Skip to content Skip to sidebar Skip to footer

Laut Hitam: Pengertian, Negara, Sejarah Penamaan, serta Flora dan Fauna Laut Hitam

Pengertian Laut Hitam
Laut Hitam
Pengertian Laut Hitam
Laut Hitam (Black Sea) adalah sebuah laut dalam antara Eropa tenggara dan Asia Kecil. Laut Hitam menjadi penghubung beberapa jalur laut, seperti Laut Tengah, Laut Marmara serta Laut Azov. Laut Hitam kira-kira berbentuk lonjong dan diperhitungkan memiliki kedalaman sekitar 7.250 kaki atau 2.210 meter.

Air Laut Hitam berasal dari air laut yang masuk melalui Bosporus, 200 km³ per tahun. Kemudian air tawar yang masuk dari wilayah sekitar, terutama Eropa Tengah dan Timur-Tengah (Asia barat), dengan jumlah total 320 km³ per tahun. Sungai terpenting yang masuk ke Laut Hitam adalah Donau.

Posisi perairan Laut Hitam tergolong strategis, karena menghubungkan beberapa jalur laut. Jalur Laut Hitam sering dilalui kapal pengangkut barang dari Eropa Timur ke seluruh dunia. Perairan ini tidak pernah sepi, karena selalu menjadi jalur transportasi laut utama.

Negara yang Berbatasan dengan Laut Hitam
Letak Laut Hitam
Letak Laut Hitam
Negara yang berbatasan dengan Laut Hitam di antaranya Bulgaria, Georgia, Rumania, Rusia, dan Turki. Sementara kota penting di pesisir termasuk di antaranya Istanbul (dulunya Konstantinopel dan Bizantium), Burgas, Varna, ConstanĊ£a, Yalta, Odessa, Sevastopol, Kerch, Novorossiysk, Sochi, Sukhumi, Batumi, Trabzon, dan Samsun.

Sejarah Penamaan Laut Hitam
Perairan Laut Hitam memiliki warna yang tidak jauh berbeda dengan laut pada umumnya, yakni berwarna biru. Asal usul penamaan Laut Hitam sendiri berawal dari orang Yunani Kuno yang menyebut perairan Laut Hitam dengan istilah “Inhospitable Sea” atau “laut yang tidak ramah”. Dulunya Black Sea dikenal dengan reputasinya yang sulit dinavigasi oleh para pelaut.

Seiring berjalannya waktu, para penjajah Yunani mengubah istilah perairan ini menjadi “Hospitable Sea” atau “laut ramah”. Namun, julukan “laut ramah” ini tidak bertahan lama, semenjak kedatangan orang Turki untuk menguasai wilayah tersebut. Saat hendak mengambil alih kawasan ini, tiba-tiba badai hebat melanda perairan, sehingga mulai saat itu Black Sea disebut Karadeniz atau yang berarti Laut Hitam.

Beberapa anggapan lainnya mengatakan jika asal usul penamaan Laut Hitam berasal dari kandungan benda logam, tumbuhan mati serta materi hewan yang tenggelam dalam kurun waktu lama. Kandungan ini mengendap dan tertutup lumpur hitam, karena kandungan hidrogen sulfida air laut yang tinggi.

Sementara dari sudut pandang pelaut, banyak yang mengatakan jika perairan ini akan berubah menggelap seperti warna hitam saat badai hebat di musim dingin tiba. Sehingga banyak yang menjulukinya dengan Laut Hitam, hingga saat ini.

Flora dan Fauna Laut Hitam
Di kawasan perairan dangkal dapat ditemui hewan-hewan seperti ikan bentik, kepiting, moluska dan berbagai ikan-ikan lainnya. Selain itu, di sini juga dapat ditemui spesies lain seperti cacing laut, krustasea kecil, ganggang cokelat dan siput laut.

Mereka ini biasa tinggal di kedalaman air 15 meter. Kemudian di kedalaman 20 sampai dengan 30 meter dapat dijumpai beberapa spesies lain seperti triglidae, pari punggung duri, ikan turbot Laut Hitam, hiu dogfish dan ikan gurnard.
 

Dari berbagai sumber

Download

Ket. klik warna biru untuk link

Lihat Juga 

Kamus Sosiologi

Dani Ramdani
Dani Ramdani | Pemilik Situs Sosiologi79.com dan Sosial79.com | Alumni Sosiologi Universitas Lampung | Staf Pengajar Sosiologi di SMAN 1 Cibeber Kab. Lebak Banten

Post a Comment for "Laut Hitam: Pengertian, Negara, Sejarah Penamaan, serta Flora dan Fauna Laut Hitam"