Skip to content Skip to sidebar Skip to footer

Pengertian Industri Fasilitatif, Ciri, Manfaat, dan Contohnya

Pengertian Industri Fasilitatif, Ciri, Manfaat, dan Contohnya


A. Pengertian Industri Fasilitatif

Berdasarkan tempat bahan bakunya, industri diklasifikasikan menjadi industri ekstraktif, industri non ekstraktif, dan industri fasilitatif. Industri fasilitatif adalah industri yang produk utamanya adalah berbentuk jasa yang dijual kepada para konsumennya. Selengkapnya, industri fasilitatif adalah kegiatan ekonomi yang termasuk bisnis dalam menjual produk-produk dengan bentuk jasa atau pelayanan kepada setiap konsumen dengan tujuan untuk memberikan kemudahan pada pembeli produk itu sendiri.

Industri Fasilitatif Menurut Para Ahli
1. I Made Sandi, industri fasilitatif adalah suatu kegiatan yang berfokus pada pengembangan bisnis dengan memproduksi suatu barang dari yang awalnya bahan mentah menjadi barang jadi dan dalam jumlah yang besar, sehingga produksi tersebut bisa dijual dengan harga yang standar namun tetap memiliki kualitas yang baik.
2. Teguh S Pamudi, industri fasilitatif adalah beberapa perusahaan yang berdiri dengan kegiatan memproduksi suatu barang yang bisa bermanfaat dan digunakan satu sama lainnya.

B. Ciri Industri Fasilitatif
1. Produk berbentuk jasa
Industri fasilitatif merupakan industri yang bergerak di bidang pelayanan. Maka dari ciri utama dari bisnis ini adalah produknya yang berbentuk jasa. Sebagai informasi bahwa jasa pada dasarnya merupakan suatu kegiatan yang dilakukan tanpa memberikan produk secara kasat mata, namun manfaatnya bisa dirasakan. Hal inilah yang menjadi ciri khas dari industri fasilitatif.

2. Memberikan pelayanan kepada konsumen
Karakteristik berikutnya dari industri fasilitatif adalah memberikan pelayanan yang maksimal kepada konsumen. jenis kegiatan industri fasiltatif yang berupa jasa, maka mau tidak mau badan usaha atau bisnis ini harus memberikan pelayanan yang terbaik. Hal ini bertujuan agar para konsumen puas terhadap pelayanan yang diberikan. Mengingat bahwa melalui pelayanan yang baik, konsumen dapat kembali lagi ke perusahaan tersebut karena suda merasa nyaman dan cocok.

3. Produk tidak terlihat dengan kasat mata
Ciri industri fasilitatif yang berikutnya adalah produk dari kegiatan bisnisnya tidak terlihat dengan kasat mata. Artinya bahwa perusahaan hanya menawarkan jasa atau kemudahan bagi pembeli. Akan tetapi manfaat yang bisa dirasakan dengan sangat baik.

C. Manfaat Industri Fasilitatif
1. Memberikan jaminan untuk konsumen di masa depan. Dalam hal ini bisa kita sebut bahwa industri fasilitatif mampu memberikan jaminan pada pelanggan, karena bentuknya yang memberikan jasa yaitu berupa kemudahan dan kepastian akan pelayanan yang baik.
2. Mempunyai investasi atau tabungan. Maksudnya Anda bisa memiliki tabungan atau persediaan uang yang sebelumnya Anda sisihkan sebagai bentuk cadangan jika suatu saat nanti terjadi kecelakaan maupun kejadian di luar yang kita inginkan. Salah satu contoh industri fasilitatif ini adalah perbankan dan asuransi.
3. Memberikan penjagaan bagi konsumen. Contohnya asuransi adalah usaha yang masuk dalam kategori industri fasilitatif. Melalui peran asuransi tersebut seseorang akan menyisihkan uangnya sebagai bentuk jaga-jaga apabila di waktu-waktu tertentu akan terjadi suatu hal yang tidak diinginkan.

D. Contoh Industri Fasilitatif
1. Perbankan
Perbankan adalah salah satu jenis industri fasilitatif yang bergerak dalam bidang jasa yang senantisa membantu dalam penyelenggaraan pengawasan dan pengaturan dari sektor keuangan yang ada dalam suatu negara. Sistem perbankan pada dasarnya memiliki beberapa fungsi utama di antaranya,
a. Perbankan berfungsi untuk melakukan penelitian yang berhubungan dengan masalah dukungan pengaturan dari bank, sekaligus meneliti tentang perkembangan sistem pengawasan dari bank tersebut
b. Perbankan melakukan sistem perbankan dengan berbagai kegiatan atau aktivitas yang ada di dalamnya
c. Perbankan melakukan sistem pengawasan dengan berbagai ketentuan dari bank yang ada di Indonesia
d. Perbankan melakukan pembinaan bank, pemeriksaan bank, dan pengawasan bank secara menyeluruh
e. Melakukan penegakan peraturan dan hukum tentang bidang perbankan
f. Perbankan melakukan berbagai pemeriksaan ataupun investigasi yang berkaitan dengan berbagai penyimpangan di bidang perekonomian bangsa

