Skip to content Skip to sidebar Skip to footer

Self Love: Pengertian, Manfaat, dan Caranya

Self Love: Pengertian, Manfaat, dan Caranya


A. Pengertian Self Love

Self love (mencintai diri sendiri) adalah kesadaran seseorang untuk lebih memprioritaskan diri sendiri dan berhenti sesaat dari menilai diri sendiri dengan orang lain. Self love bukan berarti egois hanya memikirkan diri sendiri, hanya mengikuti kehendak atau mengikuti kesenangan sendiri, namun self love mengharuskan kita untuk memperlakukan dan menerima diri sendiri dengan baik dan apa adanya.
 
Self-love merupakan keadaan di mana kita memberi penghargaan terhadap diri sendiri. Keadaan ini tumbuh dari tindakan yang mendukung pengembangan diri kita secara fisik, psikologis, hingga spiritual. Self-love bukan sekadar merasa percaya diri, lebih dari itu karena dengan mencintai diri sendiri artinya kita menjunjung tinggi kesejahteraan dan kebahagiaan pribadi.

Mencintai diri sendiri berarti memenuhi kebutuhan diri sendiri dan tidak mengorbankan kesejahteraan diri untuk menyenangkan orang lain. Self-love juga artinya bisa menerima kekurangan yang ada dalam diri dan merangkulnya sebagai bagian dari diri kita.

Self-love memiliki arti yang berbeda bagi setiap orang, karena kita semua memiliki banyak cara untuk menjaga diri sendiri. Hanya kitalah yang paling tahu bagaimana cara membahagiakan diri. Mencari tahu apa arti self-love bagi diri sendiri merupakan hal penting untuk kesehatan mental kita.

B. Manfaat Self Love bagi Kesehatan Fisik dan Mental
Self-love adalah sebuah fondasi yang memungkinkan kita untuk bersikap tegas, menjalin hubungan yang sehat dengan orang lain, mengejar minat dan mimpi, serta merasa bangga kepada diri sendiri. Oleh karena itu, penting untuk mengelola self-love dengan baik.

Tak hanya bermanfaat untuk membuat Anda merasa tenang dalam menjalani hidup, self-love juga memiliki berbagai manfaat bagi kesehatan fisik maupun mental di antaranya,
1. Mendapatkan kepuasan hidup
Saat benar-benar menerapkan self-love, Anda akan menerima diri sendiri apa adanya. Hal ini termasuk menerima semua kondisi dalam hidup, baik suka maupun duka, dan bertanggung jawab atas segala tindakan yang dilakukan. Semuanya tentu memengaruhi kepuasan dalam hidup karena Anda punya kontrol atas diri sendiri.

2. Membiasakan diri untuk hidup sehat
Dalam mencintai diri sendiri, Anda tentunya ingin memberikan yang terbaik bagi diri sendiri, termasuk dalam hal menjaga kesehatan tubuh. Dengan adanya self-love, Anda akan termotivasi untuk hidup lebih sehat, misalnya dengan lebih banyak mengonsumsi makanan bergizi, mencukupi waktu istirahat, dan berolahraga secara rutin.

3. Meningkatkan self-esteem
Self-esteem memainkan peranan yang sangat penting dalam kesehatan mental. Self-esteem adalah cara seseorang memandang dan menerima dirinya sendiri, serta merasa percaya diri. Jika self-love dikelola dengan baik, self-esteem pun akan meningkat.

Tak hanya itu, dengan mencintai diri sendiri, Anda juga akan lebih mudah mengatasi stres dan tegar dalam menghadapi permasalahan hidup.

4. Mengurangi risiko terkena gangguan mental
Kesulitan untuk menerima diri apa adanya dan tidak nyaman menjadi diri sendiri merupakan beberapa hal yang dapat membuat Anda stres. Jika dibiarkan, hal ini bisa mengganggu kondisi psikologis Anda.

Beberapa riset pun menunjukkan bahwa orang yang memiliki self-esteem dan self-love yang rendah rentan terkena berbagai gangguan mental, seperti depresi, gangguan cemas, dan gangguan makan, seperti anoreksia dan bulimia.

Oleh karena itu, agar kondisi mental Anda tetap sehat, penting untuk bisa menerima dan mencintai diri Anda apa adanya.

