Skip to content Skip to sidebar Skip to footer

Pengertian Penjualan Bersih, Peran, Faktor, dan Cara Menghitungnya

Pengertian Penjualan Bersih, Peran, Faktor, dan Cara Menghitungnya


A. Pengertian Penjualan Bersih

Penjualan bersih (net sales) adalah hasil penjualan kotor sesudah dikurangi dengan berbagai potongan serta pengurangan lainnya. Dengan kata lain, penjualan bersih adalah sisa hasil penjualan setelah semua pengembalian, diskon, dan tunjangan dihapus dari jumlah kotor.

Penjualan bersih merupakan angka utama yang akan dievaluasi oleh analis keuangan saat menilai laporan laba rugi bisnis. Jika laporan keuangan atau formulir memiliki garis yang hanya diberi label “penjualan”, itu biasanya mengacu pada net sales, karena ini adalah representasi keuangan perusahaan yang lebih akurat.

Net sales mencakup semua pendapatan yang terkait dengan penjualan kotor. Penjualan kotor terdiri dari setiap penjualan yang dilakukan perusahaan. Ini termasuk yang dibuat dengan kas, kartu debit, kartu kredit dan kredit perdagangan. Penjualan bersih biasanya dihitung baik triwulanan atau tahunan.

B. Peran Penjualan Bersih
Penjualan bersih lebih mewakili kesehatan keuangan daripada penjualan kotor. Penjualan kotor tidak merinci biaya yang dikeluarkan bisnis saat menyelesaikan penjualan ini, sehingga jumlah kotor selalu lebih tinggi daripada penjualan bersih saat pemotongan digunakan.

Net sales penting karena laporan laba rugi yang hanya menampilkan penjualan kotor menyesatkan jika diambil sebagai data. Ini dapat secara signifikan melebih-lebihkan pendapatan bisnis, membuat investor, stakeholder, dan individu penting lainnya terlalu percaya diri.

Keputusan keuangan yang dibuat dengan mempertimbangkan penjualan kotor dapat menghadirkan beberapa tantangan, karena jumlah ini tidak menunjukkan apa yang sebenarnya telah dibuat perusahaan dari produk dan layanan mereka secara faktual.

C. Faktor yang Mempengaruhi Penjualan Bersih
Cara menghitung penjualan bersih biasanya dipengaruhi oleh tiga jenis potongan yang menjadi pengurang atas penjualan kotor di antaranya,
1. Potongan Penjualan. Potongan penjualan bisa digambarkan seperti penawaran diskon kepada pembeli, dengan syarat pembeli membayar lunas dalam jangka waktu tertentu. Contohnya rumus penjualan bersih yaitu jika konsumen membayar penuh dalam waktu 10 hari setelah menerima pesanan, mereka mungkin menerima diskon 2%. Sehingga apabila total penjualan adalah Rp100.000, diskon penjualannya adalah Rp 2.000.
2. Tunjangan Penjualan. Tunjangan ini merupakan potongan harga yang akan diberikan kepada konsumen ketika memiliki suatu produk cacat. Artinya pemotongan ini diberikan setelah konsumen sudah membeli, dan konsumen tersebut akan menyimpan produk tersebut setelah pengembalian dana sebagai kompensasi kesalahan produk.
3. Pengembalian Dana Penjualan. Apabila konsumen akan mengembalikan barang ke perusahaan, maka pengembalian uang tersebut akan dihitung sesuai dengan pengurangannya. Akan tetapi pengembalian dana tersebut dibayar penuh dari harga pembelian.

D. Cara Menghitung Penjualan Bersih
Menghitung net sales penting ketika Anda menyusun laporan keuangan berikut langkah-langkahnya,
1. Hitung penjualan kotor untuk perusahaan. Mulailah dengan penjualan kotor bisnis. Ini semua adalah penjualan yang dilakukan selama periode Anda bekerja. Anda tidak perlu menentukan apakah itu dibuat dengan uang tunai, kartu kredit, atau cara lain. Hanya sertakan jumlah total.
2. Kurangi diskon penjualan Diskon penjualan adalah imbalan apa pun yang Anda berikan kepada pelanggan karena membayar tagihan mereka dengan segera. Insentif ini membantu memastikan bahwa Anda memiliki arus kas yang stabil dan dapat diprediksi, tetapi juga berdampak negatif pada penjualan bersih Anda.
3. Kurangi tunjangan penjualan dan retur. Ketika pelanggan mengembalikan produk, mereka menerima jumlah penuh dari penjualan kembali. Tunjangan penjualan adalah diskon besar-besaran yang ditawarkan untuk produk cacat.
4. Hitung penjualan bersih. Penjualan bersih Anda adalah jumlah dari penjualan kotor dikurangi total pengurangan. Misalnya, jika Anda memiliki penjualan kotor sebesar $100.000 dikurangi $2.000 dalam diskon penjualan, $1.000 dalam potongan penjualan, dan $1.000 dalam retur penjualan, penjualan bersih Anda adalah $96.000.
 

Dari berbagai sumber

Download

Ket. klik warna biru untuk link

Lihat Juga  

Materi Sosiologi SMA
1. Materi Sosiologi Kelas XII Bab 1.1 Perubahan Sosial dan Dampaknya (Kurikulum 2013)
2. Materi Sosiologi Kelas XII Bab 1.2 Perubahan Sosial dan Dampaknya (Kurikulum 2013)
3. Materi Sosiologi Kelas XII Bab 1.3 Perubahan Sosial dan Dampaknya (Kurikulum 2013)
4. Materi Sosiologi Kelas XII. Bab 1. Perubahan Sosial dan Dampaknya (Kurikulum 2013)
5. Materi Sosiologi Kelas XII. Bab 1. Perubahan Sosial (KTSP)
6. Materi Sosiologi Kelas XII Bab 1.1 Perubahan Sosial dan Dampaknya Terhadap Kehidupan Masyarakat (Kurikulum Revisi 2016)
7. Materi Sosiologi Kelas XII Bab 1.2 Perubahan Sosial dan Dampaknya Terhadap Kehidupan Masyarakat (Kurikulum Revisi 2016)
8. Materi Sosiologi Kelas XII Bab 1.3 Perubahan Sosial dan Dampaknya Terhadap Kehidupan Masyarakat (Kurikulum Revisi 2016)
9. Materi Sosiologi Kelas XII Bab 1.4 Perubahan Sosial dan Dampaknya Terhadap Kehidupan Masyarakat (Kurikulum Revisi 2016)
10. Materi Sosiologi Kelas XII Bab 1.5 Perubahan Sosial dan Dampaknya Terhadap Kehidupan Masyarakat (Kurikulum Revisi 2016)
11. Materi Sosiologi Kelas XII Bab 1.6 Perubahan Sosial dan Dampaknya Terhadap Kehidupan Masyarakat (Kurikulum Revisi 2016)
12. Materi Ujian Nasional Kompetensi Perubahan Sosial             
13. Materi Ringkas Perubahan Sosial

Aletheia Rabbani
Aletheia Rabbani Cobalah Untuk Menjadi Orang Baik __Abraham Maslow

Post a Comment for "Pengertian Penjualan Bersih, Peran, Faktor, dan Cara Menghitungnya"