2. Perdagangan Antar Negara
Umumnya perdagangan antar negara ini dilakukan untuk meningkatkan bidang perekonomian dalam suatu negara. Sekaligus juga digunakan untuk membangun hubungan persahabatan atau kerja sama antar negara. Hubungan perdagangan ini dilakukan untuk saling memenuhi kebutuhan antara negara satu dengan negara yang lain. Selain itu istilah perdagangan antar negara ini juga disebut sebagai perdagangan internasional, karena melibatkan berbagai negara asing. Perdagangan antar negara termasuk contoh industri fasilitatif karena di dalamnya terdapat kegiatan perdagangan yang merupakan kegiatan jual beli. Biasanya sistem perdagangan dilakukan melalui kegiatan dalam arti ekspor dan makna impor.

3. Asuransi
Pada dasarnya asuransi diartikan sebagai simpanan atau cadangan yang digunakan untuk kebutuhan-kebutuhan mendatang yang di luar dari keinginan setiap orang, misalkan asuransi kecelakaan. Walaupun hal tersebut tidak menjadi keinginan setiap manusia, namun asuransi menjadi bagian penting untuk berjaga-jaga dalam kehidupan ini dan memudahkan seseorang, karena memiliki simpanan yang telah disendirikan. Itulah sebabnya sebagian orang terkadang menganggap bahwa asuransi termasuk investasi yang cukup penting.

4. Perusahaan Jasa
Umumnya karena kebutuhan masyarakat yang semakin banyak, maka hal ini menyebabkan banyak usaha atau bisnis yang berlomba-lomba untuk bisa mencukupi segala kebutuhan manusia tersebut. Sehingga secara tidak langsung hal ini bisa dimanfaatkan oleh para pengusaha yang memiliki ide kreatif, inovatif serta visioner. Peluang-peluang tersebut diambil dan dianalisis dengan baik hingga tercipta suatu usaha yang tidak kalah menarik dari bisnis yang lainnya. Berbagai jenis usaha tersebut juga tidak hanya bergerak dalam penjualan barang, melainkan juga menjual jasa kepada para konsumen. Itulah yang kemudian menyebabkan muncul banyak perusahaan jasa yang ingin memberikan pelayanan terbaiknya untuk konsumen.

5. Ekspedisi
Di zaman yang serba canggih dan mengandalkan teknologi saat ini, tentunya membuka peluang yang besar bagi para pebisnis. Banyak sekali orang-orang yang melakukan bisnis online shop dan tentunya bisnis ini tidak akan berjalan lancar tanpa adanya ekspedisi. Di sinilah peran ekspedisi sangat penting dan menjadi bagian dari industri fasilitatif yang memberikan pelayanan berupa jasa angkut.
 

Dari berbagai sumber

Download

Ket. klik warna biru untuk link

Lihat Juga  

Materi Sosiologi SMA
1. Materi Sosiologi Kelas XII. Bab 2. Modernisasi dan Globalisasi (KTSP)
2. Materi Sosiologi Kelas XII Bab 2. Globalisasi dan Perubahan Komunitas Lokal (Kurikulum 2013)
3. Materi Sosiologi Kelas XII Bab 2.1 Globalisasi dan Perubahan Komunitas Lokal (Kurikulum 2013)
4. Materi Sosiologi Kelas XII Bab 2.2 Globalisasi dan Perubahan Komunitas Lokal (Kurikulum 2013)
5. Materi Sosiologi Kelas XII Bab 2.3 Globalisasi dan Perubahan Komunitas Lokal (Kurikulum 2013)
6. Materi Sosiologi Kelas XII Bab 2.1 Globalisasi dan Perubahan Komunitas Lokal (Kurikulum Revisi 2016)
7. Materi Sosiologi Kelas XII Bab 2.2 Globalisasi dan Perubahan Komunitas Lokal (Kurikulum Revisi 2016)
8. Materi Sosiologi Kelas XII Bab 2.3 Globalisasi dan Perubahan Komunitas Lokal (Kurikulum Revisi 2016)
9. Materi Sosiologi Kelas XII Bab 2.4 Globalisasi dan Perubahan Komunitas Lokal (Kurikulum Revisi 2016)
10. Materi Ujian Nasional Kompetensi Globalisasi dan Dampaknya       
11. Materi Ringkas Globalisasi dan Dampaknya

Aletheia Rabbani
Aletheia Rabbani Cobalah Untuk Menjadi Orang Baik __Abraham Maslow

Post a Comment for "Pengertian Industri Fasilitatif, Ciri, Manfaat, dan Contohnya"