Skip to content Skip to sidebar Skip to footer

Berdamai dengan Diri Sendiri: Pengertian dan Cara Melatihnya

Berdamai dengan Diri Sendiri: Pengertian dan Cara Melatihnya


A. Pengertian Berdamai dengan Diri Sendiri

Berdamai dengan diri sendiri adalah suatu kondisi di mana kita mampu menerima segala hal yang ada pada diri kita, serta pengalaman hidup yang dilalui yang menyisakan luka psikologis. Hal ini tentunya tidak mudah untuk dilewati, apalagi jika kita memiliki kekurangan yang dapat menjadikan kita sering mengalami posisi terburuk hingga mengalami bullying.

Berdamai dengan diri sendiri tentu bukanlah hal yang mudah untuk dilakukan jika kita tidak merasa siap untuk melakukannya. Oleh karena itu, kita dapat atasi lebih dulu terkait kejadian atau peristiwa yang pernah dialami. Apabila kita mengabaikannya, maka kita akan merasa kesulitan untuk melangkah maju ke depan dan berdamai dengan diri sendiri.

Tantangan terbesar dari berdamai dengan diri sendiri adalah mengakui kekurangan dan kelemahan kita. Sulit untuk mengakui bahwa kita memang manusia biasa yang serba memiliki kekurangan, memiliki masa lalu yang tidak enak, atau lemah. Sebagian besar dari kita akan menyalahkan diri kita atau orang lain karena kekurangan yang dimiliki.

Menerima kekurangan atau kelemahan kita justru akan membuat kita menjadi lebih ikhlas. Setelah mengakui dan menerima kekurangan kita, yakinlah akan lebih mudah untuk bergerak lebih maju dan menata masa depan yang lebih baik. Ketika kita telah menerima kekurangan kita, bukan berarti kita tidak melakukan perubahan.

Mengakui kelemahan yang kita miliki juga dapat menjadi alarm bagi diri sendiri. Hal tersebut menjadi pengingat bagi kita batas kemampuan diri sendiri sehingga, kita tidak terjebak untuk selalu mendorong diri kita sendiri dan lupa untuk berhenti sekadar untuk beristirahat.

Kita hanya perlu mengingat untuk mendapatkan masa depan yang lebih baik, kita perlu bangkit tanpa bayangan masa lalu, kekurangan, atau kelemahan kita. Kita perlu melakukan perubahan, dan perubahan tidak akan terjadi jika kita tidak dapat berdamai dengan diri kita sendiri.

B. Cara Melatih Berdamai dengan Diri Sendiri
Dengan cara mensyukuri kemampuan dan apa yang telah didapatkan saat ini. Selain itu, menerima segala keadaan pada diri sendiri untuk tidak hanya melihat kekurangan yang ada. Dua hal tersebut merupakan langkah yang paling penting agar setiap manusia dapat memiliki kehidupan dan kesehatan yang baik secara mental dan fisik.

Berikut beberapa hal yang dapat dilakukan untuk melatih diri agar bisa berdamai dengan diri sendiri di antaranya,
1. Berikan waktu untuk diri sendiri
Tentu membutuhkan waktu untuk bisa meluangkan waktunya tersebut pada diri sendiri. Anda dapat merefleksikan apa yang telah dialami selama ini dan apa yang akan dilakukan untuk hari kedepannya. Selain itu, Anda bisa menenangkan diri dengan cara melakukan segala kebutuhan secara terjadwal sehingga mempunyai waktu yang efektif dan fleksibel serta tidak terlalu banyak menyendiri karena hal itu akan merugikan diri sendiri.

2. Belajar untuk membuka diri
Anda dapat menerima segala dukungan yang diberikan oleh orang-orang di sekitar, seperti teman, sahabat, keluarga, kerabat, ataupun kekasih. Cobalah untuk membicarakan kegiatan sehari-hari yang telah Anda alami atau menceritakan pengalaman yang telah dirasakan sehingga orang-orang akan lebih memahami perasaan Anda bahkan dapat membantu serta meringankan beban yang pernah Anda alami tersebut.

3. Lakukanlah kegiatan yang positif
Dengan melakukan kegiatan-kegiatan yang positif tentunya dapat membantu Anda merasa rileks dan nyaman. Kegiatan positif tentunya ada beragam jenisnya tergantung apa yang Anda sukai dan minati. Beberapa contoh yang dapat Anda lakukan, misalnya dengan menulis, olahraga, melukis, berkebun, mendengarkan musik, latihan relaksasi, fotografi, dan lain sebagainya sesuai dengan apa yang Anda kagumi dan dapat menyenangkan saat melakukannya tersebut.

4. Menghargai setiap kemajuan yang berhasil dicapai
Hal sekecil apapun yang didapatkan dari kemajuan dalam diri Anda saat ini perlu untuk diapresiasi dan dihargai. Setelah beberapa peristiwa atau pengalaman serta traumatis yang telah terjadi akhirnya bisa untuk memberikan kemajuan walaupun besar atau sedikitnya kemajuan tersebut.

