Skip to content Skip to sidebar Skip to footer

Akuifer: Pengertian, Sistem, Klasifikasi, dan Jenisnya

Pengertian Akuifer
Akuifer

Pengertian Akuifer
Akuifer dalam Kamus Besar Bahasa Indonesia (KBBI) adalah lapisan kulit bumi berpori yang dapat menahan air dan terletak di antara dua lapisan yang kedap air. Akuifer merupakan kata yang berasal dari bahasa Latin aqui (aqua) yang artinya air, dan ferre, yang berarti membawa. Akuifer merupakan sebuah lapisan susunan batuan atau sedimen yang menampung air tanah.

Lapisan ini bisa tersusun dari batuan berpori, retakan pada susunan batuan, atau material yang tidak terkonsolidasi seperti pasir dan kerikil. Batuan seperti batu pasir dan batu kapur memiliki pori-pori dalam strukturnya yang dapat terisi oleh air dan menyimpan cadangan air tanah.

Kandungan air yang tersimpan pada akuifer mengalir dengan sangat lambat dan berperan sebagai regulator alami bagi siklus hidrologi. Akuifer menampung sebagian air hujan untuk mencegah terbentuknya aliran air yang besar di permukaan dan akuifer juga menjaga aliran air pada saat periode kekeringan panjang.

Sistem Akuifer
Dari tipologinya di Indonesia, sistem akuifer memiliki lima tipologi menurut Puradimaja (1993) di antaranya,
1. Sistem Akuifer Endapan Gunung api. Sistem ini terjadi pada area gunung berapi di mana lapisan pembawa air mulai dari permukaan gunung yang terdiri dari batuan piroklastik yang turun ke bagian dalam gunung berapi menuju aliran lava dan selanjutnya masuk ke dalam batuan dasar gunung berapi
2. Sistem Akuifer Endapan Aluvial. Sistem ini terdapat pada jenis tanah endapan aluvial yang terdapat di sepanjang aliran sungai yang jenis tanahnya masih muda dan belum terkonsolidasi dengan sempurna sehingga lapisan tanah ini dapat mengalirkan air atau meresapkan air menuju permukaan dalam lapisan tanah
3. Sistem Akuifer Batuan Sedimen. Sistem ini mengalami prosesnya pada lapisan batuan sedimen yang memiliki rongga atau pori atau rekahan dan meneruskan air di atas permukaan menuju ke bagian dalam atau bawah permukaan tanah
4. Sistem Akuifer Batuan Kristalin dan Metamorf; dan
5. Sistem Akuifer Endapan Glasial.

Klasifikasi Akuifer
Dalam menentukan klasifikasi akuifer sendiri ada tiga pengukuran dalam menentukan jenis akuifer yang ada di antaranya,
1. Tingkat ketebalan akuifer. tingkat ketebalan ini diukur dari permukaan air tanah hingga lapisan yang berkarakteristik semi kedap air, yang meliputi akuiklud dan akuifus.
2. Tingkat permeabilitas. pengukuran ini dilihat dari kemampuan suatu akuifer dalam meneruskan kuantitas air melalui penampang sebesar 1 m persegi. Tingkat permeabilitas ini ditentukan berdasar tekstur dan struktur mineral atau partikel-partikel atau butiran-butiran penyusun batuannya.
3. Koefisiensi lolos. Koefisiensi ini menunjukkan seberapa besar kemampuan batuan dalam meloloskan aliran air tanah.

Jenis Akuifer
Berbagai jenis sedimen dan batuan dapat membentuk akuifer. Kerikil, batu pasir, batuan konglomerat, batu kapur, dan batuan-batuan berpori lainnya dapat menyimpan air dan menjadi akuifer. Terkadang, akuifer dikategorikan berdasarkan jenis batuan dan sedimen yang membentuknya. Namun, secara umum akuifer dibagi menjadi dua jenis di antaranya,
1. Unconfined Aquifer
Unconfined aquifer atau yang juga disebut phreatic aquifer adalah akuifer yang batasan pada bagian atasnya adalah muka air tanah (water table). Akuifer ini disebut dengan akuifer bebas karena hanya memiliki lapisan yang tidak dapat ditembus air (akuiklud) pada bagian bawah saja dan tidak pada atasnya.

2. Confined Aquifer
Confined aquifer memiliki lapisan yang tidak dapat ditembus air pada bagian atas dan bawahnya sehingga pergerakan air yang masuk ke dalam lapisan ini dari permukaan tanah lebih sedikit dibandingkan pada unconfined aquifer. Biasanya, kandungan air pada confined aquifer terisi pada groundwater recharging zone yang terdapat pada daerah lipatan.

Air pada confined aquifer biasa kita sebut dengan air tanah dalam. Air tanah dalam biasa dimanfaatkan oleh perusahaan air minum untuk membuat air dalam kemasan. Selain itu, air tanah dalam juga banyak digunakan untuk irigasi lahan pertanian.
 

Dari berbagai sumber

Download

Ket. klik warna biru untuk link

Lihat Juga  

Materi Sosiologi SMA
1. Materi Sosiologi Kelas XII Bab 4.1 Kearifan Lokal dan Pemberdayaan Komunitas (Kurikulum 2013)
2. Materi Sosiologi Kelas XII Bab 4.2 Kearifan Lokal dan Pemberdayaan Komunitas (Kurikulum 2013)
3. Materi Sosiologi Kelas XII Bab 4.3 Kearifan Lokal dan Pemberdayaan Komunitas (Kurikulum 2013)
4. Materi Sosiologi Kelas XII. Bab 4. Pemberdayaan Komunitas (Kurikulum 2013)
5. Materi Sosiologi Kelas XII Bab 4.1 Kearifan Lokal dan Pemberdayaan Komunitas (Kurikulum Revisi 2016)
6. Materi Sosiologi Kelas XII Bab 4.2 Kearifan Lokal dan Pemberdayaan Komunitas (Kurikulum Revisi 2016)
7. Materi Sosiologi Kelas XII Bab 4.3 Kearifan Lokal dan Pemberdayaan Komunitas (Kurikulum Revisi 2016)
8. Materi Sosiologi Kelas XII Bab 4.4 Kearifan Lokal dan Pemberdayaan Komunitas (Kurikulum Revisi 2016)  

Aletheia Rabbani
Aletheia Rabbani “Bila kau tak tahan lelahnya belajar, maka kau harus tahan menanggung perihnya kebodohan” _Imam Syafi’i

Post a Comment for "Akuifer: Pengertian, Sistem, Klasifikasi, dan Jenisnya"