Skip to content Skip to sidebar Skip to footer

Laguna: Pengertian, Proses Pembentukan, dan Jenisnya

Pengertian Laguna
Laguna
Pengertian Laguna
Laguna dalam Kamus Besar Bahasa Indonesia (KBBI) adalah danau asin dekat pantai yang dahulu merupakan bagian laut (yang dangkal), yang karena peristiwa geografi terpisah dari laut; danau kecil atau tasik yang terjadi pada laut dangkal yang dikelilingi oleh beting karang atau gosong pasir yang menutup pesisir atau muara sungai.

Secara etimologi, laguna merupakan serapan dari bahasa Latin Lacuna, yang berarti "ruang kosong", atau dari bahasa Italia: Laguna, berarti "perairan tenang" yang merujuk pada sekumpulan air asin yang terpisah dari laut oleh penghalang yang berupa pasir, batu karang atau semacamnya.

Laguna menunjuk ke laguna pantai yang terbentuk oleh pasir atau karang di pantai yang dangkal dan laguna atol yang terbentuk dari pertumbuhan terumbu karang. Jadi, air yang tertutup di belakang gugusan karang atau pulau-pulau atau di dalam atol disebut laguna.

Laguna pantai biasa ditemukan di pantai dengan pasang surut relatif kecil. Mencakup kira-kira 13 persen dari keseluruhan garis pantai. Umumnya memanjang sejajar dengan pantai dan dipisahkan dari laut oleh pulau penghalang, pasir, bebatuan, atau terumbu karang. Penghalang laguna bukan karang dibentuk oleh aksi gelombang atas arus pelabuhan yang terus menerus membuat sedimen kasar lepas pantai.

Sekali penghalang laguna terbentuk, sedimen yang lebih runcing bisa menetap di air yang relatif tenang di belakang penghalang, termasuk sedimen yang dibawa ke laguna oleh sungai. Khasnya laguna pesisir memiliki bukaan sempit ke laut. Sebagai akibatnya, keadaan air dalam laguna bisa agak berbeda dari air terbuka di laut dalam hal suhu, salinitas, oksigen yang dibebaskan dan muatan sedimen.

Proses Pembentukan Laguna
Bentuk laguna beragam, bergantung pada jenis dari penghalang air laut yang membentuknya. Selain itu, ada juga peran proses sedimentasi hingga pasang surutnya gelombang lautan yang menentukan terbentuknya laguna.

Ada juga laguna yang terbentuk karena adanya bencana alam seperti topan dan tsunami. Laguna biasanya dibatasi oleh terumbu karang, tumpukan pasir, dan berbagai elemen pembatas lainnya, sehingga membuatnya sering dianggap mirip dengan teluk, muara, atau bahkan danau.

Jenis Laguna
1. Laguna Pulau Penghalang
Pulau penghalang atau pesisir laguna ditandai oleh kondisi air yang tenang, sedimentasi halus dan dalam banyak kasus, rawa payau. Pergerakan air terkait dengan debit aliran sungai melalui laguna dan arus masuk reguler dan jalan keluar air pasang melalui celah masuk yang biasanya memisahkan pulau penghalang.
 
2. Laguna Karang
Laguna karang dibatasi untuk perairan terbuka tropis yang memberikan kondisi yang diperlukan untuk pertumbuhan karang. Ini terjadi di perairan tenang yang melingkar yang dikelilingi oleh terumbu karang. Laguna terumbu karang terjadi secara luas di Pasifik barat, di beberapa bagian Samudera Hindia dan di tempat-tempat terpencil di Karibia, terutama di garis lintang 25 ° dari Khatulistiwa.

Laguna karang sangat penting bagi banyak masyarakat pulau di Pasifik, terutama di mana mereka menyediakan satu-satunya air yang tenang untuk digunakan sebagai pelabuhan, meskipun perjalanan melalui terumbu ke laguna seringkali berbahaya.

Laguna terumbu karang juga terjadi di terumbu marjinal seperti Great Barrier Reef Australia, namun contoh yang paling spektakuler adalah atol di Samudra Pasifik, beberapa di antaranya berada di atas 50 km (30 mil).

Dari berbagai sumber

Download

Ket. klik warna biru untuk link

Lihat Juga 

Kamus Sosiologi

Aletheia Rabbani
Aletheia Rabbani “Bila kau tak tahan lelahnya belajar, maka kau harus tahan menanggung perihnya kebodohan” _Imam Syafi’i

Post a Comment for "Laguna: Pengertian, Proses Pembentukan, dan Jenisnya"