Product, Price, Place, Promotion, People, Physical Evidence, dan Process.

Tujuan Marketing Mix 7P
Bauran pemasaran (Marketing mix) ditujukan sebagai strategi atau alat taktis yang digunakan oleh manajemen pemasaran dalam mengambil keputusan dalam hal target rencana serta tujuan lain mengenai kegiatan pemasarannya.

Bauran pemasaran dapat diartikan sebagai strategi kombinasi yang dapat dilakukan oleh bidang pemasaran dalam suatu perusahaan. Strategi ini tentunya diperlukan dalam suatu perusahaan untuk mencapai tujuan tertentu.

Konsep Marketing Mix 7P
Awalnya konsep bauran pemasaran dikenal dengan istilah 4P (Product, Price, Place, Promotion). Kemudian pakar marketing Boom dan Bitner menambahkan bauran pemasaran dalam bisnis jasa menjadi 7P.
1. Product (Produk)
Product yang dimaksud di sini adalah sesuatu yang dijual dalam bisnis atau perusahaan. Baik itu barang maupun jasa yang memiliki nilai guna serta yang sedang dibutuhkan oleh konsumen. Kunci keberhasilan pemasaran produk adalah barang dan jasa tersebut haruslah menjawab kebutuhan konsumen.

Tidak hanya itu saja sebetulnya. Suatu barang atau jasa dituntut harus memiliki nilai lebih dibanding produk lain. Hal itu supaya produk tersebut bisa menjadi pilihan konsumen. Apalagi saat ini persaingan sangat ketat. Ada banyak sekali produk serupa dan sejenis yang sengaja dilempar ke pasar dalam waktu bersamaan.

2. Price (Harga)
Price atau harga merupakan sejumlah uang yang harus dikeluarkan oleh konsumen untuk mendapatkan barang dan jasa yang dijual. Harga sudah menjadi aspek yang tidak kalah penting. Maka penentuannya perlu pertimbangan yang matang.

Hal ini karena seringkali konsumen menggunakan harga sebagai bahan pertimbangan sebelum membeli suatu barang maupun jasa. Harga ini sifatnya sangat flexible. Oleh karena itu, ada baiknya perusahaan untuk mengikuti alur dinamika pasar dalam penentuan harga produk pada nilai yang tepat.

Harga dianggap sudah dalam level yang tepat adalah di mana suatu harga tetap diterima konsumen. Namun sekaligus perusahaan masih bisa mendapatkan keuntungan.

3. Place (Tempat)
Tempat ini maksudnya adalah lokasi untuk melakukan proses jual beli produk baik barang maupun jasa. Konsep ini sangat penting terutama bagi usaha konvensional. Perusahaan dengan bisnis konvensional harus paham betul di mana lokasi yang strategis.

Setidaknya yang mudah dikunjungi oleh konsumen. Namun itu dikhususkan untuk bidang usaha konvensional saja. Sementara saat ini sudah marak yang namanya bisnis modern atau bisnis online. Oleh karena itu di jaman ini pengertian aspek tempat lebih beragam. Terutama disesuaikan dengan media yang digunakan.

4. Promotion (Promosi)
Tujuan utama dari promosi adalah supaya konsumen lebih mengenal serta merasa tertarik untuk mencoba membeli produk. Baik itu produk berupa barang maupun jasa. Dalam kegiatan promosi, perusahaan harus mampu mengubah persepsi konsumen menjadi positif terhadap produk yang dijual.

Promosi bisa dilakukan dengan beragam cara. Baik itu secara offline misalnya face to face, atau door to door. Hingga pemasaran secara online yaitu melalui media social, internet, dan masih banyak lagi.

5. Process (Proses)
Aspek proses merupakan gabungan dari keseluruhan aktivitas. Mulai dari prosedur, jadwal pekerjaan, aktivitas, mekanisme, serta hal-hal rutin lainnya. Seluruh aktivitas tersebut berhubungan dengan produk yang dihasilkan serta disampaikan kepada konsumen. Perusahaan atau bisnis harus mengutamakan aspek proses ini. Karena proses berhubungan langsung dengan pihak konsumen.

