Skip to content Skip to sidebar Skip to footer

Rank-size rule: Pengertian, Range Treshold, dan Contohnya

Pengertian Rank size rule
Rank-size rule

Pengertian Rank-size rule
Rank size rule adalah argumen yang menyatakan bahwa semakin besar suatu kota, semakin sedikit pula kota yang setara dengannya. Rank size rule ini merupakan salah satu dasar dari pembahasan hierarki pemukiman.

Rank-size rule menyatakan bahwa dalam model hierarki perkotaan, populasi suatu kota akan berbanding terbalik dengan peringkatnya dalam hierarki perkotaan. Rank-size rule tidak berlaku di semua negara, terutama di negara dengan satu kota dominan.

Sebuah negara seringkali memusatkan pembangunan di satu kota tertentu, khususnya di ibu kota. Sehingga, menghasilkan kota yang populasinya jauh lebih besar dibanding kota kota lainnya di negara tersebut.

Kota-kota di negara maju umumnya memiliki korelasi yang baik dengan model ini, tidak seperti kota-kota di negara berkembang. Pada negara berkembang, terdapat gap yang besar antara kota utama (primate city) dengan kota-kota lainnya.

Range dan Threshold
Threshold adalah ukuran minimum pasar yang dibutuhkan untuk memastikan profitabilitas suatu produk yang akan dijual.

Umumnya produk sandang pangan dan papan memiliki threshold sangat rendah karena semua orang membutuhkannya, sedangkan produk tersier seperti tv layar lebar dan mobil mewah membutuhkan penduduk yang lebih banyak, agar dari jumlah penduduk yang banyak tersebut, ada yang cukup kaya untuk membeli produknya.

Range adalah jarak maksimum yang akan ditempuh oleh pembeli untuk membeli produk yang dicari. Pada titik tertentu, usaha yang dibutuhkan untuk mencari dan membeli produk tersebut menjadi tidak sepadan dengan manfaat yang diberikan jika pembeli membeli produk tersebut.

Oleh karena itu, range sangat tergantung kepada kebermanfaatan dan kelangkaan suatu produk. Umumnya, populasi threshold suatu produk akan semakin besar jika produk tersebut merupakan produk mewah yang memiliki harga tinggi.

Semakin tinggi harganya, semakin sedikit orang yang mampu membeli produk tersebut. Oleh karena itu, dibutuhkan jumlah orang yang banyak untuk memastikan ada pembeli. Populasi threshold juga akan semakin tinggi ketika produk yang dijual adalah produk niche. Produk niche adalah produk yang kebermanfaatannya terbatas untuk golongan tertentu saja.

Secara umum range suatu produk akan semakin jauh ketika produk tersebut memiliki kebermanfaatan yang tinggi dan juga sulit untuk dicari. Penyediaan produk ini berkorelasi secara langsung dengan konsep titik sentral christaller dan juga losch.

Range pasar dari suatu produk hanya konstan jika kondisi pasar sempurna dan ceteris paribus. Namun, kita mengetahui bahwa pasar tidak selalu sempurna dan kondisi ekonomi tidak selalu ceteris paribus.

Oleh karena itu, Hotelling mengeluarkan teori mengenai monopoli spasial. Pada teori ini, perusahaan dapat menguasai pasar yang lebih besar dengan cara melakukan beberapa hal, yang antara lain adalah aglomerasi, dispersi, dan juga perang harga.

Contoh Hierarki Pemukiman
Misalnya antara Jakarta dan Pekalongan. Dari segi populasi, sudah jelas Jakarta memiliki populasi yang lebih besar dibandingkan Pekalongan, yaitu 9 juta jiwa dibandingkan dengan 298.595 jiwa.

Jika kita perhatikan, fasilitas dan layanan yang disediakan di Jakarta juga lebih beragam, seperti adanya gelanggang olah raga, museum, mall dalam jumlah banyak, serta kereta commuter.

Pekalongan tidak memiliki kereta commuter, gelanggang olah raga, dan walaupun terdapat mall, jumlahnya masih kalah jauh jika dibandingkan dengan Jakarta.

Untuk barang barang tersier seperti smartphone, mobil, dan alat elektronik, Jakarta juga memiliki pilihan yang lebih beragam, brand smartphone luar seperti Apple memiliki lebih banyak Applestore di Jakarta ketimbang di Pekalongan, produsen mobil mewah seperti Lamborghini, Aston Martin, dan Bentley juga lebih memilih menempatkan showroomnya di Jakarta.

Mengapa barang-barang yang sulit dicari dan notabene mewah lebih mudah ditemukan di Jakarta dibandingkan di Pekalongan? Jawabannya adalah karena dua faktor yaitu Threshold dan Range.
 

Baca Juga: Primate City: Pengertian, Karakteristik, Tanda Ketimpangan, dan Contohnya

Dari berbagai sumber

Download

Ket. klik warna biru untuk link

Lihat Juga  

Materi Sosiologi SMA
1. Materi Sosiologi Kelas XII Bab 3.1 Ketimpangan Sosial sebagai Dampak Perubahan Sosial di Tengah Globalisasi (Kurikulum 2013)
2. Materi Sosiologi Kelas XII Bab 3.2 Ketimpangan Sosial sebagai Dampak Perubahan Sosial di Tengah Globalisasi (Kurikulum 2013) 
3. Materi Sosiologi Kelas XII Bab 3.3 Ketimpangan Sosial sebagai Dampak Perubahan Sosial di Tengah Globalisasi (Kurikulum 2013) 
4. Materi Sosiologi Kelas XII Bab 3. Ketimpangan Sosial (Kurikulum 2013)
5. Materi Sosiologi Kelas XII Bab 3.1 Ketimpangan Sosial sebagai Dampak Perubahan Sosial di Tengah Globalisasi (Kurikulum Revisi 2016)
6. Materi Sosiologi Kelas XII Bab 3.2 Ketimpangan Sosial sebagai Dampak Perubahan Sosial di Tengah Globalisasi (Kurikulum Revisi 2016)
7. Materi Sosiologi Kelas XII Bab 3.3 Ketimpangan Sosial sebagai Dampak Perubahan Sosial di Tengah Globalisasi (Kurikulum Revisi 2016)  

Dani Ramdani
Dani Ramdani Pemilik Situs Sosiologi79.com dan Sosial79.com | Alumni Sosiologi Universitas Lampung | Staf Pengajar Sosiologi di SMAN 1 Cibeber Kab. Lebak Banten

Post a Comment for "Rank-size rule: Pengertian, Range Treshold, dan Contohnya"