Skip to content Skip to sidebar Skip to footer

Pengertian Corporate Communication, Ruang Lingkup, Fungsi, Peran, dan Tugas Utamanya

Pengertian Corporate Communication, Ruang Lingkup, Fungsi, Peran, dan Tugas Utamanya


A. Pengertian Corporate Communication (Corcom)

Corporate Communication (Corcom) atau Komunikasi Korporat adalah fungsi manajemen yang bertujuan untuk menciptakan komunikasi yang efektif di internal dan eksternal organisasi. Departemen Corporate Communication merupakan ‘payung’ yang membawahi berbagai aspek komunikasi, termasuk Public Relations (PR).

Fungsi Corporate Communication ialah untuk membangun kepercayaan publik dan memberikan efek positif bagi kelanjutan usaha sebuah perusahaan. Tidak hanya itu, penting juga disampaikan pada pihak internal perusahaan untuk membangun budaya kerja yang kondusif dan menciptakan efektivitas kerja agar visi dan misi perusahaan dalam menjalankan bisnis dapat berjalan dengan baik.

Pada intinya, corporate communication adalah sebuah wadah atau sarana dalam berkomunikasi baik internal atau eksternal. Kedua hal ini tidak boleh dianggap sebagai dua hal yang terpisah. Komunikasi eksternal dan internal harus berjalan beriringan agar tujuan bersama dapat terpenuhi.

B. Ruang Lingkup Corporate Communication (Corcom)
Menurut survei- survei terakhir, ruang lingkup corporate communication meliputi di antaranya,
1. Komunikasi internal/eksternal
2. Mengatur reputasi dan merek perusahaan
3. Merekrut dan mempertahankan bakat-bakat unggul
4. Meluncurkan produk
5. Mengembangkan strategi perusahaan
6. Tanggung jawab sosial perusahaan (CSR)
7. Menaikkan persepsi investor/ analis
8. Mengatasi krisis

C. Fungsi Corporate Communication (Corcom)
Selain untuk menyatukan komunikasi di perusahaan, ada juga beberapa fungsi penting corporate communication di antaranya,
1. Branding perusahaan
Menciptakan branding merupakan salah satu hal wajib bagi perusahaan, baik perusahaan kecil maupun perusahaan besar. Corporate communication bertanggung jawab untuk menjaga image, menyampaikan pesan, menciptakan reputasi yang baik, dan juga semua tujuan yang ingin disampaikan kepada publik.

Perusahaan tidak bisa sepenuhnya mengandalkan iklan untuk menciptakan branding. Oleh karena itu, sangat vital bagi corporate communication untuk menjalankan komunikasi eksternalnya. Jika hal ini sudah berjalan dengan baik, maka kemungkinan pendapatan perusahaan bertambah akan lebih besar. Dalam hal ini, terlihat bahwa mereka juga memiliki peran dalam komunikasi pemasaran.

2. Komunikasi krisis
Setiap perusahaan khususnya perusahaan besar pastinya akan berjaga-jaga dan menyiapkan rencana jika perusahaan dilanda krisis atau musibah. Mereka akan mempersiapkan corporate communication dengan orang yang betul-betul kompeten dalam bidangnya.

Komunikasi saat krisis harus dihadapi dengan sangat hati-hati jika tidak akan berpengaruhi dengan reputasi dari perusahaan itu sendiri. Ada beragam hal terburuk yang bisa mempengaruhi reputasi perusahaan. Beragam tudingan seperti pembicaraan di media, isu lingkungan, bahkan hingga tuduhan kriminal bisa saja datang kepada perusahaan.

Di sinilah peran corporate communication menjadi sangat penting. Komunikasi pada saat krisis harus menunjukkan bahwa perusahaan tersebut profesional dan bertanggung jawab.

3. Berbagi informasi
Tidak hanya dari segi eksternal saja, corporate communication juga sangat bermanfaat bagi jalannya komunikasi di antara pegawai internal. Hal ini berlaku misalnya dalam urusan berbagi informasi. Salah satu hal yang bisa menjadi gambaran dari hal ini adalah, corporate communication bisa membagikan tujuan dan visi perusahaan kepada seluruh karyawan.

Dengan menjalankan fungsi komunikasi internal tersebut, karyawan akan merasa lebih terikat dengan perusahaan. Jika sudah begini, maka performa dari pegawai akan mengalami peningkatan. Selain itu, corporate communication juga dapat membuka ruang dialog dengan para karyawan. Hal ini penting karena karyawan akan merasa terlibat dalam kemajuan perusahaan
.
Tak hanya itu, dalam beberapa kasus inovasi dapat muncul ketika terjadi kolaborasi antardepartemen dalam perusahaan. Corporate communication dapat menjadi jembatan untuk mewujudkan hal ini. Hal-hal lain yang mungkin dilakukan adalah komunikasi tentang kegiatan internal perusahaan atau komunikasi jelang peluncuran produk baru kepada karyawan.

Pada intinya, komunikasi perusahaan dalam segi internal perusahaan juga sangat dibutuhkan. Hal ini terkait dengan keterikatan karyawan kepada perusahaan yang bisa berkontribusi pada kesuksesan bisnis.

4. Tanggung jawab perusahaan
Belakangan ini, tanggung jawab perusahaan kepada publik atau sering disebut corporate responsibility menjadi semakin penting. Corporate communication dapat menjalankan fungsi ini. Melalui fungsi ini, perusahaan akan terlihat lebih bisa beradaptasi dengan kondisi sosial dan masyarakat yang ada di sekitarnya.