5. Menangis
Hal ini mungkin terdengar sepele atau orang akan menganggapnya sebagai candaan. Akan tetapi, bagi Anda yang ingin berdamai dengan diri sendiri menangis bukan hal yang memalukan untuk dilakukan. Jika memang diperlukan maka menangislah, sebagian orang justru merasa lega setelah merasa menangis karena hal itu dapat  meluapkan segala emosi yang telah dialami.

6. Memberikan kepercayaan pada diri sendiri
Dapat memberikan kepercayaan pada diri Anda dengan cara mengurangi perasaan akan ragu bahwa tidak bisa melakukan hal itu padahal Anda bisa melakukannya hanya saja takut untuk mencoba. Apapun hal yang akan terjadi pada diri Anda, maka belajarlah untuk terus tumbuh dan melangkah maju melalui peristiwa atau pengalaman yang telah dialami.

Anda tidak perlu takut untuk memahami setiap langkah yang akan dicoba. Setiap situasi dan kegiatan yang dapat Anda lakukan akan memberikan dampak yang cukup baik di dalam diri. Jangan pernah takut untuk melakukan suatu kesalahan apapun karena dari kesalahan tersebut Anda bisa belajar dan memiliki kepribadian yang lebih baik lagi.

7. Kurangi ambisius pada diri sendiri
Memiliki sikap ambisius pada diri sendiri tentu bukanlah suatu hal yang negatif. Akan tetapi, jika kita terlalu ambisius untuk terus melangkah maju dan berkembang maka akan terlalu memaksakan sikap yang dapat menyakiti pikiran dan tubuh kita. Anda perlu mengenali kemampuan dan kapasitas dalam diri sendiri sehingga Anda dapat menyesuaikan keinginan terhadap hal-hal yang baru.

8. Hadapi rasa takut
Jika kita memiliki rasa takut akan suatu hal yang belum pernah terjadi maka janganlah berusaha untuk membenci atau tidak menerima perasaan tersebut. Cobalah untuk lebih memahami perasaan itu dan menghadapi segala rasa ketakutan yang telah terjadi. Dengan cara menghadapinya, maka Anda akan menjadi terbiasa dan lebih kuat untuk melewati kehidupan di masa yang akan datang.

Rasa ketakutan tersebut mungkin tidak akan pernah hilang dalam diri Anda, tetapi Anda sudah mengetahui bagaimana cara mengatasinya sehingga tidak selalu akan merasakan takut jika hal tersebut muncul secara tiba-tiba.

9. Berusaha untuk memahami rasa kecewa
Setiap manusia pasti pernah mengalami rasa kecewa dan sedih dalam hidupnya. Sekali pun orang-orang tersebut telah sukses dan memiliki kebahagiaan atas apa yang dimilikinya saat ini pasti juga pernah merasakan kedua perasaan tersebut. Cobalah untuk menghadapi perasaan tersebut dengan baik dan jangan berusaha menghindarinya atau berpura-pura tidak merasakan hal itu.

Berikan waktu pada diri sendiri untuk memproses perasaan-perasaan yang muncul dan melakukan sesuatu atas hal yang positif. Karena hal itu merupakan bagian untuk bisa berdamai dengan diri sendiri.

10. Mengukur kekurangan dan kelebihan dalam diri sendiri
Anda dapat memahami dan mengetahui bagaimana kekurangan dan kelebihan pada diri sendiri. Hal ini tentunya bukan suatu hal yang mudah untuk dilakukan. Sebagian orang memiliki kecenderungan akan lebih tahunya suatu kelebihan dalam dirinya.

Memahami kekurangan dalam diri sendiri bukan hal yang mudah untuk dicari sumber pemecahannya. Anda memerlukan bantuan dari orang-orang terdekat, seperti keluarga, teman, atau orang yang bisa objektif dalam memberikan penilaian.

11. Menjaga kesehatan
Kita dapat menjaga kesehatan pada tubuh dengan cara mengatur pola makan dengan gizi yang seimbang, seperti buah-buahan dan zat besi lainnya yang baik untuk tubuh. Selain itu, olahraga secara teratur minimal tiga kali dalam seminggu dan istirahat yang cukup juga dapat menjaga kesehatan di dalam tubuh. Anda harus dapat mempertahankan pola makan secara teratur dengan makan tiga kali dalam sehari dengan porsi yang cukup.

12. Jangan memiliki sifat ketergantungan pada orang lain
Manusia merupakan makhluk sosial yang hidup secara berdampingan. Oleh karena itu, suatu hal yang wajar jika manusia membutuhkan orang lain di sekelilingnya. Akan tetapi, jika Anda terlalu bergantung kepada orang tersebut tentu bukanlah suatu hal yang baik.

