Skip to content Skip to sidebar Skip to footer

Pengertian Seed Funding, Sumber, Tujuan, dan Penggunaan

Pengertian Seed Funding, Sumber, Tujuan, dan Penggunaan


A. Pengertian Seed Funding

Seed funding (pendanaan modal benih) atau pendanaan tahap awal adalah jenis penawaran saham di mana investor menanam modal awal dengan imbalan porsi saham di sebuah perusahaan. Istilah benih  mengacu pada penanaman modal yang paling awal, untuk mendukung bisnis sampai menghasilkan uang sendiri atau sampai putaran pendanaan berikutnya.

Dari Intrepidex (6/5/2019), pemilik bisnis menerima modal untuk mendanai gagasannya, sementara investor memperoleh sebagian kepemilikan bisnis. Jadi, ketika bisnis berhasil dan menjadi menguntungkan, investor dapat menjual sahamnya untuk mendapatkan keuntungan.

B. Sumber Seed Funding
Pendanaan umumnya disediakan oleh investor swasta, biasanya dengan imbalan saham ekuitas di perusahaan atau bagian keuntungan suatu produk. Sebagian besar modal awal atau seed funding mungkin berasal dari sumber yang dekat dengan pendirinya. Seed capital adalah modal yang umumnya diperoleh termasuk dari keluarga, teman, dan kenalan lainnya.

Pendanaan awal bersumber dari angel investor, investor terakreditasi, dan investor crowdfunding ekuitas. Dengan demikian, bukan hal yang aneh bagi pendiri bisnis startup untuk menawarkan dana awal. Sumber dari urun dana biasanya tidak berupa penawaran saham namun berupa timbal balik produk untuk para investor. Modal juga bisa datang dari modal ventura jika produk atau ide diajukan kepada dewan modal ventura untuk meminta pendanaan.

C. Tujuan Seed Funding
Tujuan dari pendanaan ini adalah untuk membuat bisnis pada dasarnya berjalan dan terus berjalan. Selain itu, bertujuan juga untuk menemukan potensi produk dan mengidentifikasi calon pengguna yang sesuai dengan produk yang dikembangkan.

Modal dari pendanaan ini akan membantu untuk merekrut staf, memiliki kantor representatif dan untuk kepentingan operasional. Di Indonesia rata-rata putaran pendanaan tahap awal berkisar antara Rp. 500 juta hingga Rp. 2,5 miliar. Besar kecilnya dana yang diperoleh tergantung dari biaya yang diperlukan oleh startup tersebut, seperti biaya pemasaran, gaji dan kantor.

D. Penggunaan Seed Funding
Modal dari pendanaan ini bisa membantu untuk merekrut staf, memiliki kantor representatif dan juga untuk kepentingan operasional. Besar kecilnya dana yang diperoleh tergantung dari biaya yang diperlukan oleh startup tersebut.

Jumlah seed funding yang dikeluarkan ini umumnya hanya mencakup hal-hal penting yang dibutuhkan startup. Misalnya mencakup rencana bisnis dan biaya operasional awal, para pekerja dan pemagang, peralatan, penggajian, asuransi, dan/atau biaya penelitian dan pengembangan (research & development, R&D).
 

Dari berbagai sumber

Download

Ket. klik warna biru untuk link

Lihat Juga  

Materi Sosiologi SMA
1. Materi Sosiologi Kelas XII Bab 4.1 Kearifan Lokal dan Pemberdayaan Komunitas (Kurikulum 2013)
2. Materi Sosiologi Kelas XII Bab 4.2 Kearifan Lokal dan Pemberdayaan Komunitas (Kurikulum 2013)
3. Materi Sosiologi Kelas XII Bab 4.3 Kearifan Lokal dan Pemberdayaan Komunitas (Kurikulum 2013)
4. Materi Sosiologi Kelas XII. Bab 4. Pemberdayaan Komunitas (Kurikulum 2013)
5. Materi Sosiologi Kelas XII Bab 4.1 Kearifan Lokal dan Pemberdayaan Komunitas (Kurikulum Revisi 2016)
6. Materi Sosiologi Kelas XII Bab 4.2 Kearifan Lokal dan Pemberdayaan Komunitas (Kurikulum Revisi 2016)
7. Materi Sosiologi Kelas XII Bab 4.3 Kearifan Lokal dan Pemberdayaan Komunitas (Kurikulum Revisi 2016)
8. Materi Sosiologi Kelas XII Bab 4.4 Kearifan Lokal dan Pemberdayaan Komunitas (Kurikulum Revisi 2016)  

Aletheia Rabbani
Aletheia Rabbani Untuk ilalang yang senang merentang garis-garis fantastik di langit

Post a Comment for "Pengertian Seed Funding, Sumber, Tujuan, dan Penggunaan"