Skip to content Skip to sidebar Skip to footer

Batuan Sedimen Kimiawi: Pengertian, Proses Pembentukan, dan Contohnya

Pengertian Batuan Sedimen Kimiawi
Batuan Sedimen Kimiawi

Pengertian Batuan Sedimen Kimiawi
Batuan sedimen kimiawi yaitu salah satu jenis batuan sedimen yang terbentuk karena proses pengendapan yang berasal dari pelapukan batuan beku yang disebabkan oleh unsur kimia tertentu. Contoh sifat kimia tertentu yang dimaksud di antaranya udara atau air. Komponen-komponen kimia tersebut akan membuat permukaan batuan menjadi sebuah partikel-partikel yang halus.

Apabila terjadi kontak secara terus menerus dan dalam jangka waktu yang lama maka batuan sedimen yang terbentuk akan semakin banyak sehingga sifat kimiawi dari batuan sedimen ini akan berbeda dengan sifat kimiawi dari batu asalnya, hal ini terjadi karena terjadinya perubahan sifat kimia yang diakibatkan oleh pelarutan bahan kimia.

Kebanyakan batuan sedimen kimiawi terbentuk karena pengikisan oleh air yang kaya akan garam dan juga konsentrasi pengendapan. Pada umumnya batuan sedimen kimiawi tersusun atas garam yang terlarut dalam air laut seperti unsur kimia berikut: NaCl, KCl, MgSO4, CaCO3, CaCO4 dan lainnya.

Proses Pembentukan
Proses sedimentasi secara kimiawi ini terjadi pada saat pori-pori yang berisi fluida menembus pada pori-pori batuan. Hal ini berhubungan dengan reaksi mineral pada batuan terhadap cairan yang masuk sehingga terbentuklah batuan sedimen kimiawi.

Adapun proses kimiawi dari diagnesis batuan sedimen di antaranya,
1. Dissolution. Dissolution atau pelarutan adalah proses pelarutan mineral pada batuan sedimen yang kemudian membentuk porositas sekunder.
2. Cementation. Cementation atau sementasi merupakan proses pengendapan mineral yang merupakan semen dari batuan sedimen, semen tersebut nantinya akan diendapkan pada saat proses primer ataupun proses sekunder.
3. Authigenesis. Authigenesis adalah proses munculnya mineral baru yang tumbuh pada pori-pori batuan.
4. Recrystallization. Recrystallization adalah proses perubahan struktur kristal, akan tetapi komposisi mineralnya tetap sama. Adapun mineral yang biasanya terkristalisasi adalah kalsit.
5. Replacement. Replacement adalah proses melarutnya suatu mineral yang kemudian memiliki mineral lain yang terbentuk dan menggantikan mineral yang terlarut tadi.
6. Kompaksi. Kompaksi adalah proses mengkompakkan butiran-butiran batuan sedimen ke pori-pori batuan.
7. Bioturbation. Bioturbation atau bioturbasi adalah proses sedimentasi batuan sedimen menjadi batuan sedimen kimiawi yang disebabkan oleh makhluk hidup.

Contoh Batuan Sedimen Kimiawi
Contoh batuan sedimen kimiawi di antaranya,
1. Oolit
Oolit adalah jenis batuan yang terdiri atas kumpulan butiran-butiran kecil yang berdiameter antara 0,5-10 mm yang terjadi karena pengendapan, pengendapan seluruh inti batuan. Oolit ini merupakan batuan sedimen kimiawi yang terjadi ketika air bergerak sangat cepat. Beberapa jenis batuan yang masuk dalam jenis oolit ini antara lain adalah oolit gamping, oolit besi dan oolit yang bersifat pesilit.

2. Limestone
Limestone atau batu gamping adalah jenis batuan kimiawi yang sering kita temukan dalam kehidupan sehari hari yang dapat digunakan sebagai bahan mentah dalam pembuatan semen. Limestone ini merupakan batu kapur yang terdiri atas kalsit ( CaCO3 ) yang bentuknya kristal, yang menunjukkan bahwa batuan ini berasal dari endapan kimia. Adapun macam-macam dari limestone di antaranya Chalk, Mergel, Dolomit dan Travertin.

3. Garam Dapur
Garam dapur atau NaCI adalah hasil dari pembekuan air laut yang sering kita konsumsi dalam kehidupan sehari-hari. Untuk membentuk endapan garam ini maka harus dilakukan di daerah yang memiliki iklim kering dan memiliki cekungan yang terpisah dari laut bebas untuk mendapatkan mineral garam yang akan dibentuk.

4. Batuan Anhidrit
Batuan anhidrit adalah batuan yang sering digunakan dalam pembuatan semen ataupun sumber dari sulfat untuk asam belerang. Ahidrit ini terbentuk dari hasil penguraian mineral pembentukan batu karang Gypsum. Hilangnya air dari batuan ini akan menyebabkan pembentukan gua yang besar dalam tanah.
 

Dari berbagai sumber

Download

Ket. klik warna biru untuk link

Lihat Juga  

Materi Sosiologi SMA
1. Materi Sosiologi Kelas XII. Bab 4. Rancangan Penelitian Sosial (KTSP)
2. Materi Sosiologi Kelas XII. Bab 5. Pengumpulan Data dalam Penelitian (KTSP)
3. Materi Sosiologi Kelas XII. Bab 6. Pengolahan Data (KTSP)
4. Materi Sosiologi Kelas XII. Bab 7. Penulisan Laporan Penelitian (KTSP)
5. Materi Sosiologi Kelas X Bab 4.1 Rancangan Penelitian Sosial (Kurikulum Revisi 2016)
6. Materi Sosiologi Kelas X Bab 4.2 Rancangan Penelitian Sosial (Kurikulum Revisi 2016) 

7. Materi Sosiologi Kelas X Bab 5.1 Pengumpulan Data dalam Penelitian (Kurikulum Revisi 2016)
8. Materi Sosiologi Kelas X Bab 5.2 Pengumpulan Data dalam Penelitian (Kurikulum Revisi 2016)
 
9. Materi Sosiologi Kelas X Bab 6.1 Pengolahan dan Analisis Data (Kurikulum Revisi 2016)
10. Materi Sosiologi Kelas X Bab 6.2 Pengolahan dan Analisis Data (Kurikulum Revisi 2016) 

11. Materi Sosiologi Kelas X Bab 7.1 Laporan Penelitian (Kurikulum Revisi 2016)
12. Materi Sosiologi Kelas X Bab 7.2 Laporan Penelitian (Kurikulum Revisi 2016)
13. Materi Ujian Nasional Kompetensi Jenis Penelitian Sosial
14. Materi Ujian Nasional Kompetensi Langkah-Langkah Penelitian Sosial
15. Materi Ujian Nasional Kompetensi Metode Penelitian Sosial
16. Materi Ujian Nasional Kompetensi Manfaat Hasil Penelitian       
17. Materi Ringkas Jenis, Prosedur, Metode (Pendekatan), dan Teknik Pengumpulan Data Penelitian
18. Materi Ringkas Penentuan Topik dan Manfaat Penelitian

Aletheia Rabbani
Aletheia Rabbani “Bila kau tak tahan lelahnya belajar, maka kau harus tahan menanggung perihnya kebodohan” _Imam Syafi’i

Post a Comment for "Batuan Sedimen Kimiawi: Pengertian, Proses Pembentukan, dan Contohnya"