Skip to content Skip to sidebar Skip to footer

Self Care: Pengertian, Jenis, dan Cara Meningkatkannya

Self Care: Pengertian, Jenis, dan Cara Meningkatkannya


A. Pengertian Self Care

Self care adalah aktivitas perawatan untuk diri dengan cara melakukan hal-hal yang bermanfaat untuk diri sendiri, baik secara jasmani maupun rohani. Sayangnya banyak yang salah mengartikan hal ini sebagai suatu keegoisan (selfish).

Hal tersebut terjadi karena sejak kecil mindset kita atau sebagian orang diajarkan bahwa “kita harus memedulikan dan mementingkan orang lain terlebih dahulu daripada diri kita sendiri.” Akhirnya, konsep tersebut tertanam dalam benak sebagian orang.

Memang, memedulikan dan mementingkan orang lain adalah suatu perkara yang perlu diterapkan dalam diri, tetapi janganlah lupa untuk tetap mementingkan diri. Sejatinya, segala hal haruslah berjalan  seimbang.

Jadi, self care itu bukan suatu keegoisan. Tetapi suatu cara yang membantu kita untuk tetap bisa sehat secara fisik dan mental. Menyisihkan waktu untuk melakukan self care bisa membantu kita mengatasi stres, kekhawatiran, dan untuk sebagian orang, membantu mengontrol amarah.

Self Care Menurut Para Ahli
Helen L. Coons, self care adalah tindakan untuk fisik, emosi, relasi, mungkin juga profesional, edukasi, dan untuk beberapa orang, kesejahteraan spiritual yang mencerminkan cara kita menjaga diri kita sendiri pada tingkat yang paling mendasar.

B. Jenis Self Care
1. Physical Self Care
Physical self care berfokus pada seputar kegiatan yang dapat menunjang kesehatan fisik agar tetap bugar. Dalam physical self care ini ada tiga pokok di antaranya pola tidur teratur, asupan nutrisi terjaga dengan baik, dan berolahraga.

2. Emotional Self Care
Emotional self care termasuk dalam upaya mengendalikan emosi diri. Pahami dan kenali diri dengan memperhatikan penyebab timbulnya rasa emosi pada diri dan pola pikir. Kemudian, cari tahu solusi untuk mengatasi hal tersebut dan jangan memendamnya sendiri. Apabila rasa emosi tersebut tak terkendali dengan baik, dikhawatirkan diri kita akan menjadi toxic bagi orang-orang sekitar.

Terdapat beberapa cara yang dapat diterapkan guna mengontrol emosi kita, seperti melakukan meditasi, melepaskan emosi dan melampiaskannya melalui kegiatan menulis, melukis, memasak. Tak hanya itu saja, memaafkan kesalahan diri sendiri dan orang lain juga sebagai cara mengontrol dan meredakan emosi. Dengan begitu, lambat laun hati kita akan melembut.

3. Spiritual Self Care
Spiritual self care adalah suatu kegiatan yang dilakukan guna menemukan, memperdalam, dan menjaga hubungan pribadi dengan Tuhan Yang Maha Esa. Apabila kita sering menerapkan spiritual self care, akan terbentuknya kedamaian batin untuk tubuh dalam jiwa kita.

Adapun beberapa aktivitas spiritual self care yang dapat dilakukan, seperti mendatangi tempat ibadah, ikut serta dalam acara keagamaan, mempelajari dan memperdalam kitab agama.

4. Personal Self Care
Personal self care merupakan kegiatan yang mengutamakan dan berfokus pada kepribadian diri dan identitas diri, seperti memahami kelebihan dan kelemahan diri, kemampuan memahami perspektif diri secara mendalam, dan melakukan berbagai kegiatan yang membuat kita nyaman.

Dengan hal-hal tersebut, kita akan mendapatkan self acceptance, mempermudah dalam bersosialisasi, memahami hubungan antara diri sendiri dengan orang lain, dan sebagainya.

