Skip to content Skip to sidebar Skip to footer

Denudasi: Pengertian, Faktor Penyebab, Proses, dan Dampaknya

Denudasi: Pengertian, Faktor Penyebab, Proses, dan Dampaknya


Pengertian Denudasi

Denudasi dalam Kamus Besar Bahasa Indonesia (KBBI) adalah pengikisan lapisan atas permukaan tanah yang disebabkan oleh hujan, angin, dan salju sehingga kesuburan tanah menjadi hilang; reduksi permukaan tanah karena fenomena alam. Dalam geologi, denudasi adalah serangkaian proses panjang yang mengakibatkan pengikisan permukaan Bumi dan berujung pada berkurangnya ketinggian dan relief bentang alam dan lanskap.

Denudasi merupakan proses alami untuk waktu yang lama dikarenakan adanya faktor kimia, biologis atau mekanis. Denudasi berhubungan dengan proses erosi mekanik, biologis dan kimiawi dalam bentuk erosi, pelapukan dan mass wasting. Denudasi bisa mencakup pengikisan partikel padat dan material yang telah larut. Hal ini meliputi subproses kriofraktur, pelapukan insolasi, kehancuran singkat, pelapukan garam, bioturbasi, dan dampak antropogenik.

Faktor Penyebab Denudasi
Terdapat berbagai faktor yang bisa mengakibatkan denudasi antara lain adalah tenaga endogen dan tenaga eksogen. Contoh dari tenaga endogen yang mengakibatkan denudasi yaitu pergeseran lempeng tektonik, gempa bumi, adanya rekahan, dan gunung meletus. Lalu contoh dari tenaga eksogen yang mengakibatkan denudasi antara lain erosi, pelapukan serta peristiwa mass wasting.
1. Topografi Permukaan
Topografi permukaan yaitu bentuk permukaan bumi, tinggi rendahnya permukaan bumi atau kerak bumi. Topografi jika curam maka lebih cepat terkena denudasi daripada dengan topografi wilayah yang landai. Topografi permukaan bumi yang curam lebih cepat terkena denudasi karena pengaruh dari bentuknya. Topografi permukaan bumi yang curam sesudah terjadinya denudasi maka kecuraman dan ketinggian akan berkurang.

2. Geologi
Faktor geologi di sini adalah tenaga yang bersumber dari bumi, seperti tenaga endogen ataupun tenaga eksogen. Tenaga endogen yaitu tenaga yang bersumber dari dalam bumi, sedangkan tenaga eksogen merupakan tenaga yang bersumber dari luar bumi. Tenaga endogen dan eksogen itu bisa membuat dampak atau memberi pengaruh kepada bentuk permukaan bumi, baik itu merubah permukaan bumi atau mengakibatkan bentukan baru pada permukaan bumi.

3. Iklim
Iklim adalah kondisi cuaca rata-rata yang mencakup suatu tempat yang luas dan dalam kurun waktu yang panjang. Iklim yang ekstrem akan lebih cepat mengakibatkan denudasi dibanding dengan iklim yang stabil. Salah satu contohnya adalah batu yang lebih cepat lapuk di wilayah iklim ekstrem daripada batu yang berada di wilayah biasa saja.

4. Aktivitas Tektonik
Aktivitas tektonik yaitu gerakan-gerakan yang terjadi pada lempeng bumi. Gerakan yang terjadi pada lempeng bumi itu akan mengakibatkan berbagai macam akibat, seperti timbulnya bentuk permukaan bumi yang tidak rata. Bentukan itu muncul karena terdapat pergerakan atau pergeseran lempeng. Aktivitas tektonisme ini juga bisa mengakibatkan adanya denudasi.

5. Biosfer
Biosfer di sini artinya suatu kegiatan flora dan fauna. Aktivitas flora dan fauna ini seperti kondisi tanah yang tidak ditumbuhi tanaman menjadikan tanah menjadi lebih cepat terkikis dan adanya denudasi dan lain sebagainya. Selain itu, untuk aktivitas hewan atau binatang lebih mengarah pada aktivitas binatang yang berlebihan akan mengakibatkan denudasi lebih cepat terjadi.

6. Aktivitas Manusia
Aktivitas manusia sangat banyak. Dalam melakukan aktivitas manusia seringkali melibatkan alam, dan alam yang dilibatkan dalam kegiatan manusia juga sering kali merasakan perubahan. Contoh kegiatan manusia yang dapat menimbulkan terjadinya denudasi adalah pembangunan gedung bertingkat. Pembangunan gedung bertingkat akan menjadikan percepatan adanya tanah yang amblas. Hal tersebut dikarenakan bobot gedung yang harus diterima oleh permukaan tanah itu.

Lebih dari pembangunan gedung bertingkat, denudasi karena aktivitas manusia juga terjadi karena penggalian tambang. Seperti penggalian emas yang berada pada kawasan tambang emas. Tanah-tanah di kawasan itu tentu saja akan lebih cepat mengalami denudasi dibanding dengan lainnya yang tidak berada di kawasan pertambangan.

