Skip to content Skip to sidebar Skip to footer

Pengertian Saldo Normal Akuntansi, Fungsi, dan Jenisnya

Pengertian Saldo Normal Akuntansi, Fungsi, dan Jenisnya


A. Pengertian Saldo Normal Akuntansi

Saldo normal pada proses akuntansi adalah perkiraan bahwa jenis akun tertentu akan memiliki saldo debit atau kredit berdasarkan klasifikasinya di dalam bagan akun. Saldo normal juga diartikan sebagai klasifikasi terhadap sebuah perkiraan akun yang menggunakan sebuah prinsip pembukuan secara berpasangan.

Definisi ini juga mengandung sebuah ketetapan yang pasti bahwa setiap akun akan selalu menepati atau memiliki saldo tersendiri dan saling berpasangan antara debit dan kredit. Tentunya ketika terdapat sebuah penambahan atau pengurangan jumlah pasti akan dipengaruhi oleh akun yang lain.

Saldo normal memiliki sebuah sifat atau ciri-ciri yang ketika digunakan akan berpasangan, saling mempengaruhi antara satu dengan yang lain dan juga seimbang.

B. Fungsi Saldo Normal Dalam Pembukuan Akuntansi
Berikut beberapa fungsi yang termasuk ke dalam saldo normal akuntansi di antaranya,
1. Sebagai Aturan dalam Mencatat Akuntansi
Supaya Anda tidak melakukan kesalahan dalam membuat laporan, maka hal ini perlu diberlakukan sebuah aturan di mana laporan keuangan yang Anda susun secara baik dan benar. Adanya aturan yang berlaku ini harus meliputi pencatatan antara bagaimana posisi debit dan posisi kredit yang menjadi penambahan atau pengurangan.

2. Menentukan Saldo Debet dan Kredit
Sistem akuntansi yang berlaku tentunya memiliki sisi debit dan kredit, di mana posisi ini menentukan bagaimana posisi saldo dalam laporan tersebut. Sehingga posisi ini dapat menunjukkan adanya bagian akun aset, pendapatan, kewajiban, modal, dan yang lainnya.

3. Prosedur Pencatatan Debet dan Kredit
Prosedur pencatatan debet dan kredit ini dikarenakan adanya berupa transaksi di sebelah kiri sesuai dengan akun yang bersangkutan. Selain itu prosedur ini dapat membantu mengelompokkan pencatatan transaksi, seperti contoh akun kewajiban saldo normal di sebelah kanan sedangkan pendapatan di sebelah kiri.

4. Mengelompokkan Akun Riil
Dasar akuntansi pada aku rill meliputi neraca yang berupa harta maupun aktivitas, di mana harta ini seperti peralatan, perlengkapan, dan sebagainya. Sehingga akun rill biasanya akan bertambah di debet dan berkurang di kredit.

5. Mengelompokkan Akun Nominal
Pada kelompok akun nominal merupakan akun yang meliputi pendapatan dan beban. Di mana pencatatan nominal pendapatan ini di sebelah kredit, sedangkan beban di sebelah debit.

6. Dapat Lebih Mudah Membaca Akun Aset Dan Kewajiban
Jika perusahaan memiliki banyak aset berarti memiliki keuntungan yang diraih, sehingga hal ini dapat dengan mudah mengetahui bagaimana saldo normal dalam aktiva yang berada di sebelah kiri. Ketika saldo aktiva berada di sebelah kredit ini menandakan keuangan mengalami pengeluaran begitu juga sebaliknya, sehingga dengan prinsip saldo normal ini dapat memudahkan Anda membaca laporan keuangan.

C. Jenis Saldo Normal Akuntansi
Bagi Anda yang ingin lebih memahami apa saja jenis saldo normal pada kelompok akun dalam kebijakan aturan akuntansi tersebut sebagai berikut di antaranya,
1. Akun Aset
Pada normal akun aset di antara saldo debet dan kredit, biasanya akan lebih besar sisi debet. Di mana hal ini berkaitan dengan saldo normal aset di sebelah debet. Adapun aset yang berupa kas, bank, kas ditangan, peralatan, piutang, perlengkapan, persediaan barang, piutang, atau yang dibayar di muka. Sedangkan aset tetap meliputi gedung, tanah, dan kendaraan yang dimiliki perusahaan.

2. Akun Liabilias (Kewajiban) dan Ekuitas
Untuk saldo normal akun liabilitas dan ekuitas tentunya berada di sebelah kanan atau kredit, di mana kewajiban merupakan sebuah utang yang dibayar oleh pihak lain, sedangkan ekuitas didapat dari sebuah kekayaan dalam membangun usaha.

3. Akun Pendapatan
Membahas tentang saldo normal penjualan atau pendapatan tentunya akan menambah aset yang dimiliki oleh perusahaan. Di mana akun riil pendapatan ini dapat dikatakan berada di sebelah kredit. Dalam akun pendapatan ini juga dapat berkaitan dengan saldo normal pendapatan diterima di muka, dengan aktivitas penjualan barang ataupun jasa.

4. Akun Beban
Saldo normal akun beban berada di posisi sebelah debet di mana perusahaan mengeluarkan uang. Seperti contoh beban administrasi, beban penjualan, gaji, iklan, angkut pembelian, sewa toko, dan sebagainya
.

Dari berbagai sumber

Download

Ket. klik warna biru untuk link

Lihat Juga  

Materi Sosiologi SMA
1. Materi Sosiologi Kelas XII Bab 1.1 Perubahan Sosial dan Dampaknya (Kurikulum 2013)
2. Materi Sosiologi Kelas XII Bab 1.2 Perubahan Sosial dan Dampaknya (Kurikulum 2013)
3. Materi Sosiologi Kelas XII Bab 1.3 Perubahan Sosial dan Dampaknya (Kurikulum 2013)
4. Materi Sosiologi Kelas XII. Bab 1. Perubahan Sosial dan Dampaknya (Kurikulum 2013)
5. Materi Sosiologi Kelas XII. Bab 1. Perubahan Sosial (KTSP)
6. Materi Sosiologi Kelas XII Bab 1.1 Perubahan Sosial dan Dampaknya Terhadap Kehidupan Masyarakat (Kurikulum Revisi 2016)
7. Materi Sosiologi Kelas XII Bab 1.2 Perubahan Sosial dan Dampaknya Terhadap Kehidupan Masyarakat (Kurikulum Revisi 2016)
8. Materi Sosiologi Kelas XII Bab 1.3 Perubahan Sosial dan Dampaknya Terhadap Kehidupan Masyarakat (Kurikulum Revisi 2016)
9. Materi Sosiologi Kelas XII Bab 1.4 Perubahan Sosial dan Dampaknya Terhadap Kehidupan Masyarakat (Kurikulum Revisi 2016)
10. Materi Sosiologi Kelas XII Bab 1.5 Perubahan Sosial dan Dampaknya Terhadap Kehidupan Masyarakat (Kurikulum Revisi 2016)
11. Materi Sosiologi Kelas XII Bab 1.6 Perubahan Sosial dan Dampaknya Terhadap Kehidupan Masyarakat (Kurikulum Revisi 2016)
12. Materi Ujian Nasional Kompetensi Perubahan Sosial             
13. Materi Ringkas Perubahan Sosial

Aletheia Rabbani
Aletheia Rabbani Cobalah Untuk Menjadi Orang Baik __Abraham Maslow

Post a Comment for "Pengertian Saldo Normal Akuntansi, Fungsi, dan Jenisnya"