5. Memperbaiki produktivitas pegawai
Produktivitas sangat dibutuhkan sebuah perusahaan untuk meningkatkan penjualan. Ternyata, komunikasi sangat berpengaruh pada proses ini seperti contohnya dalam menyelesaikan masalah atau problem solving.

Para pegawai pastinya sering kali mengalami kesulitan dalam bekerja. Saat mengalami hal ini, mereka akan mencari tahu tentang masalah yang bersangkutan dengan pekerjaannya.

D. Peran Corporate Communication (Corcom)
Corporate Communication (Komunikasi Korporat), menjadi salah satu ujung tombak dalam menjaga citra perusahaan di mata publik. Di mana strategi atau sistem komunikasi yang disusun secara baik oleh seorang Corporate Communication dapat membangun citra yang positif terhadap perusahaan.

Sehingga dengan membangun kepercayaan publik yang cukup besar dapat memberikan efek positif bagi kelanjutan usaha sebuah perusahaan. Untuk mempertahankan citra positif suatu perusahaan, terdapat empat tahap yang harus diupayakan Corporate Communication di antaranya,
1. Mengumpulkan fakta dengan mengidentifikasi, memantau, untuk mengetahui apa yang sedang terjadi saat ini yang dapat berpengaruh pada citra perusahaan. Corporate communication melakukan audit untuk mempelajari secara detail mengenai bagaimana, apa dan kepada siapa mereka berkomunikasi. Audit memberi pembuat keputusan sebuah gambaran yang jelas tentang apa yang sudah dilakukan dan memberi basis untuk menentukan perubahan apa yang perlu dilakukan.
2. Perencanaan dan pemrograman. Tahap pertama digunakan untuk dasar dalam perencanaan dan pemrograman rencana kerja perusahaan. Sehingga Corporate event management membuat rancangan anggaran dan program kerja yang akan mereka lakukan setiap tahunnya.
3. Mengambil aksi dan komunikasi. Tahap ketiga adalah mengimplementasikan, mengkomunikasikan program-program dalam rangka mencapai tujuan organisasi atau perusahaan. Bagi divisi Corporate communication dalam menjalankan program, posisi bagian lain di dalam perusahaan sangat penting karena tanpa dukungan dari bagian lain di dalam perusahaan pelaksanaan program tidak akan berhasil.
4. Evaluasi program. Tahap terakhir dari proses ini melakukan penilaian dan evaluasi terhadap program yang telah dilakukan. Apakah berhasil atau tidak. Dan jika kegiatan ini dilaksanakan secara rutin dan mendalam, maka citra positif perusahaan bisa dipertahankan dan memperkuat citra positif perusahaan yang telah dimiliki.

E. Tugas Utama Corporate Communication (Corcom)
Komunikasi yang dibangun oleh Corporate Communication bukan hanya kepada pihak luar, namun penting juga disampaikan pada pihak internal perusahaan untuk membangun budaya kerja yang kondusif dan menciptakan efektivitas kerja agar visi dan misi perusahaan dalam menjalankan bisnis dapat berjalan dengan baik.

Konsep Corporate Communication dapat dilihat sebagai struktur komunikasi integratif yang menghubungkan para pemilik kepentingan kepada perusahaan. Struktur Corporate Communication adalah sebuah sistem yang memungkinkan perusahaan untuk mengatur segala bentuk dan jenis komunikasi secara strategis. Terdapat beberapa tugas Corporate communication dalam suatu perusahaan di antaranya,
1. Menyempurnakan profil dari perusahaan (corporate branding)
2. Meminimalkan perbedaan antara identitas perusahaan yang diinginkan dan fitur merek dari sebuah produk yang dihasilkan perusahaan
3. Menyediakan informasi kepada publik perihal kebijakan organisasi, kegiatan, produk, dan karyawannya agar dapat memberikan pengetahuan yang maksimal
4. Mendelegasikan tugas-tugas dalam komunikasi
5. Merumuskan dan melaksanakan prosedur yang efektif untuk membuat keputusan mengenai urusan komunikasi
6. Menggerakkan dukungan internal dan eksternal demi tujuan-tujuan perusahaan
7. Berkoordinasi dengan perusahaan-perusahaan bisnis internasional.
8. Menciptakan, memelihara dan memantau citra baik perusahaan (good corporate image) baik yang berkaitan dengan kebijakan perusahaan, produk atau jasa, reputasi maupun personelnya (karyawan).
 

Dari berbagai sumber

Download

Ket. klik warna biru untuk link

Lihat Juga  

Materi Sosiologi SMA
1. Materi Sosiologi Kelas X. Bab 3. Interaksi Sosial dalam Dinamika Kehidupan Sosial (KTSP)
2. Materi Sosiologi Kelas X. Bab 2. Hubungan Sosial (Kurikulum 2013)
3. Materi Sosiologi Kelas X Bab 2.1 Individu, Kelompok, dan Hubungan Sosial (Kurikulum Revisi 2016)
4. Materi Sosiologi Kelas X Bab 2.2 Individu, Kelompok, dan Hubungan Sosial (Kurikulum Revisi 2016)
5. Materi Ujian Nasional Kompetensi Interaksi Sosial
6. Materi Ringkas Interaksi Sosial

Aletheia Rabbani
Aletheia Rabbani Untuk ilalang yang senang merentang garis-garis fantastik di langit

Post a Comment for "Pengertian Corporate Communication, Ruang Lingkup, Fungsi, Peran, dan Tugas Utamanya"