Skip to content Skip to sidebar Skip to footer

Pengertian Critical Path Method, Tipe, Cara, Kelebihan, dan Kekurangannya

Pengertian Critical Path Method, Tipe, Cara, Kelebihan, dan Kekurangannya


A. Pengertian Critical Path Method (CPM)

Critical  path adalah jarak antara titik start dan finish yang paling jauh. Sementara critical path method (CPM) adalah sebuah teknik modeling atau pemodelan yang digunakan para project manager untuk memprioritaskan aktivitas atau kegiatan proyek. CPM membantu mereka dalam menemukan berbagai deadline yang penting agar nantinya bisa dipastikan tugas tersebut bisa selesai secara tepat waktu.

Critical path method merupakan algoritma yang sangat dibutuhkan untuk membuat model proyek yang menguntungkan bagi seluruh pihak yang terlibat di dalamnya. Hal ini dapat dilakukan untuk merencanakan proyek sederhana maupun rumit. Tanpa critical path method, manajemen proyek yang tepat waktu dan efisien adalah hal yang sulit dicapai.

Dalam critical path ini, dimuat segala tugas dan durasi penyelesaiannya. Saat melakukan manajemen proyek, critical path method adalah pedoman yang sangat penting agar proyek secara keseluruhan bisa selesai tepat waktu, secara efisien, dan tanpa masalah.

B. Tipe Critical Path Method (CPM)
Berdasarkan laman Indeed, terdapat beberapa cara representasi urutan tugas yang berkaitan pada suatu proyek dengan critical path method. Beberapa jenis critical path method tersebut di antaranya,
1. Work Breakdown Structure
Jenis critical path method ini adalah salah satu yang paling banyak digunakan. Work breakdown structure menggunakan semacam struktur pohon agar bisa menggambarkan hierarki tugas. Setiap komponen proyek di dalamnya akan dijelaskan menjadi beberapa kelompok tugas masing-masing.

2. Project Evaluation And Review Technique (PERT)
Jenis critical path method ini adalah bentuk visualisasi yang sangat fleksibel. PERT akan mempertimbangkan dan memuat berbagai elemen ketidakpastian dalam suatu proyek. Selain itu, metode ini juga berfokus pada waktu penyelesaian proyek dan penjadwalan secara lebih menyeluruh. Penjelasan lebih lanjut tentang jenis ini akan kita jabarkan di bawah.

3. Activity-on-node Diagram
Critical project ini akan digambarkan dalam bentuk diagram yang menarik. Metode ini akan menampilkan urutan kegiatan dengan menggunakan berbagai node yang saling terhubung dengan tanda panah. Visualisasi di dalamnya akan menggambarkan pada arah workflow atau aliran kerja proses.

4. Flowchart
Flowchart adalah suatu representasi dari critical path method yang sangat sederhana. Dengan menggunakan flowchart, Anda bisa mengetahui berbagai tahapan pada suatu proses hingga selesai dengan cara mengikuti alur panah secara sederhana.

C. Cara Critical Path Method (CPM)
1. Tetapkan aktivitas yang harus dikerjakan
Untuk mengidentifikasi critical path method yang jelas, Anda harus menetapkan apa saja kegiatan yang perlu dilakukan dalam proyek tersebut. Buatlah work breakdown structure untuk menjabarkan apa kegiatan yang perlu dilakukan dan bagaimana susunan atau aliran kerjanya. Hal ini merupakan langkah pertama yang penting agar semua orang yang terlibat bisa melihat apa saja yang perlu dilakukan dan memprioritaskan yang utama terlebih dahulu.

2. Tetapkan urutan aktivitas
Aktivitas-aktivitas proyek ada yang dependen maupun independen. Oleh karena itu, penting untuk mengetahui urutan pekerjaan yang jelas dalam identifikasi critical path. Tahap ini adalah tahap krusial dalam critical path method agar proses lancar dan tidak tumpang tindih maupun tertukar urutannya.

3. Buat activity-on-node diagram
Activity on-node diagram dikenal juga dengan activity network diagram dan critical path analysis chart (CPA). Diagram ini mengilustrasikan tidak hanya capaian yang harus diraih dalam proyek, tetapi juga dependensi yang sudah ditentukan di tahap sebelumnya. Diagram memperjelas alur kerja proyek yang harus diselesaikan dan dapat dibuat dengan tool manajemen proyek yang kamu suka.