Proses Terjadinya Denudasi
Proses terjadinya denudasi ini melibatkan beberapa proses di antaranya,
1. Proses mekanis
Denudasi yang dilakukan melalui proses mekanis disebut juga dengan proses fisika. Hal ini tentu akan melibatkan berbagai macam elemen, seperti angin, air, udara, sinar matahari dan lain sebagainya. Denudasi melalui proses mekanis misalnya terjadi pada daerah yang mempunyai iklim ekstrem. Denudasi ini hampir mirip dengan erosi, namun terjadi pada bidang yang tinggi.

Wilayah yang memiliki banyak objek- objek yang menonjol tinggi dan berada di iklim ekstrem, maka bagian yang tinggi tersebut lebih mudah mengalami pelapukan atau pengikisan. Hal ini tentu akan berakibat pada ketinggian bidang tersebut. Ketinggian bidang tersebut akan berkurang dan material- material dari pengurangan tersebut akan terbawa ke tempat lain atau melapuk di sekitarnya.

2. Proses kimiawi
Denudasi yang terjadi karena proses kimiawi misalnya terjadi karena pengaruh kandungan air hujan. Air hujan yang sedikit banyak mengandung asam memiliki kekuatan untuk melapukan sesuatu. Hal ini tidak terkecuali kenampakan alam yang ada di bumi. Jika tidak karena kandungan air hujan, maka hal ini akan terjadi karena kekuatan air hujan.

Bagian bumi yang menonjol lama- kelamaan akan dapat terkikis dan akibatnya ketinggian bidang tersebut akan berkurang dan material yang hilang ini dapat berpindah ke tempat lain dengan terbawa oleh aliran air hujan tersebut.

3. Proses biologi
Selanjutnya denudasi juga bisa terjadi karena proses biologi. Proses biologi ini melibatkan aktivitas makhluk hidup. Sebagai contoh adalah aktivitas manusia yang beranekaragam dapat menjadikan permukaan bumi mengalami denudasi. Misalnya saja pembangunan gedung yang bertingkat lama kelamaan akan membuat tanah menjadi tertekan dan perlahan- lahan akan amblas.

Hal ini karena beban yang dimiliki oleh gedung bertingkat akan lebih berat daripada gedung biasa, maka dari itulah tanah amblas akan lebih cepat terjadi. Selain pembangunan gedung, aktivitas pertambangan juga sangat mendukung terjadinya denudasi. Hal ini karena pertambangan secara langsung mengambil dari bumi.

Dampak Terjadinya Denudasi
Denudasi adalah suatu proses alam yang lebih banyak mengandung nilai atau sisi negatifnya ketimbang positifnya. Hal tersebut karena dapat menimbulkan perubahan pada bentuk muka bumi. Walau demikian denudasi tersebut juga ada sisi positif atau manfaatnya.

Beberapa dampak dari adanya denudasi di antaranya,
1. Terbentuknya tebing- tebing yang mengikis
2. Hilangnya sebagian dari kerak bumi atau juga berubahnya bentuk permukaan bumi
3. Timbulnya tempat wisata disebabkan karena biasanya hasil denudasi ini memiliki bentuk yang unik
 

Dari berbagai sumber

Download

Ket. klik warna biru untuk link

Lihat Juga  

Materi Sosiologi SMA
1. Materi Sosiologi Kelas XII Bab 4.1 Kearifan Lokal dan Pemberdayaan Komunitas (Kurikulum 2013)
2. Materi Sosiologi Kelas XII Bab 4.2 Kearifan Lokal dan Pemberdayaan Komunitas (Kurikulum 2013)
3. Materi Sosiologi Kelas XII Bab 4.3 Kearifan Lokal dan Pemberdayaan Komunitas (Kurikulum 2013)
4. Materi Sosiologi Kelas XII. Bab 4. Pemberdayaan Komunitas (Kurikulum 2013)
5. Materi Sosiologi Kelas XII Bab 4.1 Kearifan Lokal dan Pemberdayaan Komunitas (Kurikulum Revisi 2016)
6. Materi Sosiologi Kelas XII Bab 4.2 Kearifan Lokal dan Pemberdayaan Komunitas (Kurikulum Revisi 2016)
7. Materi Sosiologi Kelas XII Bab 4.3 Kearifan Lokal dan Pemberdayaan Komunitas (Kurikulum Revisi 2016)
8. Materi Sosiologi Kelas XII Bab 4.4 Kearifan Lokal dan Pemberdayaan Komunitas (Kurikulum Revisi 2016)  

Aletheia Rabbani
Aletheia Rabbani Cobalah Untuk Menjadi Orang Baik __Abraham Maslow

Post a Comment for "Denudasi: Pengertian, Faktor Penyebab, Proses, dan Dampaknya"