Skip to content Skip to sidebar Skip to footer

Pengertian Pemborosan, Sebab, Pemborosan dalam Pemerintahan, dan Upaya Mencegahnya

Pengertian Pemborosan, Sebab, Pemborosan dalam Pemerintahan, dan Upaya Mencegahnya


A. Pengertian Pemborosan

Istilah boros dalam Kamus Besar Bahasa Indonesia (KBBI) memiliki arti berlebih-lebihan dalam pemakaian uang, barang, dan sebagainya. Pemborosan dalam KBBI adalah proses, cara, perbuatan memboroskan (tentang pemakaian uang, barang, tenaga, dan waktu).

Pemborosan menunjukkan suatu keadaan menghabiskan lebih banyak uang (atau sumber daya lain) di luar kemampuan, kebutuhan, atau daya dukungnya. Hal ini adalah masalah umum ketika kredit mudah tersedia. Istilah overspending juga digunakan untuk proyek investasi ketika pembayaran melebihi biaya yang dihitung sebenarnya.

B. Sebab Pemborosan
Pertama, beberapa bentuk pengeluaran berlebihan adalah salah satu bentuk perilaku adiktif karena ketergantungan psikologis. Para penderita ketergantungan ini akan menghabiskan uang untuk meringankan masalah-masalah lain dalam hidup mereka seperti kecemasan atau Stres. Orang lain mungkin mengeluarkan uang terlalu banyak untuk mengesankan rekan mereka, misalnya, dengan mengambil tagihan untuk makan di restoran.

Kedua, sumber kredit seperti kartu kredit memungkinkan pengeluaran berlebihan dengan memungkinkan konsumen membelanjakan di luar pendapatan mereka. Konselor keuangan menyarankan konsumen yang berhutang untuk menghindari membeli barang secara kredit dan bahkan menggunting kartu kredit mereka.
 
Ketiga, faktor risiko. Faktor-faktor yang menyebabkan pengeluaran berlebih di antaranya,
1. Berpenghasilan rendah
2. Tingkat aset yang rendah
3. Tingkat pengeluaran yang serupa dengan non-overspenders dengan pendapatan yang lebih rendah.
4. Biaya medis, dan pengeluaran lain yang lebih tinggi

C. Pemborosan dalam Pemerintahan
Pemerintah demokratis umumnya mengeluarkan uang berlebihan karena tekanan politik dan tingkat kelayakan kredit yang tinggi yang memungkinkan mereka meminjam uang dalam jumlah besar. Pengeluaran berlebih seperti itu lebih tinggi ketika distrik legislatif memiliki tingkat pendapatan dan masalah yang bervariasi karena semua distrik dikenai pajak untuk memberikan manfaat bagi beberapa distrik dan ini berhasil secara politik.

D. Upaya Mencegah Pemborosan
Salah satu upaya untuk mencegah dan meminimalisir pemborosan adalah dengan tabungan. Tabungan dapat mencegah pengeluaran berlebih karena memberikan cadangan untuk keadaan darurat yang tidak terduga seperti biaya pengobatan dan hilangnya pendapatan karena sakit.
 

Dari berbagai sumber

Download

Ket. klik warna biru untuk link

Lihat Juga  

Materi Sosiologi SMA
1. Materi Sosiologi Kelas XI Bab 2.1 Permasalahan Sosial dalam Masyarakat (Kurikulum Revisi 2016)
2. Materi Sosiologi Kelas XI Bab 2.2 Permasalahan Sosial dalam Masyarakat (Kurikulum Revisi 2016)
3. Materi Sosiologi Kelas XI Bab 2.3 Permasalahan Sosial dalam Masyarakat (Kurikulum Revisi 2016)
4. Materi Sosiologi Kelas XI. Bab 2. Permasalahan Sosial (Kurikulum 2013)
5. Materi Ujian Nasional Kompetensi Permasalahan Sosial

Aletheia Rabbani
Aletheia Rabbani Untuk ilalang yang senang merentang garis-garis fantastik di langit

Post a Comment for "Pengertian Pemborosan, Sebab, Pemborosan dalam Pemerintahan, dan Upaya Mencegahnya"