Skip to content Skip to sidebar Skip to footer

Pengertian Warehouse Management System, Konsep, Proses Standar, dan Manfaatnya

Pengertian Warehouse Management System, Konsep, Proses Standar, dan Manfaatnya


A. Pengertian Warehouse Management System (WMS)

Warehouse Management System (WMS) atau manajemen gudang adalah pengelolaan dari aktivitas penyimpanan barang sementara. Warehouse Management berperan sebagai kunci utama dalam supply chain yang bertujuan mengontrol segala proses yang terjadi di dalamnya seperti penerimaan, pengiriman, penyimpanan, pengambilan dan lain sebagainya.

Warehouse Management System merupakan sistem yang membantu stakeholder untuk mengelola pergerakan barang dari dalam gudang atau ke dalam gudang sehingga mampu mempercepat proses lead time secara otomatis, mengetahui transaksi dan jumlah stock yang ada serta mampu mengatur lokasi penyimpanan barang secara optimal. Warehouse management juga dapat melakukan alur distribusi barang dengan baik agar mengurangi penundaan guna mempertahankan keunggulan kompetitif.

B. Konsep Warehouse Management System (WMS)
Terdapat beberapa konsep manajemen gudang yang bisa Anda terapkan. Konsep yang pertama adalah konsep FIFO atau First In First Out, yang mana konsep ini akan membuat barang yang pertama masuk harus menjadi yang pertama kali keluar, atau yang pertama kali antre adalah yang pertama kali harus dilayani.

Sedangkan konsep yang kedua adalah LIFO atau Last In Last Out yang artinya barang yang terakhir kali masuk harus menjadi yang terakhir kali untuk keluar. Contoh barang yang menggunakan konsep seperti ini adalah pasir, yang mana bagian atasnya yang harus diambil terlebih dulu.

Konsep yang terkahir adalah konsep FEFO atau First Expired First Out, yang mana barang yang lebih cepat mengalami kadaluarsa harus menjadi yang pertama kali keluar, seperti obat-obatan, suplemen, makanan, dan minuman.

WMS harus menggunakan barcode atau kode unik yang mana fungsi utamanya adalah untuk mengidentifikasi barang dan barang yang sudah terintegrasi di seluruh cabang. WMS akan mampu memberikan lokasi barang dan penempatan barang yang selanjutnya akan direkam dengan menggunakan sistem scan barcode lokasi agar tidak ada lagi barang yang tertinggal.

C. Proses Standar Warehouse Management System (WMS)
1. Receiving and Put Away
Receiving and Put away adalah salah satu proses yang ada di dalam warehouse management system, yang akan dimulai saat barang tiba di gudang. Barang yang baru datang harus lebih dulu diinput pada sistem manajemen pergudangan. Hal ini akan mampu memudahkan karyawan dalam hal memperbarui database barang yang terdapat di dalam penyimpanan gudang.

Nantinya, proses memasukkan barang yang baru datang akan menggunakan sistem input data PM atau purchase order yang bisa dilakukan secara otomatis atau manual oleh tim pembelian. Prinsip utama dari adanya proses ini adalah adanya kesesuaian data pada barang yang datang dengan keperluan yang ada di dalam gudang.

Pasca proses receiving atau penerimaan barang selesai, maka barang akan ditempatkan di lokasi tertentu dalam gudang, istilah ini selanjutnya lebih dikenal dengan sebutan put away. Proses ini akan dianggap penting dalam proses pengelolaan gudang karena mampu memberikan informasi yang akurat terkait dimana barang yang akan diterima akan ditempatkan. Proses ini juga mampu mendukung sistem FIFO atau FEFO.

2. Dispatching
Proses dispatching dilakukan untuk membantu operasional pengeluaran barang dari dalam gudang pada berbagai barang lain yang akan dikirimkan ke pihak konsumen. Proses ini mampu membantu setiap operator gudang dalam hal mencari berbagai barang yang ingin dikeluarkan.

Setiap karyawan yang bekerja di dalam gudang hanya harus melihat berbagai informasi yang sudah ada di dalam perangkat komputer, sehingga akan memudahkan mereka dalam hal mencari tata letak barang di dalam gudang. Lalu, mereka bisa mulai melakukan proses picking dan juga scanner barcode yang terdapat di dalam stiker pada pallet.