Self Love
C. Cara Membangun Self Love
Self love bisa dilakukan dengan diri sendiri atau dengan bantuan orang lain seperti psikolog atau psikiater. Jika belum ingin ke psikolog atau psikiater kita bisa melakukannya dengan diri sendiri di antaranya,
1. Menjaga diri sendiri
Bagi pemula yang ingin mendapatkan self love sebaiknya dimulai dengan melakukan hal-hal yang berkaitan dengan kesehatan tubuh. Mempunyai tubuh yang sehat merupakan bagian dari mencintai diri sendiri. Dengan tubuh yang sehat kita akan mudah untuk melakukan aktivitas. Menjaga kesehatan tubuh dapat dilakukan dengan cara berolahraga seperti lari, berenang, bersepeda, dan lain-lain.

Agar tubuh semakin sehat sebaiknya menjaga pola makan dengan memakan makanan yang sehat dan bergizi. Singkatnya mencintai diri sendiri dimulai dari menjaga tubuh agar tetap sehat. Jadi, lakukan cara untuk menjaga diri secara rutin agar tubuh terjaga dengan baik dan sehat. Tubuh yang sehat bisa memberikan energi positif ketika memulai aktivitas.

2. Belajar untuk bersyukur
Bersyukur merupakan salah satu cara untuk mencintai diri sendiri. Dengan bersyukur membuat diri kita lebih bahagia karena terhindar dari sifat iri. Sifat iri pada orang lain dapat menyebabkan diri kita menjadi minder dan yang lebih parahnya merasa tidak mampu seperti orang itu. Langkah awal ketika sifat iri muncul dalam diri kita adalah menanamkan kalimat “terkadang kita suka lupa kalau setiap orang punya kelebihan dan kekurangannya masing-masing.”

Sebaiknya, sehari sekali menemukan dan mencatat hal apa yang bisa disyukuri hari ini. Hal itu merupakan salah satu cara untuk melatih diri sendiri agar tetap bersyukur akan keadaan kita hari ini. Jadi, cobalah bersyukur untuk hari ini dan rasakan manfaat dari bersyukur. Lakukan hal itu (bersyukur) secara rutin dan perlahan-perlahan kita akan terbiasa untuk bersyukur pada setiap keadaan baik itu senang atau sedih.

3. Yakin terhadap setiap keputusan
Siapa yang akan bertanggung jawab kalau kita salah mengambil keputusan? Tentunya diri sendiri karena setiap individu harus bisa menentukan hal apa yang kita inginkan dan kita butuhkan. Oleh karena itu, mencintai diri sendiri dengan cara seperti ini harus kita terapkan semaksimal mungkin.

Berani dan yakin dalam mengambil keputusan termasuk cara untuk mencintai diri sendiri. Dengan hal ini, kita akan berani bertanggung jawab terhadap sesuatu yang sudah kita pilih. Namun, ada hal yang perlu diperhatikan ketika mencintai diri sendiri dengan cara seperti ini, yaitu memikirkan dan mempertimbangkan segala sesuatunya dengan matang agar keputusan yang dipilih tidak salah dan sesuai dengan keinginan dan kebutuhan.

4. Menjauhi pertemanan dan lingkungan yang toxic
Pertemanan bisa memberikan energi yang baik atau energi yang buruk, maka kita harus bisa memilih pertemanan yang bermanfaat bagi diri kita. Singkatnya setiap individu berhak memilih berteman dengan siapa saja tanpa harus membencinya.

Bukan hanya pertemanan, lingkungan saat kita menjalani kehidupan juga ada yang memberikan energi positif dan ada juga yang memberikan energi negatif. Lingkungan dan pertemanan yang sehat akan membuat mental kita lebih sehat.

Jangan pernah takut untuk meninggalkan lingkungan dan pertemanan yang kurang baik. Hal ini sangat penting karena menyangkut kebahagiaan diri Anda. Memang awalnya akan muncul rasa tidak enak dan mungkin menyakitkan, tetapi ke depannya hidup kita menjadi lebih tenang dan bahagia.

Ingat berpura-pura bahagia itu melelahkan! Berpura-pura bahagia ibarat memakai topeng ke manapun kita pergi. Jelas ini bukanlah diri kita yang sesungguhnya. Dan yang pasti, jika kita ke mana-mana bertopeng apa tidak gerah? Lebih baik kita menampakkan muka “sejuk” yang sesungguhnya.