Sementara konsumen sendiri merupakan pihak yang menerima produk baik barang maupun jasa yang dibuat oleh perusahaan. Dalam aspek proses ini akan terdapat aktivitas pelayanan serta proses transaksi. Perusahaan harus terus berusaha untuk memberikan pelayanan yang memuaskan untuk konsumen dengan beragam teknik sampai mereka merasa puas.

6. People (Orang)
Termasuk juga dalam konsep 7P adalah people atau aspek orang. Yang dimaksud people disini tentu bukan hanya konsumen saja. Namun seluruh SDM yang terlibat, termasuk pekerja hingga tim bisnis. Khusus untuk aspek ini sangat penting untuk diperhatikan. Hal tersebut dikarenakan setiap orang tentunya punya kecenderungan yang berbeda dalam mengelola bisnis.

Namun SDM yang berhubungan langsung dengan pelayanan dianggap sebagai bagian paling vital. Bagian SDM pelayanan akan langsung dapat mempengaruhi persepsi pembeli, pribadi pelanggan, sekaligus pelanggan lain yang ada di lingkungan pelayanan tersebut. Pada intinya perusahaan perlu menaruh perhatian lebih pada SDM yang terlibat dalam kegiatan bisnis.

7. Physical Evidence (Bukti Fisik)
Terakhir yang masuk dalam konsep 7P adalah bukti fisik/physical evidence yaitu semua perangkat yang digunakan sebagai pendukung berjalannya sebuah bisnis. Untuk bisnis skala besar, sudah pasti semakin banyak membutuhkan perangkat. Selain itu akan semakin kompleks pula fungsi serta penggunaannya.

Strategi Marketing Mix 7P
Berikut rangkuman strategi penerapan marketing mix 7P yang efektif di antaranya,
1. Membuat produk dengan harga yang sesuai
Strategi pertama adalah menentukan produk sekaligus harga yang sesuai. Seperti penjelasan tadi, sesuaikanlah produk dan harga dengan kondisi pasar serta target customer bisnis Anda.

2. Menentukan lokasi bisnis yang strategis
Pastikan Anda memilih lokasi bisnis yang strategis dan juga menyesuaikan pada target pasar bisnis Anda. Perhatikan apakah lokasi tersebut memiliki kemudahan dalam akses jalan dan koneksi jaringan internetnya.

3. Membuat rancangan promosi
Karena ada banyak sekali saluran atau media untuk promosi, penting bagi Anda merancang strategi promosi bisnis yang sesuai dengan target customer. Jangan lupa juga untuk terus aktif dalam mengkomunikasikan bisnis Anda pada jejaring sosial agar berpotensi lebih mudah dijangkau calon pelanggan.

4. Mengelola karyawan dengan baik
Setelah bisnis semakin berkembang, kemungkinan besar Anda akan membutuhkan tambahan karyawan. Dengan begitu, pastikan untuk mengelola karyawan Anda secara tepat dan jangan lupa menerapkan SOP (Standar Operasional Prosedur) agar aktivitas perusahaan tetap lancar dan efektif.

Manfaat Marketing Mix 7P
1. Membuka dan mendapatkan pendapatan
Inti dari pemasaran adalah untuk melayani berbagai peluang untuk mendatangkan keuntungan dalam praktik jual beli produk dan barang, melalui pemotongan utilitas waktu, tempat dan kepemilikan. Bahwa pendapatan dan investasi dapat digunakan sebagai keuntungan dalam usaha masa depan.

Pemasaran harus diberikan perhatian yang paling penting dalam operasional bisnis, karena kelangsungan hidup awal dan konklusif dari perusahaan bertaruh pada potensi operasi pemasaran.

2. Dukungan untuk membuat keputusan bisnis yang tepat
Ada banyak kasus dalam menjalankan bisnis termasuk mengalami permasalahan selama proses penciptaan dan distribusi barang dan jasa. Bisnis juga membutuhkan informasi dan pertanyaan yang tepat dan relevan terkait dengan produk dan layanan mereka.

Proses pemasaran meringankan kompleksitas pengusaha atau pemilik bisnis dengan membentuk hubungan langsung antara produsen dan konsumen.

3. Pertukaran dan kemajuan barang
Pemasaran juga sangat bermanfaat dalam deportasi, transaksi dan perkembangan barang dan jasa. Produk dan layanan dibuat tersedia untuk konsumen oleh banyak perantara seperti grosir dan vendor. Pemasaran menguntungkan bagi produsen dan konsumen keduanya.

