Skip to content Skip to sidebar Skip to footer

Awan Cirrus: Pengertian, Ciri, Jenis, dan Faktanya

Pengertian Awan Cirrus
Awan Cirrus

Pengertian Awan Cirrus
Awan cirrus (sirus) adalah awan tinggi dengan ciri-ciri tipis, berserat seperti bulu burung atau gula-gula kapas. Awan sirus sering muncul pertama kali di sepanjang daerah front. Pada awan ini terdapat kristal-kristal es. Terkadang puncak awan sirus bergerak dengan cepat. Arah anginnya juga dapat bervariasi. Awan sirus terbentuk ketika uap air membeku menjadi kristal es pada ketinggian di atas 8000 meter.

Dikarenakan terdiri dari kristal-kristal es, nantinya terdapat jenis awan cirrus tebal atau sering disebut dengan cirrus densus yang mampu menghalau datangnya sinar matahari dan bulan sehingga menghasilkan hallo (lingkaran yang berbentuk seperti cincin ). Fenomena alam ini terjadi akibat proses kristal es dalam awan cirrus yang membiaskan sinar matahari dan bulan.

Awan cirrus ini memiliki bentuk yang sederhana, penyebarannya pun tidak tetap namun mudah dikenali, terutama pada saat ada sinar atau cahaya terang. Maka awan ini akan tampak membentuk jalur yang rata. Apabila awan cirrus dilihat pada posisi horizon, yaitu ketika matahari terbit dan tenggelam maka daerah awan tersebut tampak cahaya berwarna kuning terang, merah dan hampir menutup sebagian besar langit di atasnya.

Ciri Awan Cirrus
Ciri-ciri awan sirus di antaranya,
1. Bentuknya terpisah-pisah seperti serabut benang halus, atau bulu burung.
2. Warna yang dimilikinya putih dan ke abu-abuan jika di lihat dari arah matahari.
3. Letaknya berada paling tinggi jika di bandingkan dengan awan lain, kurang lebih sekitar 8 km dari permukaan.
4. Kemunculannya sering terlihat di dataran tinggi.
5. Ukurannya relatif kecil dan tidak tebal.

Jenis Awan Cirrus secara Umum
Secara Umum awan cirrus terbagi menjadi 4 macam di antaranya,
1. Cirrus Fibratus ( CH=1 )
Awan cirrus fibratus ini memiliki bentuk seperti benang atau mirip dengan rambut halus yang rata ataupun melengkung seperti bulu ayam. Awan fibratus tidak memiliki kail di bagian tepinya serta filamennya biasanya terpisah dari satu sama lain. Terletak di ketinggian di atas 6.000 m dan biasanya dapat menjadi indikasi cuaca cerah.

2. Cirrus Uncinus ( CH=4 )
Awan cirrus uncinus memiliki bentuk yang mirip seperti kail atau berbentuk ikal dan bagian puncaknya mirip seperti jambul.

3. Cirrus Densus ( CH=2 dan CH=3 )
Awan jenis ini terlihat cukup tebal jika dilihat secara seksama, sehingga tampak berwarna keabu-abuan jika dilihat ke arah matahari. Awan ini terbentuk dari sisa-sisa landasan Cb ( Cumulonimbus ) yang terurai dan area tebalnya terkadang sulit untuk dibedakan dengan awan menengah As. Awan ini memiliki bentuk yang terpisah-pisah dan biasanya tidak bertambah, terlihat seperti perca-perca.

4. Cirrus Nothus ( Ci Palsu )
Awan cirrus nuthus adalah awan yang terbentuk karena puncak Cb yang pecah atau terurai.

Variasi Awan Cirrus
Terdapat beberapa jenis awan cirrus berdasarkan spesies dan varietasinya di antaranya,
1. Berdasarkan WMO Spesies
a. Cirrus Spissatus. Awan yang berbentuk seperti patch padat dan sebagian besar terlihat buram, terdiri dari benang halus dan gumpalan kristal es yang umumnya berwarna putih namun terlihat keabu-abuan apabila terkena sinar matahari.
b. Cirrus Castellanus. Awan yang terdiri atas serangkaian benjolan padat atau menara dari cirrus yang dihubungkan dengan baris yang lebih tipis, awan ini berada di ketinggian di atas 6000 m.
c. Cirrus Floccus. Awan yang terdiri oleh elemen-elemen yang mengambil bentuk bulat di bagian atasnya dengan bagian bawah yang terlihat compang-camping atau berantakan, awan ini berada di ketinggian di atas 5000 m.