5. Intellectual Self Care
Intellectual self care adalah melakukan kegiatan yang kita suka dan menantang daya pikir. Intellectual self care berguna untuk memperluas cakrawala kita. Dengan mempelajari suatu hal baru, tentu akan menantang kemampuan kita.

Adapun hal-hal baru yang bisa diterapkan, seperti mencoba untuk mempelajari bahasa baru, membaca buku dengan genre yang di luar dari biasanya, menonton film dokumenter atau detektif, dan aktivitas lain yang serupa.

6. Sensory Self Care
Sensory self care adalah jenis self care yang dapat menunjang untuk kesehatan indra, baik itu indra penglihatan, pendengaran, penciuman, peraba, maupun suara. Jenis self care ini adalah metode yang sangat efektif dalam mengantarkan pikiran dan membantu meredakan stres dalam diri.

Adapun cara yang dapat dilakukan, misalnya mencoba untuk menyalakan lilin aroma terapi dengan wangi yang sesuai selera, merasakan hembusan angin di taman, mendengarkan podcast dengan topik yang menyenangkan, dan sebagainya.

7. Financial Self Care
Kemampuan mengatur keuangan pribadi dengan tepat adalah salah satu sikap atau metode self care. Hal itu dapat dilakukan, seperti mampu mengatur dan menyeimbangkan antara pengeluaran dan pemasukan keuangan, tidak telat dalam membayar tagihan-tagihan yang ada, menyisihkan atau menyimpan dana untuk kebutuhan atau keadaan yang mendadak, dan sebagainya.

Hal tersebut tentunya akan mempermudah dan menjauhkan kita dari masalah yang tiba-tiba hadir di kemudian hari.

8. Work Self Care
Aktivitas pekerjaan tak jauh dari beban deadline, hubungan antarsesama, dan penyelesaian masalah. Dalam hal ini, mengelola masalah pekerjaan sebaik mungkin dapat meminimalkan stress yang berlebih pada diri kita. Untuk itu, menata segala yang berhubungan dengan pekerjaan pribadi juga sebagai aspek dari self care.

9. Space Self Care
Space self care merupakan bagian dari self care yang dilakukan dengan cara menata dan membersihkan ruangan secara teratur, tinggal atau menetap di tempat yang aman juga nyaman, serta menciptakan space untuk diri sendiri. Mungkin kita menganggap ini adalah hal yang sederhana, akan tetapi ini dapat memberikan manfaat bagi diri kita. Selain itu, sebagai bukti bahwa kita adalah pribadi yang peduli akan lingkungan sekitar.

10. Social Self Care
Pada hakikatnya, manusia adalah makhluk sosial. Salah satu jenis self care ini cenderung akan berbeda apabila dilihat dari perspektif introvert dan ekstrovert. Hal itu karena tahap kenyamanan seseorang dalam situasi sosial tertentu akan berbeda.

Adapun beberapa aktivitas sosial yang dapat diterapkan seperti menghabiskan waktu bersama dengan seseorang atau teman dekat, mulai bertegur sapa pada orang-orang di lingkungan sekitar, dan sebagainya.

C. Cara Meningkatkan Self-Care
Rutinitas yang padat membuat kita sering lupa meluangkan waktu untuk kebutuhan self-care, sehingga tak jarang dapat menyebabkan menurunnya produktivitas dan kesehatan diri sendiri. Berikut cara meningkatkan self-care agar tercipta keseimbangan di dalam hidup di antaranya,
1. Perhatikan lingkungan sekitar
Perhatikan lingkungan tempat tinggalmu sekarang mulai dari kebersihan hingga orang di sekitarnya. Tempat tinggal merupakan cerminan diri, biasakan untuk selalu menjaga kebersihan di dalamnya agar suasana berat di luar rumah bisa terobati dengan suasana nyaman di dalam rumah.

Perhatikan orang di sekitar lingkunganmu, bertemanlah dengan siapa saja tetapi jauhi orang-orang toxic dan tidak suportif bagimu karena itu akan menurunkan tingkat self-care mu.

