Skip to content Skip to sidebar Skip to footer

Iklim Tropis: Pengertian, Ciri, Jenis, Persebaran Daerah, Perekonomian, Flora, dan Faunanya

Pengertian Iklim Tropis
Iklim Tropis

A. Pengertian Iklim Tropis
Iklim tropis adalah suatu daerah yang terletak di antara garis isoterm pada bumi bagian utara dan bagian selatan. Iklim tropis ini terdapat pada posisi 23,5 derajat lintang utara, dan 23,5 derajat lintang selatan. Iklim tropis ini juga terletak pada garis khatulistiwa.

Wilayah tropis dibedakan menjadi dua sesuai dengan keadaan alam. Pertama adalah daerah tropis kering yang meliputi, stepa, sabana kering, dan juga gurun pasir. Kedua adalah daerah tropis lembap meliputi, hutan hujan tropis, sabana, serta daerah-daerah yang memiliki musim basah.

Iklim seperti ini juga memiliki karakter angin yang sedikit, radiasi matahari sedang sampai kuat, pertukaran panas yang kecil karena kelembaban yang tinggi. Iklim ini memiliki dua musim tiap tahunnya yaitu musim kemarau dan musim hujan.

B. Ciri Iklim Tropis
Ciri-ciri iklim tropis meliputi di antaranya,
1. Letaknya di bagian bumi antara 23,5° lintang utara dan 23,5° lintang selatan.
2. Suhu udara rata-rata tinggi hal ini disebabkan karena matahari selalu vertikal, umumnya suhu udara antara 20-30°C bahkan dapat mencapai 30°C di beberapa tempat untuk wilayah dengan iklim tropis basah
3. Namun suhu udaranya normal tanpa pergantian suhu yang terlalu ekstrem.
4. Amplitudo suhu rata-rata tahunannya kecil, pada wilayah khatulistiwa mencapai 1-5°C, namun amplitude hariannya lebih besar.
5. Tekanan udara pada wilayah dengan iklim tropis cenderung rendah dan perubahannya secara perlahan juga beraturan.
6. Penguapan air laut cukup tinggi sehingga banyak terdapat awan.
7. Curah hujan lebih tinggi dan lebih lama per tahunnya dari daerah-daerah lain dengan iklim lain di dunia
8. Karena tingginya curah hujan mengakibatkan tanah di wilayah iklim tropis cukup subur.
9. Wilayah di iklim tropis juga mendapatkan sinar matahari sepanjang tahun.
10. Dipengaruhi oleh pergerakan peredaran matahari sehingga menyebabkan peredaran pola angin dan menjadikan wilayah iklim tropis memiliki dua musim, yaitu musim hujan dan kemarau, tanpa adanya musim dingin.
11. Tekanan udara pada daerah dengan iklim tropis cenderung rendah.
12. Pada wilayah dengan iklim tropis basah vegetasi yang tumbuh di banyak hutan biasanya berwarna hijau dan lebat
13. Dan pada wilayah dengan iklim tropis kering lebih banyak savana.
14. Dapat mempengaruhi iklim global jika terjadi perubahan yang signifikan.
15. Pada wilayah dengan iklim tropis kering suhu udara pada siang hari biasanya sangat tinggi dan bisa mencapai 45°C sedangkan pada malam hari sangat rendah bisa mencapai 10°C.
16. Udara akan berbalik sangat dingin di wilayah dengan iklim tropis kering karena radiasi balik bumi sangat cepat berlangsung

C. Jenis Iklim Tropis
Iklim tropis berdasarkan jumlah curah hujan di setiap daerah dibagi menjadi tiga jenis di antaranya,
1. Iklim Hutan Hujan Tropis
Iklim pada hutan hujan tropis ini berada pada wilayah garis khatulistiwa yakni sekitar 10 – 15 derajat LU dan LS. Daerah ini memiliki angin yang tenang dengan curah hujan yang tinggi, bahkan musim kemarau pada daerah ini hanya terjadi selama dua bulan saja. Negara yang memiliki iklim hutan hujan tropis ini meliputi, Indonesia, Kongo, Malaysia, Papua Nugini, Brunei, Madagaskar, Suriname, Singapura, Filipina, Brazil, Micronesia, Fiji, Sri Lanka, Kolombia, Peru, Nikaragua dan sekitarnya.

2. Iklim Monsun Tropis
Iklim monsun ini memiliki karakter yang hampir sama dengan hutan hujan tropis, yang membedakan adalah iklim monsun tropis lebih banyak terkena sinar matahari. Iklim ini sepanjang tahun memiliki hawa yang cenderung hangat. Negara yang memiliki iklim monsun tropis ini meliputi, Bangladesh, India, Myanmar, Sri Lanka, Guyana, Afrika Barat Daya, dan Brazil Tenggara.

3. Iklim Sabana Tropis
Daerah yang memiliki iklim sabana tropis ini adalah daerah iklim tropis terkering karena memiliki curah hujan yang minim. Pada daerah yang beriklim sabana tropis ini sering terjadi bencana kekeringan yang menyebabkan flora dan fauna mati. Negara yang memiliki iklim sabana tropis ini meliputi, Sudan, Afrika Timur, Afrika Selatan, Australia Utara, Brazil Tengah, Bolivia, Paraguay, dan Madagaskar Barat.

