Skip to content Skip to sidebar Skip to footer

Margin Kontribusi: Pengertian, Elemen, Fungsi, dan Cara Menghitungnya

Pengertian Margin Kontribusi
Margin Kontribusi

Pengertian Margin Kontribusi
Margin kontribusi adalah suatu nilai pendapatan bersih setelah dikurangi dengan berbagai biaya variabel. Terdapat dua komponen penting yang digunakan dalam menghitung margin contribution yaitu  penjualan bersih atau pendapatan bersih dan juga biaya variabel.

Margin contribution digunakan sebagai alat untuk melihat seberapa banyak pendapatan penjualan bisnis agar bisa menutupi biaya tetap setelah mengeluarkan unsur biaya variabel. Dengan kata lain, margin kontribusi digunakan untuk menemukan titik harga optimal untuk suatu produk.

Margin kontribusi juga mengukur apakah produk menghasilkan pendapatan yang cukup untuk membayar biaya tetap dan juga untuk menentukan laba yang dihasilkannya. Selain itu, margin kontribusi digunakan untuk menentukan titik impas (breakeven point), yaitu jumlah unit yang diproduksi atau pendapatan yang dihasilkan untuk mencapai titik impas.

Laporan pendapatan margin kontribusi adalah alat yang berguna ketika menganalisis hasil periode sebelumnya. Pernyataan ini memberi tahu Anda apakah upaya Anda untuk periode ini menguntungkan atau tidak. Nilai yang dihasilkan kadang-kadang disebut sebagai pendapatan operasional atau laba bersih.

Pernyataan ini tidak digunakan untuk pelaporan keuangan, tetapi menggunakan informasi yang dihasilkan dengan membuat laporan keuangan Anda untuk menentukan laba atau rugi bersih Anda untuk periode tertentu.

Elemen dari Kontribusi Margin
1. Biaya variabel (variable cost) perusahaan mencakup biaya yang berfluktuasi bersamaan dengan perubahan tingkat produksi. Beberapa contoh biaya variabel adalah bahan baku, tenaga kerja langsung, dan tagihan listrik.
2. Biaya tetap  (fixed cost) adalah biaya yang konsisten. Biaya ini dapat berfluktuasi, tetapi sebagian besar, mereka tetap sama. Contoh biaya tetap termasuk sewa gedung, asuransi, gaji, dan utilitas (yang tidak terkait langsung dengan produksi).

Fungsi Margin Kontribusi
Manajemen menggunakan Margin Kontribusi untuk tiap kondisi yang berbeda.  Biasanya, manajemen menggunakan Margin Kontribusi sebagai alat dalam membantu membuat keputusan produksi dan penetapan harga dalam bisnis. Konsep ini juga menjadi salah satu yang digunakan untuk menghitung Break Event Point (BEP) dalam suatu departemen atau lini produk.

Manajemen menggunakan metrik ini untuk memahami berapa harga yang dapat mereka tetapkan untuk suatu produk.  Dengan penetapan harga yang tepat, perusahaan atau bisnis tidak perlu khawatir kehilangan uang ketika biaya untuk produksi meningkat. Penetapan harga produk berdasarkan metrik Margin Kontribusi juga membantu manajemen untuk meraih nilai profitabilitas yang diinginkan.

Margin Kontribusi juga membantu manajemen memahami produk dan kegiatan operasional mana yang menguntungkan. Dan tentunya manajer bisa memutuskan lini produk atau departemen mana yang tidak produktif yang selanjutnya akan dihentikan atau ditutup.

Investor dan para analis keuangan menggunakan Margin Kontribusi untuk mengevaluasi seberapa efisien perusahaan dalam menghasilkan laba. Sebagai contoh, analis dapat menggunakan Margin Kontribusi per unit yang terjual untuk memperkirakan laba yang dihasilkan perusahaan untuk tahun depan.

Menghitung Margin Kontribusi
Margin kontribusi = (Pendapatan Produk Bersih – Biaya Variabel Produk) ÷ Pendapatan Produk

Untuk memahami berapa banyak laba yang dihasilkan satu unit. Margin kontribusi per unit dihitung sebagai:
Margin Kontribusi per Unit = (Pendapatan – Biaya Variabel) ÷ Total Unit

Margin kontribusi adalah perbedaan antara penjualan dan biaya variabel. Jumlah yang tersisa adalah kombinasi dari pengeluaran tetap dan laba.

Rasio Margin Kontribusi
Rasio margin kontribusi adalah persentase perbedaan dalam penjualan perusahaan dan biaya variabel. Biaya variabel dikurangi dari penjualan untuk mengisolasi laba dan biaya tetap.
Rasio ini kemudian menjelaskan dalam bentuk persentase jumlah pendapatan yaitu laba dan biaya tetap.
Rasio Kontribusi Margin = (Penjualan – Biaya Variabel) ÷ Penjualan
 

Dari berbagai sumber

Download

Ket. klik warna biru untuk link

Lihat Juga  

Materi Sosiologi SMA
1. Materi Sosiologi Kelas XII Bab 1.1 Perubahan Sosial dan Dampaknya (Kurikulum 2013)
2. Materi Sosiologi Kelas XII Bab 1.2 Perubahan Sosial dan Dampaknya (Kurikulum 2013)
3. Materi Sosiologi Kelas XII Bab 1.3 Perubahan Sosial dan Dampaknya (Kurikulum 2013)
4. Materi Sosiologi Kelas XII. Bab 1. Perubahan Sosial dan Dampaknya (Kurikulum 2013)
5. Materi Sosiologi Kelas XII. Bab 1. Perubahan Sosial (KTSP)
6. Materi Sosiologi Kelas XII Bab 1.1 Perubahan Sosial dan Dampaknya Terhadap Kehidupan Masyarakat (Kurikulum Revisi 2016)
7. Materi Sosiologi Kelas XII Bab 1.2 Perubahan Sosial dan Dampaknya Terhadap Kehidupan Masyarakat (Kurikulum Revisi 2016)
8. Materi Sosiologi Kelas XII Bab 1.3 Perubahan Sosial dan Dampaknya Terhadap Kehidupan Masyarakat (Kurikulum Revisi 2016)
9. Materi Sosiologi Kelas XII Bab 1.4 Perubahan Sosial dan Dampaknya Terhadap Kehidupan Masyarakat (Kurikulum Revisi 2016)
10. Materi Sosiologi Kelas XII Bab 1.5 Perubahan Sosial dan Dampaknya Terhadap Kehidupan Masyarakat (Kurikulum Revisi 2016)
11. Materi Sosiologi Kelas XII Bab 1.6 Perubahan Sosial dan Dampaknya Terhadap Kehidupan Masyarakat (Kurikulum Revisi 2016)
12. Materi Ujian Nasional Kompetensi Perubahan Sosial             
13. Materi Ringkas Perubahan Sosial

Aletheia Rabbani
Aletheia Rabbani “Bila kau tak tahan lelahnya belajar, maka kau harus tahan menanggung perihnya kebodohan” _Imam Syafi’i

Post a Comment for "Margin Kontribusi: Pengertian, Elemen, Fungsi, dan Cara Menghitungnya"