2. Menjaga komunikasi dengan orang terdekat
Bagi kamu yang saat ini sedang merantau cobalah untuk sering menjaga komunikasi dengan orang terdekat yaitu keluargamu terlebih orang tuamu dan teman-teman dekatmu karena merekalah yang senantiasa selalu memberi dukungan saat kamu sedang tak baik-baik saja.

3. Manajemen stress
Mulailah untuk bisa mengontrol diri dengan melakukan manajemen stres. Hal ini akan sangat penting untuk meningkatkan self-care dalam dirimu. Manajemen stres ini bisa dilakukan dengan cara menuliskan segala keresahan atau kesedihan dalam dirimu, menangis, mendengarkan lagu, bercerita dengan orang yang tepat, dan melakukan kegiatan yang kamu sukai. Terakhir yaitu jangan lupa untuk selalu berdoa dan bersyukur.

4. Memenuhi keseimbangan fisik
Keseimbangan fisik di sini seperti memperhatikan makanan yang dikonsumsi, perhatikan waktu istirahatmu usahakan cukup dengan mengurangi begadang jika tidak perlu, dan imbangi kesibukanmu dengan berolahraga. Hal itu akan sangat mempengaruhi kehidupanmu.

5. Meluangkan waktu untuk sendiri
Coba kamu mulai sekarang luangkan waktu untuk melakukan semuanya sendiri bisa dimulai dengan membaca buku, menonton film favoritmu, berolahrga, jalan-jalan, dan lainnya tanpa mengajak teman-temanmu kemudian rasakan ketenangannya.

Kamu tidak perlu menghabiskan waktu untuk perdebatan dan persetujuan karena kamu bisa lakukan semuanya sendiri, kontrol penuh ada pada dirimu. Hal ini salah satu cara agar kamu lebih bisa mengenal dan mencintai dirimu sendiri.
 

Dari berbagai sumber

Download

Ket. klik warna biru untuk link

Lihat Juga  

Materi Sosiologi SMA
1. Materi Sosiologi Kelas XII Bab 1.1 Perubahan Sosial dan Dampaknya (Kurikulum 2013)
2. Materi Sosiologi Kelas XII Bab 1.2 Perubahan Sosial dan Dampaknya (Kurikulum 2013)
3. Materi Sosiologi Kelas XII Bab 1.3 Perubahan Sosial dan Dampaknya (Kurikulum 2013)
4. Materi Sosiologi Kelas XII. Bab 1. Perubahan Sosial dan Dampaknya (Kurikulum 2013)
5. Materi Sosiologi Kelas XII. Bab 1. Perubahan Sosial (KTSP)
6. Materi Sosiologi Kelas XII Bab 1.1 Perubahan Sosial dan Dampaknya Terhadap Kehidupan Masyarakat (Kurikulum Revisi 2016)
7. Materi Sosiologi Kelas XII Bab 1.2 Perubahan Sosial dan Dampaknya Terhadap Kehidupan Masyarakat (Kurikulum Revisi 2016)
8. Materi Sosiologi Kelas XII Bab 1.3 Perubahan Sosial dan Dampaknya Terhadap Kehidupan Masyarakat (Kurikulum Revisi 2016)
9. Materi Sosiologi Kelas XII Bab 1.4 Perubahan Sosial dan Dampaknya Terhadap Kehidupan Masyarakat (Kurikulum Revisi 2016)
10. Materi Sosiologi Kelas XII Bab 1.5 Perubahan Sosial dan Dampaknya Terhadap Kehidupan Masyarakat (Kurikulum Revisi 2016)
11. Materi Sosiologi Kelas XII Bab 1.6 Perubahan Sosial dan Dampaknya Terhadap Kehidupan Masyarakat (Kurikulum Revisi 2016)
12. Materi Ujian Nasional Kompetensi Perubahan Sosial             
13. Materi Ringkas Perubahan Sosial

Aletheia Rabbani
Aletheia Rabbani Cobalah Untuk Menjadi Orang Baik __Abraham Maslow

Post a Comment for "Self Care: Pengertian, Jenis, dan Cara Meningkatkannya"