Skip to content Skip to sidebar Skip to footer

Atlas: Pengertian, Sejarah, Syarat, Fungsi, Ciri, Jenis, dan Manfaatnya

Pengertian Atlas
Atlas

Pengertian Atlas
Atlas dalam Kamus Besar Bahasa Indonesia (KBBI) adalah buku yang berisi peta bumi. Lengkapnya, atlas adalah kumpulan peta yang disatukan dalam bentuk buku dan juga dalam bentuk multimedia. Atlas dapat memuat informasi geografi, batas negara, statistik geopolitik, sosial, agama, dan ekonomi.

Penggunaan nama atlas sendiri berasal dari nama seorang dewa dari bangsa Yunani, yaitu Dewa Atlas. Atlas yaitu dewa yang digambarkan sedang menjaga dan memegang bumi di atas pundaknya.

Sejarah Pembuatan Atlas
Sejarah awal penggunaan atlas melalui keberadaan orang-orang yang telah menggunakan peta selama ribuan tahun, tapi peradaban mereka belum menghasilkan atlas hingga tahun 1500-an. Kemudian, negara-negara di Eropa dan Asia menjelajahi dunia melalui perdagangan dan kolonisasi.

Mereka bergantung pada atlas untuk membimbing mereka melalui wilayah asing. Ketika para penjelajah Eropa memetakan “Dunia Baru” (Amerika), mereka juga memperbarui peta dengan penemuan mereka.

Pada 1595, koleksi peta yang disiapkan oleh pembuat peta Flemish, Gerardus Mercator, diterbitkan dengan kata “atlas” di judulnya. Atlas merujuk pada potret Raja Atlas, sebuah mitologi dari monarki Afrika. Raja Atlas menemukan bola langit (globe selestial) pertama. Globe selestial adalah peta berbentuk bola bintang dan rasi bintang.

Globe selestial sangat penting dalam navigasi, ketika para pelaut menggunakan bintang untuk menentukan posisi mereka di laut. Mercator menunjukkan pada Raja Atlas untuk mendemonstrasikan pentingnya navigasi. Penjelasan ini menunjukkan untuk pertama kalinya istilah itu diterapkan pada koleksi peta. Akhirnya, “atlas” digunakan untuk buku peta apa pun.

Syarat Atlas
Atlas memiliki beberapa syarat umum yang harus dipenuhi di antaranya,
1. Judul. Atlas selalu memiliki judul yang mencerminkan isinya, misalnya atlas dunia, atlas Indonesia, atlas sejarah Indonesia, dan lain sebagainya. Selain itu, peta yang terdapat pada setiap halaman atlas juga wajib diberi judul sesuai gambaran peta masing-masing.
2. Daftar Isi. Selain judul, atlas juga harus memiliki daftar isi. Tujuan dari adanya daftar isi adalah untuk memudahkan pengguna saat mencari peta yang ingin dilihat dalam atlas tersebut.
3. Warna, Simbol & Legenda. Pada peta-peta umum, biasanya terdapat tata warna khusus sesuai simbol peta yang terdapat di dalam legenda. Poin ini lebih sering dicantumkan pada bagian halaman depan sebagai legenda yang menjelaskan arti dari simbol-simbol di dalam atlas tersebut.
4. Indeks. Di setiap halaman akhir atlas, ada sebuah indeks yang memuat nama-nama di dalam atlas tersebut. Misalnya, nama pulau, kota, sungai, laut, selat, gunung, kepulauan, dan lain sebagainya.

Dengan adanya syarat-syarat atlas yang lengkap dan disusun secara sempurna, maka berbagai informasi yang terdapat di dalamnya bisa diketahui dengan mudah. Hal ini mencakup informasi fisik ataupun informasi kondisi sosial ekonomi suatu wilayah.

Fungsi Atlas
Selain syarat, atlas juga mempunyai beberapa fungsi tertentu di antaranya,
1. Sebagai petunjuk lokasi atau tempat dalam pemetaan suatu wilayah.
2. Sebagai acuan informasi posisi, letak, dan luas suatu lokasi atau wilayah.
3. Sebagai pedoman yang menunjukkan relief penampakan bumi di suatu wilayah.

Ciri Atlas
Atlas juga memiliki ciri-ciri khusus di antaranya,
1. Atlas selalu menggunakan tata warna pada peta yang disesuaikan dengan simbol yang ada.
2. Pada bagian halaman depan mencantumkan legenda yang menjelaskan secara detail dan rinci tentang arti dari berbagai simbol di dalam atlas.
3. Pada bagian halaman akhir atlas selalu memuat indeks berisi nama-nama yang terkait dengan isi peta.

Jenis Atlas
1. Atlas Umum
Atlas Umum yaitu jenis atlas yang memberi sebuah informasi secara umum tentang sebuah kenampakan geografi di permukaan bumi. Jenis atlas umum di antaranya,
a. Atlas Nasional, yaitu jenis atlas yang berisikan sebuah kumpulan peta-peta yang mencakup satu negara lengkap dengan kenampakan fisik dan sosial.
b. Atlas Regional, yaitu jenis atlas yang menggambarkan sebuah kumpulan peta-peta yang mencakup beberapa negara yang berada dalam satu kawasan. Contohnya adalah atlas dunia.

2. Atlas Khusus
Atlas khusus yaitu jenis atlas yang hanya satu jenis informasi saja yang sesuai dengan judulnya,  misalnya,
a. Atlas Penduduk, yaitu jenis atlas yang memaparkan suatu persebaran penduduk.
b. Atlas geologi, yakni jenis atlas yang memaparkan keadaan geologi atau batuan.

3. Atlas Semesta
Atlas Semesta ialah jenis atlas yang memaparkan sebuah keadaan semesta alam yang antara lain berhubungan dengan galaksi, tata surya, ilmu bintang, dan peredaran benda-benda angkasa.

Manfaat Atlas
Atlas memberikan manfaat bagi keilmuan di antaranya,
1. Membantu mengetahui informasi soal keadaan fisik alam, seperti laut ataupun pulau.
2. Membantu mengetahui informasi soal budaya, seperti persebaran kerajaan atau peninggalan situs budaya.
3. Membantu mengetahui informasi lokasi suatu wilayah, seperti kota, provinsi, atau pusat perekonomian.
4. Membantu mengetahui informasi keadaan sosial ekonomi, seperti persebaran hasil industri ataupun tambang.
 

Dari berbagai sumber

Download

Ket. klik warna biru untuk link

Lihat Juga 

Kamus Sosiologi

Dani Ramdani
Dani Ramdani Pemilik Situs Sosiologi79.com dan Sosial79.com | Alumni Sosiologi Universitas Lampung | Staf Pengajar Sosiologi di SMAN 1 Cibeber Kab. Lebak Banten

Post a Comment for "Atlas: Pengertian, Sejarah, Syarat, Fungsi, Ciri, Jenis, dan Manfaatnya"