Skip to content Skip to sidebar Skip to footer

Awan Alto Stratus: Pengertian, Karakteristik, Kandungan, dan Proses Terjadinya

Pengertian Awan Alto Stratus
Awan Alto Stratus

Pengertian Awan Alto Stratus
Altostratus adalah awan yang berbentuk lembaran dan sering berbentuk satu struktur berserat. Awan alto stratus merupakan jenis awan yang berada di ketinggian menengah. Awan Alto Stratus merupakan awan yang berada di ketinggian antara 2.000 hingga 7.000 m di atas permukaan Bumi. Awan Alto Stratus  ini memiliki bentuk yang meluas dan menyebar di angkasa tebal dan berwarna putih kelabu.

Awan altostratus dapat diikuti oleh keluarnya endapan dari dalam awan baik bentuk air, salju, atau kristal es, atau biasa disebut presipitasi, yang meluas dan dalam waktu yang cukup lama. Altostratus dapat membentuk korona, selain itu bulan atau matahari terlihat pucat jika dilihat melalui awan ini.
 
Altostratus dapat menimbulkan gerimis, hujan ringan hingga sedang, atau salju yang cukup terjadi cukup lama, awan ini terbentuk menjelang badai, biasanya terbentuk pada sore hari sedangkan hujan yang dihasilkan terbentuk pada malam hari.

Awan ini diklasifikasikan sebagai nimbostratus ketika menghasilkan hujan yang sampai menyentuh tanah atau permukaan bumi. Awan altostratus lenticularis dapat terbentuk akibat angin kencang, awan jenis ini tidak menghasilkan hujan.

Karakteristik Awan Alto Stratus
Karakteristik atau ciri- ciri dari awan ini bersifat khas dan tidak dimiliki oleh jenis awan yang lain di antaranya,
1. Berbentuk lembaran dan seringkali berupa satu struktur berserat
2. Berwarna abu- abu atau biru keabu- abuan
3. Menutupi langit dengan sebaran yang luas
4. Dapat menimbulkan hujan gerimis atau ringan, sedang, ataupun salju
5. Terdiri atas butiran air dan juga es
6. Akan tampak jelas ketika senja dan juga malam hari, dan kurang jelas ketika matahari terbit
7. Beberapa bagian awan yang tipis masih dapat ditembus oleh sinar matahari, kecuali pada bagian yang tebal

Dari beberapa ciri tersebut, ciri yang cukup menonjol dan mudah kita gunakan patokan adalah keberadaannya yang menutupi hampir semua langit. Dan awan Alto Stratus ini merupakan jenis awan menengah yang sering berkembang masuk ke daerah awan yang tinggi.

Kandungan Awan Alto Stratus
Awan Alto Stratus merupakan jenis awan yang terdiri atas butiran air dan juga es. Maka dari itulah apabila awan ini terbentuk secara tebal, maka akan berpotensi menurunkan hujan, karena pada akhirnya butiran- butiran air atau es yang ada di awan tersebut akan mengalami kejenuhan sehingga akan turun sebagai hujan.

Awan Alto Stratus merupakan jenis awan yang sangat awet.  Awan ini biasa timbul pada senja hari dan juga pada malam hari. Bahkan terkadang hingga pagi hari pun awan Alto Stratus ini masih tetap ada. Awan ini sangat awet karena muncul dari senja hari, malam hari hingga pagi harinya lagi. Awan Alto Stratus ini merupakan salah satu awan yang memberikan pertanda akan terjadinya hujan, baik hujan ringan  atau sedang, bahkan hingga hujan salju yang terjadi cukup lama.

Apabila ada angin yang kencang, maka awan Alto Stratus akan berubah menjadi awan Alto Stratus Lenti Cularis. Awan Alto Stratus Lenti Cularis ini sedikit berbeda dengan awan Alto Stratus karena awan ini tidak mengindikasikan turunnya hujan. Awan Alto Stratus ini akan diklasifikasikan sebagai awan Nimbo Stratus ketika awan ini menimbulkan hujan yang sampai menyentuh pada tanah atau permukaan Bumi.

Proses Terjadinya Awan Alto Stratus
Awan Alto Cumulus  merupakan awan yang dapat terjadi karena awan Nimbo Stratus yang menipis atau dari Cirro Stratus yang menebal kemudian merendah hingga ke lapisan awan menengah. Pada umumnya awan Alto Stratus merupakan awan yang terbentuk secara merata akibat adanya pergerakan udara secara vertikal yang naik secara perlahan- lahan hingga ke lapisan menengah.
 

Dari berbagai sumber

Download

Ket. klik warna biru untuk link

Lihat Juga  

Materi Sosiologi SMA
1. Materi Sosiologi Kelas XII. Bab 4. Rancangan Penelitian Sosial (KTSP)
2. Materi Sosiologi Kelas XII. Bab 5. Pengumpulan Data dalam Penelitian (KTSP)
3. Materi Sosiologi Kelas XII. Bab 6. Pengolahan Data (KTSP)
4. Materi Sosiologi Kelas XII. Bab 7. Penulisan Laporan Penelitian (KTSP)
5. Materi Sosiologi Kelas X Bab 4.1 Rancangan Penelitian Sosial (Kurikulum Revisi 2016)
6. Materi Sosiologi Kelas X Bab 4.2 Rancangan Penelitian Sosial (Kurikulum Revisi 2016) 

7. Materi Sosiologi Kelas X Bab 5.1 Pengumpulan Data dalam Penelitian (Kurikulum Revisi 2016)
8. Materi Sosiologi Kelas X Bab 5.2 Pengumpulan Data dalam Penelitian (Kurikulum Revisi 2016)
 
9. Materi Sosiologi Kelas X Bab 6.1 Pengolahan dan Analisis Data (Kurikulum Revisi 2016)
10. Materi Sosiologi Kelas X Bab 6.2 Pengolahan dan Analisis Data (Kurikulum Revisi 2016) 

11. Materi Sosiologi Kelas X Bab 7.1 Laporan Penelitian (Kurikulum Revisi 2016)
12. Materi Sosiologi Kelas X Bab 7.2 Laporan Penelitian (Kurikulum Revisi 2016)
13. Materi Ujian Nasional Kompetensi Jenis Penelitian Sosial
14. Materi Ujian Nasional Kompetensi Langkah-Langkah Penelitian Sosial
15. Materi Ujian Nasional Kompetensi Metode Penelitian Sosial
16. Materi Ujian Nasional Kompetensi Manfaat Hasil Penelitian       
17. Materi Ringkas Jenis, Prosedur, Metode (Pendekatan), dan Teknik Pengumpulan Data Penelitian
18. Materi Ringkas Penentuan Topik dan Manfaat Penelitian

Aletheia Rabbani
Aletheia Rabbani “Bila kau tak tahan lelahnya belajar, maka kau harus tahan menanggung perihnya kebodohan” _Imam Syafi’i

Post a Comment for "Awan Alto Stratus: Pengertian, Karakteristik, Kandungan, dan Proses Terjadinya"