4. Memajukan ekonomi lebih baik
Bisnis adalah bagian sektor ekonomi, karena pemasaran dianggap dan dicirikan sebagai saran utama yang mengatur perputaran ekonomi. Struktur pemasaran yang terorganisir membantu perekonomian untuk bangkit dan mengurangi beban perekonomian yang lebih kurang kuat.

5. Membuka peluang ide-ide bisnis baru
Ekonomi dan bisnis serta konsep pemasaran sangat dinamis dan progresif mengikuti zaman dan trend yang mana ini juga telah mengubah dan memodifikasi beberapa aspek untuk berfungsinya aktivitas tertentu dengan lebih baik. Dengan perubahan selera dan preferensi konsumen pemasaran sesuai pemahaman dan keutuhan yang sesuai termasuk preferensi bisnis era digital.

6. Membantu meningkatkan taraf hidup
Melalui ketersediaan pasokan barang dan jasa yang berkesinambungan kepada pelanggan dengan harga nominal, pemasaran memiliki juga peran penting dalam membangun taraf hidup masyarakat. Ini tidak terlepas dari semua peran masyarakat yang mempengaruhi pemasaran.

7. Membuka lapangan kerja
Pemasaran adalah praktik rumit yang melibatkan banyak orang di bawah satu segmen karena kegiatan pemasaran utama meliputi pembelian, penjualan, pengangkutan, penyimpanan, dll. Setiap fungsi terdiri dari kegiatan berbeda yang dilakukan oleh berbagai macam individu yang oleh karena itu membantu dalam meningkatkan tingkat pekerjaan.

Menurut sumber, hampir 40% dari seluruh populasi bergantung pada pemasaran secara langsung atau tidak langsung yang membuat peran pemasaran telah meluas dan membantu dalam meningkatkan tingkat pekerjaan bagi banyak orang.

Dari berbagai sumber

Download

Ket. klik warna biru untuk link

Lihat Juga  

Materi Sosiologi SMA
1. Materi Sosiologi Kelas XII Bab 1.1 Perubahan Sosial dan Dampaknya (Kurikulum 2013)
2. Materi Sosiologi Kelas XII Bab 1.2 Perubahan Sosial dan Dampaknya (Kurikulum 2013)
3. Materi Sosiologi Kelas XII Bab 1.3 Perubahan Sosial dan Dampaknya (Kurikulum 2013)
4. Materi Sosiologi Kelas XII. Bab 1. Perubahan Sosial dan Dampaknya (Kurikulum 2013)
5. Materi Sosiologi Kelas XII. Bab 1. Perubahan Sosial (KTSP)
6. Materi Sosiologi Kelas XII Bab 1.1 Perubahan Sosial dan Dampaknya Terhadap Kehidupan Masyarakat (Kurikulum Revisi 2016)
7. Materi Sosiologi Kelas XII Bab 1.2 Perubahan Sosial dan Dampaknya Terhadap Kehidupan Masyarakat (Kurikulum Revisi 2016)
8. Materi Sosiologi Kelas XII Bab 1.3 Perubahan Sosial dan Dampaknya Terhadap Kehidupan Masyarakat (Kurikulum Revisi 2016)
9. Materi Sosiologi Kelas XII Bab 1.4 Perubahan Sosial dan Dampaknya Terhadap Kehidupan Masyarakat (Kurikulum Revisi 2016)
10. Materi Sosiologi Kelas XII Bab 1.5 Perubahan Sosial dan Dampaknya Terhadap Kehidupan Masyarakat (Kurikulum Revisi 2016)
11. Materi Sosiologi Kelas XII Bab 1.6 Perubahan Sosial dan Dampaknya Terhadap Kehidupan Masyarakat (Kurikulum Revisi 2016)
12. Materi Ujian Nasional Kompetensi Perubahan Sosial             
13. Materi Ringkas Perubahan Sosial

Aletheia Rabbani
Aletheia Rabbani “Bila kau tak tahan lelahnya belajar, maka kau harus tahan menanggung perihnya kebodohan” _Imam Syafi’i

Post a Comment for "Marketing Mix 7P: Pengertian, Tujuan, Konsep, Strategi, dan Manfaatnya"