Skip to content Skip to sidebar Skip to footer

Hujan Meteor Taurid: Pengertian, Proses Terjadinya, Ciri, Cara Mengamati, dan Dampaknya

Pengertian Hujan Meteor Taurid
Hujan Meteor Taurid

Pengertian Hujan Meteor Taurid
Hujan meteor Taurid adalah hujan meteor yang arah datangnya seolah-olah dari rasi bintang Taurus menuju atmosfer Bumi. Sedangkan rasi bintang Taurus sendiri adalah salah satu rasi bintang besar yang terlihat di bumi bagian Utara, bersanding dengan Gemini di timur dan Aries di barat.

Hujan meteor Taurid memiliki keunikan tersendiri karena sebenarnya terdiri dari dua hujan meteor, satu untuk belahan utara Bumi dan satu lagi untuk bagian selatan Bumi. Untuk bagian utara Bumi partikelnya berasal dari asteorid 2004 TG10 dan untuk bagian selatan Bumi berasal dari komet Encke.

Proses Terjadinya Hujan Meteor Taurid
Hujan meteor Taurid berasal dari dua benda langit yaitu komet Encke dan asteroid 2004 TG10. Ditelusuri lebih jauh lagi, para ilmuwan memperkirakan jika kedua benda langit ini berasal dari sebuah komet jauh lebih besar ukurannya, yang pecah dan terpisah puluhan ribu tahun yang lalu. Kemudian partikel dan materi dari komet tersebut terus terpecah dan terbagi menjadi dua benda langit tadi.

Secara jumlah partikel yang dihasilkan, hujan meteor Taurid memiliki partikel terbanyak di antara hujan meteor lainnya. Taurid juga lebih terpencar dari hujan meteor lain, membutuhkan waktu beberapa minggu untuk melewati Bumi, menjadikan Taurid memiliki periode yang cukup lama dibandingkan hujan meteor lain.

Partikel hujan meteor Taurid terdiri dari material yang lebih berat dan besar, berukuran rata-rata sebesar batu kerikil, bukan seperti debu atau butiran yang lebih halus.

Ciri Hujan Meteor Taurid
Secara kasat mata, antara hujan meteor satu dengan lainnya tidak memiliki banyak perbedaan. Berikut ciri-ciri hujan meteor Taurid di antaranya,
1. Terbagi dua wilayah, untuk belahan bumi Selatan dan Utara
2. Dapat dilihat dari berbagai wilayah di dunia, kecuali di Kutub Selatan
3. Memiliki periode yang lebih lama dibandung hujan meteor lainnya
4. Arah datangnya hujan meteor dari rasi bintang Taurus
5. Memiliki intensitas yang rendah, hanya beberapa buah meteor yang terlihat dalam kurun waktu tertentu

Perbedaan yang cukup besar adalah periode meteor melewati Bumi serta intensitas yang cukup rendah. Beberapa hujan meteor lain mungkin memiliki jumlah meteor yang lebih banyak yang bisa terlihat dalam sekali pengamatan. Namun untuk Taurid tidak terlalu banyak jumlah meteor yang terlihat, hanya saja memiliki periode yang lebih lama, bisa sampai berminggu-minggu.

Cara amati hujan meteor Taurid Selatan
Untuk dapat menyaksikan hujan meteor Taurid Selatan bisa dilakukan dengan sejumlah cara berikut di antaranya,
1. Pastikan pandangan Anda mengarah langit bebas dari penghalang, polusi cahaya dan awan saat mengamati hujan meteor ini.
2. Anda juga tidak memerlukan alat bantu penglihatan apapun untuk melihatnya. Kecuali jika Anda ingin merekamnya, bisa menggunakan kamera all-sky dengan medan pandang 360 derajat yang diarahkan ke zenit (titik di angkasa yang berada persis di atas kepala pengamat).
3. Puncak Hujan Meteor Taurid Selatan sudah dapat disaksikan sejak pukul 18.30 hari ini, Jumat (5/11). Anda bisa melihat hujan meteor dari arah timur hingga timur laut hingga pukul 04:30 waktu setempat keesokan paginya, Sabtu (6/11) dari arah Barat-Barat Laut.