2. Berdasarkan WMO Varietas
a. Cirrus Duplicatus. Awan cirrus duplicatus adalah awan cirrus yang terdapat di bagian lapisan atmosfer yang dihubungkan pada satu atau lebih dari satu titik. Seperti namanya duplicatus, awan ini memiliki lapisan ganda yang unik dan berada di ketinggian di atas 5.000 m.
b. Cirrus Intortus. Awan cirrus intortus adalah awan yang memiliki filamen yang tidak teratur, bentuknya melengkung dan polanya sangat acak, berada di ketinggian di atas 5.000 m.
c. Cirrus Radiatus. Awan cirrus radiatus adalah jenis awan yang menampilkan band horizontal yang muncul dan berkumpul di cakrawala berbentuk garis lurus yang beraturan serta berada di ketinggian di atas 5.000 m.
d. Cirrus Aviaticus. Awan cirrus aviaticus adalah awan cirrus yang terbentuk oleh kristal es yang berasal dari uap air yang dipancarkan oleh mesin pesawat dan berada di atas ketinggian 7.500 – 12.000 m.

Fakta Mengenai Awan Cirrus
1. Jika Sirus yang berasal dari perubahan Vigra Kimilonimbus menandakan bahwa lapisan udara naik.
2. Jika Sirus berasal dari perubahan awan Sirostratus yang terjadi secara tidak merata karena adanya penguapan air pada berbagai bagian lapisan yang tipis maka menandakan udara akan menjadi cerah.
3. Jika bentuk Sirus seperti barisan menandakan bahwa keadaan udara bergelombang, dan arah angin tegak lurus seperti barisan awannya.
4. Sirus yang berasal dari perubahan Altokumulus menandakan terjadi pengangkatan lapisan udara atas.
5. Dan Sirus yang berasal dari perubahan Kumulonimbus akan menandakan terjadinya hujan dan menandakan cuaca akan menjadi cerah.
 

Dari berbagai sumber

Download

Ket. klik warna biru untuk link

Lihat Juga  

Materi Sosiologi SMA
1. Materi Sosiologi Kelas XII. Bab 4. Rancangan Penelitian Sosial (KTSP)
2. Materi Sosiologi Kelas XII. Bab 5. Pengumpulan Data dalam Penelitian (KTSP)
3. Materi Sosiologi Kelas XII. Bab 6. Pengolahan Data (KTSP)
4. Materi Sosiologi Kelas XII. Bab 7. Penulisan Laporan Penelitian (KTSP)
5. Materi Sosiologi Kelas X Bab 4.1 Rancangan Penelitian Sosial (Kurikulum Revisi 2016)
6. Materi Sosiologi Kelas X Bab 4.2 Rancangan Penelitian Sosial (Kurikulum Revisi 2016) 

7. Materi Sosiologi Kelas X Bab 5.1 Pengumpulan Data dalam Penelitian (Kurikulum Revisi 2016)
8. Materi Sosiologi Kelas X Bab 5.2 Pengumpulan Data dalam Penelitian (Kurikulum Revisi 2016)
 
9. Materi Sosiologi Kelas X Bab 6.1 Pengolahan dan Analisis Data (Kurikulum Revisi 2016)
10. Materi Sosiologi Kelas X Bab 6.2 Pengolahan dan Analisis Data (Kurikulum Revisi 2016) 

11. Materi Sosiologi Kelas X Bab 7.1 Laporan Penelitian (Kurikulum Revisi 2016)
12. Materi Sosiologi Kelas X Bab 7.2 Laporan Penelitian (Kurikulum Revisi 2016)
13. Materi Ujian Nasional Kompetensi Jenis Penelitian Sosial
14. Materi Ujian Nasional Kompetensi Langkah-Langkah Penelitian Sosial
15. Materi Ujian Nasional Kompetensi Metode Penelitian Sosial
16. Materi Ujian Nasional Kompetensi Manfaat Hasil Penelitian       
17. Materi Ringkas Jenis, Prosedur, Metode (Pendekatan), dan Teknik Pengumpulan Data Penelitian
18. Materi Ringkas Penentuan Topik dan Manfaat Penelitian

Dani Ramdani
Dani Ramdani | Pemilik Situs Sosiologi79.com dan Sosial79.com | Alumni Sosiologi Universitas Lampung | Staf Pengajar Sosiologi di SMAN 1 Cibeber Kab. Lebak Banten

Post a Comment for "Awan Cirrus: Pengertian, Ciri, Jenis, dan Faktanya"