5. Mencari kebahagiaan untuk diri sendiri
Self love sangat penting bagi kita, cara berikutnya agar kita dapat mencintai diri sendiri adalah mencari kebahagiaan untuk diri sendiri. Salah satu cara terbaik untuk membuat diri bahagia adalah memfokuskan banyak waktu dan perhatian pada tubuh kita. Dengan memfokuskan diri pada tubuh kita maka akan langsung mengetahui apa yang dibutuhkan agar diri kita bahagia.

Anda bisa bereksperimen tentang kegiatan yang Anda sukai. Misalnya Anda senang memasak, maka lakukan hal itu sebagai metode self healing. Agar lebih menantang, coba cari resep baru yang belum pernah Anda coba. Jika diri Anda sudah bahagia, maka energi akan terkumpul dan Anda memulai aktivitas dengan lebih semangat.

6. Ekspresikan diri sendiri
Cara selanjutnya untuk mencintai diri sendiri adalah mengekspresikan diri atau mengungkapkan sesuatu yang kita inginkan. Mengekspresikan diri dapat dilakukan dengan cara membuat sesuatu yang kita sukai seperti memasak, menggambar, menulis, dan masih banyak hal lainnya. Dengan mengekspresikan diri kita akan mengetahui hal apa yang kita sukai dan kita banggakan.

Sudahkah Anda mengekspresikan diri? Sesibuk apa pun Anda harus meluangkan waktu untuk mengeluarkan isi hati yang kadang terpendam. Saat Anda marah, sedih, takut ataupun senang, luapkan semua dalam bentuk gambar, tulisan, atau karya lainnya.  Banyak pekerja seni yang berhasil menelurkan karya masterpiece-nya saat mereka menyalurkan semua energi yang mereka rasa. Selain tubuh menjadi lebih rileks, Anda pun menjadi lebih produktif bukan?

7. Berhenti membandingkan diri sendiri dengan orang lain
Pada dasarnya setiap orang selalu ingin menjadi lebih baik dari kehidupan sebelumnya. Di zaman yang serba teknologi, perkembangan media sosial membuat kita sering membandingkan kehidupan dengan orang lain. Padahal, membandingkan diri sendiri dengan orang lain dapat memunculkan rasa minder dan tidak percaya dengan kemampuan yang kita miliki.

Yakini bahwa Anda adalah pribadi yang unik dengan segala kekurangan dan kelebihan yang dimiliki. Namun tak ada salahnya untuk menjadikan orang lain sebagai acuan, terkadang Anda membutuhkan suntikan semangat untuk mencapai sesuatu yang diinginkan. Dengan begitu Anda akan lebih bergairah dan semangat untuk terus mencapai titik maksimum yang Anda miliki.

8. Percaya pada diri sendiri
Jangan khawatir ketika orang lain mengomentari tentang diri Anda. Setiap orang berhak memberikan komentar, entah itu komentar baik ataupun buruk. Tak usah risau dengan apa yang mereka lontarkan, karena sesungguhnya Anda tidak bisa mengontrol sikap seseorang. Yang bisa Anda kontrol adalah diri Anda sendiri, maka tetap tenang dan fokus pada hal yang membahagiakan Anda.

Kita belum bisa mencintai diri sendiri jika belum bisa percaya akan kemampuan diri. Dengan percaya pada diri sendiri kita akan yakin bisa menyelesaikan beberapa masalah tanpa bantuan orang lain. Percaya pada diri sendiri bisa membuat kita lebih mandiri. Mandiri merupakan salah pencapaian dalam hidup yang patut dibanggakan karena bisa mengembangkan kemampuan yang sudah dimiliki oleh setiap orang.

9. Melakukan Langkah Kecil
Self love dapat dimulai dari langkah dan hal-hal kecil. Misalnya dengan memeluk diri sendiri jika merasa takut atau sedih dan percaya bahwa kamu akan sembuh.

10. Membuat Pendekatan yang Mudah dan Lembut
Bersikap lembut dengan diri sendiri akan semakin baik. Mencintai diri sendiri berarti selalu bersikap dengan diri sendiri. Misalnya meluangkan untuk istirahat yang cukup meskipun sedang sangat sibuk.