Dampak Hujan Meteor Taurid
Hujan meteor Taurid, sama seperti kebanyakan hujan meteor lainnya tidak berdampak secara langsung pada kehidupan manusia di bumi. Hujan meteor rata-rata berukuran tidak lebih dari debu kosmik atau seukuran bola tenis, yang akan langsung hancur begitu menyentuh lapisan mesosfer. Selain kilatan-kilatan indah di langit serta gambar-gambar foto yang bagus, tidak ada pengaruh secara langsung pada bumi.

Memang meteor memiliki ukuran yang sangat bervariasi mulai dari debu hingga sebesar mobil atau kota yang memiliki dampak amat menghancurkan. Tahun lalu sempat ramai diberitakan tentang asteroid dari hujan meteor Taurid, yang memiliki potensi untuk masuk ke atmosfir bumi. Namun hal tersebut masih membutuhkan riset lebih lanjut dengan menghitung orbit meteor.

Beberapa tahun belakangan memang ramai dengan hujan meteor Taurid yang terlihat di beberapa negara, seperti Thailand serta Rusia. Khusus untuk Rusia, di tahun 2013, beberapa meteor besar jatuh dan menghantam beberapa gedung serta jalanan di kota Chelyabinsk. Berukuran cukup besar dan bahkan melukai hingga 1500 orang. Tapi kejadian di Chelyabinsk merupakan contoh ekstrim yang jarang terjadi.
 

Dari berbagai sumber

Download

Ket. klik warna biru untuk link

Lihat Juga  

Materi Sosiologi SMA
1. Materi Sosiologi Kelas XII Bab 1.1 Perubahan Sosial dan Dampaknya (Kurikulum 2013)
2. Materi Sosiologi Kelas XII Bab 1.2 Perubahan Sosial dan Dampaknya (Kurikulum 2013)
3. Materi Sosiologi Kelas XII Bab 1.3 Perubahan Sosial dan Dampaknya (Kurikulum 2013)
4. Materi Sosiologi Kelas XII. Bab 1. Perubahan Sosial dan Dampaknya (Kurikulum 2013)
5. Materi Sosiologi Kelas XII. Bab 1. Perubahan Sosial (KTSP)
6. Materi Sosiologi Kelas XII Bab 1.1 Perubahan Sosial dan Dampaknya Terhadap Kehidupan Masyarakat (Kurikulum Revisi 2016)
7. Materi Sosiologi Kelas XII Bab 1.2 Perubahan Sosial dan Dampaknya Terhadap Kehidupan Masyarakat (Kurikulum Revisi 2016)
8. Materi Sosiologi Kelas XII Bab 1.3 Perubahan Sosial dan Dampaknya Terhadap Kehidupan Masyarakat (Kurikulum Revisi 2016)
9. Materi Sosiologi Kelas XII Bab 1.4 Perubahan Sosial dan Dampaknya Terhadap Kehidupan Masyarakat (Kurikulum Revisi 2016)
10. Materi Sosiologi Kelas XII Bab 1.5 Perubahan Sosial dan Dampaknya Terhadap Kehidupan Masyarakat (Kurikulum Revisi 2016)
11. Materi Sosiologi Kelas XII Bab 1.6 Perubahan Sosial dan Dampaknya Terhadap Kehidupan Masyarakat (Kurikulum Revisi 2016)
12. Materi Ujian Nasional Kompetensi Perubahan Sosial             
13. Materi Ringkas Perubahan Sosial

Aletheia Rabbani
Aletheia Rabbani “Bila kau tak tahan lelahnya belajar, maka kau harus tahan menanggung perihnya kebodohan” _Imam Syafi’i

Post a Comment for "Hujan Meteor Taurid: Pengertian, Proses Terjadinya, Ciri, Cara Mengamati, dan Dampaknya"