Skip to content Skip to sidebar Skip to footer

Logam: Pengertian, Unsur, Sifat, Jenis, Fungsi, dan Manfaatnya

Pengertian Logam
Logam

Pengertian Logam
Logam dalam Kamus Besar Bahasa Indonesia (KBBI) adalah mineral yang tidak tembus pandang, dapat menjadi penghantar panas dan arus listrik (misalnya besi, aluminium, nikel); metal. Logam atau metal dari bahasa Yunani Metallon. Logam umumnya dapat ditempa atau ditekan permanen hingga berubah bentuk tanpa patah atau retak dan juga fusibel (bisa dilelehkan) dan ulet (dapat ditarik hingga membentuk kawat halus).

Sekitar 3/4 dari semua unsur kimia masuk dalam kategori sebagai logam. Jenis yang paling banyak yang dapat ditemukan di kerak bumi adalah aluminium, besi, kalsium, natrium, kalium, dan magnesium. Sebagian besar logam juga dapat ditemukan di dalam bijih (ore), namun beberapa logam seperti timah, tembaga, emas, platinum, dan perak sering terbentuk dalam keadaan bebas (murni) karena tidak mudah bereaksi dengan elemen lain.

Unsur Logam
Logam terdiri dari unsur logam, non logam dan semi logam dan jenis-jenisnya dibedakan menjadi berikut di antaranya,
1. Unsur Logam
Material pada unsur logam ini sifatnya sangat mengkilap dan dapat dijadikan sebagai penghantar panas dan listrik yang sangat baik. Logam ini umumnya berbentuk padat pada suhu dan tekanan normal, kecuali raksa.

Logam dapat ditempa dengan mudah dan dibentuk menjadi berbagai macam bahan untuk membuat alat-alat yang kita lihat di kehidupan sehari-hari kita. Misalnya alumunium, besi, kalsium, nikel, kronium, natrium, mangan dan magnesium.
 
2. Unsur Non Logam
Unsur ini tentu saja tidak memiliki sifat logam dan memiliki ciri fisik yang berbeda karena terbentuk dari gas seperti oksigen. Namun ada juga yang wujudnya cair seperti bromin. Ada juga unsur non logam yang teksturnya getas dan keras. Misalnya oksigen, iodine, neon, silicon, karbon, nitrogen, klorin, hydrogen, belerang, helium.
 
3. Unsur Semi Logam
Unsur semi logam umumnya memiliki sifat logam meskipun hanya sedikit, semi logam juga bisa disebut dengan istilah metalloid. Sifat semi konduktor pada non logam ini tidak bisa menghantarkan listrik jika berada di suhu rendah.

Namun jika berada di suhu yang lebih tinggi maka dapat digunakan sebagai penghantar listrik yang baik. Misalnya terllurium, polonium, geranium, antimon, boron, arsen dan silicon.

Sifat Logam
Logam memiliki sifat-sifat yang membedakannya dengan unsur lain misalnya unsur non-logam. Sifat logam pun berbeda-beda dan bervariasi tergantung pada jenisnya. Meskipun begitu terdapat beberapa sifat umum yang pasti dimiliki oleh setiap logam di antaranya,
1. Kuat
Di antara beragam jenis logam yang bisa dijumpai, sifat logam yang pasti dimiliki oleh setiap logam adalah kuat. Semua jenis logam juga sama-sama berbentuk padat, kecuali satu jenis logam yang bernama raksa.

Sifat kuat pada logam pun bisa ditingkatkan dengan cara dicampur dengan jenis logam lain maupun dengan jenis non logam. Dengan mencampurkan logam dengan logam lain, maka akan diperoleh sifat logam baru yang nantinya bisa semakin memberikan manfaat bagi manusia.

2. Bersifat Konduktor Panas
Sifat logam yang juga dimiliki oleh semua jenis logam adalah dapat menghantarkan panas (konduktor) dengan baik. Hal ini bisa disebabkan karena ketika pada salah satu bagian dari logam dipanaskan, maka elektron yang ada di dalam logam akan menerima energi panas tersebut.

Adanya energi tersebut kemudian juga mengakibatkan gerakan dan energi kinetik logam semakin bertambah cepat. Energi kinetik itu kemudian disalurkan kepada elektron lain. Inilah yang kemudian menyebabkan logam menjadi panas ketika salah satu bagiannya dipanaskan.