11. Bersikap Konsisten
Sikap konsisten dengan hal-hal baik dapat membuat self love dalam diri seseorang semakin kuat. Sikap konsisten juga akan mendatang kebiasaan baik dalam diri seseorang.

12. Rayakan Kesuksesan Sekecil Apapun
Cara self love yang perlu Anda lakukan adalah menghargai diri sendiri dan mengapresiasi setiap keberhasilan sekecil apapun. Anda harus tetap menghargai hal-hal kecil yang menghampirimu dengan rasa syukur.

13. Membuat Pendekatan yang Mudah dan Lembut
Bersikap lembut dengan diri sendiri akan semakin baik. Mencintai diri sendiri berarti selalu bersikap dengan diri sendiri. Misalnya meluangkan untuk istirahat yang cukup meskipun sedang sangat sibuk.

14. Bersikap Konsisten
Sikap konsisten dengan hal-hal baik dapat membuat self love dalam diri seseorang semakin kuat. Sikap konsisten juga akan mendatang kebiasaan baik dalam diri seseorang.

15. Mencari Bantuan
Seseorang tentu membutuhkan bantuan jika ingin berubah atau beranjak dari keterpurukan. Jangan ragu meminta bantuan orang lain jika kamu kesulitan karena hal itu juga akan menyelamatkanmu. Setiap orang memiliki kelebihan sendiri dan tidak perlu malu atau gengsi untuk menyatakan kelemahan tersebut. Jangan sampai kelemahan tersebut justru membuatmu membenci diri sendiri.

16. Berpikir Positif
Mencintai diri sendiri akan lebih mudah jika didasarkan pada pikiran positif dibandingkan dengan rasa bersalah, malu, cemas, takut, atau insecure. Berpikir positiflah dengan diri sendiri dan sekitarmu agar hidupmu lebih nyaman dan damai.

Musuh terbesar kita adalah diri sendiri. Kita bisa saja mengabaikan orang lain yang membenci dan mengkritik, tapi lain halnya jika si pembenci dan si pengkritik itu adalah diri sendiri. Pada kenyataannya, perasaan tidak berharga dan benci diri menjadi sesuatu yang sangat membatasi hidup kita.

Mengapa cintai diri itu penting? Hukum terpenting semesta adalah cinta, dan cinta itu dimulai di dalam diri, untuk diri sendiri. Itu adalah inti dari keberadaan kita. Hanya dengan bergerak mendekat untuk mencintai sepenuhnya siapa diri pada saat ini, kita dapat bergerak lebih dekat ke kehidupan yang bahagia dan bebas.
 

Dari berbagai sumber

Download

Ket. klik warna biru untuk link

Lihat Juga  

Materi Sosiologi SMA
1. Materi Sosiologi Kelas X. Bab 2. Nilai dan Norma Sosial (KTSP)
2. Materi Sosiologi Kelas X. Bab 4. Proses Sosialisasi dan Pembentukan Kepribadian (KTSP)
3. Materi Sosiologi Kelas X. Bab 5. Perilaku Menyimpang (KTSP)
4. Materi Sosiologi Kelas X. Bab 6. Pengendalian Sosial (KTSP)
5. Materi Sosiologi Kelas X. Bab 3. Ragam Gejala Sosial dalam Masyarakat (Kurikulum 2013)
6. Materi Sosiologi Kelas X Bab 3.1 Ragam Gejala Sosial dalam Masyarakat (Kurikulum Revisi 2016)
7. Materi Sosiologi Kelas X Bab 3.2 Ragam Gejala Sosial dalam Masyarakat (Kurikulum Revisi 2016)
8. Materi Sosiologi Kelas X Bab 3.3 Ragam Gejala Sosial dalam Masyarakat (Kurikulum Revisi 2016) 
9. Materi Ujian Nasional Kompetensi Nilai dan Norma Sosial
10. Materi Ujian Nasional Kompetensi Sosialisasi
11. Materi Ujian Nasional Kompetensi Penyimpangan dan Pengendalian Sosial  
12. Materi Ringkas Nilai dan Norma Sosial
13. Materi Ringkas Sosialisasi
14. Materi Ringkas Penyimpangan dan Pengendalian Sosial

Aletheia Rabbani
Aletheia Rabbani Cobalah Untuk Menjadi Orang Baik __Abraham Maslow

Post a Comment for "Self Love: Pengertian, Manfaat, dan Caranya"