Bergantung kepada orang lain akan membuat diri Anda menjadi tidak tenang. Hal lain apabila Anda memiliki sifat ketergantungan pada diri seseorang maka secara otomatis Anda akan memiliki ekspektasi berlebihan kepada orang tersebut. Jika ekspektasi tersebut tidak dapat dipenuhi Anda akan merasa kecewa kepada orang tersebut.

Jika memang memungkinkan biarkanlah orang-orang tersebut untuk pergi dan menikmati kehidupannya sendiri. Jangan Anda menahan orang tersebut untuk terus berada di dalam kehidupanmu agar ia dapat merasakan kebahagiaannya sendiri.

13. Mengeluarkan sisi kreatif yang dimiliki
Kesenian merupakan salah satu bagian dari kehidupan. Seni dapat dilakukan sebagai salah satu self healing terbaik untuk membuat diri Anda merasa lebih bebas dan lepas. Dengan seni Anda mendapatkan sesuatu yang produktif.

Jika Anda dapat melakukan sesuatu yang produktif dengan salah satu cara, yaitu mengeluarkan sisi kreatif yang dimiliki maka Anda dapat lebih fokus dengan diri sendiri. Oleh karena itu, ketika Anda memiliki konsentrasi dengan lebih memfokuskan kreatif yang dimiliki maka Anda akan lebih mengenal potensi apa yang dimiliki serta berusaha untuk bisa berdamai dengan diri sendiri.

14. Berserah dan mendekatkan diri kepada Tuhan
Jika Anda tidak bisa mendapatkan sesuatu yang tidak sesuai dengan harapan, maka janganlah terlalu menyalahkan diri sendiri untuk hal-hal tersebut. Anda dapat berusaha untuk menerima dan mengakui setiap keadaan yang telah terjadi dengan sabar dan ikhlas.

Jika Anda tidak bisa menerima keadaan yang tidak puas tersebut maka Anda tidak akan terus bisa untuk berdamai dengan diri sendiri. Berusahalah untuk berserah dan mendekatkan diri kepada Tuhan dengan hati yang sabar, tulus dan ikhlas. Berdoa dan berusaha untuk menerima segala sesuatu keadaan yang telah terjadi tersebut serta mempercayai kehendak yang telah Tuhan berikan pasti baik.

Karena sejatinya Tuhan lebih mengetahui segala sesuatu yang menjadi kebutuhan manusianya dibanding manusia tersebut. Oleh karena itu, percayalah apa yang telah menjadi kehendak Tuhan dan ikutilah segala prosesnya dengan baik.
 

Dari berbagai sumber

Download

Ket. klik warna biru untuk link

Lihat Juga  

Materi Sosiologi SMA
1. Materi Sosiologi Kelas XII Bab 1.1 Perubahan Sosial dan Dampaknya (Kurikulum 2013)
2. Materi Sosiologi Kelas XII Bab 1.2 Perubahan Sosial dan Dampaknya (Kurikulum 2013)
3. Materi Sosiologi Kelas XII Bab 1.3 Perubahan Sosial dan Dampaknya (Kurikulum 2013)
4. Materi Sosiologi Kelas XII. Bab 1. Perubahan Sosial dan Dampaknya (Kurikulum 2013)
5. Materi Sosiologi Kelas XII. Bab 1. Perubahan Sosial (KTSP)
6. Materi Sosiologi Kelas XII Bab 1.1 Perubahan Sosial dan Dampaknya Terhadap Kehidupan Masyarakat (Kurikulum Revisi 2016)
7. Materi Sosiologi Kelas XII Bab 1.2 Perubahan Sosial dan Dampaknya Terhadap Kehidupan Masyarakat (Kurikulum Revisi 2016)
8. Materi Sosiologi Kelas XII Bab 1.3 Perubahan Sosial dan Dampaknya Terhadap Kehidupan Masyarakat (Kurikulum Revisi 2016)
9. Materi Sosiologi Kelas XII Bab 1.4 Perubahan Sosial dan Dampaknya Terhadap Kehidupan Masyarakat (Kurikulum Revisi 2016)
10. Materi Sosiologi Kelas XII Bab 1.5 Perubahan Sosial dan Dampaknya Terhadap Kehidupan Masyarakat (Kurikulum Revisi 2016)
11. Materi Sosiologi Kelas XII Bab 1.6 Perubahan Sosial dan Dampaknya Terhadap Kehidupan Masyarakat (Kurikulum Revisi 2016)
12. Materi Ujian Nasional Kompetensi Perubahan Sosial             
13. Materi Ringkas Perubahan Sosial

Aletheia Rabbani
Aletheia Rabbani Cobalah Untuk Menjadi Orang Baik __Abraham Maslow

Post a Comment for "Berdamai dengan Diri Sendiri: Pengertian dan Cara Melatihnya"