3. Bisa Ditempa dan Dibentuk
Berbicara tentang logam pasti tak bisa dilepaskan dari produk-produk yang terbuat dari logam. Produk-produk ini tercipta karena memanfaatkan sifat dari logam yang bisa ditempa sehingga memungkinkannya untuk dibentuk menjadi berbagai ragam bentuk.

Sifat bisa ditempa dan dibentuk ini bisa terjadi tergantung pada mudah tidaknya lapisan-lapisan pada atom menggelincir di atas lapisan atom yang lain. Semakin mudah lapisan-lapisan atom ini menggelincir, maka akan membuat logam tidak akan hancur saat dibentuk dengan cara ditempa.

4. Mengkilap
Hal lain yang menjadi ciri atau sifat logam adalah mengkilap jika terkena cahaya atau ketika digosok. Sifat mengkilap pada logam ini didapatkan karena cahaya matahari yang mengenai permukaan logam bisa memantulkan cahaya tersebut. Hal inilah yang membuat logam bisa mengkilap. Sifatnya yang mengkilap ini jugalah yang dimanfaatkan untuk membuat perhiasan dari beberapa jenis logam.

Jenis dan Fungsi Logam
Jenis-jenis logam dapat dibedakan menjadi empat kelompok di antaranya,
1. Logam Berat, terdiri dari besi, timah hitam, seng, tembaga dan lain-lain. Adapun fungsi dari logam berat di antaranya,
a. Besi yaitu jenis logam yang memiliki warna abu-abu keputihan, besi berfungsi sebagai bahan utama pembangunan seperti bidang teknik dan pembuatan aloi baja.
b. Timah Hitam atau Timbal (Pb) yaitu logam lunak yang memiliki racun sistematik yang bisa masuk dalam tubuh melalui makanan, air, udara dan asap. Logam ini berfungsi untuk digunakan sebagai bahan pembuatan baterai, bensin, atap, perisai radiasi sinar X.
c. Seng (Zn) yaitu logam yang mirip perak yang biasa digunakan dalam industri, tapi dalam kadar tinggi membuat logam ini bisa menjadi racun. Fungsi utamanya adalah digunakan sebagai pelapis besi agar tidak berkarat. Biasanya dikenal dengan istilah galvanisasi dan digunakan untuk baterai.
d. Tembaga yaitu logam yang berwarna kemerah-merahan dan mudah untuk dibentuk. Fungsi dari tembaga adalah digunakan untuk membuat kabel, tangki air panas hingga aloi kuningan dan perunggu beserta dengan kurpronikel.
 
2. Logam Ringan, di antaranya alumunium, natrium, magnesium dan lainnya. Fungsi dari logam ringan di antaranya,
a. Alumunium yaitu logam yang berwarna putih keperakan dan memiliki sifat sangat ringan juga tahan terhadap karat. Logam ini berfungsi sebagai bahan pembuatan kabel listrik lintas udara, mobil, pesawat hingga kaleng minuman.
b. Magnesium yaitu logam yang berwarna perak keputihan dan memiliki berat yang ringan dan jika dibakar akan menyala api putih terang. Logam ini biasanya digunakan untuk membuat kembang api bahkan digunakan sebagai bahan pembuatan suar penyelamat.
c. Natrium yaitu logam yang berwarna putih keperakan, bersifat sangat reaktif dan lunak. Fungsi natrium adalah sebagai bahan utama dalam industri kimia karena di dalamnya mengandung garam dapur.

3. Logam Mulia, adalah jenis logam yang sangat berharga karena bernilai jual tinggi, misalnya Emas, perak dan platina.
a. Emas yaitu logam yang berwarna kuning terang dan bersifat lunak. Fungsinya untuk digunakan sebagai perhiasan.
b. Perak yaitu Logam yang berwarna putih abu-abu dan mudah dibentuk. Perak merupakan penghantar panas dan listrik yang bagus. Fungsinya untuk digunakan sebagai perhiasan dan peralatan-peralatan perak
c. Platina yaitu logam yang berwarna putih keperakan dan biasanya mudah untuk dibentuk. Fungsinya untuk digunakan sebagai perhiasan, barang-barang elektronik dan sebagai katalisator.
 