4. Menentukan waktu penyelesaian aktivitas
Dalam critical path method, menentukan waktu penyelesaian aktivitas adalah hal yang tidak boleh dilupakan. Sebelum mengidentifikasi critical path-nya sendiri, Anda harus menetapkan berapa lama waktu yang diperlukan agar suatu aktivitas atau tugas bisa selesai. Estimasi waktu ini bisa dilakukan berdasarkan pengalaman sebelumnya ataupun berdasarkan opini anggota tim.

5. Identifikasi critical path
Setelah melalui tahap-tahap sebelumnya, barulah Anda bisa mengidentifikasi critical path untuk project management. Dengan melihat diagram yang sudah dibuat, akan terlihat critical path-nya dan waktu yang dibutuhkan untuk menyelesaikan proyek tersebut.

Selain itu, pada tahap ini, Anda pun harus mengidentifikasi ada atau tidaknya critical path lain yang mungkin bersaing dengan critical path yang semula diketahui. Jika ditemukan, maka mungkin strategi atau jadwal proyek dapat berubah.

D. Kelebihan dan kekurangan Critical Path Method (CPM)
1. Kelebihan
Beberapa kelebihan dari Critical Path Method (CPM) di antaranya,
a. Membantu project manager memberikan waktu minimum untuk menyelesaikan proyek.
b. Membantu menetapkan jadwal dan menyesuaikan sumber daya yang diperlukan.
c. Membantu membuat prioritas tugas.
d. Menghindari hilangnya fokus dalam mengerjakan banyak tugas dalam proyek.
e. Mendapat gambaran kegiatan yang dapat berjalan paralel satu sama lain.
f. Mengidentifikasi elemen paling penting dalam proyek.
g. Membantu menentukan cara mencapai tujuan.

2. Kekurangan
Sementara kekurangan dari Critical Path Method di antaranya,
a. Tidak terlalu efektif bila proyek terlalu besar dan kompleks.  
b. Kurang cocok diterapkan bila banyak improvisasi dalam proyek.
c. Dalam beberapa proyek, mengidentifikasi jalur mana yang paling kritis mungkin akan terasa sulit.
d. CPM diterapkan dengan asumsi bahwa kamu mengetahui waktu pasti yang dibutuhkan oleh setiap aktivitas dalam proyek, namun dalam praktiknya kadang tidak semudah itu.
 

Dari berbagai sumber

Download

Ket. klik warna biru untuk link

Lihat Juga  

Materi Sosiologi SMA
1. Materi Sosiologi Kelas XII Bab 1.1 Perubahan Sosial dan Dampaknya (Kurikulum 2013)
2. Materi Sosiologi Kelas XII Bab 1.2 Perubahan Sosial dan Dampaknya (Kurikulum 2013)
3. Materi Sosiologi Kelas XII Bab 1.3 Perubahan Sosial dan Dampaknya (Kurikulum 2013)
4. Materi Sosiologi Kelas XII. Bab 1. Perubahan Sosial dan Dampaknya (Kurikulum 2013)
5. Materi Sosiologi Kelas XII. Bab 1. Perubahan Sosial (KTSP)
6. Materi Sosiologi Kelas XII Bab 1.1 Perubahan Sosial dan Dampaknya Terhadap Kehidupan Masyarakat (Kurikulum Revisi 2016)
7. Materi Sosiologi Kelas XII Bab 1.2 Perubahan Sosial dan Dampaknya Terhadap Kehidupan Masyarakat (Kurikulum Revisi 2016)
8. Materi Sosiologi Kelas XII Bab 1.3 Perubahan Sosial dan Dampaknya Terhadap Kehidupan Masyarakat (Kurikulum Revisi 2016)
9. Materi Sosiologi Kelas XII Bab 1.4 Perubahan Sosial dan Dampaknya Terhadap Kehidupan Masyarakat (Kurikulum Revisi 2016)
10. Materi Sosiologi Kelas XII Bab 1.5 Perubahan Sosial dan Dampaknya Terhadap Kehidupan Masyarakat (Kurikulum Revisi 2016)
11. Materi Sosiologi Kelas XII Bab 1.6 Perubahan Sosial dan Dampaknya Terhadap Kehidupan Masyarakat (Kurikulum Revisi 2016)
12. Materi Ujian Nasional Kompetensi Perubahan Sosial             
13. Materi Ringkas Perubahan Sosial

Aletheia Rabbani
Aletheia Rabbani Untuk ilalang yang senang merentang garis-garis fantastik di langit

Post a Comment for "Pengertian Critical Path Method, Tipe, Cara, Kelebihan, dan Kekurangannya"