D. Persebaran Daerah Iklim Tropis
Negara yang memiliki iklim tropis adalah negara yang berada pada zona tropic of cancer, 23,5 derajat LU, dan tropic of capricorn 23,5 derajat LS. Daerah iklim tropis ini selalu mendapat sinar matahari penuh secara vertikal pada siang hari. Tentunya daerah tropis ini dilewati oleh garis khatulistiwa.

Negara-negara yang memiliki iklim tropis antara lain beberapa negara bagian di benua Amerika, Asia, dan negara di Timur Tengah.
1. Negara Bagian di Benua Amerika
a. Semua negara di Amerika Tengah
b. Wilayah Kepulauan Karibia
c. Nassau di Kepulauan Bahama
d. Amerika Selatan bagian atas termasuk Kolombia, Peru, Bolivia, Ekuador, Suriname, Paraguay, Argentina, Venezuela, Chile utara, dan Brazil.
e. Sebagian negara Meksiko

2. Benua Asia
a. Asia Tenggara
b. Hongkong
c. Kepulauan Maladewa
d. Sebagian wilayah Taiwan
e. Sebagian wilayah Bangladesh
f. Bagian selatan India

3. Negara di Timur Tengah
a. Yaman
b. Selatan Arab Saudi
c. Oman
d. Uni Emirat Arab

E. Perekonomian Masyarakat Tropis
Masyarakat di wilayah tropis memiliki mata pencaharian yang disesuaikan dengan kondisi alam yang dimiliki di antaranya,
a. Wilayah tropis sangat cocok untuk pertanian dan perkebunan karena cukup sinar matahari dan cukup curah hujan
b. Kaya akan sumber daya laut seperti ikan, garam dan pertambangan lepas pantai (khususnya di negara-negara Asia Tenggara)
c. Kawasan tropis seperti Afrika juga kaya akan potensi pertanian, pertambangan serta perindustrian

F. Flora dan Fauna Daerah Iklim Tropis
1. Flora Daerah Iklim Tropis
Jenis hutan yang berada di daerah dengan iklim tropis adalah hutan hujan tropis. Salah satu ciri khasnya adalah floranya yang homogen dengan pohon-pohon yang berdaun lebat sehingga hutan menjadi gelap. Jenis flora yang umum ditemukan di hutan hujan tropis di antaranya,
a. Meranti (Shorea dan Parashorea)
b. Keruing (Dipterocarpus)
c. Kapur (Dryobalanops)
d. Kayu besi (Eusideroxylon zwageri)
e. kayu hitam (Diospyros sp)
f. Palem (Palmae)
g. Akasia (Acacia auriculiformis)

2. Fauna Daerah Iklim Tropis
Fauna-fauna yang tersebar di wilayah dengan iklim tropis di antaranya,
a. Sebaran fauna di Afrika dan sekitarnya: Gorilla, gajah, trenggiling, kuda nil, unta
b. Sebaran fauna di Asia Tenggara, Asia Selatan, Indonesia Barat: Gajah asia, badak, harimau, beruang, orang utan, rusa, beberapa jenis reptil, dan banyaknya jenis ikan.
c. Sebaran fauna Australis meliputi Kepulauan Pasifik dan Indonesia Timur: Cendrawasih, kakatua, kiwi, koala, dan platypus
d. Sebaran fauna di Afrika Tengah dan Amerika Selatan: jaguar, beberapa jenis kelelawar, kukang, banteng, ikan endemik seperti piranha, dan kukang.
 

Dari berbagai sumber

Download

Ket. klik warna biru untuk link

Lihat Juga  

Materi Sosiologi SMA
1. Materi Sosiologi Kelas XII Bab 4.1 Kearifan Lokal dan Pemberdayaan Komunitas (Kurikulum 2013)
2. Materi Sosiologi Kelas XII Bab 4.2 Kearifan Lokal dan Pemberdayaan Komunitas (Kurikulum 2013)
3. Materi Sosiologi Kelas XII Bab 4.3 Kearifan Lokal dan Pemberdayaan Komunitas (Kurikulum 2013)
4. Materi Sosiologi Kelas XII. Bab 4. Pemberdayaan Komunitas (Kurikulum 2013)
5. Materi Sosiologi Kelas XII Bab 4.1 Kearifan Lokal dan Pemberdayaan Komunitas (Kurikulum Revisi 2016)
6. Materi Sosiologi Kelas XII Bab 4.2 Kearifan Lokal dan Pemberdayaan Komunitas (Kurikulum Revisi 2016)
7. Materi Sosiologi Kelas XII Bab 4.3 Kearifan Lokal dan Pemberdayaan Komunitas (Kurikulum Revisi 2016)
8. Materi Sosiologi Kelas XII Bab 4.4 Kearifan Lokal dan Pemberdayaan Komunitas (Kurikulum Revisi 2016)  

Aletheia Rabbani
Aletheia Rabbani “Bila kau tak tahan lelahnya belajar, maka kau harus tahan menanggung perihnya kebodohan” _Imam Syafi’i

Post a Comment for "Iklim Tropis: Pengertian, Ciri, Jenis, Persebaran Daerah, Perekonomian, Flora, dan Faunanya"