3. Stock Take
Stock take merupakan suatu proses yang terdapat di dalam warehouse management system yang tujuannya adalah guna menyesuaikan stok fisik dan stok yang ada di dalam komputer. Adanya sistem manajemen pergudangan akan mampu membantu proses stock take tersebut.

Tanpa adanya bantuan sistem pengelolaan yang tepat, maka proses ini akan terasa sangat melelahkan. Pada dasarnya, stock take adalah suatu kegiatan yang sangat membutuhkan banyak tenaga, waktu dan jumlah sumber daya manusia yang banyak. Karena mereka harus menghitung seluruh barang satu persatu yang ada di dalam gudang untuk memastikan kesesuaian antara barang fisik dan data yang ada di komputer.

4. Reporting
Proses reporting juga dianggap memiliki peranan penting di dalam manajemen pengelolaan gudang. Laporan yang ada di dalam sistem udang harus bisa dijelaskan pada banyak hal yang berhubungan dengan stok barang yang ada di dalam gudang secara pasti. Laporan itu nantinya bisa digunakan oleh perusahaan untuk mampu membuat keputusan ataupun kebijakan tertentu.

D. Manfaat Warehouse Management System (WMS)
Dengan menerapkan Warehouse Management System dengan tepat maka alur distribusi barang dapat berjalan dengan baik. Berikut beberapa manfaat dari Warehouse Management System di antaranya,
1. Mempercepat Lead Time Proses
Warehouse management system merupakan set program software komputer yang dirancang untuk mengautomasikan aliran material yang melalui gudang. Dengan adanya automasi seperti ini maka hal ini akan mempercepat lead time proses. Hal ini akan lebih efektif dibandingkan dengan cara manual yang harus dilakukan banyak orang.

2. Data Inventaris Akurat
Dengan menerapkan warehouse management system maka semua transaksi inventory dan jumlah stock dapat diketahui dengan cepat dan akurat dalam waktu real time.

3. Mengoptimalkan Tata Letak Gudang dan Pemanfaatan Ruang
Warehouse management yang tepat memudahkan dalam pengaturan lokasi penyimpanan. Selain itu, jumlah tipe barang yang masuk ke gudang juga dapat diatur penyimpanannya dengan tool yang ada pada sistem management tersebut.
 

Dari berbagai sumber

Download

Ket. klik warna biru untuk link

Lihat Juga  

Materi Sosiologi SMA
1. Materi Sosiologi Kelas XII Bab 1.1 Perubahan Sosial dan Dampaknya (Kurikulum 2013)
2. Materi Sosiologi Kelas XII Bab 1.2 Perubahan Sosial dan Dampaknya (Kurikulum 2013)
3. Materi Sosiologi Kelas XII Bab 1.3 Perubahan Sosial dan Dampaknya (Kurikulum 2013)
4. Materi Sosiologi Kelas XII. Bab 1. Perubahan Sosial dan Dampaknya (Kurikulum 2013)
5. Materi Sosiologi Kelas XII. Bab 1. Perubahan Sosial (KTSP)
6. Materi Sosiologi Kelas XII Bab 1.1 Perubahan Sosial dan Dampaknya Terhadap Kehidupan Masyarakat (Kurikulum Revisi 2016)
7. Materi Sosiologi Kelas XII Bab 1.2 Perubahan Sosial dan Dampaknya Terhadap Kehidupan Masyarakat (Kurikulum Revisi 2016)
8. Materi Sosiologi Kelas XII Bab 1.3 Perubahan Sosial dan Dampaknya Terhadap Kehidupan Masyarakat (Kurikulum Revisi 2016)
9. Materi Sosiologi Kelas XII Bab 1.4 Perubahan Sosial dan Dampaknya Terhadap Kehidupan Masyarakat (Kurikulum Revisi 2016)
10. Materi Sosiologi Kelas XII Bab 1.5 Perubahan Sosial dan Dampaknya Terhadap Kehidupan Masyarakat (Kurikulum Revisi 2016)
11. Materi Sosiologi Kelas XII Bab 1.6 Perubahan Sosial dan Dampaknya Terhadap Kehidupan Masyarakat (Kurikulum Revisi 2016)
12. Materi Ujian Nasional Kompetensi Perubahan Sosial             
13. Materi Ringkas Perubahan Sosial

Aletheia Rabbani
Aletheia Rabbani Untuk ilalang yang senang merentang garis-garis fantastik di langit

Post a Comment for "Pengertian Warehouse Management System, Konsep, Proses Standar, dan Manfaatnya"