4. Logam Tahan Api, salah satu contoh logam tahan api di antaranya wolfram dan sirkonium. Fungsi logam ini di antaranya, Wolfram sendiri adalah logam dengan warna paduan putih dan kelabu dengan sifatnya yang sangat keras. Biasanya jenis logam ini akan digunakan untuk membuat barang-barang elektronik.

Manfaat Logam
Manusia hampir sangat tergantung dengan element logam. Hal ini menyebabkan, naik turunnya ekonomi dunia sangat bergantung stabilitas keberadaan logam. Berikut beberapa manfaat dari logam di antaranya,
1. Komputer dan perangkat elektronik lainnya yang memerlukan konduktor (TV, kalkulator, radio, stereo, perangkat keamanan.)
2. Bahan Konstruksi: Paku dan baja struktural.
3. Pemrosesan dan pengawetan makanan: Microwave dan oven konvensional serta lemari es dan freezer.
4. Alat Komunikasi termasuk satelit.
5. Aerospace: Roket tak berawak dan berawak, pesawat ulang-alik.
6. Aplikasi biomedis: Pengganti sendi buatan dan prostesis lainnya.
7. Produksi dan distribusi tenaga listrik: Boiler, turbin, generator, transformator, saluran listrik, reaktor nuklir, sumur minyak, dan pipa.
8. Pertanian: Traktor, alat pertanian konvensional.
9. Transportasi: Mobil, bus, truk, kereta api, kapal, dan pesawat terbang.
10. Rumah tangga: Oven, alat pencuci piring dan pakaian, penyedot debu, blender, pompa, mesin pemotong rumput, pipa ledeng, pemanas air, pemanas/pendingin.
 

Dari berbagai sumber

Download

Ket. klik warna biru untuk link

Lihat Juga  

Materi Sosiologi SMA
1. Materi Sosiologi Kelas XII Bab 1.1 Perubahan Sosial dan Dampaknya (Kurikulum 2013)
2. Materi Sosiologi Kelas XII Bab 1.2 Perubahan Sosial dan Dampaknya (Kurikulum 2013)
3. Materi Sosiologi Kelas XII Bab 1.3 Perubahan Sosial dan Dampaknya (Kurikulum 2013)
4. Materi Sosiologi Kelas XII. Bab 1. Perubahan Sosial dan Dampaknya (Kurikulum 2013)
5. Materi Sosiologi Kelas XII. Bab 1. Perubahan Sosial (KTSP)
6. Materi Sosiologi Kelas XII Bab 1.1 Perubahan Sosial dan Dampaknya Terhadap Kehidupan Masyarakat (Kurikulum Revisi 2016)
7. Materi Sosiologi Kelas XII Bab 1.2 Perubahan Sosial dan Dampaknya Terhadap Kehidupan Masyarakat (Kurikulum Revisi 2016)
8. Materi Sosiologi Kelas XII Bab 1.3 Perubahan Sosial dan Dampaknya Terhadap Kehidupan Masyarakat (Kurikulum Revisi 2016)
9. Materi Sosiologi Kelas XII Bab 1.4 Perubahan Sosial dan Dampaknya Terhadap Kehidupan Masyarakat (Kurikulum Revisi 2016)
10. Materi Sosiologi Kelas XII Bab 1.5 Perubahan Sosial dan Dampaknya Terhadap Kehidupan Masyarakat (Kurikulum Revisi 2016)
11. Materi Sosiologi Kelas XII Bab 1.6 Perubahan Sosial dan Dampaknya Terhadap Kehidupan Masyarakat (Kurikulum Revisi 2016)
12. Materi Ujian Nasional Kompetensi Perubahan Sosial             
13. Materi Ringkas Perubahan Sosial

Dani Ramdani
Dani Ramdani Pemilik Situs Sosiologi79.com dan Sosial79.com | Alumni Sosiologi Universitas Lampung | Staf Pengajar Sosiologi di SMAN 1 Cibeber Kab. Lebak Banten

Post a Comment for "Logam: Pengertian, Unsur, Sifat, Jenis, Fungsi, dan Manfaatnya"