Skip to content Skip to sidebar Skip to footer

Hewan Nokturnal: Pengertian, Ciri, Penyebab, dan Hewan tergolong Nokturnal

Hewan Nokturnal: Pengertian, Ciri, Penyebab, dan Hewan tergolong Nokturnal


A. Pengertian Hewan Nokturnal

Hewan nokturnal (hewan giat malam) adalah hewan yang tidur pada siang hari, dan aktif pada malam hari. Aktivitas yang merupakan kebalikan dari perilaku manusia (diurnal). Hewan nokturnal umumnya memiliki kemampuan pendengaran dan penciuman serta penglihatan yang tajam.

Di kebun binatang, hewan nokturnal ditempatkan pada kandang khusus kedap cahaya untuk mengalihkan siklus tidur mereka agar tetap aktif selama waktu berkunjung. Hewan nokturnal biasanya mengembangkan kemampuan pendengaran dan penciuman, serta mempunyai adaptasi khusus pada mata untuk dapat melakukan aktivitas pada kondisi yang minim cahaya.

B. Ciri Hewan Nokturnal
Hewan nokturnal memiliki beberapa ciri di antaranya,
1. Indra Penglihatan yang tajam
Hewan nokturnal umumnya memiliki bola mata yang lebar. Oleh karena itu, mereka memiliki mata dan kualitas penglihatan yang sangat tajam. Seperti burung hantu yang mampu melihat pergerakan tikus sebagai mangsanya meskipun pada malam hari.

2. Indra Pendengaran yang unik
Hewan nokturnal pada umumnya memiliki pendengaran yang berbeda dari hewan biasa. Hal itu membantu mereka dalam melakukan aktivitas pada malam hari. Pendengaran yang unik ini terdapat pada hewan kelelawar. Mereka mampu terbang di gua yang gelap tanpa terbentur dinding gua karena mereka mendengar dengan menggunakan gelombang ultrasonik.

3. Indra Pengecap (Rasa)
Selain penglihatan dan pendengaran yang sangat tajam, ada hewan nokturnal yang terbantu dengan indera pengecap nya. Misalnya hewan ular nokturnal, sebagian ular beraktivitas pada malam hari dengan menggunakan bantuan lidahnya yang menjulur untuk membantu navigasi dan mendeteksi panas tubuh mangsanya.

4. Indra Penciuman
Ada juga binatang nokturnal yang beraktivitas di malam hari dengan bantuan indra penciuman. Biasanya mereka menggunakan indra penciumannya untuk membantu mencari, mengikuti dan juga melacak mangsanya pada malam hari.

C. Penyebab Hewan Nokturnal
Hewan nokturnal merupakan sebutan untuk hewan yang beraktivitas di malam hari dan tidur di siang hari. Aktivitas yang mereka lakukan bisa mencari makan, berburu mangsa, atau berkembang biak. Hal ini dilakukan di antaranya,
1. Menghindari kejaran pemangsa
Hewan nokturnal beraktivitas pada malam hari untuk menghindari pemangsa. Namun, beberapa kelompok pemangsa ikut beraktivitas pada malam hari demi memburu mangsanya. Keuntungan beraktivitas pada malam hari adalah karena kondisi yang gelap memudahkan mereka untuk lolos dari kejaran pemangsa.

2. Mengurangi persaingan
Hewan nokturnal berburu pada malam hari untuk mengurangi persaingan dengan hewan lain (yang aktif di siang hari) yang memiliki target dan wilayah yang sama dalam perburuan. Selain itu, jumlah hewan nokturnal tidak banyak sehingga persaingan dalam memperebutkan makanan pun menjadi semakin dikit.

3. Menghindari panas terik matahari
Hewan nokturnal biasanya banyak ditemui di daerah dengan suhu tinggi. Beberapa hewan nokturnal seperti burung hantu, kucing, ular, dan kelelawar aktif pada malam hari untuk menghindari sinar matahari yang panasnya dapat merusak jaringan tubuh mereka.

Untuk beradaptasi dengan lingkungan malam yang gelap, hewan-hewan nokturnal umumnya memiliki indera yang tajam. Misalnya burung hantu dan kucing yang memiliki penglihatan sangat tajam dalam gelap dan ular yang bisa merasakan panas tubuh mangsanya. Contoh lainnya yaitu kelelawar yang memiliki sensor gelombang yang sangat luar biasa sehingga tidak akan menabrak apapun meski terbang dengan sangat cepat di kegelapan.

D. Hewan tergolong nokturnal
Beberapa hewan yang dikategorikan sebagai nokturnal di antaranya,
1. Tarsius
2. Bangkong serasah
3. Galago
4. Kelelawar
5. Kiwi
6. Lipan
7. Burung hantu
8. Tikus
9. Musang
10. Lemur
11. Kuskus
12. Kukang
13. Rubah
 

Dari berbagai sumber

Download

Ket. klik warna biru untuk link

Lihat Juga  

Materi Sosiologi SMA
1. Materi Sosiologi Kelas XII Bab 4.1 Kearifan Lokal dan Pemberdayaan Komunitas (Kurikulum 2013)
2. Materi Sosiologi Kelas XII Bab 4.2 Kearifan Lokal dan Pemberdayaan Komunitas (Kurikulum 2013)
3. Materi Sosiologi Kelas XII Bab 4.3 Kearifan Lokal dan Pemberdayaan Komunitas (Kurikulum 2013)
4. Materi Sosiologi Kelas XII. Bab 4. Pemberdayaan Komunitas (Kurikulum 2013)
5. Materi Sosiologi Kelas XII Bab 4.1 Kearifan Lokal dan Pemberdayaan Komunitas (Kurikulum Revisi 2016)
6. Materi Sosiologi Kelas XII Bab 4.2 Kearifan Lokal dan Pemberdayaan Komunitas (Kurikulum Revisi 2016)
7. Materi Sosiologi Kelas XII Bab 4.3 Kearifan Lokal dan Pemberdayaan Komunitas (Kurikulum Revisi 2016)
8. Materi Sosiologi Kelas XII Bab 4.4 Kearifan Lokal dan Pemberdayaan Komunitas (Kurikulum Revisi 2016)  

Aletheia Rabbani
Aletheia Rabbani Cobalah Untuk Menjadi Orang Baik __Abraham Maslow

Post a Comment for "Hewan Nokturnal: Pengertian, Ciri, Penyebab, dan Hewan tergolong Nokturnal"